Dikira Bakal Menang Ternyata Pukulan Telak! Kronologi Prancis Keok Lawan Denmark

spot_img

Prancis kembali gigit jari. Pasukan Didier Deschamps harus takluk pada gelaran laga League A Grup 1 Nations league Senin dini hari. Denmark disisi lain mampu memberikan kejutan dengan mencetak 2 gol tanpa balas ke gawang Les Blues.

Denmark yang diperkuat oleh Eriksen sudah mengungguli Prancis sejak babak pertama. Dua gol dari Denmark juga dicetak sebelum babak pertama berakhir. Kedua gol dari Denmark tersebut dicetak oleh Kasper Dolberg di menit ke-33 dan Andreas Skov Olsen di menit ke-39.

Hasil ini semakin menambah catatan buruk Prancis di gelaran Nations League. Dari total 6 pertandingan yang mereka jalani, Les Blues hanya menang sekali ketika berjumpa dengan Austria. Sementara sisanya, Prancis harus menerima dua kali hasil imbang dan tiga kali hasil kalah.

Hasil tersebut menempatkan Prancis di peringkat ketiga grup, di bawah Denmark dan Kroasia yang menjadi pemuncak klasemen. Catatan tersebut tentunya jadi pukulan telak bagi anak asuhan Didier Deschamps. Pasalnya, dengan performa seperti itu Prancis tidak akan bertahan lama di Piala Dunia 2022 nanti.

Kenapa Prancis Terpuruk?

Prancis memang punya beberapa masalah yang membuat Mbappe dan kawan-kawan terlihat kesusahan di ajang Nations League. Masalah pertama dan yang paling utama adalah tumpulnya lini serang mereka. Mereka hanya menyarangkan lima gol dari enam pertandingan. Bahkan lebih sedikit daripada Austria yang saat ini duduk di bawah Prancis.

Mbappe, yang katanya lebih cocok bermain bersama Prancis pun ternyata masih kering. Dari 6 pertandingan di Nations League, bintang PSG itu hanya mampu mencetak dua gol dan sama sekali tidak menyumbang assist. Prancis harus mencari alternatif juru gedor untuk bisa menajamkan lini serang mereka.

Masalah pun ada di beberapa pemain lain. Seperti Antoine Griezmann yang serasa sudah berkarat karena jarang dimainkan di klub. Christopher Nkunku juga belum bisa memperlihatkan performa terbaiknya di lapangan. Belum lagi Upamecano yang tidak kompeten membuat pertahanan Prancis semakin lemah.

Badai Cedera

Namun, masalah utama Prancis adalah mereka harus dihadapkan dengan badai cedera parah. Terlalu banyak pemain andalan Deschamps yang absen sehingga tidak bisa memperkuat Prancis. Keadaan itu membuat lubang menganga di semua lini permainan Prancis.

Di bagian depan, Benzema masih mengalami cedera. Meskipun dirinya diperkirakan akan pulih sebelum Piala Dunia dimulai, tapi kekosongan yang ditinggalkan Benzema berdampak besar. Prancis jadi tidak punya banyak pilihan pencetak gol yang berpengalaman seperti Benzema.

Pemain gelandang Prancis juga banyak yang absen. Yang paling terasa bagi Prancis adalah kehilangan Kante dan Pogba akibat cedera. Pogba bahkan diragukan akan ikut dalam skuad Prancis 2022. Padahal di Piala Dunia 2018 lalu, Prancis sangat bergantung pada duet gelandang tersebut.

Sementara itu duo dari Real Madrid, Tchuoameni dan Camavinga meskipun punya bakat yang menjanjikan, mereka masih belum punya pengalaman yang cukup di ajang internasional. Di lini pertahanan malah lebih parah. Prancis harus kehilangan Kimpembe, Hernandez bersaudara, dan Jules Kounde akibat cedera.

Meskipun terpontang-panting di Nations League, Prancis masih jadi favorit di ajang Piala Dunia 2022. Pasalnya banyak tim-tim lain juga mengalami hasil buruk menjelang Piala Dunia Qatar dimulai. Inggris bahkan terdegradasi dari Nations League, sementara Spanyol dan Jerman juga sama-sama menelan hasil buruk.

 

Sumber referensi: Sporting, UEFA, Detik

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru