Kalah Saing! 5 Striker Gacor Ini Absen di Piala Dunia 2022

spot_img

Tampil mewakili negara tercinta di Piala Dunia adalah impian bagi banyak pesepak bola. Sayangnya, kesempatan tersebut bukan jadi milik semua pemain. Hanya mereka yang terpilih saja yang bisa pergi ke Piala Dunia.

Seperti 5 striker berikut ini. Mereka tengah tampil gacor bersama klubnya masing-masing. Sayangnya, mereka kalah saing dengan striker lainnya sehingga nasib membuat mereka harus absen dari Piala Dunia 2022 di Qatar.

Siapa saja mereka? Berikut daftarnya!

1. Roberto Firmino

Di urutan pertama tentu saja ada nama Roberto Firmino. Tidak adanya nama bomber Liverpool dalam daftar skuad Brasil pilihan Tite adalah sebuah kejutan besar.

Firmino tengah on fire bersama The Reds. 7 gol dan 3 asis sudah ia buat dalam 13 penampilannya di Premier League musim ini. Total 9 gol dan 4 asis telah ia torehkan dari 21 penampilannya di berbagai kompetisi.

Namun, catatan itu tak cukup untuk memikat pelatih Selecao, Tite. Saingan Firmino memang berat, sebab Brasil memang memiliki banyak stok penyerang hebat. Apalagi, nama-nama seperti Richarlison dan Raphinha yang performanya bersama klub tidak lebih baik dari Firmino justru tampil lebih bagus di bawah arahan Tite.

“Piala Dunia adalah mimpi bagi semua pemain dan bagi saya itu tidak ada bedanya. Kemarin hal-hal tidak berjalan seperti yang saya bayangkan atau impikan dalam hidup saya, tetapi saya dapat melihat ke belakang dan memiliki hati untuk bersyukur kepada Tuhan karena telah mengizinkan saya untuk menjalani mimpi ini seperti banyak orang lain,” kata Firmino dikutip dari Mirror.

 

2. Kyogo Furuhashi

Kejutan juga dibuat oleh pelatih timnas Jepang, Hajime Moriyasu. Kyogo Furuhashi yang tengah jadi bintang di Glasgow Celtic dicoret dari skuad Samurai Biru. Menilik dari statistiknya, Furuhashi harusnya jadi favorit untuk mengisi lini depan timnas Jepang di Piala Dunia 2022.

Musim ini saja, 10 gol sudah Furuhashi hasilkan dari 13 pertandingan di Scottish Premiership. Total, sejak berseragam Celtic pada musim panas tahun lalu, Kyogo Furuhashi tercatat sudah menghasilkan 31 gol dan 6 asis. Ia adalah striker Jepang tersubur di Eropa.

Sayangnya, catatan itu tak membuatnya masuk pilihan Hajime Moriyasu. Pelatih 54 tahun itu lebih memilih Takuma Asano, Ayase Ueda, dan rekan satu tim Furuhashi di Celtic, Daizen Maeda yang memiliki menit bermain dan gol yang lebih sedikit.

Banyak pihak yang kemudian mempertanyakan pilihan Hajime Moriyasu. Namun, tidak dengan mantan pemain timnas Jepang, Keiji Tamada. Menurutnya, Furuhashi bukan tipikal striker yang dibutuhkan timnas Jepang di Piala Dunia.

“Di Celtic dia berada di dua teratas untuk mencetak gol di klubnya, tapi itu hanya karena mereka mendominasi setiap pertandingan dan menciptakan banyak peluang dan dia memiliki kemampuan untuk mencetaknya. Dengan Jepang, mereka mungkin hanya mendapatkan satu atau dua peluang dalam satu pertandingan dan para striker diperlukan untuk menekan sepanjang pertandingan dan bertahan dari depan. Jadi, saya bisa mengerti mengapa dia ditinggalkan,” ujar Keiji Tamada dikutip dari Herald Scotland.

Bagaimana, setuju dengan pendapat Keiji Tamada?

 

3. Antonio Colak

Nasib serupa juga dialami bomber dari rival abadi Celtic di Liga Skotlandia, Antonio-Mirko Colak. Penyerang Rangers FC itu tak masuk dalam skuad timnas Kroasia meski tengah tampil gacor. 11 gol sudah ia cetak dari 14 penampilannya di musim ini.

Colak baru bergabung dengan Rangers di musim panas ini. 14 gol sudah ia hasilkan dari 24 penampilannya di berbagai kompetisi untuk Rangers. Sayangnya, catatan tersebut tak membuatnya masuk dalam pilihan pelatih Zlatko Dalic untuk Piala Dunia 2022.

“Colak adalah pemain yang bagus, saya menghormati dan mengapresiasi dia. Kami menganalisis semuanya dengan sangat baik, tetapi saya mendukung keputusan kami satu juta persen. Kami mengambil empat striker dan masing-masing membawa sesuatu. Ini adalah daftar yang paling jujur dan benar,” kata Zlatko Dalic dikutip dari footballscotland.

Dari 8 penyerang yang masuk dalam skuad bayangan, hanya Colak yang dicoret Zlatko Dalic. Yang mengejutkan, runner-up Piala Dunia 2018 itu lebih memilih Ante Budimir. Padahal, striker Osasuna itu baru mencetak 1 gol dan 1 asis musim ini, jauh dari catatan Antonio Colak.

Tak masuk dalam skuad Kroasia di Piala Dunia 2022 adalah pukulan telak bagi Antonio Colak yang bermimpi untuk tampil mewakili Kroasia di pentas dunia. Seperti sudah menjadi suratan takdir, Colak baru-baru ini mengalami cedera dan absen di laga pertandingan terakhir timnya sebelum jeda Piala Dunia.

 

4. Borja Iglesias

Berikutnya, kejutan juga dibuat oleh pelatih timnas Spanyol, Luis Enrique. Pada 11 November kemarin, Enrique telah memilih 26 nama yang akan mewakili La Furia Roja di Piala Dunia 2022.

Banyak kejutan yang dibuat, termasuk beberapa pemain bintang yang dicoret Enrique. Pilihan Enrique juga diragukan banyak pihak dan membuat skuad timnas Spanyol kali ini penuh pro dan kontra.

Salah satunya adalah tidak dipanggilnya bomber Real Betis, Borja Iglesias. Padahal, striker 29 tahun itu tengah gacor-gacornya di La Liga.

Luis Enrique justru lebih memilih membawa Ansu Fati yang rawan cedera dan sudah tidak tampil bagi Spanyol sejak Oktober 2020. Menurut Football Espana, kemampuan Fati bermain di berbagai posisi di lini serang membuatnya sedikit lebih unggul dari Borja Iglesias.

Namun, keputusan tersebut membuat Spanyol hanya menyisakan satu striker murni dalam skuad, yakni Alvaro Morata. Menilik dari statistik keduanya, Iglesiasi jelas lebih unggul dari Morata yang baru menghasilkan 5 gol dan 1 asis.

Sementara itu, Borja Iglesias sudah mencetak 8 gol dan 2 asisnya dalam 13 penampilannya bersama Real Betis di La Liga. Torehan tersebut membuatnya menduduki peringkat kedua dalam daftar pencetak gol terbanyak La Liga musim ini.

 

5. Ivan Toney

Terakhir, di daftar paling buncit ada nama Ivan Toney yang tak masuk dalam daftar pemain pilihan Gareth Southgate.

Tersingkirnya Tammy Abraham dari skuad The Three Lions bisa dipahami. Tammy baru mencetak 3 gol dan 2 asis di Serie A musim ini, lebih sedikit dari torehan Callum Wilson yang mendapat panggilan. Namun, bagaimana dengan Ivan Toney?

Dibanding dengan dua nama tadi, Ivan Toney jelas lebih gacor. Striker Brentford itu tengah panas-panasnya di Premier League. Sebelum Gareth Southgate mengumumkan skuad timnas Inggris di Piala Dunia 2022, Toney telah mencetak 8 gol dan 2 asis untuk The Bees. Sebuah catatan impresif yang menempatkannya di urutan keempat sebagai pencetak gol terbanyak Liga Inggris.

Selain secara statistik, ada hal lain yang membuat Toney lebih unggul. Usia Toney baru 26 tahun, lebih muda dari Harry Kane dan Callum Wilson. Membawanya ke turnamen besar seperti Piala Dunia bakal menguntungkan Inggris di turnamen besar berikutnya.

Selain itu, Toney punya spesialiasi dalam tendangan penalti. Ia adalah ahlinya. Selama berseragam Brentford, Toney tak pernah gagal mengeksekusi bola dari titik putih. Dari 20 percobaan, semuanya berbuah gol. 3 gol dari 8 golnya musim ini juga berasal dari eksekusi tendangan penalti.

Rekor tendangan penalti Ivan Toney juga luar biasa. Sepanjang kariernya, ia baru gagal sekali. Dari 26 upaya, hanya 1 yang gagal. Itupun sudah terjadi pada 2018 silam ketika Toney masih berseragam Peterborough.

Menilik dari perjalanan Inggris di 2 turnamen besar terakhir, mereka selalu menghadapi babak adu penalti. Di Piala Eropa kemarin saja, mereka gagal juara setelah kalah adu penalti. Inggris jelas butuh sosok eksekutor handal dan hal itu ada dalam diri Ivan Toney. Jika di Piala Dunia nanti mereka kembali kalah gara-gara adu penalti, Southgate harusnya menyesal telah meninggalkan Toney.

Ivan Toney sendiri menjawab keputusan Southgate dengan performa berkelas yang baru-baru ini ia tunjukkan di kandang Manchester City. Di pekan pamungkas Liga Inggris sebelum memasuki libur Piala Dunia, Toney jadi aktor kemenangan mengejutkan The Bees atas The Citizens.

Dua gol berhasil ia cetak ke gawang Manchester City dan mengantar Brentford menang 2-1. Itu adalah gol ke-10 Toney di Premier League musim ini dan gol ke-20 Ivan Toney di tahun 2022.

Seusai mencetak gol tersebut, Toney seperti mengirim pesan khusus lewat selebrasinya yang viral. Ia menutup dua kupingnya dengan jari telunjuk, seolah memberi pesan mendalam kepada Gareth Southgate yang telah mengabaikannya.
***
Referensi: BBC, Football Scotland, Herald Scotland, Scottish Daily Express, Mirror, Football Espana, Goal.

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru