Kiprah Luis Suarez Di Atletico Yang Berhasil Buktikan Kesalahan Besar FC Barcelona

spot_img

FC Barcelona boleh jadi menjadi tim yang menyesal karena telah melepas pergi bomber andalan mereka selama bertahun-tahun, Luis Suarez. Pada akhir September 2020 lalu, Barcelona mengumumkan bahwa mereka telah menjual striker Luis Suarez ke rival La Liga Atletico Madrid. Pemain Uruguay itu dilepas seharga 6 juta euro atau setara 103 miliar rupiah.

Suarez yang berusia 33 tahun berada di tahun terakhir kontraknya bersama Barcelona dan menghadapi masa depan yang tidak pasti sejak akhir musim lalu. Kedatangan Ronald Koeman sebagai pelatih baru kemudian memastikan dia harus mencari klub baru.

Hadirnya Luis Suarez diplot untuk mengisi posisi Alvaro Morata yang dipinjamkan ke Juventus, yang sebelumnya sempat mengejar Suarez. Suarez tampil 22 kali untuk Barcelona di La Liga musim lalu, dengan mencetak 16 gol. Itu menjadi sumbangan gol terendah darinya sejak bergabung dari Liverpool pada 2014.

Suarez mencetak 198 gol dan memberikan 97 assist dalam 283 pertandingan untuk Barca. Ia berada di urutan ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak klub itu, di belakang Lionel Messi dan Cesar. Tahun terbaiknya datang pada 2015/16 ketika ia mencetak 59 kali di semua kompetisi. Golnya kala itu lebih tinggi dari Lionel Messi dan Neymar.

Namun mengomentari kepergian Suarez, Ronald Koeman mengaku tidak menyesal telah melepas sang pemain.

“Tidak. Aku tidak menyesal membiarkan Suarez pergi.”

“Aku selalu memuji kualitasnya. Keputusan tersebut [menjual Suarez] telah dibuat oleh klub dan dia sendiri.” (via goal)

Kendati begitu, tidak bisa dipungkiri bila Suarez telah berhasil membuktikan diri sebagai penyerang yang masih punya kualitas jempolan. Buktinya, dia langsung tampil luar biasa ketika menjalani debut dengan klub berjuluk Los Rojiblancos.

Eks penyerang Liverpool ini menjalani debut manis bersama Atletico ketika tim yang dibelanya menghajar Granada dengan skor 6-1. El Pistolero terlibat dalam tiga gol terakhir Los Rojiblancos dengan rincian, mencetak dua gol plus satu assist. Padahal ketika itu, Suarez baru masuk pada menit ke 71. Ketika memasuki lapangan, papan skor menunjukkan angka 3-0 untuk keunggulan Atletico Madrid. Namun, hanya butuh satu menit, Luis Suarez langsung memberi assist untuk gol Marcos Llorente. Pemain berusia 33 tahun itu lantas unjuk gigi pada 10 menit terakhir dengan mencetak dua gol.

Dwigol tersebut menjadi catatan sejarah tersendiri. Luis Suarez menjadi pemain pertama Atletico Madrid yang bisa mencatatkan dua gol plus satu assist pada laga debutnya untuk Los Colchoneros.

Dua gol dan satu assist itu menunjukkan seperti apa kapasitas seorang Luis Suarez. Kendati sudah digerogoti usia, kemampuan suami dari Sofia Balbi itu pantang diremehkan.

Sejak bergabung dengan Atletico, klub tersebut memang sudah merasa sangat diuntungkan. Betapa tidak, Luis Suarez sangat kaya pengalaman di ajang La Liga. Penyerang asal Uruguay ini sudah menghabiskan enam musim sehingga telah hafal karakter klub-klub La liga. Kemudian, dia juga tidak pernah kehilangan ketajamannya. Suarez merupakan tipe striker petarung. Tipe striker ini cocok dengan gaya main yang diinginkan oleh Diego Simeone di Atletico Madrid. Suarez selalu menunjukkan penampilan meledak-ledak dan tergolong menghalalkan segala cara untuk bisa membawa tim menang.

Lebih dari itu, kehadiran Luis Suarez juga bisa mengurangi beban yang ada pada Joao Felix. Seperti diketahui, pada musim lalu, Joao Felix mendapat beban besar karena direkrut dengan harga mahal. Kedatangan Suarez pun lantas membuat Joao Felix punya mentor yang andal.

Setelah terus menjadi andalan Diego Simeone, pada akhir Desember lalu, Suarez berhasil menyamai rekor Radamel Falcao untuk catatan gol terbanyak dalam debut bagi Atletico Madrid di La Liga pada abad ini. Suarez mencetak gol pada menit ke-20 melawan Getafe, usai menuntaskan umpan matang Yannick Carrasco dan menjadikannya satu-satunya gol kemenangan 1-0 untuk Atletico.

Bomber asal Uruguay itu memastikan pertandingan ke-500 Diego Simeone bersama Atletico dengan hasil kemenangan, serta juga memperpanjang keunggulan mereka di puncak klasemen musim 2020/21 ini atas rival sekota, Real Madrid.

Bagi Suarez, itu merupakan gol ke delapannya di liga dalam 11 pertandingan pertama sejak bergabung dengan Atletico dari Barcelona pada musim panas kemarin, menyamai rekor Falcao pada 2011 saat striker Kolombia itu baru merapat dari Porto.

Suarez sukses mencatat awal yang gemilang di Atletico meski sempat melewatkan satu bulan musim ini karena COVID-19, ia kembali pada awal Desember setelah melewatkan sebagian besar aksi selama November.

Yang terbaru, Suarez jadi penyelamat timnya sekaligus membawa Los Rojiblancos memperpanjang catatan manis dalam 11 tahun terakhir.

Ya, Atletico melawat ke markas Deportivo Alaves pada laga pekan ke-17 Liga Spanyol. Pada menit ke-41, Atletico baru berhasil memecah kebuntuan setelah mendapatkan peluang berbahaya melalui kerja sama antara Luis Suarez dan Marcos Llorente. Namun begitu Alaves berhasil menyamakan kedudukan melalui gol bunuh diri Felipe.

Menjelang berakhirnya laga, Suarez muncul sebagai pahlawan bagi Atletico. Memanfaatkan umpan Joao Felix, Suarez menyontek bola dengan kaki kiri di dalam kotak penalti. Keunggulan dengan 2-1 Atletico atas Alaves bertahan hingga laga berakhir.

Kemenangan tersebut membuat Atletico memperpanjang catatan manis mereka di setiap awal tahun selama 11 tahun terakhir. Menurut Opta, Atletico tidak terkalahkan dalam pertandingan Liga Spanyol pertama mereka dalam satu tahun kalender, dalam 11 tahun terakhir, dengan hasil buruk terakhir adalah kekalahan 1-3 pada Januari 2009 kontra Valencia.

Ketajaman Luis Suarez di Atletico Madrid jelas menjadi tamparan bagi Barcelona. Terlebih, mereka juga belum menemukan pengganti sepadan sang bomber di lini depan.

Dalam hal ini, kepergian Suarez cukup disesalkan oleh rekan sekaligus sahabat dekatnya, Lionel Messi, yang mengaku sebenarnya telah menentang transfer tersebut.

“Aku telah memikirkan itu sebelum Luis Suarez [pergi], tapi itu gila,”

“Aku tidak suka dengan caranya pergi. Aku tidak berpikir ia pantas pergi seperti itu. Ia pindah ke tim yang berjuang untuk hal yang sama seperti kami.” kata Messi. (via goal)

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru