Berstatus Kuda Hitam, Bagaimana Peluang Belanda di EURO 2020?

  • Whatsapp

Selalu diunggulkan di tiap turnamen besar. Itulah status yang selalu disematkan kepada timnas Belanda setiap kali mereka mentas di turnamen akbar. Belanda memang jadi salah satu negara yang rajin memproduksi bakat-bakat hebat sepak bola.

Status unggulan yang dimiliki Belanda bukan tanpa sebab. Sejak dulu, tim Oranje dikenal dengan sistem taktik totaalvoetbal (Total Football) yang sangat atraktif. Timnas Belanda juga selalu tampil menyerang tak peduli siapa lawan mereka.

Bacaan Lainnya

Akan tetapi, kondisi tim Oranje sekarang tak bisa disamakan dengan para pendahulunya. Penyebabnya tentu saja hasil minor mereka dalam 2 turnamen akbar terakhir. Pasca menjadi juara ketiga di Piala Dunia 2014, Belanda secara tak terduga gagal lolos ke EURO 2016 dan Piala Dunia 2018. Mereka selalu terhenti di babak kualifikasi.

Dua hasil sangat buruk di 2 turnamen itulah yang membuat Belanda datang ke ajang EURO 2020 sebagai kuda hitam. Berbagai rumah judi juga tak ada yang menjagokan timnas Belanda untuk menjuarai EURO tahun ini. Situs FourFourTwo saja menempatkan tim Oranje di bawah Inggris, Prancis, Belgia, Jerman, Spanyol, Portugal, dan Italia. FourFourTwo bahkan menyebut Belanda sebagai outsiders di turnamen paling akbar seantero Eropa itu.

Bisa dipahami. Sebab, Belanda memang tak datang ke ajang EURO 2020 dengan modal meyakinkan. Semenjak ditangani Frank de Boer, tim Oranje hanya menang 4 kali, imbang 3 kali, dan 2 kali kalah dalam 9 pertandingan. Di tangan Frank de Boer yang menggantikan Ronald Koeman, penampilan Belanda juga kurang meyakinkan.

Belanda memang mampu menghasilkan 18 gol dalam 9 pertandingan. Namun, 7 gol terakhir berasal dari kemenangan 7-0 atas negara kecil, Gibraltar. Belanda juga membuka kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan kekalahan 4-2 dari Turki. Imbasnya, banyak yang meragukan kapabilitas Frank de Boer sebagai pelatih.

Meski masih belum mampu meyakinkan publik Negeri Kincir, Frank de Boer tetap diberi kepercayaan untuk menangani Memphis Depay dkk. Tugas berat pertamanya tentu berlaga di EURO 2020. Dan untuk menghadapi ajang paling bergengsi di Eropa itu, Frank de Boer telah mengumumkan skuad timnas Belanda yang berisi 26 nama.
Lalu, siapa saja yang dipanggil Frank de Boer? Berikut daftar lengkap skuad Tim Oranje di EURO 2020.

Daftar Lengkap Skuad Timnas Belanda Untuk EURO 2020

Kiper

Di posisi penjaga gawang, Frank de Boer sejatinya memanggil Jasper Cillessen, Tim Krul, dan Maarten Stekelenburg. Namun, pada 1 Juni kemarin, nama Jasper Cillessen dicoret dan tak jadi dibawa ke EURO 2020. Keputusan itu terpkasa dibuat Frank de Boer setelah yang bersangkutan positif Covid-19.

Posisi Cillessen akhirnya digantikan oleh kiper AZ Alkmaar, Marco Bizot.Β Ketiga kiper pilihan tersebut semuanya telah berusia lebih dari 30 tahun. Stekelenburg jadi yang tertua dengan usianya yang sudah mencapai 38 tahun.

Terpilihnya mantan kiper Belanda di final Piala Dunia 2010 itu memang mengejutkan. Pasalnya, Stekelenburg baru tampil 7 laga bersama Ajax musim ini setelah bertahun-tahun menjadi cadangan abadi di Everton. Namun, Frank de Boer memang tak punya banyak pilihan mumpuni di posisi tersebut. Menilik dari performa musim ini dan pilihan Frank de Boer dalam 3 laga terakhir, kiper Norwich City, Tim Krul sepertinya bakal jadi pilihan utama.

Bek

Di sektor pertahanan, Frank de Boer memanggil 9 bek. Mereka adalah Nathan Ake (Manchester City), Daley Blind (Ajax), Matthijs de Ligt (Juventus), Stefan de Vrij (Inter Milan), Denzel Dumfries (PSV Eindhoven), Jurriem Timber (Ajax), Patrick van Aanholt (Crystal Palace), Joel Veltman (Brighton & Hove Albion), dan Owen Wijndal (AZ Alkmaar).

Belanda masih kehilangan bek utama sekaligus kapten mereka, Virgil van Dijk yang cedera. Dengan begitu, perannya di sentral pertahanan diyakini bakal digantikan oleh Stevan de Vrij dan Matthijs de Ligt yang tampil prima di Serie A musim ini. Yang menarik lagi, Frank de Boer memanggil bek serba bisa Ajax, Jurrien Timber. Bek 19 tahun itu bakal jadi salah satu debutan di timnas Belanda tahun ini.

Gelandang

Sementara itu, 7 nama gelandang dibawa Frank de Boer ke EURO 2020. Pilihan pelatih 51 tahun itu jatuh kepada Frenkie de Jong (Barcelona), Marten de Roon (Atalanta), Ryan Gravenberch (Ajax), Davy Klaassen (Ajax), Teun Koopmeiners (AZ Alkmaar), Donny van de Beek (Manchester United), dan Georginio Wijnaldum (Liverpool).

Absennya Virgil van Dijk secara otomatis menjadikan Wijnaldum sebagai kapten tim. Ia bakal jadi penggerak lini tengah tim Oranje bersama gelandang andalan Barcelona, Frenkie de Jong.

Penyerang

Di sektor penyerang, 7 nama dipilih Frank de Boer untuk jadi juru gedor serangan tim Oranje. Mereka adalah Luuk de Jong (Sevilla), Steven Berghuis (Feyenoord), Memphis Depay (Olympique Lyon), Cody Gakpo (PSV Eindhoven), Donyell Malen (PSV Eindhoven), Quincy Promes (Spartak Moscow), dan Wout Weghorst (VfL Wolfsburg).

Memphis Depay masih bakal jadi tumpuan utama di lini depan Belanda. Penyerang 27 tahun itu memang telah mengemban tugas berat semenjak Arjen Robben, Wesley Sneijder, dan Robin van Persie pensiun dari tim nasional. Musim ini, Depay juga tampil impresif untuk Lyon. Ia mencetak 20 gol dan membukukan 12 asis untuk menjadi pencetak asis terbanyak Ligue 1 musim ini.

Sementara itu, nama bomber Wolfsburg, Wout Weghorst difavoritkan untuk jadi tandem Depay. Striker 28 tahun itu tampil sangat baik selama 3 musim terakhir untuk Wolfsburg. Musim ini saja, ia sudah mencetak 20 gol di Bundesliga.

Sayangnya, bila menilik starting lineup Belanda di beberapa laga terakhir, Weghorst selalu jadi bayang-bayang Luuk de Jong. Padahal, Weghorst tampil jauh lebih tajam dibanding Luuk de Jong yang cuma mencetak 4 gol di La Liga bersama Sevilla. Namun, keputusan akhir tentu ada di tangan Frank de Boer.

Kejutan lain juga dibuat Frank de Boer yang mencoret beberapa nama favorit. Sebut saja Sven Botman, Hans Hateboer, Steven Bergwijn, Anwar El Ghazi, dan Myron Boadu. Sven Botman misalnya. Bek 21 tahun itu baru saja mengantar Lille juara Ligue 1 Prancis. Sementara Boadu adalah striker muda 20 tahun yang mencuri perhatian di Eredivisie musim ini. Boadu berhasil mencetak 13 gol untuk AZ Alkmaar.

Sebagai gantinya, Frank de Boer lebih memilih Cody Gakpo, penyerang serba bisa milik PSV. Gakpo juga merupakan debutan di EURO tahun ini. Musim ini, penyerang 22 tahun itu telah mencetak 7 gol dan 2 asis. Ia bakal jadi pelapis sepadan bagi winger Feyenoord, Steven Berghuis yang telah mencetak 18 gol dan 14 asis di Eredivisie.

Formasi

Memang, nama-nama pemain timnas Belanda generasi sekarang tak bisa disamakan dengan para pendahulunya yang berisi banyak nama bintang top Eropa. Meski begitu, tim Oranje tetap tak bisa diremehkan.

Sejauh ini, formasi 4-3-3 selalu jadi pilihan Frank de Boer, meski dirinya juga pernah memakai formasi 4-2-3-1 atau 4-2-1-3. Bila menilik daftar skuad timnas Belanda, formasi ini memang cocok dengan banyaknya pemain Belanda yang punya keunggulan dalam hal kecepatan. Formasi tersebut juga terbilang fleksibel untuk beberapa andalan Oranje yang mampu memainkan lebih dari 1 posisi.

Lalu, bagaimana peluang Belanda di EURO 2020 tahun ini?

Hasil undian babak grup menempatkan Belanda tergabung di Grup C bersama Austria, Makedonia Utara, dan Ukraina. Di atas kertas, Ukraina yang berisi pemain-pemain muda asuhan Andriy Shevchenko bakal jadi lawan terberat. Austria yang banyak dihuni pemain Bundesliga Jerman juga tak bisa dianggap remeh. Sementara Makedonia Utara yang datang sebagai debutan tentu tak ingin sekadar meramaikan turnamen.

Belanda jelas jadi favorit di Grup ini. Meski bukan jadi salah satu unggulan di EURO 2020, Frank de Boer tetap mematok target tinggi dan mengumbar optimisme. Ketika ditanya apakah timnya mampu mengulang kemenangan di EURO 1988, Frank de Boer mengaku targetnya adalah untuk memenangkan turnamen dan berusaha untuk mengangkat trofi Piala Eropa tahun ini.

Tim Oranje akan memulai laga pertama melawan Ukraina pada 13 Juni nanti. Kemudian melawan Austria pada 17 Juni dan Makedonia Utara pada 21 Juni. Sepanjang keikutsertaannya di turnamen besar, Belanda memang hanya sekali juara di Piala Eropa 1988. Namun, tak ada yang menyangkal kalau mereka adalah salah satu negara kuat di sepak bola dunia.

EURO 2020 bakal jadi penampilan pertama Belanda di turnamen sesungguhnya setelah gagal lolos di EURO 2016 dan Piala Dunia 2018. Tim Oranje juga terlempar jauh ke peringkat 16 FIFA dan datang sebagai kuda hitam di Piala Eropa tahun ini. Namun, hasil bagus di UEFA Nations League bisa jadi modal optimisme skuad Oranje untuk mengukir sejarah baru.

Jadi, akan sejauh mana timnas Belanda melangkah di EURO 2020?

***
Sumber Referensi: Squawka, Independent, FourFourTwo, Football-Oranje, JPNN

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *