Nama Sergio Kun Aguero sudah sangat lekat dengan kompetisi Liga Primer Inggris. Pria Argentina yang kini berusia 32 tahun sudah sangat lama berkarir di Inggris, dan telah menorehkan banyak prestasi.
Aguero memang punya potensi terbaik sebagai seorang penyerang. Selain pergerakannya yang menakutkan, Aguero juga punya kemampuan mencetak gol luar biasa. Pemain yang mengawali karir di Independiente ini sudah melakoni debut profesional sejak usia 17 tahun. Setelah itu, namanya melambung tinggi dengan torehan 23 gol dari 56 pertandingan yang dijalani.
Berjaya di level klub, Aguero juga sukses meraih asa di level Internasional. Dia yang masuk ke dalam timnas Argentina U-20, berhasil meraih gelar juara dunia sebanyak dua kali, yaitu pada tahun 2005 dan 2007. Setahun berselang, atau pada tahun 2008, Aguero juga berhasil mempersembahkan medali emas untuk Argentina di ajang Olimpiade. Ketika itu, Aguero menjadi andalan tim tango bersama nama bintang FC Barcelona, Lionel Messi.
Di usia yang masih tergolong muda, Aguero sudah diminati oleh sejumlah klub Eropa. Hingga pada akhirnya, dia bergabung dengan Atletico Madrid dan menjadi salah satu penyerang paling ditakuti. Sejak musim 2006/07, Aguero berhasil mencetak 101 gol untuk Los Rojiblancos dalam 234 kesempatan yang diberikan.
Lebih dari itu, dia juga berhasil mempersembahkan gelar Europa League dan Piala Super Eropa.
Menyusul potensinya yang sangat mengagumkan, klub kaya baru asal kota Manchester tak mau menyia-nyiakan kesempatan. Dengan gelontoran dana senilai 35 juta pounds atau setara 698 miliar rupiah, The Citizens berhasil mendapatkan jasa Aguero. Sejak bergabung dengan City, Aguero langsung jadi andalan. Dia memainkan setiap pertandingan dan mencetak banyak gol untuk klub barunya itu.
Satu momen terbaik dalam karirnya barangkali ketika ia menjadi penentu dari keberhasilan City dalam meraih gelar Liga Primer Inggris untuk kali pertama sepanjang sejarah. Ketika itu, satu sontekan nya ke gawang QPR berhasil membuat seluruh penggemar sepakbola bergidik. Dia menjadi penentu dari akhir kompetisi paling dramatis dalam sejarah sepakbola Inggris.
Sejauh ini, Aguero sudah mencetak setidaknya 374 gol sepanjang karir profesionalnya. Dia bahkan sudah berhasil menobatkan diri sebagai pencetak gol terbanyak Manchester City dengan raihan 256 gol.
Dengan menjadi pemain tertajam yang pernah dimiliki Manchester City, Aguero juga sekaligus menempati daftar keempat pencetak gol terbanyak di kompetisi Premier League, mengalahkan legenda Arsenal, Thierry Henry, dan eks penyerang Liverpool, Robbie Fowler.
Namun kini, performanya seolah menurun. Aguero yang usianya sudah lebih dari 30 tahun mulai jarang terlihat di papan skor. Musim ini, dia sungguh tenggelam dan mulai dilupakan. Padahal, pada musim 2018/19, dia masih bisa mencetak setidaknya 32 gol. Kemudian, di musim 2019/10, catatan gol nya cukup impresif, yaitu mencapai angka 23.
Di musim ini sendiri, dia hanya mampu mencetak sebanyak dua gol saja, dalam sembilan kesempatan yang dijalani. Di kompetisi Liga Primer Inggris sendiri, sama sekali tidak ada nama Aguero di daftar top skor, karena memang dia belum mampu mencetak gol dari 5 kesempatan yang diberi.
Musim ini jelas menjadi yang paling suram bagi Aguero. Betapa tidak, gol terakhirnya di tahun 2019 terjadi pada 29 Desember di tahun tersebut. Sementara setahun sebelumnya, ia mencetak gol terakhirnya pada 30 Desember. Kemudian di tahun 2017, koleksi gol terakhirnya di tahun tersebut terjadi pada 23 Desember.
Lalu kalian tahu kapan terakhir kali Aguero mencetak gol terakhirnya di tahun 2020? Pemain asal Argentina ini secara mengejutkan hanya mampu mencetak gol terakhirnya di tahun tersebut pada tanggal 21 Januari.
Memang benar bila tahun 2020 sepakbola sempat berhenti karena harus mematuhi aturan lockdown. Namun, itu hanya terjadi selama empat bulan. Sisanya masih ada sejumlah pertandingan yang dimainkan, dan tetap saja dia tidak bisa menambah koleksi golnya.
Fakta menarik namun sedikit kurang mengenakkan bagi sang pemain adalah, koleksi golnya di Etihad Stadium pada tahun 2020 masih lebih sedikit dari jumlah gol yang dicetak Alex Oxlade-Chamberlain di stadion yang sama.
Bila digali lebih dalam, masalah lain yang dialami Aguero di tahun 2020 adalah bukan hanya karena sepakbola terkena lockdown hingga membuatnya lebih sering menghabiskan waktu di depan layar komputer dan menjadi seorang streamer, namun juga masalah cedera serta virus yang sempat menghinggapi tubuhnya.
Ya, masalah cedera yang dialami Aguero belakangan ini memang sangat memprihatinkan. Dimulai pada september 2020, dia mengalami cedera lutut dan harus membuatnya istirahat sampai awal Oktober. Namun baru dua pertandingan ia kembali ke lapangan, masalah cedera datang lagi dengan kali ini adalah hamstring.
Sempat kembali dimasukkan ke dalam skuad setelah dua pertandingan, Aguero harus rela duduk di bangku cadangan terlebih dahulu dalam satu pertandingan melawan Spurs pada 21 November 2020, sebelum akhirnya kembali mengalami masalah lutut sampai awal Desember.
Namun setelah masalah cedera nya usai, Aguero harus mendapati dirinya terpapar virus dan membuatnya absen dalam kurang lebih tujuh pertandingan.
Setelah semua kembali normal, Aguero masih belum juga diberi kesempatan main ke lapangan. Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memang rindu untuk memainkan penyerang andalannya itu, akan tetapi dia tidak mau mengambil resiko dengan terus memantau perkembangan sang pemain agar benar-benar sembuh.
“Aku tidak sabar untuk menempatkan nya di tim,”
“Dia sudah bermain beberapa menit musim ini dan musim lalu dia cedera. Aku ingin memastikan, untuknya, untuk kami. Jadi begitu aku bisa memilihnya, dia pasti akan bermain.” ujar Pep Guardiola (via goal)
Masalah cedera yang terus mendera Aguero bisa disebabkan karena usianya yang terus menua. Kontraknya dengan City sendiri akan berakhir pada Juni 2021. Apakah era kejayaan Aguero telah habis? Khususnya ketika berseragam City seperti sekarang ini?
Sejauh ini juga belum ada tanda-tanda perpanjangan kontrak, hingga membuat banyak tim yang memasang badan untuk memanfaatkan jasanya.
Menurut kabar, klub Spanyol, FC Barcelona, tertarik untuk mendatangkan Aguero. Selain itu, Atletico Madrid juga tertarik untuk memulangkan mantan penyerang andalannya itu. Sementara dari Italia, Juventus dan Inter Milan juga tak mau ketinggalan untuk menunjukkan ketertarikannya kepada sang pemain.
Lalu bila Aguero memang akan pergi dari Manchester City, siapa yang pantas menggantikannya? Menurut situs the football faithful, setidaknya ada lima kandidat yang dianggap cocok gantikan peran Aguero di lini serang Manchester Biru.
Nama pertama adalah Erling Haaland. Bintang asal Norwegia itu merupakan tipe penyerang ganas dan saat ini masih banyak diburu oleh klub besar Eropa. Haaland dianggap cocok dengan gaya permainan di Inggris dan diprediksi bakal meraih sukses besar bila bermain dengan para gelandang kreatif yang dimiliki City.
Berikutnya ada bintang Inter, Lautaro Martinez. Sama-sama berasal dari Argentina, Lautaro juga punya kemampuan terbaik sebagai seorang penyerang. Insting mencetak golnya tajam. Maka dari itu, bukan kesalahan bila Lautaro diminati oleh The Citizens.
Lalu, ada nama Harry Kane yang merupakan andalan Tottenham Hotspurs dan juga Luka Jovic, yang dinilai siap melambung tinggi bersama The Citizen. Pemain terakhir yang diprediksi akan sangat cocok dengan skema permainan City adalah Maxi Gomez.
Nama Maxi Gomez terus dihubungkan dengan sejumlah klub Inggris seperti Chelsea, Everton, hingga West Ham. Dia memang bukan salah satu sosok penyerang yang banyak dibicarakan belakangan ini. Namun penampilan yang cukup impresif bersama Valencia bisa dijadikan sebagai alasan bagi City untuk mendatangkannya sebagai pengganti Sergio “Kun” Aguero.
[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=gKpGoYyvl1A[/embedyt]
Sumber referensi: Oh My Goal, Fourfourtwo, thefootballfaithful


