Kenapa Warna Bendera Negara di Afrika Hampir Mirip?

spot_img

Piala Afrika 2021 sudah mulai dihelat di Kamerun. Beberapa hal menarik tersaji baik itu menjelang turnamen maupun saat berlangsungnya turnamen. Dari persiapan tuan rumah, isu covid yang merebak, sampai isu konflik di Kamerun mewarnai perhelatan Piala Afrika tahun ini.

Dalam setiap turnamen Piala Afrika, kita tentu akan melihat banyaknya suporter yang memakai atribut berwarna merah, kuning atau emas, dan hijau. Itu karena memang, bendera-bendera negara di Benua Afrika, didominasi warna-warna tersebut.

Lebih jauh, sekitar 40% negara-negara di Afrika menggunakan kombinasi Merah dan Hijau di bendera mereka. Sekitar 30% sisanya pakai Merah, Hijau, dan Kuning (atau mereka bilang sebenarnya warna emas). Dan ada kurang lebih 15% lagi yang nyantolin warna hitam dalam bendera.

Artinya, warna merah, hijau, dan kuning menjadi yang paling dominan dipakai. Lantas, apa yang membuat kebanyakan bendera di Benua Afrika menggunakan tiga warna itu. Apakah ini sebuah kebetulan?

Yang pasti, hal itu sangat berkaitan dengan lahirnya Pan-Afrikanisme. Lalu, apa sih sebenarnya Pan-Afrikanisme itu? Apa kaitannya dengan warna bendera?

Lahirnya Pan-Afrikanisme

Pan-Afrikanisme adalah gerakan intelektual di seluruh dunia yang bertujuan untuk mendorong dan memperkuat ikatan solidaritas antara semua orang keturunan Afrika, berdasarkan nasib bersama.

Hal ini didasarkan pada keyakinan bahwa persatuan sangat penting bagi kemajuan ekonomi, sosial, dan politik. Tujuannya untuk menyatukan dan mengangkat orang-orang keturunan Afrika. Ideologi tersebut menegaskan bahwa nasib semua bangsa dan negara Afrika saling terkait.

Pada intinya, Pan-Afrikanisme adalah kepercayaan bahwa masyarakat Afrika, baik di benua maupun di diaspora, tidak hanya berbagi sejarah bersama, tapi juga untuk tujuan bersama.

Pan-Afrikanisme lahir pada tahun 1892, ketika para pengikut gerakan Rastafarian berkeyakinan bahwa negara-negara Afrika harus bersatu, dan menjadi negara-negara utama.

Bagi pecandu musik reggae, pasti familiar dengan “rastafari” atau “rastafarian” yang terkenal dari Jamaika. Namun Gerakan Rastafarian sendiri sebetulnya adalah sebuah kelompok yang lahir di Ethiopia.

Warna gerakan Rastafarian tercermin dari warna bendera Ethiopia. Hal ini yang kemudian turut melahiekan Pan-Afrikanisme, yang sekarang disebut dengan gerakan Uni Afrika (African Union).

Sebagai sebuah filosofi, Pan-Afrikanisme mewakili agregasi warisan historis, budaya, spiritual, artistik, ilmiah, dan filosofis orang-orang Afrika dari masa lalu sampai sekarang. Pan-African sebagai sistem etis menelusuri asal-usulnya dari zaman kuno, mempromosikan nilai-nilai yang merupakan produk dari peradaban Afrika, perjuangan melawan perbudakan, rasisme, kolonialisme, dan neokolonialisme.

Di masa sekarang, Pan-Afrikanisme modern lebih dipandang sebagai filosofi kultur dan sosial dari pada suatu gerakan politik masa lalu.

Pan-Afrikanisme juga mempunyai identitas warna yang diambil oleh beberapa negara di bagian Afrika, untuk mengadopsinya sebagai dasar lambang negara mereka.

Warna Pan-African

Warna-warna Pan-Afrikanisme merujuk kepada dua hal yang berbeda, yakni kombinasi tiga warna: merah, emas (agak kuning), dan hijau. Tiga warna kombinasi itu terinspirasi dari bendera negara Ethiopia. Pun warna merah, hitam, dan hijau.

Warna tersebut digunakan pada bendera dan lambang dari berbagai negara dan teritorial di Afrika untuk mewakili ideologi Pan-Afrikanisme.

Gerakan Rastafarian di Ethiopia dan beberapa organisasi Pan-Afrika juga sering kali menyertakan warna-warna tersebut untuk aktivitas mereka.

Ethiopia dijadikan rujukan sebagai simbol negara yang mampu mempertahankan status negara merdeka di tengah negara Afrika lainya yang banyak dijajah Eropa beberapa abad silam.

Warna warna tersebut dalam Pan-Afrikanisme juga mempunyai maksud dan arti. Misalnya, merah yang identik dengan darah, yang artinya satu darah satu perjuangan bangsa Bangsa Afrika. Kemudian hijau, yang diartikan sebagai simbol alam Afrika yang dominan dengan sumber daya alam yang masih alami. Sedangkan gold disimbolkan sebagai Kekayaan Afrika. Kekayaan itulah yang dijual bangsa-bangsa Afrika ke dunia sebagai brand identity mereka.

Well, dari peristiwa Pan-Afrikanisme itu, sekarang mari kita daftar, negara mana saja yang menggunakan kombinasi merah, kuning, dan hijau pada benderanya?

Bendera Negara Peserta Piala Afrika 2021 Yang Menggunakan Warna Merah Kuning Hijau

Kita mulai dari Negara Afrika Bagian Tengah, ada Kamerun, Guinea Khatulistiwa, serta Gabon yang akan bertanding di Piala Afrika tahun ini.

Kamerun sebagai tuan rumah, kita kenal identik dengan warna merah, kuning, hijau, dan bintang di tengahnya. Warna hijau menyimbolkan bagian selatan Kamerun yang masih hijau dan banyak hutan. Merah menyimbolkan persatuan dan kemerdekaan, serta kuning sebagai kawasan padang rumput di bagian utara kamerun dan cahaya matahari yang memberi cahaya kemakmuran dan kebahagiaan warga kamerun.

Sementara, Guinea Khatulistiwa adalah negara di Afrika Tengah dengan warna bendera hijau, putih, biru, dan merah. Dominasi hijau dan merah tetap ada dalam komposisi warna bendera negara ini.

Lalu Gabon, negara tempat asal pemain Arsenal, Aubameyang juga dominan dengan warna hijau dan kuning. Akan tetapi Gabon mengkombinasikannya dengan biru sebagai wilayah kelautan.

Kemudian kita melangkah ke Afrika Bagian Barat, ada kontestan macam Burkina Faso, Gambia, Ghana, Guinea, Guinea Bissau, Mali, Mauritania, Pantai Gading, Senegal, Sierra Leone, dan Tanjung Verde.

Negara-negara tadi memang tidak mengkombinasikan warna Pan-African, namun mencaplok satu saja warna. Misalnya, Nigeria dan Mauritania dengan hijaunya; Tanjung Verde dengan merahnya; serta Sierra Leone juga dengan hijaunya.

Yang lain seperti Ghana, Guinea, Guinea-Bissau, Mali, sampai Senegal identik kuat dengan warna Pan-Afrikanisme: merah, kuning, dan hijau.

Dari Bagian Timur Afrika, kontestan yang berada di Piala Afrika tahun ini ada Ethiopia, Komoro, Malawi dan Zimbabwe. Ethiopia yang menjadi tonggak dasar acuan warna Pan-African tentu dominan dengan merah kuning, dan hijaunya.

Komoro mempunyai simbol bendera dengan warna Pan Afrikanisme dengan tambahan putih dan biru. Zimbabwe juga dengan identitas merah, kuning, hijau ditambah warna hitam dan putih. sedangkan malawi dominan merah dan hijau saja serta ditambah warna hitam.

Melangkah ke Afrika Bagian Utara, memang di sana banyak kontestan yang berlaga di Piala Afrika tahun ini, mereka adalah Maroko, Mesir, Aljazair, Sudan dan Tunisia.

Mereka memang ada yang menggunakan dominasi warna merah, hijau ataupun kuning. Akan tetapi itu tidak ada hubunganya dengan Pan-African. Barangkali karena negara-negara di Afrika Utara ini lebih dekat dengan daratan Eropa dan Asia.

Negara-negara tersebut berbatasan langsung dengan Laut Mediterania. Yang mana negara-negara tersebut justru berkelindan dengan bangsa-bangsa Romawi Kuno, Dinasti Umayyah, maupun Ottoman. Mayoritas penduduknya juga beragama muslim sampai sekarang, dan Bahasa Arab adalah bahasa yang digunakan sehari-hari.

Well, sekarang kita tahu sebab kenapa banyak bendera negara di perhelatan Piala Afrika 2021 ini banyak kemiripan, terutama soal warna. Ini memang karena ada cerita historis di dalamnya, tidak sekedar kebetulan saja. Kesamaan nasib dan bersatu bersama sebagai sebuah bangsa atau benua yang merdeka. Pan-Africanism menjadi jawaban bagi rakyat benua Afrika, terutama Ras Negroid.

Sumber referensi : sahistory, worldatlas, africanfootball, mg.co

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru