Duet Mematikan Liga Inggris! Mohamed Salah dan Darwin Nunez

spot_img

Kerinduan partner duet Mohamed Salah seperti Sadio Mane atau Firmino di Liverpool, mungkin harus segera disudahi. Karena kini Mo Salah sudah punya penggantinya yang pas yakni Darwin Nunez. Duet Mo Salah dan Darwin Nunez itu bahkan dicap sebagai duo yang paling mematikan di Liga Inggris hingga saat ini. Lalu kenapa duo tersebut bisa klop seperti sekarang ini?

Kisah Hubungan Nunez Dan Salah

Koneksi Mo Salah dengan Darwin Nunez sebenarnya sudah terjalin sejak awal kedatangan Nunez ke Anfield pada Juli 2022. Salah yang jarang berkomentar di hadapan media memberikan statement-nya tentang isu datangnya Darwin Nunez ke Liverpool.

Salah mengatakan bahwa ia merasa sudah “move on” dengan Sadio Mane dan terkesan dengan rekrutan baru Liverpool, Darwin Nunez. Salah bahkan tak sabar ingin segera berduet dengan Nunez. Salah berharap bahwa Nunez nantinya bisa mengerti akan dirinya, begitupun sebaliknya.

Chemistry adalah kata kunci yang bisa membuat mereka tampil apik. Mereka mencoba menemukannya sejak pertama kali berlatih bersama. Dikatakan The Athletic, Mo Salah sudah sangat terkesan sejak berlatih bersama Nunez. Meski tak lancar berkomunikasi dengan bahasa inggris, keduanya dibantu oleh Fabinho sebagai penerjemah bahasa latin Nunez. Salah ketika itu bahkan makin terkesan melihat permainan Nunez dalam sesi latihan.

Dukungan Mo Salah

Sayangnya permainan Darwin Nunez di pertandingan sungguhan berkata lain. Maka dari itu, Nunez tak luput dari banyak kritikan pedas dari para pengamat maupun fans karena performanya tak sesuai ekspektasi.

Berbicara di Sportskeeda, Paul Merson mengkritik keras peran Nunez yang terbukti menghambat Mo Salah dalam menciptakan gol. Peran Nunez sebagai target man tak bisa membantu Salah mendapatkan banyak peluang. Berbeda ketika Salah bermain dengan Roberto Firmino. Firmino bisa menarik bek lawan, sehingga menciptakan ruang bagi Salah untuk menceploskan bola ke gawang.

Banyaknya kritik dan cacian terhadap Nunez, ternyata tak membuat Salah diam saja. Dikatakan Dailymail, Salah justru membela Darwin Nunez. Ia mengatakan bahwa teman barunya itu suatu hari akan menemukan ritme permainannya. Salah merasa apa yang dipersepsikan tentang Nunez sekarang ini akan berbeda di kemudian hari.

Ada satu cerita tentang bentuk dukungan Salah untuk Nunez saat pemain Uruguay tersebut banyak menerima kritikan musim lalu. Peristiwa itu terjadi ketika laga Derby Merseyside pekan ke-23 Liga Inggris musim lalu. Ketika itu Liverpool menang 2-0 atas Everton lewat gol Salah dan Gakpo.

Pada proses gol pertama, terlihat bintang Mesir tersebut berlari sangat kencang menuju kotak penalti Everton. Seusai laga, Salah mengatakan kepada media bahwa lari kencangnya tersebut berkat pergerakan cepat dari Darwin Nunez di sisi sayap, yang akhirnya memberikan umpan matang kepadanya.

Telepon Dari Mo Salah

Di tengah kebencian semua orang terhadap Darwin Nunez, Salah tetap memberikan dukungan pada pemain Uruguay tersebut. Hal itu diakui oleh Nunez sendiri. Ketika diwawancarai ESPN Uruguay, Darwin Nunez mengatakan bahwa sosok yang selalu membantunya saat susah di Liverpool adalah Mohamed Salah.

Nunez mengatakan bahwa Salah sempat menelponnya secara khusus ketika ia banyak menerima kritikan tersebut. Dalam percakapan teleponnya, Nunez disuruh untuk tetap tenang dan tunjukan saja performa terbaiknya sebagaimana di Benfica. Salah juga meminta Nunez mengabaikan bulian dan cacian yang datang kepada dirinya.

Salah juga bercerita kepada Nunez, bahwa dulu saat pertama kali datang ke Anfield, keadaannya juga sama seperti Nunez. Salah juga sukar berkomunikasi dengan Bahasa Inggris. Butuh adaptasi lebih untuk mengatasi tekanan dan beban.

Tanda Tanda Perbaikan

Tak disangka, dukungan dari Salah tersebut ternyata perlahan membuat Nunez makin percaya diri. Tanda-tanda perbaikan dari performa Nunez yang berimbas pada koneksi duetnya dengan Salah, sebenarnya sudah mulai terlihat di paruh kedua musim lalu.

Musim lalu, pada Februari 2023, Opta mencatat duet Nunez dan Salah adalah kombinasi terbaik dalam menciptakan peluang tercepat di Liga Inggris. Mereka bisa menciptakan rasio peluang matang setiap 52 menit ketika mereka bermain bersama. Mengalahkan duet Haaland dan De Bruyne yang hanya bisa lakukan setiap 67 menit.

Tak hanya itu, Nunez secara pribadi juga performanya juga membaik meski tak banyak mencetak gol di paruh kedua musim lalu. Soal itu kamu bisa menonton video Starting Eleven sebelumnya. Dalam video tersebut, dijelaskan bahwa secara statistik, Nunez masih salah satu yang mentereng di Liverpool musim lalu.

Salah Nunez Di Musim Kedua

Memasuki musim kedua, duo Salah dan Nunez sudah makin kompak. Hal itu terlihat bahkan sejak laga pra-musim menghadapi Greuther Furth yang berakhir seri 4-4. Nunez mendapatkan pelayanan dua assist dari Mo Salah, sedangkan Salah mendapatkan pelayanan 1 assist dari Nunez.

Makin kompaknya kedua pemain ini, datanglah pujian dari sang arsitek, Jurgen Klopp. Klopp menyoroti peran Nunez yang perlahan mampu melayani Salah dengan baik dalam mencetak gol layaknya Firmino. Klopp juga mengatakan bahwa masa adaptasi Nunez di Liverpool sebenarnya sudah berakhir.

Menurut Klopp musim ini bisa jadi momentum kebangkitan bagi Nunez. Ya, Klopp juga berperan banyak dalam proses perkembangan Darwin Nunez di Liverpool. Salah satunya Klopp bisa meredam egoisme pemain Uruguay tersebut di depan gawang.

Duet Mematikan Di Liga Inggris

Benar kata Klopp, musim ini terbukti sebagai momen kebangkitan Nunez. Yang lebih membahagiakannya lagi ia tak gacor sendirian. Kegacorannya terjalin bersama sahabat yang selalu memberikan dukungan sejak musim lalu. Cederanya Kevin De Bruyne, praktis membuat Salah-Nunez jadi duet paling mematikan di Liga Inggris musim ini.

Menurut Opta, duet tersebut tercatat sebagai duet yang paling banyak menciptakan peluang dan assist satu sama lain di Liga Inggris musim ini melebihi duet lainnya. Total 19 peluang sudah diciptakan antara mereka.

Kalau dari segi assist, Nunez ternyata sangat membantu Mo Salah. Total sudah 9 assist yang dihasilkan Nunez selama berseragam Liverpool. Dan menariknya, 9 assist tersebut ternyata mampu diselesaikan menjadi gol oleh satu orang, yakni Mohamed Salah.

Ya, hubungan baik mereka ternyata bukan hanya terjadi di luar lapangan, melainkan di dalam lapangan juga terbukti secara statistik. Meski belum banyak menciptakan gol bagi The Reds, Nunez nyatanya mau berkorban bagi tim dan terus membantu Mo Salah untuk mencetak banyak gol.

Well, patut dinantikan hingga musim ini berakhir. Apakah benar duo Mohamed Salah dan Darwin Nunez masih akan jadi duet paling mematikan di Liga Inggris dan mampu membawa Liverpool meraih banyak prestasi? Kita tunggu saja.

Sumber Referensi : thisisanfield, mirror, dailymail, metro.uk, theathletic, transfermarkt

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru