Ketika Magis Pele Hentikan Perang di Nigeria

spot_img

Bicara tentang siapa pesepak bola terbaik dunia, pasti para penggemar milenial akan sangat cepat dan lugas menjawab diantara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Kedua pemain tersebut memang menjadi fenomena saat ini. Lahir di generasi yang sama, sulit rasanya untuk menentukan siapa yang terbaik diantara keduanya.

Prestasi hampir sama, skill tak jauh beda, hingga hasrat ingin menang yang selalu terlihat dari kedua bintang sepak bola tersebut menjadikan perdebatan antara Messi dan Ronaldo seolah tak berujung. Lionel Messi dikenal dengan bakat alaminya yang sangat luar biasa. Sementara Ronaldo, dikenal sebagai pemain yang tak kenal lelah untuk terus berlatih.

Namun, jika para pecinta bola ditaruh dalam ruang yang sama serta berdiskusi siapa sebenarnya yang layak disebut sebagai legenda sepak bola. Maka, semua akan setuju jika pemain Brasil bernama Pele lah yang layak bercokol di tempat teratas.

Semua boleh berdebat soal siapa yang lebih baik di antara Messi dan Ronaldo, namun tak satu pun dari mereka menyamai prestasi Pele yang mampu meraih tiga gelar Piala Dunia serta mencetak lebih dari 1200 gol sepanjang karirnya.

Disamping itu, ada sebuah prestasi bersejarah yang pernah dicapai oleh Pele. Yaitu menghentikan perang saudara di Nigeria!

Pada tahun 1967, sebagian dari Nigeria memutuskan untuk membangun Republik Biafra. Keputusan Republik Biafra ini tentu menimbulkan reaksi negatif dari pemerintah.

Jalan damai berusaha ditempuh dalam situasi ini, namun kesepakatan gagal tercapai karena kedua belah pihak sama-sama ngotot dengan tuntutannya. Singkatnya, kedua perwakilan dari negara tersebut memutuskan untuk berperang.

Meski sudah menjalani diskusi dan menarik perhatian berbagai belahan dunia, perang ini tetap berlanjut dan sudah menewaskan banyak korban.

Akan tetapi, pada tahun 1969 Pele dan timnya, Santos, melakukan serangkaian pertandingan eksebisi di dua kota yakni Lagos dan Benin. Meski sempat ada keraguan untuk datang ke Nigeria karena masalah perang tersebut, Santos tetap memutuskan untuk tidak membatalkannya karena alasan finansial. Kabarnya, klub asal Brasil itu menerima bayaran sekitar 17.000 euro.

Dan apa yang terjadi? Perang berhenti selama total dua hari. Perdamaian tersebut merupakan kesepakatan dua pihak peperangan yang mengenyampingkan kepentingan politik hanya agar penduduk Nigeria dapat menyaksikan dengan damai seseorang bernama Pele.

Sang striker Brasil merupakan pesepakbola terbaik saat itu dan magis sepakbolanya sudah termasyhur hingga ke pelosok dunia.

Pertandingan tersebut disaksikan sekitar 50.000 orang dan semua bersorak riuh ketika Pele bermain di lapangan. Pertandingan itu digelar di Lagos, kota paling padat di Nigeria.

Meski pada akhirnya perang masih belum berhenti, kehadiran Pele akan tetap dikenang oleh warga Nigeria.

Kisah Pele membuktikan bahwa sepak bola mampu mempersatukan bangsa. Dengan segala keindahan dalam perbedaan, olahraga ini tetap memiliki tempat spesial di setiap hati para pecintanya.

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru