Joe Cole & Memori Tak Bernilai Bersama Chelsea

spot_img

Tepat pada November 2018, gelandang serang asal Inggris yang populer pada periode awal hingga medio milenium, Joe Cole, resmi mengumumkan keputusan untuk gantung sepatu sebagai pesepakbola profesional.

Selama berkarier, Cole dikenal sebagai satu dari sedikit gelandang Inggris yang kreatif dan punya visi permainan luas. Sosok berpostur 175 cm ini sendiri meraih puncak kejayaan saat berseragam Chelsea.

Jadi pilar sejak dimulainya dinasti Roman Abramovich hingga hijrah pada 2010, Cole sukses mencatat 280 penampilan dengan sumbangsih 40 gol dan 42 assist. Dia juga sukses persembahkan tiga trofi Liga Primer Inggris, dua Piala FA, dan satu Piala Liga Inggris.

“Setelah berkarier sebagai pesepak bola profesional selama 20 tahun, kini saatnya untuk gantung sepatu. 716 laga profesional, 104 gol, untuk tujuh klub hebat seperti West Ham, Chelsea, Liverpool, Lille, Aston Villa, Coventry City dan Tampa Bay Rowdies, dan juga kehormatan untuk bermain bagi tim nasional Inggris. Itu merupakan mimpi yang terwujud.”

“Ada banyak sekali orang yang telah membantu di sepanjang karierku. Aku tidak ingin menyebutkannya satu persatu karena takut ada yang terlewat! Sederhananya, manajer, pelatih, staf back room, dan semua orang yang telah membantu di sepanjang perjalananku: terima kasih.” ujar Cole (via situs resmi chelsea)

Pencapaian Cole di Chelsea memang begitu istimewa. Bahkan tahukah kalian bahwa Cole merupakan sosok yang sangat berjasa dalam membawa Hazard menuju Stamford Bridge?
Eden Hazard tak bisa menampik soal peran Joe Cole yang sempat merayunya untuk gabung dengan Chelsea beberapa tahun lalu. Tanpa Cole yang telah memutuskan untuk pensiun, Hazard mungkin tak berada di Chelsea.

Hazard mengaku Joe Cole sangat berperan besar atas kepindahannya menuju The Blues beberapa tahun silam. Saat itu Hazard masih bermain di Lille, dan Joe Cole juga merumput di Lille dengan status pemain pinjaman pada musim 2011/12.

Saat itulah Joe Cole merayu Hazard. Dia mengatakan bahwa Chelsea adalah klub besar dan akan sangat cocok untuk pemain seperti Hazard. Janji Joe Cole terbukti, Hazard meraih sukses besar di Chelsea dan menjadi galactico selanjutnya yang diboyong Real Madrid.

“Aku bicara dengan dia sebelum aku datang ke Chelsea. Setiap hari, sejujurnya, dia mengatakan pada ku bahwa Chelsea adalah klub terbaik untuk ku,” ungkap Hazard (via independent)

“Dia berkata Chelsea adalah klub besar di mana kalian bisa memenangkan trofi setiap musim. Karena alasan itulah aku datang, jadi terima kasih, Joe Cole!”

Joe Cole, lahir pada 8 November 1981, di Paddington, London. Cole merupakan bocah yang sangat menggemari olahraga sepakbola. Dirinya mulai bergabung dengan akademi West Ham United pada tahun 1990.

Setelah nyaris selama 10 tahun, Cole mampu menembus tim utama. Selama lima musim, ia bermain lebih dari 120 pertandingan. Permainannya saat itu dikenal sangat lincah dan penuh pergerakan yang menusuk pertahanan lawan.

Karena dinilai punya bakat yang amat spesial, Cole langsung menjadi buruan klub top asal Inggris, salah satunya Chelsea. Cole resmi bergabung dengan Chelsea setelah menolak untuk perpanjang kontrak dengan West Ham United.

Saat itu, The Blues rela membayar jasa Cole seharga 6,6 juta pounds.
Tepat setelah tapakkan kaki di Stamford Bridge, Cole pun menandai aksi spektakulernya dengan mengenakan nomor punggung 10.

Selama berkarir di Chelsea, Cole menjadi yang tak tergantikan di dalam skuat utama. Pasalnya, ia menjadi salah satu dari para pemain yang membuat Chelsea sukses merengkuh gelar domestik dan sempat menjadikan tim yang bermarkas di Stamford Bridge tak tertandingi dari para tim pesaing ‘Big Four’ kala itu.

Pembelian Cole memang terbilang brilian. Dirinya yang menjadi rekrutan keenam Roman Abramovic saat itu terus tampil konsisten.

Pada 17 Agustus musim 2003/04, Cole memainkan laga Liga Primer pertamanya, dimana Chelsea sukses kandaskan perlawanan Liverpool dengan skor 2-1.

Satu-satunya gol Joe Cole di Liga Primer saat itu adalah pada pertandingan Chelsea melawan Newcastle United. Meski pada akhirnya The Blues kalah dengan skor 1-2, gol perdana pemain berkaki lincah itu menjadi awal dari kegemilangannya di kompetisi tertinggi Inggris.

Pada musim 2004/05, kursi kepelatihan Chelsea jatuh ke tangan Jose Mourinho. Joe Cole yang memasuki musim keduanya saat itu pun merasa sangat beruntung, karena ia bisa dengan mudah mengambil keuntungan dari cedera nya pemain sayap Chelsea, Damien Duff dan Arjen Robben.

Sebagaimana diketahui, cedera kedua pemain sayap Chelsea kala itu sempat menjadikan dirinya sebagai pemain reguler pada tim utama. Ia juga berkontribusi penuh membawa gelar Premier League ke Stamford Bridge, setelah Chelsea berhasil membuat berbagai catatan yang impresif di musim 2004/05.

Di paruh pertama musim 2005/06, Joe Cole dijamin tetap berada pada tim utama Chelsea, mengalahkan pamor Shaun Wright-Phillips dan Damien Duff. Cole juga memperpanjang kontraknya dengan Chelsea selama empat musim.

Di akhir musim tersebut, Cole tampil bak dewa. Ia berhasil mencetak satu gol dalam kemenangan mengesankan 3-0 atas Manchester United, dan sekaligus menjadikan Chelsea mempertahankan gelar juara Premier League. Cole kemudian masuk dalam PFA Team of the Year.

Namun sayang pada akhir 2006 ia sempat alami patah kaki. Hal itupun membuatnya harus menjalani operasi pada awal 2007. Setelah penantian yang cukup lama, Cole berhasil melakukan comeback di pertandingan Liga Champions melawan Valencia.

Setelah kondisinya pulih 100%, kaki-kaki lincahnya kembali sumbangkan gelar bagi Chelsea. Ia sukses menjadi salah satu pemain penting dalam keberhasilan Chelsea di turnamen FA Cup tahun 2007.

Kemudian, salah satu momen emosional teringat saat Joe Cole mencetak gol kala Chelsea berhadapan dengan mantan timnya, West Ham, pada musim 2007/08. Ia memilih tidak merayakan golnya itu, dan mengangkat tangan ke atas untuk menandakan permohonan maaf atas golnya ke gawang tim masa kecilnya.

Cole terus tampil gemilang. Ia sukses menjadi salah satu pilar penting The Blues Chelsea yang mampu tembus partai final Liga Champions Eropa tahun 2008. Namun sayang, langkah kaki The Roman Emperor harus terhenti ditangan tim senegara nya, Manchester United.

Pada musim 2008/09, Cole sempat mengalami cedera yang amat parah. Ia harus melewatkan tur pra musim dan harus lebih sering menghabiskan waktu duduk di pinggir lapangan, setelah cedera ligamen menghantamnya.

Namun begitu, ia kembali berhasil menjadi bintang setelah torehkan trofi Liga Primer Inggris tahun 2010. Saat itu, ia kembali dari cedera parahnya dan memainkan laga debut pasca istirahat panjang di laga melawan Blackburn Rovers. Ia banyak mendapat sanjungan, termasuk saat memainkan laga ke 250 nya bersama Chelsea.

Lagi-lagi, Cole digambarkan sebagai ‘kunci utama’ dari bangku cadangan setelah membantu Chelsea terus meraih kemenangan dan menyalip Manchester United di puncak klasemen pada akhir musim. Ia lalu kembali datang sebagai pemain pengganti saat Chelsea memenangkan final Piala FA 2010.

Pada Juni 2010, kontrak Joe Cole bersama Chelsea akhirnya usai. Ia mengakhiri karier di Stamford Bridge dengan sangat memuaskan. Bahkan, penampilannya diatas lapangan sempat membuat Sir Alex Ferguson kepincut sebanyak tiga kali!

Diceritakan, Sir Alex Ferguson menjadi pelatih yang sangat meminati jasa Joe Cole. Hal itu tak lepas dari kegagalan MU dalam meraih Liga Primer Inggris berkat kegemilangan Joe Cole.

Fergie pertama kali memantau bakat sang pemain saat usianya masih 13 tahun. Ketika itu, Cole masih menjadi pemain akademi di West Ham United. Bahkan Fergie sempat mengirimkan kostum United bertuliskan Cole dengan nomor punggung 10 kepada Harry Redknapp yang saat itu menjabat pelatih West Ham.

Usaha Fergie tidak berakhir sampai disitu. Ia juga mengundang Cole untuk ikut melakukan perjalanan bersama tim utama yang saat itu bersiap menghadapi Chelsea pada final Piala FA 1994. Segalanya ia lakukan agar bocah tersebut mau bermain untuk United.

Namun usahanya gagal setelah Redknapp menahan Cole agar mau bertahan lebih lama di klub berjuluk The Hammers.

Saat usaha pertamanya mendekati Cole gagal, ia mencoba dengan cara yang kedua yaitu bernegosiasi dengan orang tua Cole dan mengajak putra mereka untuk melakukan trial. Cara ini sempat membuat Redknapp marah karena Fergie tidak minta izin kepadanya.

Akhirnya Fergie gagal setelah Redknapp memberi jaminan pada Cole untuk bermain di tim utama lebih cepat jika dia memutuskan bertahan.

Kembali gagal, Fergie tidak mau menyerah. Ketika usia sang pemain sudah menginjak 16 tahun, mantan manajer Aberdeen ini menawarkan uang senilai 10 juta pounds. Banderol yang terbilang fantastis untuk remaja yang belum pernah debut tim utama.

Akan tetapi, seperti yang sudah diprediksi, tawaran ini lagi-lagi gagal.

Joe Cole, akan selalu menjadi pemain berdarah “biru”. Kegagalan Fergie dalam menggaetnya pun seolah menjadi bukti bahwa Cole memang ditakdirkan untuk Si Biru.

Selepas membuat banyak sekali cerita indah di Chelsea, Cole bak musafir. Dia melanglang buana ke Liverpool, West Ham United, Coventry City, pulang ke Aston Villa, ke Prancis dengan Lille, hingga akhiri karier di Amerika Serikat bersama Tampa Bay Rowdies.

Bersama Timnas Inggris, pemain yang kini sudah menginjak usia 38 tahun tersebut torehkan 56 caps dan 10 gol. Dia ikut dalam skuat Tim Tiga Singa ke Piala Dunia 2002, 2006, dan 2010, serta satu Euro pada edisi 2004.

“Memenangkan sederet trofi bersama Chelsea adalah hal yang paling istimewa dalam karier saya. Kenangan itu akan hidup bersama saya selamanya,” ungkap Cole (via The Sun).

 

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru