Jika mendengar angka 900, apa yang terbesit dalam pikiran kalian? Mungkin tentang followers Instagram? Atau jumlah penonton festival musik kabupaten? Tapi yang sedang kita bicarakan bukan itu. Faktanya, 900 adalah jumlah gol pemain sepakbola. Tentu akan sulit untuk langsung kepikiran bahwa 900 adalah jumlah gol.
Tapi kita tak bisa menampik bahwa ada pemain yang sudah mencetak gol sebanyak itu. Jika kalian tanya siapa orangnya? Maka Cristiano Ronaldo jawabannya. Bintang Al-Nassr itu baru saja mengukuhkan namanya sebagai pemain pertama yang mencetak 900 gol baik di level klub maupun di tim nasional.
Meskipun demikian, Ronaldo tetap manusia biasa. Hal-hal baik tak selamanya menyertai langkah karirnya. Eks punggawa Manchester United itu pernah mengalami kekalahan dan kegagalan yang memalukan. Mau bukti?
Daftar Isi
Borussia Dortmund 4-1 Real Madrid – April 2013
Sebetulnya ada banyak kekalahan besar yang dialami oleh Cristiano Ronaldo. Tapi video ini akan berisi kekalahan-kekalahan yang paling memalukan versi Starting Eleven. Nah, kekalahan paling memalukan pertama yang dialami Ronaldo terjadi saat dirinya masih berseragam Real Madrid, tepatnya pada April 2013.
Los Merengues yang kala itu masih ditukangi oleh Jose Mourinho secara tak terduga kalah telak atas Borussia Dortmund di leg pertama semifinal Liga Champions musim 2012/13. Bermain tandang di Signal Iduna Park, Madrid dilumat skuad asuhan Jurgen Klopp dengan skor yang mencolok, 4-1. Yang menarik, Dortmund hanya butuh satu pemain untuk mengobrak-abrik pertahanan Ronaldo cs.
Meski pada akhirnya Ronaldo berhasil mencetak satu gol, Madrid gagal meredam kekuatan Dortmund. Keperkasaan mereka ditunjukkan melalui quattrick alias empat gol yang digelontorkan oleh Robert Lewandowski. Defisit gol yang cukup lebar ini membuat langkah Madrid ke final sangat tipis. Dan benar saja, Madrid hanya menang 2-0 di leg kedua. Karena kalah agregat, Madrid gagal melaju ke final.
Watford 4-1 Manchester United – November 2021
Kekalahan dengan margin besar berikutnya kita ambil dari laga Cristiano Ronaldo saat menjalani periode keduanya bersama Manchester United. Kala itu, Ronaldo memimpin rekan-rekannya bertandang ke Vicarage Road, markas Watford. Sialnya, United justru dipermalukan Watford dengan skor 4-1.
Sang mega bintang bermain penuh selama 90 menit di laga tersebut. Dirinya bahkan sempat berkontribusi dalam satu-satunya gol MU yang dicetak oleh Donny van de Beek. Sayang, performa dari Emmanuel Dennis begitu merepotkan lini bertahan United. Dirinya mencetak satu gol dan dua assist di laga tersebut.
Ini jadi kekalahan yang memalukan mengingat kala itu Watford sedang terjerembab di urutan ke-16 klasemen sementara Liga Inggris. Laga ini sekaligus jadi akhir karir Ole Gunnar Solskjær di Manchester United. Karena pelatih asal Norwegia itu langsung dipecat tak lama dari laga tersebut.
Manchester United 0-5 Liverpool – Oktober 2021
Masih dari musim 2021/22, Ronaldo mengalami kekalahan yang lebih memalukan lagi. Tapi bukan dari tim papan bawah, melainkan dari Liverpool. Rival abadi Manchester United. Tiga pekan sebelum kekalahan di kandang Watford, Ronaldo cs mengalami kekalahan telak 5-0 atas The Reds.
Yang bikin malu lagi, selain status Liverpool sebagai rival, kekalahan ini terjadi di kandang sendiri. Jadi, Ronaldo harus menahan malu di hadapan puluhan ribu fans United yang memadati Old Trafford. Naby Keita dan Diogo Jota masing-masing menyumbang satu gol, sementara Mohamed Salah melesakkan hattrick ke gawang David De Gea.
Ronaldo yang bermain selama 90 menit hanya mendapat satu kartu kuning lantaran melakukan aksi terhadap Curtis Jones. Padahal di laga-laga lain, Ronaldo selalu tampil sebagai penyelamat bagi Manchester United. Tapi ketika menghadapi skuad yang lagi-lagi dilatih oleh Jurgen Klopp, Ronaldo seperti kehilangan kekuatan.
Brentford 4-0 Manchester United – August 2022
Semusim berikutnya, Cristiano Ronaldo yang masih berseragam Manchester United kembali mengalami kekalahan sadis. Kasusnya mirip-mirip. Kalah telak dari klub medioker. Kali ini, aktor antagonisnya adalah Brentford asuhan Thomas Frank. Setan Merah harus menelan pil pahit setelah digilas dengan empat gol tanpa balas.
Yang bikin ngenes, kekalahan itu didapat Ronaldo di laga kedua musim 2022/23. Apalagi, di laga pertama timnya juga mengalami kekalahan atas Brighton dengan skor 2-1. Baru dua laga aja udah bapuknya minta ampun. Kalah dengan margin gol yang sangat besar dari tim sekelas Brentford tentunya tak pernah terpikirkan oleh pemain sekelas Ronaldo.
Di laga tersebut, Cristiano Ronaldo dipercaya untuk turun sebagai starter. Ini menjadi kali pertama dirinya turun sejak menit awal di Liga Inggris musim 2022/23. Meski begitu, Cristiano seperti menghilang. Ia tidak berkontribusi apapun. Bahkan Squawka mencatat Ronaldo hanya mampu sekali menyentuh bola di kotak penalti Brentford pada babak pertama.
Barcelona 5-0 Real Madrid – November 2010
Masih kurang memalukan? Maka kekalahan 5-0 dari Barcelona pada tahun 2010 barangkali cukup untuk bikin fans Ronaldo tersenyum getir. Di musim 2010/11, perseteruan antara Barcelona dan Real Madrid sedang hangat-hangatnya. Tambahan bumbu Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo pun jadi salah satu penyedap di laga El Clasico kala itu.
Di laga yang dimainkan di Camp Nou itu, Ronaldo harus mengakui keganasan La Blaugrana. Lionel Messi memang tidak mencetak gol, dirinya hanya mencatatkan dua assist. Tapi David Villa justru yang jadi bintang utama. Dirinya berhasil memborong dua gol sekaligus. Selain itu, Pedro, Xavi, dan Jeffren masing-masing menyumbang satu gol.
Kemenangan tersebut menjadi salah satu penyumbang angka penting Barcelona yang keluar sebagai kampiun pada akhir musim. Barca juara dengan torehan 96 poin atau hanya unggul empat poin atas Madrid. Di musim itu pula, Ronaldo gagal meraih kemenangan atas Barca dalam dua pertemuan di La Liga.
Germany 4-0 Portugal – Juni 2014
Kekalahan sadis yang dialami Ronaldo tidak hanya terjadi di level klub. Di level internasional pun dirinya pernah merasakan. Salah satunya saat Timnas Portugal digulung Jerman dengan skor 4-0. Yang bikin kekalahan ini masuk dalam daftar adalah, laga ini terjadi di ajang sebesar Piala Dunia 2014.
Baru laga pembuka, Selecao das Quinas harus menelan kekalahan telak dari Die Mannschaft yang kemudian tampil sebagai juara dunia di edisi tersebut. Thomas Muller jadi mimpi buruk Ronaldo dan kolega saat itu. Bermain sebagai false nine, Muller menyarangkan bola ke gawang Rui Patricio sebanyak tiga kali.
Ronaldo yang tampil sebagai kapten tak bisa mendongkrak performa Portugal. Tambahan satu gol dari Mats Hummels telah membuyarkan konsentrasi Portugal. Ronaldo sc pun akhirnya hanya menempati urutan ketiga dan gagal lolos ke fase gugur setelah hanya bermain imbang dengan Amerika Serikat dan menang tipis atas Ghana.
Brazil 6-2 Portugal – November 2008
Sebelum Piala Dunia 2014, Ronaldo juga sudah lebih dulu mengalami kekalahan dengan skor telak. Momen itu terjadi pada pertandingan uji coba tahun 2008. Alih-alih menjadi pertandingan yang alot dan saling jual beli serangan, Tim Samba justru sukses menekuk Portugal dengan skor 6-2.
Portugal memang unggul lebih dulu melalui sontekan Danny pada menit empat. Tapi, setelah itu pertandingan relatif jadi milik Brazil. Dengan mengandalkan kemampuan individu para pemainnya, Timnas Brazil langsung mengambil alih jalannya laga usai mencetak gol penyeimbang menit sembilan.
Pertahanan Portugal yang kerap lengah dalam menghadapi serangan berhasil mereka gempur dengan serangan bertubi-tubi. Ronaldo yang tampil sejak awal laga tak bisa berbicara banyak. Meski menjadi kapten, dirinya hanya mencatatkan kartu kuning dan gagal mengangkat moral rekan-rekannya.
https://youtu.be/L9FSbA6NYBQ
Sumber: Planet Football, Transfermarkt, Goal, Sportskeeda, CNN


