Beranda blog Halaman 729

Rasis Ke Ibra, Red Star Belgrade Akhirnya Dapat Hukuman Berat

Klub asal Serbia, Red Star Belgrade, mendapatkan hukuman berat setelah terlibat pelecehan rasis terhadap bintang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, di pertandingan Liga Europa. UEFA menjatuhkan hukuman terhadap Red Star Belgrade dengan memainkan pertandingan kandang di kompetisi eropa secara tertutup. Selain itu, Red Star juga dijatuhi denda sebesar 30 ribu euro atau setara dengan Rp 525 juta. Diketahui, seseorang tak dikenal yang duduk di kotak VIP tribun Red Star meneriakkan ejekan secara rasis kepada Ibrahimovic selama pertandingan tersebut. Selain perilaku rasis, Red Star juga dihukum karena pelanggaran protokol COVID-19 selama laga melawan Milan di babak 32 besar, Februari 2021 lalu.

Bek Slavia Praha, Ondrej Kudela Diskors 10 Laga Karena Rasisme

Kasus dugaan perilaku rasis dalam laga Rangers vs Slavia Praha di 16 besar Liga Europa akhirnya menemui kejelasan. Sang pelaku, Ondrej Kudela, dihukum larangan main 10 laga. Kudela dilaporkan mengucapkan kalimat ‘monyet sialan’ kepada Kamara yang berkulit hitam. Kudela sendiri sempat membantah, mengatakan bahwa kalimat yang ia ucapkan adalah ‘kamu keparat’. Kasus ini kemudian diselidiki UEFA. Hampir sebulan setelah kejadian itu, akhirnya UEFA memutuskan Kudela bersalah atas ucapan rasis yang dilontarkannya.

Italia Izinkan Stadion Olimpico Terisi 25% Selama Piala Eropa

Italia sepakat menggelar Piala Eropa 2020 di Stadion Olimpico Roma dengan kehadiran 25% penonton dari kapasitas stadion. Hal itu dikatakan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Selasa (13/4). Sejauh ini, penggemar sebetulnya belum diperbolehkan masuk ke dalam stadion sepak bola. Tetapi, badan sepak bola Eropa (UEFA) mendesak setiap negara tuan rumah Euro 2020 untuk mengizinkan sedikit penonton menyaksikan langsung pertandingan Piala Eropa 2020.

Lukaku : Butuh Kerja Keras Main Di Serie A

Romelu Lukaku menilai Serie A Italia merupakan liga yang kompleks dan butuh kerja keras. Menurutnya setiap laga di liga ini selalu menantang. Hal itulah yang mendorongnya untuk selalu menjadi pemain yang lebih baik. Lukaku juga sedikit menyinggung tentang bagaimana Antonio Conte mendorong striker di Inter Milan untuk selalu berpikir sebagai pemain bertahan pertama dalam setiap laga. Hal itu mendorongnya belajar bagaimana menahan serangan lawan dengan baik di depan.

Napoli Pastikan David Ospina Absen Kontra Inter Milan

Napoli telah mengumumkan David Ospina menderita cedera otot bisep. Akibatnya, penjaga gawang asal Kolombia tersebut bakal melewatkan laga lanjutan Liga Italia akhir pekan ini melawan Inter Milan. Pemain berusia 32 tahun itu bisa saja absen hingga akhir April, tetapi Napoli belum mengungkapkan waktu pemulihan sang pemain. Napoli saat ini berada di urutan kelima klasemen sementara, sedangkan Inter masih kokoh di puncak klasemen.

Belotti Diplot Sebagai Pengganti Edin Dzeko Di AS Roma

AS Roma sedang mencari striker baru musim panas ini untuk menggantikan Edin Dzeko. Masa depan sang veteran tidak pasti, dan dia harus berdiskusi dengan klub setelah musim ini. Direktur olahraga Tiago Pinto dilaporkan menargetkan penyerang Torino Andrea Belotti. Kontrak Belotti dengan Torino berakhir pada Juni 2022 dan ia belum menandatangani perpanjangan kontrak baru. Pemain berusia 27 tahun itu sedang mencari lompatan ke klub besar dan Roma telah bertanya tentang ketersediaannya. Namun Roma harus bersaing dengan Milan untuk mendapatkan Belotti.

Atletico Madrid Khawatirkan Suarez Menjelang Akhir Musim Ini

Seperti dilansir Football Espana, Atletico Madrid khawatir dengan Luis Suarez yang kemungkinan akan memutuskan hengkang dari klub di musim panas mendatang. Dan klub-klub peminat yang akan mengajukan tawaran yang menggiurkan pada pemain 34 tahun tersebut. Meski striker internasional Uruguay tersebut kabarnya bahagia di Madrid dan di klubnya saat ini, tapi ia bisa saja memutuskan untuk hengkang dengan gratis di musim panas ini dan keberlanjutan masa depannya setelah musim panas ini masih belum terjamin.

Guardiola Ibaratkan Para Pemain Barcelona Pada Eranya Seperti Pembunuh

Pep Guardiola dikenal sebagai pelatih yang sangat sukses di Barcelona. Dia meraih total 14 trofi selama empat musim dengan Blaugrana. Barcelona pada 17 april besok akan menghadapi Athletic Bilbao pada final Copa Del Rey. Guardiola, yang saat ini melatih Man City pun mengenang masa lalunya saat Barcelona bertemu Bilbao pada final Copa Del Rey 2012, di mana itu merupakan laga terakhir Guardiola bersama Barcelona. Guardiola mengingat kembali betapa ganasnya pemain Barcelona saat itu. Saking kagumnya dengan pemainnya sendiri, Guardiola menyebut pemainnya seperti pembunuh berdarah dingin. “Korban” dibantai perlahan sebelum tersungkur selamanya.