Kokohnya tembok pertahanan Arsenal musim ini dan musim lalu tak terlepas dari peran seorang William Saliba. Bek muda Prancis yang menginjakan kakinya di Emirates sejak 2019 lalu.
Kekokohannya bak beton yang sulit ditembus. Banyak penyerang lawan frustrasi hadapi Saliba. Arsenal terbukti belum terkalahkan hingga pekan ke-8 dan menjadi satu di antara dua tim dengan kebobolan paling sedikit di Liga Inggris. Lalu seberapa penting keberadaan Saliba di lini belakang Arsenal? Padahal ia dulu sempat tak dipercaya Arteta.
Saliba vs Haaland 😤pic.twitter.com/hiYq5pLZnE
— BeFootball (@_BeFootball) October 12, 2023
Daftar Isi
Dipinjamkan Sana-Sini
Saliba datang ke Emirates di masa pelatih Unai Emery. Biayanya sekitar 27 juta pounds, dibeli dari klub Ligue 1 Saint-Etienne. Masih berusia 18 tahun, Saliba tak langsung masuk skuad utama Arsenal. Ia dipinjamkan dulu semusim ke klub lamanya, Saint-Etienne.
17-year-old William Saliba for Saint-Étienne during the 2018/2019 season:
— Football Talent Scout – Jacek Kulig (@FTalentScout) July 9, 2021
✅16 games
✅7 clean sheets
✅46 passes
✅86% pass accuracy
✅2.3 tackles won per 90
✅2 interceptions per 90
✅3 clearances per 90
✅2 aerials won per 90
✅10 blocked shots
✅63% duels won
Brilliance. 🟢 pic.twitter.com/divqNv1f6n
Setelah Arsenal dipegang Arteta dan Saliba kembali dari masa peminjaman, muncul tanda tanya, apakah Saliba akan dicoba oleh Arteta? Namun kenyataannya Saliba malah dipinjamkan lagi, kali ini oleh Arteta ke klub Ligue 1 lainnya, OGC Nice.
William Saliba won’t be returning to OGC Nice. Arsenal are expected to give him a chance for the first team following the exit of David Luiz. [L’Équipe] pic.twitter.com/9Trk1xVtM9
— Arsenal Fans Network (@Real_Arsedevils) May 25, 2021
Saliba sempat ngambek kepada Arteta. Dilansir Sky Sports, Saliba mengaku kesal karena hanya dinilai Arteta dalam dua setengah laga saja. Saliba ingin lebih banyak diberi kesempatan bermain di Arsenal untuk membuktikan kemampuannya. Namun sayang, menurut Arteta, Saiba belum siap.
Dilansir Sky Sports, Arteta juga berkomentar bahwa Saliba belum terlalu matang. Cederanya di masa peminjaman bersama Saint-Etienne juga membuat Arteta khawatir akan kondisi fisiknya yang belum prima.
Kekecewaan Saliba berlanjut di musim 2021/22. Arteta kembali menyuruh Saliba menimba ilmu lagi. Untung saja Saliba tak makin kesal kepada Arteta. Kesabaran Saliba bagaimanapun sedang diuji. Saliba akhirnya nurut kepada Arteta dan dipinjamkan lagi ke Marseille.
Di Marseille lah Arteta kemudian bisa menilai bahwa Saliba sudah siap menjadi palang pintu andalannya di Arsenal. Musim 2021/22 menjadi titik balik musim terbaik Saliba. Ia mengantarkan Marseille finish sebagai runner up Ligue 1. Ia juga dianugerahi pemain muda terbaik Ligue 1 di musim itu.
🔎LOAN WATCH: William Saliba’s stats for Marseille across all competitions so far this season. #afc pic.twitter.com/YBk5GXkYG9
— now.arsenal (@now_arsenaI) March 12, 2022
Pertahanan Arsenal Makin Membaik
Ya, tak ada lagi alasan Arteta tak memakai Saliba. Terbukti, sejak musim lalu Saliba sudah paten jadi pilihan pertama Arteta di sektor bek tengah Arsenal. Duetnya bersama Gabriel Magalhaes menjadi kunci Arteta mengarungi musim lalu yang penuh dengan kejutan.
Sektor bek Arsenal juga menjadi konsen Arteta saat menangani Arsenal. Sejak dipegang Arteta, bek bek toxic macam Sokratis, Mustafi, Chambers, David Luiz berani disingkirkan. Arteta bangun ulang komposisi lini belakangnya sendiri dengan pemain seperti Ben White, Gabriel, maupun Saliba.
Terbukti kehadiran Saliba di Arsenal musim lalu sangat berpengaruh bagi performa Arsenal. Ia dipercaya sejak awal musim dan berhasil menjawabnya dengan performa yang ciamik. Menurut catatan Transfermarkt, 27 kali ia menjadi starter di Liga Inggris. Arsenal juga secara mengejutkan mampu dibawanya lama memimpin perburuan gelar Liga Inggris.
Arsenal selama dikawal Saliba hanya kalah 3 kali saja dari 27 kali laga yang ia lakoni di Liga Inggris. Rekor clean sheet Arsenal jika dikawal Saliba juga memuaskan, yakni 11 kali dari 27 laga. Dia juga adalah tipe pemain yang menurut catatan Squawka, adalah bek terbanyak yang memenangkan penguasaan bola di sepertiga pertahanan sendiri, yakni 112 kali.
William Saliba started each of the first 27 games of the 2022/23 Premier League season.
— Squawka (@Squawka) July 7, 2023
WWWWWLWWWWDWWWWWDWWLDLWWWWW
◉ Win percentage: 77.8%
◉ Clean sheets: 11
◉ Conceded: 25
He won possession in the defensive third more times (112) than any other player in that time. 🧹 pic.twitter.com/sJwxpQPapM
Bek Tipe Arteta
Tipe bek seperti Saliba ini sebenarnya yang disukai Arteta. Saliba adalah tipe bek yang gayanya cocok dengan Sistem permainan Arteta, yakni penguasaan bola dan build up dari bawah. Ketenangannya menguasai bola, keakuratan umpan, serta intersep canggihnya, membuatnya makin klop dengan sistem Arteta.
Lihat saja, menurut data dari Fotmob, Saliba sudah mencatatkan total umpan sebanyak 1.864 musim lalu.Tak hanya itu, total drible suksesnya pun termasuk tinggi yakni 9 kali dari 10 kali percobaan. Tak heran jika Saliba sangat nyetel ketika dipakai Arteta musim lalu.
Saliba juga tak lupa memberikan pujiannya terhadap Arteta ketika ia makin berkembang di bawah gemblengannya. Dilansir Football London, Saliba mengatakan Arteta telah banyak membantunya cepat berintegrasi dalam sistem tim. Setiap harinya Arteta juga terus memberikan nasihat khusus padanya untuk tampil konsisten.
Cedera Parah Saliba
Akan tetapi, kemesraan Arteta dan Saliba musim lalu tidak selamanya indah. Pasalnya di laga melawan Sporting CP pada leg kedua Europa League bulan Maret lalu, Saliba menderita cedera punggung parah.
🚨 William Saliba's Injury: Initial Prognosis Positive
— Arsenal Informer (@ars_informer) March 28, 2023
🗣 According to journalist Chris Wheatley, William Saliba's injury sustained during the Sporting game is not too worrying. The French defender is expected to be out of action for just a fortnight, potentially less. "He could… pic.twitter.com/F1SmUMhTaj
Tak disadari itu adalah momen yang membuat Arsenal makin rapuh di lini pertahanan. Arsenal yang sedang kokoh di puncak klasemen akhirnya keteteran. Arsenal ditinggal Saliba hanya ciptakan clean sheet 2 kali saja dari 11 laga di Liga Inggris.
Arsenal juga terbukti dikudeta oleh Manchester City berkat hasil buruk yang menimpa pasca Saliba cedera. Diantaranya yakni hasil seri tiga kali beruntun di Liga Inggris melawan Liverpool, West Ham, dan Soton. Arsenal juga kalah kali dari Manchester City, Nottingham Forest, maupun Brighton.
Ya, poin-poin krusial yang seharusnya diamankan pasukan Arteta untuk melenggang jadi juara Liga Inggris, hilang begitu saja. Rob Holding sebagai penggantinya tak begitu sepadan menutupi rapuhnya pertahanan Arsenal tanpa Saliba.
Saliba Musim Ini
Betapa pentingnya Saliba bagi Arsenal musim lalu, tampaknya sangat dirindukan publik Emirates musim ini. Untung saja Saliba sembuh lebih cepat. Saliba kini telah kembali menjadi senjata andalan Arteta.
Di 8 laga yang telah Saliba lakoni musim ini di Liga Inggris, Arsenal sudah memperoleh 4 cleansheet. Arsenal juga belum terkalahkan dengan hanya kebobolan 6 gol saja. Tak hanya statistik tim, statistik pribadi Saliba juga masih yang terbaik.
Seperti menurut Squawka, Saliba tercatat sebagai bek di Liga Inggris yang belum pernah dilewati oleh dribble lawan satupun hingga pekan ke-8. Ia juga merupakan pemain yang paling fair play sejauh ini, karena hanya melakukan 2 kali pelanggaran saja.
William Saliba has not been dribbled past in his eight Premier League appearances in 2023/24.
— Squawka (@Squawka) October 8, 2023
And he's committed just two fouls all season. 😮💨 pic.twitter.com/eOYkmvkMPv
Yang lebih menarik perhatian lagi, ketika melawan sang juara bertahan Manchester City., Saliba menjelma menjadi bek yang kokoh bak beton. Ia membuat barisan penyerang City frustrasi setengah mati. Erling Haaland pun dikantongin dan tak bisa menciptakan peluang satu pun. Tak hanya itu, Saliba juga memenangkan 100% duel dan mengemas umpan akurat 97% di laga tersebut.
William Saliba for Arsenal vs Manchester city 😭😭😭💎💎💎 Rolls Royce 💥🔥🔥😎 pic.twitter.com/edPnMGivjL
— SakaNelli🥶 (@munenejere10) October 8, 2023
Penampilan Saliba musim ini mirip dengan apa yang ia suguhkan musim lalu. Ya, semoga istiqomah saja hingga akhir musim. Semua publik Emirates tentu berdoa agar Saliba bisa fit semusim penuh ini demi menjaga asa Arsenal kembali berburu juara Liga Inggris. Karena gawat jika Saliba cedera lama lagi. Bisa-bisa Arsenal gembos lagi.
Sumber Referensi : skysports, theanalyst, footballlondon, goal.com, transfermarkt, fotmob


