Jadi REBUTAN Duo Manchester, Sehebat Apa Joao Neves?

spot_img

Benfica tak henti-hentinya menelurkan pemain berbakat untuk dijual dengan harga mahal. Setelah Enzo Fernandez, kini ada satu talenta lagi yang kemungkinan akan dijual dengan harga menjanjikan. Pemain itu bernama Joao Neves. Pemain ini bahkan sudah jadi bahan rebutan dua klub besar Liga Inggris. Lalu apa kelebihan pemain muda yang satu ini? Apakah sudah saatnya ia pergi dari Portugal?

Proses Dari Akademi

Bernama lengkap Joao Pedro Goncalves Neves adalah pemuda kelahiran Kota Tavira 19 tahun silam. Neves mulai mengembangakan talenta sepakbolanya sejak umur 8 tahun ketika disuruh ayahnya bergabung dengan Casa Benfica Tavira pada tahun 2012. Kebetulan ayahnya juga bekerja ditempat tersebut. Lima tahun Joao Neves menimba ilmu di sana dengan teman satu angkatannya, Goncalo Ramos striker yang kini berseragam PSG.

Perkembangan pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan itu cukup menjanjikan. Hingga akhirnya ia diberi kontrak di akademi Benfica untuk masuk Benfica U-15 pada tahun 2017. Proses jenjang karier Joao Neves dari akademi Benfica terbilang mulus.

Karena proses dari level U-15 ke level U-17, lalu level U-19 dan menuju Benfica B, hanya dilakukan dalam kurun waktu lima tahun saja. Di saat umurnya menginjak 18 tahun, tepatnya pada Desember 2022 ia bahkan sudah menandatangani kontrak profesionalnya dengan Benfica senior sampai 2028.

Debut Mengesankan di Derby Lisbon

Tak lama setelah ia menandatangani kontrak profesionalnya dengan Benfica, pemain bertinggi 174 cm itu langsung mencicipi debutnya. Tepatnya di laga melawan Braga di Liga Portugal, meskipun hanya semenit. Neves juga diberi kesempatan debut di Liga Champions melawan Club Brugge pada Februari 2023.

Kesan debut tersebut tak akan pernah terlupa dalam diri pemain bernomor punggung 87 tersebut. Neves mengatakan dia seperti bermimpi ketika diberikan debut oleh pelatih Roger Schmidt. Ia berjanji akan membayar kepercayaan yang diberikan kepadanya dengan penampilan sebaik mungkin.

Sampai akhirnya ia membuktikan tampil menjadi pilar penting bagi lini tengah As Aguias di enam laga sisa di Liga Portugal musim lalu. Ia selalu jadi pilihan utama dan membantu Benfica tak terkalahkan. Di enam laga terakhir musim lalu, Benfica mampu mengumpulkan 16 poin dari hasil 5 kali kemenangan dan 1 hasil seri. Dengan hasil tersebut akhirnya As Aguias pun mampu meraih tahta juara Liga Portugal dengan selisih dua poin atas Porto.

Laga yang paling diingat Joao Neves musim lalu tentu adalah laga Derby Lisbon antara Benfica melawan Sporting pada Mei 2023. Saat Benfica ketinggalan 2-1, akhirnya di menit 90+4, Joao Neves tampil sebagai dewa penyelamat dengan golnya yang membuat skor menjadi 2-2. Gol itu sangat spesial dan bermakna bagi Neves karena itulah gol pertamanya di Benfica senior.

Rebutan Bruno Fernandes dan Bernardo Silva

Mengawali musim 2023/24, Joao Neves muncul sebagai talenta yang semakin matang dan banyak dibicarakan. Sampai-sampai penampilannya banyak dipuji para seniornya seperti Bruno Fernandes dan Bernardo Silva.

Bruno Fernandes dalam wawancaranya di Sport TV bahkan sampai mengatakan ingin sekali memiliki Joao Neves di Manchester United. Menurut Bruno, Joao Neves akan mengalami masa depan yang cerah kalau bersama United.

Lantas rayuan Bruno tersebut dibalas oleh rekan senegaranya yang berasal dari rival sekota Manchester City, Bernardo Silva. Silva tak mau kalah dengan rayuan Bruno. Silva membalas rayuan Bruno tersebut dengan mengatakan bahwa dia akan meyakinkan sendiri Neves untuk bergabung dengan The Citizens. Menurut Silva, talenta seperti Neves hanya cocok bergabung dengan dirinya di Etihad ketimbang di Old Trafford.

Kelebihan Joao Neves Benfica?

Sampai dirayu dua seniornya di Portugal, memangnya sehebat apa sih pemain yang masih berusia 19 tahun ini? Opta Analyst mencatat bahwa 81% musim ini dihabiskan Joao Neves sebagai gelandang bertahan dalam formasi 4-2-3-1 Benfica asuhan Roger Schmidt.

Yang jadi kelebihan Joao Neves di posisi gelandang bertahan adalah keterlibatan permainannya dengan sentuhan bolanya yang mencapai 103,2 per 90 menit. Angka tersebut menurut Opta Analyst adalah yang tertinggi di Liga Portugal. Dari sentuhan bolanya tersebut, ia mencatatkan nilai yang tinggi dalam hal operan sukses, yakni 70,9 per 90 menit.

Selain unggul dalam hal sentuhan bola dan operan sukses, ia juga unggul dalam tekel. Sebagai gelandang bertahan, Neves juga adalah tipe pemain yang berani dalam hal duel. Meski hanya bertinggi 174 cm, Neves tidak ada takutnya menghadapi lawan-lawan yang tinggi besar.

Dalam hal pekerjaan kotor di lapangan, Neves tercatat sebagai pemain ketiga terbaik di Liga Portugal dalam hal tekel sukses dan kemenangan duelnya. Nilainya untuk tekel sukses 2,4 per 90 menit, sedangkan kemenangan duelnya 9,6 per 90 menit.

Manchester City atau Manchester United?

Dengan atribut menjanjikan tersebut, bisa saja Manchester City dan Manchester United ditambah endorse dari Bruno Fernandes dan Bernardo Silva, sudah mulai ancang-ancang merogoh koceknya untuk menebus Neves. Karena kabarnya Neves juga dibanderol tinggi oleh Benfica, yakni hingga 105 juta euro.

Lalu dengan atribut pemain tersebut, serta kondisi City dan United sekarang, lebih dibutuhkan mana sih sebenarnya jasa Joao Neves ini? Kita lihat di Manchester City peran gelandang bertahan sudah mutlak menjadi milik Rodri. Pep juga masih punya pemain seperti Mateo Kovacic maupun Matheus Nunes yang bisa ditandemkan dengan Rodri.

Namun bisa saja kedatangan Joao Neves akan menjadi pelapis maupun partner baru bagi Rodri. Stok gelandang bertahan City juga butuh kedalaman setelah nasib Kalvin Phillips santer diragukan untuk bertahan. Bagaimanapun poros gelandang bertahan Pep Guardiola sangatlah penting bagi ruh permainan City.

Lalu bagaimana kalau di Manchester United? Kehadiran Neves akan sangat dibutuhkan menjadi penerus maupun tandem bagi Casemiro. Kita tahu Casemiro tak bisa sendirian mengawal lini tengah MU di sistem Ten Hag. Ia butuh partner yang lebih muda dan fresh. Keberadaan Sofyan Amrabat saja tidak cukup.

Profil pemain seperti Joao Neves juga nantinya akan membuat peran Bruno Fernandes makin nyaman untuk fokus dalam menyerang. Di sisi lain bagaimanapun MU juga harus mulai investasi untuk gelandang muda masa depannya. Manajemen dan Ten Hag harus mulai mempersiapkan hal tersebut.

Joao Neves Harus Hati-Hati

Masa depan yang cerah di klub besar dengan gaji yang besar adalah sebuah dambaan bagi pemain muda seperti Joao Neves. Namun Neves juga harus tetap berhati-hati dalam memikirkan masa depannya.

Pasalnya dari segi kemunculannya di Benfica, Joao Neves ini masih terkesan baru. Baru musim lalu ia muncul sebagai pemain inti di skuad Benfica. Mungkin alangkah baiknya ia menimba ilmu dulu di Benfica lebih lama sampai benar-benar matang dan siap hijrah.

Joao Felix dulu pernah mengalami hal serupa ketika hengkang ke Atletico Madrid. Ketika itu Felix baru gacor semusim saja di liga sekelas Portugal. Terbukti, awalnya Felix juga agak kesusahan beradaptasi di liga yang tingkat persaingannya lebih ketat seperti La Liga.

Ya, bagaimanapun masa depan Joao Neves ada di tangannya sendiri. Ia yang lebih tahu soal keadaannya. Peluang untuk hengkang pun terbuka lebar ketika pundi-pundi uang menggiurkan sewaktu-waktu akan datang menghampirinya.

Well, pikirkan dulu matang-matang Joao Neves. Kapan waktu yang tepat untuk hengkang, dan klub mana yang dirasa cocok untuk tambah berkembang. Namun jika harus hengkang, kalau menurut Football Lovers ke mana nih cocoknya Joao Neves?

https://youtu.be/-LiUChfxRFM

Sumber Referensi : theanalyst, planetfootball, transfermarkt, fbref, fotmob, footballtalentscout

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru