Atletico Madrid Tersingkir Dari Eropa! Sudah Saatnya Simeone Dipecat?

spot_img

Nasib Diego Simeone berada di ujung tanduk. Ia membawa Atletico Madrid tenggelam di dasar kalsemen Grup B Liga Champions musim ini dengan hanya mampu meraih 5 poin. Hasil itu mereka dapatkan setelah mereka berkunjung ke markas FC Porto tadi malam. Atletico Madrid keok dengan skor 2-1 di pertandingan itu. Sementara dengan kemenangan ini, Porto yang sudah dipastikan lolos babak grup sebelumnya, kini bisa lolos sebagai juara grup mengungguli Club Brugge yang berada di peringkat kedua.

Pertandingan sudah menjadi milik Porto setelah mereka bisa mencetak gol ketika laga baru berjalan lima menit lewat gol dari Mehdi Taremi. Memanfaatkan umpan silang dari Evanilson ia pun bisa mencetak gol kelimanya di Liga Champions musim ini. Porto bisa saja menggandakan keunggulan di menit ke-13, namun Oblak tampil sebagai penyelamat.

Dua puluh menit berselang dari gol pertama giliran gelandang Porto, Eustaquio yang beraksi. Ia menembak bola dengan keras ke pojok bawah gawang. Porto pun bisa mengakhiri babak pertama dengan skor 2-0. Griezmann sempat mencetak gol di 20 menit terakhir laga namun golnya itu dianulir oleh wasit. Gol hiburan Atletico Madrid akhirnya datang di menit ke-90 lewat gol bunuh diri Ivan Marcano.

Rekor Buruk Simeone

Atletico Madrid memang sudah dipastikan tersingkir dari Liga Champions musim ini sejak mereka hanya mampu bermain imbang melawan Bayern Leverkusen pekan kemarin. Tapi saat itu setidaknya anak asuh Diego Simeone masih berpeluang untuk berlaga di Europa League. Dengan hasil buruk ini, sudah dipastikan para pemain Atletico Madrid dapat liburan lebih karena mereka terlempar dari kompetisi tingkat Eropa di musim ini.

Ini pertama kalinya bagi Simeone membawa Atletico terlempar dari kompetisi Eropa berkat lolos dari babak grup. Hasil ini bahkan lebih buruk daripada musim 2017/18 ketika mereka tersingkir dari Liga Champions dan terjun ke Europa League. Setidaknya saat itu Atletico bisa menjuarai Europa League di akhir musim.

Kali ini tidak akan sama. Tidak ada kompetisi Eropa untuk Atletico di musim ini. Pastinya jadi pukulan keras tidak hanya dalam hal reputasi, tapi juga dari segi keuangan. Tidak berpartisipasi di babak 16 besar Champions League sudah jadi kerugian besar bagi mereka, apalagi tidak ikut kompetisi Eropa sama sekali. Sumber pendapatan Atletico akan jadi semakin kecil.

Nasib Simeone

Hasil yang mengecewakan dan kerugian yang dialami Atletico di musim ini tentu membuat perhatian tertuju pada sang pelatih, Diego Simeone. Pelatih asal Argentina itu dinilai memainkan strategi dan formasi yang kuno nan membosankan. Hingga, banyak yang menilai bahwa ini sudah waktunya untuk rezim Diego Simeone berakhir.

Ia juga sudah bertahan cukup lama di Atletico, yaitu kurang lebih 10 tahun. Ia telah mendapatkan 2 gelar Juara La Liga dan juga 2 gelar Europa League. Selain itu juga 2 Super Cup dan 1 Copa del Rey. Selama kepemimpinannya, Simeone juga bisa melepaskan Atletico Madrid dari bayang-bayang Barcelona dan Real Madrid. Menantang dominasi kedua raksasa La Liga tersebut. Tapi apakah itu menjadi alasan Simeone mempertahankan tahtanya di Atletico, mengingat hasil buruknya di musim ini? Perlu diingat bahwa Atletico Madrid adalah tim yang berisikan bintang dan Diego Simeone adalah pelatih dengan bayaran termahal di dunia mengalahkan Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti.

 

Sumber referensi: ESPN, Calderon, Sun

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru