Ketika Adama Traore Diperebutkan Timnas Spanyol Dengan Timnas Mali

  • Whatsapp

Adama Traore menjadi salah satu pemain yang menonjol musim lalu. Bermain untuk Wolverhampton Wanderers, Traore mencuri perhatian berkat performa apiknya bersama klub tersebut. Pemain berposisi winger dan berbadan kekar itu sukses mengemas enam gol dari 54 penampilan di semua ajang. Tak hanya itu, koleksi assistnya juga cukup fantastis, yakni 9 assist di kompetisi Liga Primer Inggris.

Performa apik Traore tersebut menjadi salah satu faktor keberhasilan Wolves nangkring di peringkat ketujuh klasemen akhir Liga Inggris 2019/20, serta melaju hingga babak perempat final Europa League.

Traore merupakan pemain yang dikenal memiliki pace alias kecepatan di atas rata-rata. Ia bisa lari cepat naik turun dalam menyerang maupun membantu bertahan. Traore tak ragu melewati dua pemain sekaligus. Kemampuannya dalam mengobrak-abrik pertahanan lawan menjadi faktor kesuksesan Wolves.

Berkat performa gemilangnya itulah, Traore menjadi bidikan klub-klub besar eropa yang ingin memakai jasanya. Manchester United, Manchester City, Liverpool, Real Madrid, Barcelona, dan Juventus merupakan klub yang ingin mendatangkan Traore.

Rupanya, tak hanya di level klub, Traore juga menjadi rebutan di level tim nasional, yakni Spanyol dan Mali. Pelatih La Furia Roja, Luis Enrique, memasukkan nama Adama Traore untuk pertandingan internasional bulan ini, yakni menghadapi Swiss dan Ukraina di ajang UEFA Nations League. Yang menarik, panggilan ini datang tiga hari setelah Traore juga dipanggil oleh timnas Mali untuk partai persahabatan di Turki menghadapi Ghana dan Iran.

Adama Traore sendiri lahir di Spanyol pada 25 januari 1996. Traore memang punya darah Mali, sebuah negara di Afrika Barat. Kedua orang tuanya berasal dari Mali, tapi dia lahir di Spanyol. Dalam karir sepak bolanya, Traore pernah memperkuat Barcelona B, beberapa laga juga ia pernah membela tim utama Blaugrana, sebelum kemudian ia melanjutkan karir di Inggris guna memperkuat Aston Villa, Middlesbrough dan Wolverhampton.

Di level tim nasional senior, Traore memang belum pernah tampil, Akan tetapi, untuk level timnas junior, Traore sudah pernah membela timnas Spanyol dari kelompok umur U-16 hingga U-21. 

Pemanggilan timnas Spanyol untuk laga internasional bulan ini merupakan panggilan ketiga yang diterima Traore. Sebelumnya, ia sudah dua kali dipanggil ke tim senior Spanyol meski memang belum melakoni caps. November tahun lalu Traore harus dicoret dari skuat lantaran cedera, sementara bulan september lalu winger berusia 24 tahun itu keluar dari skuat Timnas Spanyol untuk laga UEFA Nations League kontra Jerman dan Ukraina setelah dinyatakan positif virus menular.

Pelatih timnas Spanyol, Luis Enrique sendiri telah mengklaim bahwa Traore menginginkan bermain bagi tim La Furia Roja.

“Saya harap dia bisa bermain kali ini karena ini panggilan ketiganya,” kata Enrique dalam konferensi pers.

“Saya sangat ingin melihatnya dengan seragam Spanyol. Mengenai panggilan yang dia terima dari Mali, itu terserah dia. Sejauh yang saya tahu, dia ingin bermain untuk kami, tapi itu keputusannya dan kami akan selalu menghormati keputusan pemain dalam hal ini.”. 

Spanyol dan Mali berebut pengaruh Traore untuk memutuskan timnasnya. Traore belum pernah memperkuat timnas senior sebelumnya dan masih berpeluang untuk memperkuat dua negara tersebut. Aturan FIFA menyebut pemain yang sudah memperkuat satu timnas senior tidak diperbolehkan memperkuat timnas senior lainnya. Jadi sang pemain lah yang harus memilih satu di antara dua negara tersebut.

Menarik untuk ditunggu keputusan yang akan dibuat oleh Traore, apakah akan memilih timnas Spanyol, negara kelahirannya ataupun timnas Mali, negara kelahiran kedua orang tuanya.

Sumber referensi: Sportbible, Washingtonpost, Marca

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *