Bakal Tambah Sengit? Format Baru Piala Dunia Antarklub 2025

spot_img

FIFA berulah lagi. Organisasi sepakbola dunia itu kini meluncurkan format baru Piala Dunia Antarklub yang akan dimula pada 2025 nanti. Sudah umum, ketika FIFA di bawah Gianni Infantino selalu seenaknya saja mengubah aturan.

Daripada kesel membahas ulah para petinggi FIFA, alangkah baiknya menatap bagaimana sih serunya Piala Dunia Antarklub yang baru nanti? Pasalnya kalau kata FIFA, akan tambah sengit lagi persaingannya.

Awal Sejarah Piala Dunia Antarklub FIFA

Piala Dunia Antarklub ini sudah menjadi agenda tiap tahunnya bagi FIFA. Bermula pada tahun 2000 di Brazil, turnamen ini ditujukan untuk mengadu para juara Eropa, Amerika Selatan, Amerika Utara, Asia, maupun Afrika.

All Conmebol Final” terjadi ketika itu. Corinthians keluar sebagai juara setelah mengalahkan Vasco Da Gama. Namun sayang, pasca hajatan pertamanya itu, FIFA resmi menonaktifkan turnamen ini sejak dari 2001 hingga 2005 karena alasan finansial dan kesiapan klub.

Nah, barulah sejak 2006 FIFA akhirnya kembali menyelenggarakan turnamen ini dengan nama berbeda yakni FIFA Club World Cup. Sejak saat itu bahkan sampai sekarang, FIFA Club World Cup ini lebih sering diselenggarakan di benua Asia dan Afrika.

Baru Di Amerika Serikat

Namun di perubahan format baru yang akan dimulai pada 2025 mendatang, FIFA resmi menunjuk Amerika Serikat untuk pertama kalinya sebagai tuan rumah. Dengan demikian, Amerika Serikat akan tiga kali beruntun jadi tuan rumah event besar sepakbola. Karena sebelumnya akan ada Copa Amerika 2024, dan setelahnya akan ada Piala Dunia 2026.

Alasan FIFA menunjuk Amerika Serikat adalah faktor kesinambungan dan sinergitas infrastruktur. Karena kita tahu bahwa infrastruktur untuk menyambut Piala Dunia 2026 juga sudah bertahap disiapkan di Amerika Serikat.

Latar Belakang Dibentuknya Format Baru

Setelah hal baru soal tuan rumah, yang tak kalah pentingnya adalah soal formatnya. Ya, Piala Dunia Antarklub 2025 nanti akan berisikan 32 tim. Nah dari 32 tim itu nantinya akan dibagi dalam delapan grup. Masing-masing grup akan diisi empat tim. Di mana sang juara dan runner up grup berhak lolos ke fase 16 Besar.

Waktu penyelenggaraannya nanti akan ada di musim panas yakni di bulan Juni dan Juli 2025. Berbeda dengan sebelumnya yang sering dihelat di akhir tahun. Nantinya setelah dimulai di 2025, turnamen dengan format ini akan berlangsung empat tahun sekali.

Lalu pertanyaannya, apakah pembentukan format yang mirip Piala Dunia ini datang secara tiba-tiba? Faktanya sejak Desember 2022 lalu ide ini sudah didengungkan ke publik oleh Infantino.

Infantino menganggap keseruan akan lebih banyak tercipta dengan diisi beberapa tim hebat dan beragam dari seluruh dunia. Dengan waktu yang lebih lama, menurutnya, juga akan mampu menyedot atensi publik, sponsor, dan hak siar.

Kelebihan Format Baru

Melihat tujuan dan misi mulia dari FIFA tersebut, pasti tidak akan luput dari plus minusnya. Dari segi plusnya, format baru ini tentu lebih menjanjikan kesetaraan dan persaingan yang ketat.

Bayangkan, selama ini Piala Dunia Antarklub hanya jadi alat pemanasan sekaligus penambah gelar klub-klub kuat saja. Misal Real Madrid, tim yang selalu mendominasi Piala Dunia Antarklub ini.

Mereka langsung berlaga di semifinal dengan menghadapi wakil mudah dari Asia atau Afrika. Di Final mereka menghadapi wakil Amerika Latin yang juga terkadang tak terlalu kuat secara materi. Setelah itu mereka jadi juara. Jadi, sesimple itu siklusnya.

Nah, di format baru ini tak akan semudah itu. Artinya, proses meraihnya pun butuh beberapa tahap yang harus dilalui. Ditambah dengan durasinya yang lama, bukan tidak mungkin akan ada banyak kejutan dalam perjalanannya. Selain itu, akan lebih banyak lagi laga-laga yang mempertemukan klub hebat di seluruh dunia. Jadi, potensi adanya perang bintang di turnamen ini besar adanya.

Kekurangan Format Baru

Sedangkan kalau dilihat dari kekurangan mengarah pada segi padatnya jadwal pemain. Asosiasi Pesepakbola Profesional Dunia atau FIFPro dan beberapa petinggi Liga-Liga Eropa pun komplain dengan adanya format baru ini.

FIFPro geram melihat dampak dari penambahan kompetisi yang panjang ini. Sebab format baru itu akan memberikan tekanan berlebih ke pemain. FIFPro juga menyayangkan mengapa FIFA mengubah format ini secara sepihak, tanpa sepengetahuan para pemain.

Kecama FIFPro itu sejalan dengan para petinggi Liga Inggris. Kepala Eksekutif Liga Inggris, Richard Masters mengatakan bahwa perubahan format itu akan memperburuk jadwal mereka.

Melalui Daily Mail Richard mengatakan, bagaimana bisa selama ini pihak Liga Inggris yang sudah susah payah mengatur jadwal Liga agar seminim mungkin tidak terlalu kelelahan bagi sang pemain, malah kini ditambahi oleh kompetisi baru yang lebih padat?

Tak hanya petinggi Liga Inggris, para fans Liga Inggris pun dikatakan muak dengan adanya format baru Piala Dunia Antarklub ini. Seperti halnya ketika mereka muak dengan ide Liga Super Eropa yang sudah pernah ditolak.

Siapa Saja yang Akan Berlaga

Selain kelebihan dan kekurangan kompetisi, penting untuk dilihat siapa sih nantinya yang berlaga? Akan ada 12 wakil dari UEFA, 6 wakil dari Conmebol, 4 wakil dari AFC, CAF, dan Concacaf, ditambah dengan satu wakil dari Oseania dan tuan rumah. Lalu bagaimana menentukan para klub yang akan tampil?

Untuk UEFA tiketnya terdiri dari 4 juara terakhir Liga Champions dari 2021 hingga 2024. Sedangkan 8 tim lainnya akan ditentukan FIFA berdasarkan nilai koefisien klub selama empat tahun ke belakang.

Dari Conmebol, 4 wakilnya ditentukan dari Juara Copa Libertadores dari 2021 hingga 2024. Sedangkan 2 wakil tersisa ditentukan FIFA dari nilai koefisien klub selama empat tahun ke belakang.

Sementara dari AFC dan CAF, akan ada 3 tim yang diambil dari Juara Liga Champions Asia dan Afrika sejak 2021-2023. Sedangkan satu wakilnya sesuai koefisien klub empat tahun kebelakang. Lalu empat wakil Concacaf akan diambil dari empat juara Liga Champions Concacaf sejak 2021 hingga 2024.

Sedangkan untuk zona Oseania atau OFC, FIFA sendiri yang akan menentukan berdasarkan koefisien selama empat tahun ke belakang. FIFA juga berhak menunjuk tuan rumah.

Calon Juara Menyebar?

Dengan adanya banyak variasi klub yang akan bertanding, membuat turnamen ini memiliki keseruan tersendiri. Paling tidak hal itu sudah bisa dibayangkan dari sekarang dengan melihat siapa saja yang sudah pasti mentas di Piala Dunia Antarklub 2025 nanti.

Di Eropa yang sudah dipastikan lolos ada Chelsea, Real Madrid, dan Manchester City.
Dan bukan tidak mungkin tim-tim besar Eropa lainnya akan menyusul. Kemudian di Asia sudah ada Al-Ahli yang kini bertabur bintang Eropa dan Urawa Reds.

Dari Afrika kini sudah ada Al-Ahly dan Wydad Casablanca. Dari Concacaf juga sudah ada Seattle Sounders, Leon, dan Monterrey. Dan yang terakhir dari Conmebol sudah ada Flamengo dan Palmeiras. Kini tinggal menunggu saja klub besar mana lagi yang akan mengisi slot yang masih tersisa ini.

https://youtu.be/WOKzhCjCqfQ

Sumber Referensi : theathletic, espn, 90min, dailymail, theathletic, fifa

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru