Malam yang indah di Bernabeu pasca Real Madrid mengalahkan Cadiz. Pasalnya, selang beberapa jam mereka akhirnya merayakan gelar juara La Liga ke-36 setelah mengetahui pesaingnya, Barcelona tak berdaya di tangan Girona.
Los Blancos musim ini melesat bak papan seluncur di La Liga. Mereka menjawab keraguan publik tentang kondisi tim di awal musim yang banyak diterpa masalah. Ya, mereka sukses bangkit dari berbagai masalah tersebut, hingga akhirnya juara meninggalkan para pesaingnya. Lalu dengan cara apa mereka bangkit?
⚪️🏆 Real Madrid win La Liga for the 36th time in their history!
Fantastic season by Carlo Ancelotti’s team with Champions League semi final to follow on Wednesday. pic.twitter.com/HZTrZ44KuS
— Fabrizio Romano (@FabrizioRomano) May 4, 2024
Daftar Isi
Ditinggal Benzema
Real Madrid musim lalu merasakan musim yang tak mengenakan. Sudah gagal di UCL, eh.. gagal juga di La Liga. Kasihan, El Real cuma dapat trofi pelipur lara yakni Copa Del Rey. Memasuki musim baru, mereka ingin membalaskan dendam kegagalannya tersebut. Salah satunya yakni merampas gelar La Liga yang jatuh ke pangkuan Barcelona.
Namun kondisinya serba susah, karena mesin gol Karim Benzema harus angkat koper meninggalkan El Real. Pamitnya Wak haji membuat Los Blancos harus secepatnya cari bomber yang sepadan sebagai penggantinya.
BREAKING: Karim Benzema will leave Real Madrid this summer after 14 seasons and 24 trophies to join the Saudi Pro League, per multiple reports 👑 pic.twitter.com/vp79iAaHnM
— B/R Football (@brfootball) June 1, 2023
Namun, alih-alih mendatangkan Kylian Mbappe, Real Madrid justru mendatangkan mantan pemain Stoke City, Joselu. Hmmm.. jangan suudzon dulu, mungkin Joselu adalah kepingan yang dimau Ancelotti.
Badai Cedera
Selain kehilangan Benzema, Real Madrid juga dilanda masalah besar. Kiper utama Thibaut Courtois terpaksa absen panjang karena mengalami cedera ACL di awal musim. Apa boleh buat, stok kiper El Real tinggal Andriy Lunin. Maka dari itu, Real Madrid pun meminjam kiper lain yakni Kepa Arrizabalaga dari Chelsea.
OFFICIAL – Thibaut Courtois has announced that he’ll miss EURO 2024 due to the ACL injury he suffered in August pic.twitter.com/STv0mJF11V
— Aadoo #FreePalestine🇵🇸 (@Aadozo) December 19, 2023
Tak hanya kiper saja, bek-bek El Real juga dilanda badai cedera. Bek andalan Eder Militao di bulan Agustus 2023 ikut-ikutan menderita cedera ACL dan harus absen lama. Belum lagi ditambah David Alaba yang juga cedera ACL pada Desember 2023 membuatnya harus mengakhiri musim ini lebih cepat.
🚨 Terrible news for Real Madrid: David Alaba has torn his ACL, his season is over.
It’s third ACL injury this season for Real Madrid after Courtois and Militão. pic.twitter.com/mcjrp9lxvi
— Fabrizio Romano (@FabrizioRomano) December 17, 2023
Kabar Ancelotti Pergi
Tak hanya kehilangan pemain, El Real di awal musim juga sempat hampir kehilangan pelatihnya. Pasalnya, Carlo Ancelotti santer dikabarkan akan segera melatih Timnas Brasil. El Real bahkan sudah ancang-ancang lho, untuk mencari penggantinya.
Jika kehilangan pelatih, mau tidak mau El Real harus beradaptasi lagi dari awal. Hal itulah yang membuat publik semakin meragukan Real Madrid bisa merampas gelar La Liga dari tangan Barca.
BREAKING: Carlo Ancelotti will become new Brazilian national team head coach starting from June 2024. 🚨🟢🟡🇧🇷
CBF president Ednaldo just confirmed that Ancelotti will be new manager of Brazil “starting from Copa America 2024”.
