Selain jadi tahunnya kelinci, 2023 barangkali bakal jadi tahunnya Meriam London. Bagaimana tidak? Semesta seperti berpihak pada Arsenal. Kekalahan Arsenal dari Everton membuat Manchester City memiliki kesempatan memangkas jarak poin dengan The Gunners. Alih-alih mengejar City justru ikutan kalah. Anak asuh Pep Guardiola takluk di tangan Spurs versi Antonio Conte.
Selain itu, Arsenal juga sudah mencapai 50 poin meski baru menempuh separuh musim. Tradisinya jika tim Inggris berhasil mengumpulkan 50 poin di paruh musim, mereka akan meraih gelar juara di akhir musim. Namun, terlepas dari teori cocokologi tersebut, Arsenal memang tengah dalam naungan dewi fortuna karena dianugerahi komposisi skuad yang tak begitu mewah namun pas.
Khususnya di lini depan, Arsenal memiliki kedalaman skuad yang sangat baik. Ketika Gabriel Jesus cedera, Mikel Arteta masih memiliki Eddie Nketiah tampil oke. Namun, selain Nketiah, Arteta sebetulnya masih memiliki satu senjata rahasia lagi. Senjata itu bernama Folarin Balogun.
Daftar Isi
Siapa Balogun?
Sebelum berbicara banyak soal pemain muda ini, alangkah baiknya kita mengenal lebih dalam siapa Folarin Jerry Balogun. Arsenal sudah lama dikenal sebagai klub sepakbola yang terbilang rajin dalam memproduksi banyak pemain muda berbakat. Salah satunya adalah penyerang berusia 21 tahun, yakni Folarin Balogun.
Meski lahir di Amerika Serikat, Balogun justru tumbuh di Inggris. Mengingat kedua orang tuanya hijrah ke tanah Raja Charles saat dirinya berusia dua tahun. Balogun juga memiliki darah Nigeria dari kedua orang tuanya yang memang asli Nigeria.
Berbeda dengan kebanyakan pemain Afrika lain yang lahir dari keluarga menengah ke bawah, Balogun justru lahir di keluarga yang berkecukupan. Itu dibuktikan dengan keinginan orang tuanya untuk memberikan yang terbaik untuk Balogun ketika pindah dari Nigeria ke New York dan kini menetap di London.
Menariknya, situasi tersebut membuat Balogun memiliki kesempatan untuk membela tiga timnas, yakni Amerika Serikat, Nigeria, dan Inggris. Namun, pemuda berusia 21 tahun ini pada akhirnya memilih skuad The Three Lions untuk membangun karir internasionalnya.
Besar di London membuat orang tuanya melihat potensi sepakbola Balogun, akhirnya mendaftarkannya ke akademi Arsenal tahun 2008. Sang pemain mencetak 75 gol dari 103 penampilan bersama Arsenal U-18 dan U-23. Performa mantap itulah yang membuat dirinya mendapat kontrak profesional dari Meriam London tahun 2020.
Pemain Pinjaman
Mendapat kontrak eksklusif tak semata-mata membuat Folarin Balogun dapat menembus skuad Mikel Arteta dengan mudah. Sang pemain memang sempat mencatatkan dua kali penampilan Liga Inggris dan dua kali tampil di Carabao Cup. Namun, itu dirasa belum cukup. Arsenal pun akhirnya meminjamkannya ke Middlesbrough musim 2021/22.
Bersama Boro, Balogun memainkan 18 pertandingan dan berkontribusi dalam enam gol Middlesbrough. Itu sangat baik untuk ukuran pemain yang masih berusia 20 tahun sepertinya. Masa peminjaman sangat berpengaruh pada tekad dan kedewasaannya di lapangan. Balogun menjadi pemain yang tak mudah puas dan haus akan menit bermain.
Arsenal yang kala itu masih dihuni oleh Pierre Aubameyang, Alexandre Lacazette, dan Eddie Nketiah di posisi striker belum bisa menjamin itu. Balogun memang oke untuk Championship, tapi ia belum layak untuk bersaing dengan nama-nama besar di kasta tertinggi. Akhirnya, klub pun kembali meminjamkan sang pemain.
Awal musim 2022/23, Stade de Reims pun datang. Tak tanggung-tanggung, Jean-Pierre Caillot selaku presiden klub yang datang langsung untuk menjemput Balogun. Menurutnya, Balogun merupakan pemain yang dilahirkan menjadi striker hebat, karena selalu ingin memperbaiki kekurangan sekecil apa pun.
Gacor Bersama Reims
Tak dinyana, kepindahannya ke Reims justru jadi berkah tersendiri bagi pemain berusia 21 tahun tersebut. Meski berstatus sebagai pemain pinjaman, Balogun langsung menjadi pilihan utama di lini depan. Itulah yang dicari Balogun selama ini. Menit bermain lebih agar ia bisa membuktikan diri.
Pesona menawan terus diperlihatkan Balogun di Liga Prancis. Kendati baru berjalan setengah musim, Balogun sudah berhasil mencetak 15 gol dari 22 penampilan di semua kompetisi bersama Reims.
Teranyar, Folarin Balogun bahkan sukses mencetak hattrick saat membantu Reims mengalahkan Lorient dengan skor 4-2. Sempat tertinggal 0-2 di babak pertama, Les rouges et blancs berhasil membalikkan keadaan lewat 4 gol di babak kedua, di mana 3 gol diantaranya berasal dari pemain bernomor punggung 29 tersebut.
Keberhasilannya mencetak hattrick membuat Balogun melewati catatan gol trio Paris Saint-Germain yakni Kylian Mbappe, Lionel Messi, dan Neymar di Liga Prancis. Apa yang diperlihatkan Folarin Balogun di Prancis tentu membuat Arsenal sebagai klub induknya pun tersenyum bangga dari kejauhan. Keputusan untuk meminjamkan Balogun pada musim ini terbukti sangat tepat.
Apa yang Membuat Balogun Gacor?
Lantas apa yang membuat Balogun tiba-tiba gacor? Padahal sang pemain hanya mencetak tiga gol saat dipinjamkan ke Middlesbrough musim lalu. Tentu Balogun tak sendirian dalam mencapai titik ini, ada beberapa orang yang memiliki peran aktif dalam perkembangan sang pemain. Alexandre Lacazette contohnya.
Seniornya di Arsenal itu memberi motivasi lebih kepada Balogun. Lacazette yang sudah berpengalaman di Liga Prancis, memberi pesan kepadanya kalau Ligue 1 merupakan liga yang ramah akan pemain muda seperti dirinya. Menurut Lacazette, Balogun bisa memaksimalkan potensinya di Prancis. Ia juga yang meyakinkan Balogun untuk berani mencoba Liga Prancis.
Selain itu, level kompetisi juga berpengaruh. Tingkat kesulitan Liga Prancis jauh di bawah apabila dibandingkan dengan Liga Inggris. Jadi, dengan didukung kerja keras dan sedikit penyesuaian, Balogun bisa cepat beradaptasi di Prancis.
Untuk mencapai itu Balogun dibantu oleh pelatih Reims yang ikonik, Will Still. Setiap perkataan sang pelatih tampaknya diresapi betul oleh Balogun. Still juga paham betul bahwa Balogun merupakan pemain yang mengantongi bakat luar biasa sebagai seorang striker. Selain memiliki naluri mencetak gol yang tinggi, pergerakan tanpa bola Balogun juga mempesona.
Still memberikan ruang lebih bagi Balogun. Meski menjadi ujung tombak, sang pelatih tak mengharuskan Balogun berdiam di kotak penalti. Ia menginstruksikan kalau Balogun harus terus bergerak mencari ruang di titik buta pemain lawan untuk menerima supply bola dari rekan-rekan setimnya. Apabila Balogun sudah lolos dari penjagaan, jangan harap gawang anda akan selamat dari gol-golnya.
Kenapa Arsenal Harus Menjaganya?
Meski tampil moncer di masa peminjaman, itu tak membuat Arsenal terburu-buru memulangkannya. Dilansir Metro, Mikel Arteta justru enggan memulangkan Folarin Balogun meski timnya tengah membutuhkan tambahan amunisi di lini depan, lantaran Gabriel Jesus masih belum pulih dari cedera.
Hal tersebut dikarenakan Arteta tidak ingin menjadi penghambat perkembangan Balogun di Stade de Reims. Toh apabila sang pemain kembali, Balogun hanya menjadi pemain pelapis. Ditambah lagi Arsenal harus membayar sejumlah uang jika memulangkan Folarin Balogun jauh lebih cepat dari yang dijanjikan.
Jika demikian, memulangkan Balogun pada akhir musim bakal jadi sebuah keharusan bagi Arsenal. Performa impresif yang diperlihatkan Balogun seakan menjadi berkah tersendiri bagi Arsenal terutama pada musim depan. Balogun secara tidak langsung membuat Arteta tak terlalu pusing dengan opsi penyerang musim depan.
Sumber: The Athletic, Eurosport, BBC, Sports Mole, Talksport


