Apalah arti sebuah slogan atau motto. Paling hanya sekedar hiasan berbentuk kalimat. Namun bagi sebagian klub, justru arti filosofis dari semboyan itulah yang sering dijadikan semangat bagi pemain untuk berdedikasi lebih bagi klubnya.
Tapi di Inggris, ada fenomena yang termasuk unik. Yakni penggunakan bahasa latin dalam kalimat slogan klub. Bukannya bahasa ibu mereka itu adalah Inggris?
Daftar Isi
Manchester City
Misal sang peraih Treble Winner musim lalu, Manchester City. Sebelum memiliki lambang klub yang didominasi gambar kapal, City lebih dulu menggunakan lambang dengan gambar seekor burung elang.
Answer 3: Since 1997 Manchester City's crest has features the motto: 'Superbia in Proelio' meaning 'Pride in Battle'. pic.twitter.com/DKixyUQw4t
— Squawka (@Squawka) August 28, 2013
Meskipun juga di dalamnya terdapat gambar kapal, tapi di dalam lambang tersebut ternyata berisi slogan yang menggunakan bahasa Latin yakni “Superbia In Proelio”. Dalam bahasa Inggrisnya “Pride In Battle”, yang berarti kebanggaan dalam pertempuran. Usut punya usut, penggunaan bahasa latin itu dicantumkan sejak 1997, karena logo City sebelumnya tak memenuhi syarat menjadi merek dagang.
Sebagai fans yang baru mengenal Manchester City pasti belum pernah melihat atau mendengar semboyan tersebut. Karena sudah sejak tahun 2015, logo yang ada semboyan bahasa latinnya itu diganti. Ya, di logo baru Manchester City yang sekarang tak ada lagi semboyan latin tersebut.
Sempat ada beberapa penolakan dari sebagian fans ketika logo itu diubah. Banyak yang menilai makna semboyan bagi klub jadi hilang dan klub tidak punya identitas penyemangat lagi.
Everton
Everton juga serupa dengan City. Awalnya logo Everton tersemat semboyan latin “Nil Satis Nisi Optimum” yang artinya tidak ada yang lebih baik dari yang terbaik. Semboyan yang filosofis tersebut sudah ada sejak lama yakni sejak tahun 1922. Semboyan itu selalu melekat pada logo klub mereka dari tahun ke tahun.
Nil Satis Nisi Optimum #Everton pic.twitter.com/ouGTVmBg3z
— Gav Waine (@Gavinwaine) May 28, 2013
Tapi sejak 2013, logo Everton tersebut sudah mengalami perubahan. Nah, berkat perubahan itulah slogan latin tersebut dihapuskan. Apa akibatnya? Sebagian besar fans Everton memprotesnya. Bahkan sempat ada petisi dari ribuan Evertonian yang menuntut klub tetap mengembalikan ke logo lamanya.
CEO Everton ketika itu Robert Elstone sampai meminta maaf dan bermaksud mengakomodir beberapa pendapat yang tak setuju dengan pergantian logo tersebut. Tapi disisi lain dirinya tetap kekeh di musim 2014/15 Everton harus menggunakan logo barunya yang tanpa semboyan latin.
Burnley
Bahkan tim promosi seperti Burnley, telah lama melekat semboyan latin berbunyi “Pretiumque Et Causa Laboris”. Dalam bahasa Inggris “The Prize and the Cause of Our Labour” yang kurang lebih artinya adalah hadiah dari sebuah kerja keras kita.
Pretiumque et causa laboris – The prize and the cause of our labour. (Burnley Town Centre) #Burnley #BurnleyFC pic.twitter.com/wzB4W0Njkw
— Jo Latham 🎶🦆🎭 (@JeauxLatham) February 7, 2023
Tapi, semboyan latin tersebut kemudian dihilangkan pada tahun 2010 dan hanya diganti dengan tulisan lencana “Burnley Football Club”. Bahkan nih, pada tahun 2023 ini banyak fans Burnley yang kembali memprotes kenapa warna simbol identitas mereka yakni kuning, biru muda, dan merah, turut dihilangkan dari ornamen logo. Logo Burnley kita tahu sekarang hanya dominan berwarna merah tua dan putih saja.
Tottenham Hotspurs
Spurs pernah mempunyai semboyan latin dan mungkin itu masih tertanam hingga sekarang. Semboyan itu berbunyi “Audere Est Facere”. Dalam bahasa Inggrisnya, “To Dare Is To Do”. Yang artinya kurang lebih keberanian dalam mengambil tindakan.
The #Spurs #Motto ? #Audere est Facere :
— Shaquille ♌️ (@shaq4801) June 17, 2013
Which Means : "To Dare is To Do". #THFC Fans. #ToDareIsToDo pic.twitter.com/oiWfpZ2PFH
Meski sejak tahun 2006 semboyan latin itu tak lagi melekat pada logo klub, namun makna filosofisnya masih tertanam pada setiap publik Spurs. Bahkan, semboyan latin itu masih ada terpampang di sudut-sudut stadion Spurs yang baru.
Arsenal
Tak ketinggalan tetangga sekaligus rival berat Spurs, Arsenal juga terkenal lama menggunakan semboyan latin “Victoria Concordia Crescit”. Dalam bahasa Inggrisnya “Victory Grows Through Harmony”. Yang artinya adalah kemenangan tumbuh melalui keharmonisan. Sudah lama diyakini bahwa moto tersebut merupakan gagasan dari mantan editor program Arsenal, Harry Homer sejak tahun 1940-an.
Arsenal’s new third kit for the 2022/23 season is the first pink outfield jersey in the club’s history & sees the return of the Ermine pattern, an icon first seen on the Arsenal crest in the late 1940s, which also displayed the club’s motto: ‘Victoria Concordia Crescit’. #afc pic.twitter.com/dC6kg6QQz7
— afcstuff (@afcstuff) July 29, 2022
Tapi sejak tahun 2002, semboyan latin itu dihilangkan dari logo klub seiring pembaharuan logo yang dilakukan. Namun bagi sebagian fans Arsenal masih banyak yang peduli dan memahami apa makna semboyan latin mereka dulu.
Nottingham Forest, Sheffield, Fulham
Klub Liga Inggris lainnya seperti Sheffield, Nottingham Forest, Fulham, Liverpool, Chelsea, hingga Manchester United sekalipun ternyata juga pernah mempunyai semboyan dalam bahasa latin. Bedanya, sudah sejak lama semboyan itu tak lagi dipakai dalam logo klub.
Nottingham Forest di awal berdirinya punya logo berbentuk dua rusa dengan dengan lencana di bawahnya bertuliskan semboyan latin “Vivit Post Funera Virtus”. Dalam bahasa Inggrisnya “Virtue Outlives Death” yang berarti kebajikan tetap hidup setelah kematian.
Arms of City Nottingham Motto "'VIVIT POST FUNERA VIRTUS" – Virtue Outlives Death #NFFC pic.twitter.com/M2vCS29zRJ
— NFFC1865 (@richardgorman1) March 23, 2013
Begitupun Sheffield United yang dulu pada periode awal pendiriannya sempat mempunyai semboyan latin yang terpampang di lencana logo mereka yakni “Deo Adjuvante Labor Proficit”. Bahasa inggrisnya “With God’s Help Our Labour is Successful” yang berarti, berkat pertolongan tuhan, kerja kita akan berhasil.
Fulham yang terletak di jantung kota London yang elit pun, pernah memiliki semboyan latin di logo lamanya yakni “Pro Civibus Et Civitate” atau dalam bahasa Inggris “For the Citizens and The City”. Yang artinya, Demi Warga dan Kota.
Perhaps one day we will again build housing on the scale that society needs. I’ve just seen Keir Hardie House, which proudly proclaims the motto of its builder, the long-gone Metropolitan Borough of Fulham: “Pro Civibus et Civitate” – For the citizens and the city. pic.twitter.com/wJI8aQfyu5
— Tim Dunn (@MrTimDunn) April 12, 2018
Chelsea, Liverpool, MU
Juga tak terkecuali bagi para fans baru Chelsea nih, harus tahu juga bahwa sebelum terkenal slogan dalam bahasa Inggris “Keep The Blues Flying High”, The Blues dulu pernah punya semboyan latin yakni “Nisi Dominus Frustra”. Atau dalam bahasa Inggrisnya “Unless God is With Us, All Will Be in Vain”. Yang kurang lebih artinya, semuanya akan menjadi sia-sia, kecuali Tuhan bersama kita.
@ProfPeterDoyle their motto Nisi Dominus Frustra and the castle referenced their Edinburgh origins pic.twitter.com/yg5tWlxqIV
— ScotsMilitaryHistory (@S_M_R_G) March 20, 2015
Atau bagi fans baru Ipul, yang tahunya hanya You’ll Never Walk Alone. Dilansir This Is Anfield, The Reds sejak awal berdiri sudah pernah punya semboyan latin yang ada di logo mereka yakni “Deus Nobis Haec Otia Fecit”. Yang artinya kurang lebih adalah Tuhan telah memberi kita kemudahan.
#LatinPhraseOfTheWeek
— WKGS Latin Department (@WKGS_Latin) May 28, 2019
The first motto of @LFC:
"Deus nobis haec otia fecit –
God has granted us this ease."#KeepChattinLatin@TheAnfieldWrap@LivEchoLFC pic.twitter.com/YtsvXBEEHh
Nah, kalau bagi para dedek-dedek MU, jangan hanya tau semboyan klub adalah “Glory Glory Man United” saja. Pasalnya, dulu MU pernah juga mempunyai semboyan latin yang berbunyi “Concilio Et Labore”. Atau dalam bahasa inggrisnya “Wisdom and Effort”. yang berarti kebijaksanaan dan usaha.
City of Manchester Crest -Concilio et Labore – Wisdom and Effort – now more than ever. #prayersforManchester pic.twitter.com/Ow7xeyu4DB
— HolmesyT (@TimHolmes71) May 23, 2017
Beberapa kali logo yang ada semboyan latinnya tersebut dipakai pada laga-laga tertentu. Van Gaal ketika melatih MU pada 2015, juga pernah mengenakan jas dengan logo yang ada semboyan latinya tersebut.
Diantara para kontestan Liga Inggris musim ini, yang tak pernah mempunyai semboyan dalam bahasa latin adalah Crystal Palace, Aston Villa, Bournemouth, Brentford, Luton Town, Newcastle, Brighton, Wolves, dan West Ham.
Sumber Referensi : theguardian, thesun, thisisanfield, marca, arsenalcollection, whatsbehindthebadge, whatsbehindthebadge, whatbehindthebadge