Carlo will respect his contract at Real Madrid. pic.twitter.com/pu4AO9m5eZ
— Fabrizio Romano (@FabrizioRomano) July 5, 2023
Transfer Efektif Real Madrid
Di tengah banyak masalah yang menghantam El Real, pihak manajemen pun berusaha sekuat tenaga untuk mengatasinya. Salah satunya dengan pergerakan transfer yang dilakukan.
Alih-alih mendatangkan penganti Benzema yang sepadan, El Real malah mendatangkan gelandang serang Jude Bellingham dari Dortmund. Awalnya kedatangan Bellingham sempat diragukan. Ia dianggap masih terlalu muda dan diragukan bisa langsung bersinar. Ditambah, para pemain asal Inggris di Bernabeu sebelumnya seperti David Beckham maupun Michael Owen, juga kurang bersinar.
Last season, Jude Bellingham lost the Bundesliga title with Dortmund on the last day as he couldn’t play due to an injury.
This season, he wins La Liga in his first Real Madrid season whilst being the best player in the whole league at only 20 years old.
The perfect comeback. pic.twitter.com/frEoVnV93n
— TC (@totalcristiano) May 5, 2024
Selain itu, El Real pun hanya mendatangkan pemain yang harganya ramah di kantong seperti Fran Garcia, maupun Arda Guler. Tak lupa mereka juga mendatangkan pemain dengan status pinjaman seperti Kepa maupun Joselu.
Before Joselu joined Real Madrid, he had no club trophies. He has now won the Spanish Super Cup and league title in his first season. pic.twitter.com/rYGYXk3NAz
— Madrid Universal (@MadridUniversal) May 4, 2024
Komposisi Serangan Baru
Namun, oleh Ancelotti, Bellingham disulap menjadi Ricardo Kaka. Pemain Inggris itu tidak dijadikan striker, namun posisinya yang berada di belakang penyerang justru membikin Bellingham leluasa mencetak gol. 22 gol sudah ia torehkan.
Tidak hanya Bellingham duet Vinicius dan Rodrygo Goes juga kian ganas di lini depan El Real. Keduanya total sudah mencetak 23 gol di La Liga musim ini karena lebih sering bermain di kotak penalti lawan. Jumlah gol itu lebih banyak dari musim lalu yang hanya 19 gol saja.
Vinicius Jr, Bellingham & Rodrygo. 🌟 pic.twitter.com/RzPp0FeJxE
— Madrid Xtra (@MadridXtra) April 30, 2024
Tambal Sulam Pertahanan
Tak hanya soal serangan, Ancelotti juga sukses meracik pertahanan Real Madrid jadi lebih solid musim ini. Padahal tau sendiri, masalah lini pertahanan ini sejak awal musim banyak diterpa masalah.
Ancelotti sukses menerapkan pola tambal sulam di pertahanan mereka. Tchouameni misalnya. Meski sebagai gelandang, ia mampu menjalankan tugasnya ketika ditempatkan 10 kali sebagai bek tengah. Ancelotti tau jika postur tubuh dan naluri bertahannya cocok sebagai bek tengah.
🚨🚨🎙️| Carlo Ancelotti: “Tchouaméni is spectacular at centre back! He’s super smart.”
“I told Aurelien that he played there because it was an emergency [laughs]. Now I have to find another excuse to play him there… let’s see!” pic.twitter.com/8QaGWgcJKC
— CentreGoals. (@centregoals) February 14, 2024
Lalu Camavinga pun serupa. Meski sebagai gelandang, Ancelotti tau kekuatan kaki kiri, kecepatan, serta naluri bertahannya juga cocok kalau ditempatkan sebagai bek kiri. Terbukti, saat 6 kali tampil sebagai bek kiri, Camavinga sukses menjawab tantangan tersebut.
Carlo Ancelotti🗣:
“Eduardo Camavinga really doesn’t like to play as a left-back. But I like it a lot.” pic.twitter.com/ksceVFREvM
— Players Sayings (@PlayersSayings) February 3, 2023
Belum lagi posisi kiper. Andriy Lunin dan Kepa ternyata mampu tampil apik saat dipercaya menggantikan Courtois. Sampai-sampai nih, Ancelotti bingung siapa yang akan ditaruh sebagai kiper inti El Real.
Highest save percentage in La Liga:
1. Andriy Lunin: 78%
2. Kepa Arrizabalaga: 76%Lowest goals conceded per 90:
1. Andriy Lunin: 0.65
2. Kepa Arrizabalaga: 0.69The fact that both the starting and bench goalkeepers for Real Madrid are the top two in La Liga is astounding 🧤 pic.twitter.com/IIGqY2ULVR
— Kay | Snapchat & IG Ads (@KayRMFC) April 27, 2024
Ya..berkat tambal sulamnya pertahanannya tersebut, Real Madrid sementara ini menjadi tim La Liga dengan kebobolan paling sedikit yakni 22 gol. Mereka sementara juga baru kalah sekali saja. Hebat bukan?
Mental Juara Real Madrid
Selain tambal sulam pemain yang sukses, mental juara Real Madrid juga berpengaruh. Setelah dinyatakan bertahan di Bernabeu hingga 2026, Ancelotti mampu kembali mambangkitkan mental juara anak asuhnya. Para pemain juga otomatis termotivasi karena pelatih yang dicintainya tersebut bertahan dan ingin lebih banyak meraih gelar di Bernabeu.
Kabangkitan mental tersebut terlihat dari sikap pasukannya yang tidak gentar menghadapi lawan meskipun banyak diterpa masalah. Selain itu, kebangkitan mental tersebut juga terlihat saat El Real sering mengamankan poin di menit-menit akhir.
Sebagai contoh, El Real mampu menan dua kali atas rivalnya Barcelona di La Liga, lewat gol dari Jude Bellingham di menit akhir laga. Selain itu, saat bermain buruk pun Ancelotti sukses buat Real Madrid meraih satu poin.
🗣️ Ancelotti: “The most important moment in the league was Jude Bellingham’s goal vs Barcelona.” pic.twitter.com/6080kinXQ0
— Madrid Xtra (@MadridXtra) May 4, 2024
Kondisi Pesaing
Disaat Real Madrid sukses dengan beberapa faktor kebangkitannya tersebut, justru pesaingnya seperti Barcelona malah memble. Real Madrid justru punya pesaing baru yang lebih berbahaya yakni Girona.
Barca yang notabene sang juara bertahan, padahal lebih siap menatap musim ini. Namun entah mengapa Xavi tak bisa memaksimalkan kondisi tersebut untuk mempertahankan gelar. Pertahanan mereka kacau balau.
A total of 24 individual errors that have either led to a goal or red card were made during Barcelona’s current La Liga campaign. pic.twitter.com/s7lt1aD4Zg
— Barça Universal (@BarcaUniversal) May 5, 2024
Jumlah kebobolan mereka sementara ini adalah 43 gol, lebih buruk dari tim peringkat 9 Valencia, 39 gol. Lini depan mereka termasuk mesin gol Robert Lewandowski juga mulai menurun produktivitasnya. Kehilangan sosok Busquets di lini tengah juga sangat terasa.
Semantara itu Girona yang sempat jadi pesaing ketat Real Madrid, juga akhirnya gembos jelang berakhirnya musim. Maklum, skuad dan kualitas mereka tak semewah Barca maupun Real Madrid. Pelatihnya pun sudah menyadari hal itu.
Ya, pada akhirnya Real Madrid memperoleh keuntungan dengan kondisi para pesaingnya yang ancur-ancuran ini. El Real sukses juara La Liga di jornada ke-34 dengan selisih sementara 13 poin dari posisi kedua, Girona. Selamat sekali lagi Real Madrid. Mental juara memang tak pernah bohong! Hala Madrid!
Real Madrid players celebrate with the fans at the Santiago Bernabeu, waiting to be crowned La Liga champions for the 36th time.
What a season, what a team.
pic.twitter.com/sYm23xzhrJ— TC (@totalcristiano) May 4, 2024
Sumber Referensi : dailymail, apnews, theathletic, firtspost, theathletic


