Fans Real Madrid Merapat! Ini yang Harus Kamu Tahu Tentang Arda Guler

spot_img

Bukan Real Madrid namanya kalau tidak bisa memenangkan perebutan pemain. Jelang musim 2023/24 bergulir, Los Galacticos sudah memenangkan perebutan beberapa pemain. Salah satunya Arda Guler. Pemain potensial itu sebelumnya diminati oleh tak sedikit klub top Eropa, seperti Barcelona dan AC Milan.

Real Madrid berhasil membawa pemain Fenerbahce itu ke Valdebebas awal Juli 2023. Untuk melakukannya, Los Merengues harus merogoh kocek hingga 20 juta euro atau sekitar Rp333,5 miliar. Sebuah harga yang tentu saja, hanya seujung kuku bagi klub sebesar Los Blancos.

Arda Guler disebut-sebut “Messi Turki”. Kemampuan dan kualitas bermainnya mendukung. Tetapi selain itu ada hal lain yang, entah kamu sebagai fans Real Madrid atau bukan, harus kamu tahu tentang pemain yang pada Februari tahun depan akan berusia 19 tahun itu. Apa saja?

Asli Ankara

Arda Guler lahir di ibukota Turki, Ankara pada 25 Februari 2005. Ia besar dan menata hidupnya di kota-kota besar di Turki. Sebagai seorang anak, ia juga berinteraksi dengan orang Turki, Kurdi, dan kelompok minoritas lainnya. Hal itu pun yang membuatnya kaya soal bahasa, budaya, dan tradisi.

Kabarnya karena lahir di Ankara, Guler memeluk agama mayoritas di Turki. Di dunia sepak bola, Guler ditempa di akademi klub lokal, Ankara Genclerbirligi, sebelum ia pindah ke Istanbul, kota besar lainnya yang sering dikira ibukota Turki.

Tepatnya pada tahun 2019, tatkala usianya menginjak 14 tahun, Guler pindah ke Fenerbahce. Di klub yang berbasis di Istanbul itu, Guler tampil mengesankan di tim U19. Ia kemudian dipromosikan ke tim senior Fenerbahce dan menjalani debutnya di usia 16 tahun 174 hari. Menariknya, itu langsung di babak kualifikasi Liga Eropa.

Pencetak Gol Termuda dalam Sejarah Timnas Turki

Sama seperti pemain muda lainnya, Guler memulai karier internasionalnya dari tim usia muda. Ia bermain untuk Timnas Turki U21 sekitar tahun 2021. Namun, tidak lama kemudian ia dipanggil ke tim senior setelah penampilan apiknya di Fenerbahce. Guler menjalani debutnya di tim senior kala Turki meladeni perlawanan Republik Ceko di laga persahabatan pada 19 November 2022.

Setahun kemudian, Guler terlibat dalam skuad senior Turki yang melakoni kualifikasi EURO 2024. Ketika menghadapi Timnas Wales, Guler berhasil mencetak satu gol. Gol tersebut adalah gol pertamanya untuk timnas berjuluk The Crescent Stars itu.

Gol itu juga menjadikannya pemain termuda yang mencetak gol sepanjang sejarah Timnas Turki di pertandingan kompetitif resmi. Waktu itu Guler masih berusia 18 tahun 114 hari. Sebagai catatan, Nuri Sahin pernah mencetak gol untuk Timnas Turki saat usianya 17 tahun. Tapi itu di laga persahabatan menghadapi Jerman, bukan laga kompetitif resmi.

Mewarisi Ozil?

Arda Guler juga digadang-gadang sebagai penerus Mesut Ozil. Itu sudah sejak ia di Fenerbahce. Guler telah belajar dari Ozil saat pemain Jerman itu berseragam Fenerbahce. Bahkan ketika Ozil tak lagi di sana, Guler memakai nomor punggung 10 warisan sang maestro umpan.

Nomor 10 di Fenerbahce adalah nomor sakral yang pernah digunakan Alex De Souza sang legendaris. Di Fenerbahce, Guler berhasil mengatasi tekanan ketika memakai nomor punggung tersebut. Sayangnya di Real Madrid, Guler tidak memakai nomor punggung 10.

Sebab Real Madrid masih punya Luka Modric. Kendati begitu, ia tetap bisa menjadi “Ozib Baru” di Real Madrid. Apalagi keduanya memang sama-sama punya garis keturunan orang Turki.

Punya Kekuatan Kaki Kiri yang Hebat

Sebelum menjadi pemain Real Madrid seperti sekarang, Guler pernah menjadi seorang ballboy saat masih berada di akademi Genclerbirligi. Yang mana tugasnya menjadi ballboy di pertandingan-pertandingan tertentu. Selain itu, Guler juga punya kekuatan kaki kiri yang sangat baik.

Kekuatan kaki kirinya itu tidak muncul begitu saja. Ia sudah melatihnya sejak kecil. Sang ayah, Umit, sering mendorong kekuatan kaki kirinya dengan cara menaruh balon di depan kaki kirinya. Lambat laun, kaki kiri Guler kian terlatih. Ia disebut punya sentuhan kaki kiri yang sehalus sutra.

Gaya Bermain Guler

Selama bermain, Arda Guler pun cenderung menggunakan kaki kirinya. Ia bisa beroperasi dengan baik di lini tengah maupun masuk melalui sisi kanan, di mana ia bisa memotong ke dalam atau cut-inside. Gaya bermain Guler cenderung tidak cepat, tapi ia cekatan dalam menggerakkan kakinya untuk menjauhi pemain bertahan. Guler punya mata yang tajam dan mampu menganalisis ke mana bola harus diarahkan.

Kemampuan inilah yang membuatnya sangat lihai dalam melakukan umpan. Ketika memegang bola, Guler tahu harus diapakan. Ia bisa pergi ke arah mana pun dengan bola itu atau tiba-tiba memberikan umpan yang tidak pernah disangka. Keahliannya dalam melakukan transisi dan kompeten dalam menentukan posisi bisa mendukung taktik Ancelotti.

Guler juga punya kualitas reading the game yang baik. Ia cakap dalam menemukan ruang. Guler juga sosok yang kreatif dan kadang-kadang juga melakukan tembakan spekulatif. Dengan kemampuannya itu, wajar saja kalau Arda Guler bermain di 35 laga musim lalu bersama Fenerbahce dan berhasil mencetak enam gol dan tujuh asis walaupun kebanyakan bermain dari bangku cadangan.

Proses Adaptasi

Kemampuan Arda Guler di atas lapangan juga diakui oleh mantan pemain Galatasaray, Bafetimbi Gomis. Gomis menilai Guler memang kerap dipandang sebelah mata karena ia adalah pesepakbola Turki. Hanya saja, kualitas Guler sejatinya tak bisa dianggap sembarangan.

Dilansir AS, menurut Gomis, Guler adalah talenta yang hebat. “Jika dia orang Brasil atau Prancis, dia akan mendapatkan banyak uang,” komentar Gomis tentang Arda Guler. Mantan pemain Lyon itu yakin, Guler akan menunjukkan kemampuannya di luar Turki. Gomis tidak hanya yakin, tapi juga mendukung perkembangan Guler.

Demi membantu proses adaptasi Guler di Real Madrid, Gomis sampai menelepon kompatriotnya, Ferland Mendy untuk mengawasi perkembangan Guler. “Mendy kawan saya. Saya menelepon dia dan bilang ke dia ‘jaga Arda’,” kata Gomis.

Cedera di Awal

Malangnya, belum apa-apa permata Real Madrid itu sudah mengalami cedera. Guler sebenarnya ikut dalam tur Real Madrid di Amerika Serikat dan siap menjalani debutnya di laga kontra AC Milan. Namun, menurut kabar dari Football Espana, pemain kelahiran Ankara ini mengalami cedera saat latihan. Ia pun batal menjalani debutnya di laga itu.

Tim medis masih memerlukan beberapa hari untuk memutuskan seberapa parah cedera Guler. Akan tetapi, menurut laporan Managing Madrid, jelang laga menghadapi Manchester United, cedera Guler masih belum pulih. Ia masih merasakan sakit di kaki kanannya.

Guler pun menjalani latihan terpisah jelang laga pramusim melawan Manchester United. Di pertandingan itu Guler kembali harus menunda laga debutnya bersama El Real. Terlepas dari itu, Real Madrid sangat yakin dengan potensi pemain yang satu ini. Guler bisa bersaing di skuad Real Madrid. Tapi jelas untuk itu, ia harus sembuh dari cedera terlebih dahulu.

Sumber: TribalFootball, OneFootball, CNN, ManagingMadrid, Football-Espana, LifeBogger

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru