Bisnis Multi Club Ownership (MCO) di Liga Inggris semakin menjadi-jadi. Misal City Football Group yang menaungi Manchester City juga punya klub lain; Girona. Atau Public Investment Fund (PIF) yang tak hanya punya Newcastle, tapi klub Liga Arab Saudi seperti Al Nassr. Namun tak hanya klub itu saja, banyak lagi klub lainnya di Liga Inggris yang juga punya saudara sepemilikan. Siapa saja klub tersebut?
After purchasing Palermo, City Football Group owns:
— John Baker (@Citizen_baker) July 2, 2022
🏴 Manchester City
🇺🇲 New York City
🇦🇺 Melbourne City
🇺🇾 Montevideo City Torque
🇪🇸 Girona
🇯🇵 Yokohama F. Marinos
🇫🇷 ESTAC Troyes
🇧🇴 Bolivar FC
🇧🇪 Lommel SK
🇮🇳 Mumbai City
🇨🇳 Sichuan Jiuniu
🇮🇹 Palermo
We are everywhere! 🌍 pic.twitter.com/OvNy61y47G
Daftar Isi
Everton Dan Sevilla
Tahun 2023 Everton telah diakuisisi oleh perusahaan investasi Amerika 777 partners. 777 partners ini sebelumnya telah memiliki banyak klub seperti Genoa, Vasco Da Gama, maupun Hertha Berlin.
Yang menarik kini The Toffees juga jadi salah satu saudara raja Europa League, Sevilla. Sevilla dimiliki sahamnya sebesar 15 % oleh 777 partners sejak 2018. Namun kondisi Sevilla yang sedang carut marut musim ini juga imbas dari campur tangan 777 partners.
🚨Everton Takeover by 777 Partners – Should Everton fans be worried
— Chris Antony (@ChrisFootyScoop) September 15, 2023
Everton have joined the 777 partner group which owns other football clubs such as
– Genoa C.F.C.
– Standard Liège
– Red Star F.C.
– CR Vasco da Gama
– Hertha BSC
– Sevilla FC
– Melbourne Victory FC
Here is a… pic.twitter.com/O6CGqanpbd
Dilansir The Athletic, pihak 777 partners kini sedang tidak sepaham dengan mayoritas dewan Sevilla. Bahkan gerak-gerik mereka dicurigai dewan Sevilla karena ingin menguasai penuh kepemilikan Sevilla di masa depan.
Brighton Dan Union Saint Gilloise
Seorang pemain poker dan pebisnis properti Tony Bloom, sejak 2009 telah membeli Brighton & Hove Albion. Selain Brighton, ternyata di tahun 2018 Bloom juga menyelesaikan pengambilalihan klub divisi dua Liga Belgia, Union Saint-Gilloise.
Ditangan Bloom, Union Saint Gilloise akhirnya bisa dipromosikan ke divisi utama Liga Belgia untuk pertama kalinya dalam 48 tahun tepatnya di musim 2020/21. Bahkan nih, berkat diurus Bloom, Union Saint Gilloise bisa lolos ke Europa League musim ini.
Brighton gets a lot of praise for their operating model and the precision in the decisions the club makes. But it becomes more impressive. Owner Tony Bloom bought Belgian side Union Saint-Gilloise in 2018 and in 2021 they returned to top-flight football after a 48-year absence… pic.twitter.com/6tmcp4fQg0
— Maxi (@MaaxiAngelo) May 12, 2023
Namun sayang klub yang dikomandoi Kevin Mac Allister itu tak bisa mengikuti jejak saudaranya Brighton, lolos ke babak 16 besar Europa League. Tapi itu tak jadi soal, mereka masih memiliki kans untuk bersaing di Liga Belgia musim ini. Pasalnya klub ini hingga pergantian tahun 2024, masih memimpin klasemen sementara Liga Belgia.
Chelsea dan Strasbourg
Chelsea yang dibeli taipan Amerika Todd Boehly kini juga sudah punya saudara yakni klub Liga Prancis, Strasbourg. Pembelian Strasbourg menjadi tujuan awal bagi Boehly untuk mengepakan bisnisnya di klub Eropa selain Chelsea.
Salah satu gebrakan pemilik Chelsea itu di Strasbourg yakni mengontrak Patrick Vieira sebagai pelatih. Hasilnya lumayan, klub yang dikomandoi pemain seperti Kevin Gameiro itu kini sementara bertengger di posisi 9 Ligue 1.
Namun seperti dilansir Time Sports, akuisisi Strasbourg oleh Boehly ternyata ada misi terselubung. Boehly akan menjadikan Strasbourg untuk memfilter pemain yang sudah siap masuk skuad utama Chelsea. Selain itu, para pemain Chelsea yang butuh panggung untuk membuktikan kualitas terbaiknya, juga akan diberikan kesempatan bermain di Strasbourg.
Back in September, Chelsea co-owner Todd Boehly revealed that Chelsea “had talked about having a multi-club model”.
— Jon Boafo (@JonBoafo) June 22, 2023
It’s been reported that the Blues have acquired a stake in Strasbourg. The club is next looking at clubs in Portugal and Belgium with Rio Ave a serious option. pic.twitter.com/EksceDhFcg
Arsenal Dan Colorado Rapids
Kroenke Sport Entertainment, selain punya Arsenal juga ternyata mempunyai klub lain yakni Colorado Rapids, klub yang berbasis di MLS. Jangan salah, sebelum membeli sebagian saham arsenal pada tahun 2007, KSE sudah lebih dulu punya Colorado Rapids di tahun 2004.
Colorado Rapids telah merasakan kesuksesan di Piala MLS pada tahun 2010, dan telah berkompetisi di Liga Champions CONCACAF dua kali sejak Kroenke menjadi pemiliknya.
Namun di tahun 2023 ini, nasib malang menghampiri mereka.
Mereka masih menjadi juru kunci MLS zona barat hingga akhir tahun 2023. Para fans kemudian menyerukan protes terhadap pemilik. Fans sampai membuat pernyataan resmi bahwa timnya dianggap dianaktirikan oleh Kroenke karena dana yang minim. Fans tak meminta klub ini dijual Kroenke, namun segala tindak ketidakadilan dalam mengurus klub harus dihapuskan.
The Colorado Rapids SG’s walked out of their match last night and left this message behind
— MLS Buzz (@MLS_Buzz) September 17, 2023
The Rapids sit dead last in MLS and have one of the least ambitious ownerships in the league pic.twitter.com/k12p8COORq
Nottingham Forest Dan Olympiakos
Nottingham Forest juga punya saudara di Yunani, yakni Olympiakos. Jauh sebelum taipan Yunani Evangelos Marinakis mengakuisisi Nottingham Forest di tahun 2017, mereka sudah punya Olympiakos sejak 2010.
Olympiakos adalah klub elit di Yunani. Sejak diambil alih Marinakis, Olympiakos telah memenangkan gelar Liga Yunani tujuh musim berturut-turut sejak 2010/11 hingga 2016/17. Musim ini Olympiakos juga masih bersaing di jalur juara Liga Yunani dengan pemain macam Daniel Podence, maupun Stevan Jovetic.
Keberhasilan Nottingham Forest kembali ke kasta tertinggi sepakbola Inggris setelah 23 tahun, juga tak lepas dari perjuangan Marinakis. Investasi Marinakis di Forest juga tak main-main. Lihat saja di beberapa musim terakhir, Forest bisa belanja banyak pemain. Bertahannya Forest di Liga Inggris hingga sekarang, juga adalah berkat campur tangan Marinakis.
Evangelos Marinakis (who owns both Nottingham Forest and Olympiacos) wanted to sign Olympiacos midfielder Tachtsidis for Forest but ran out of time in the transfer window…
— FootballFunnys (@FootballFunnnys) December 24, 2023
So instead he terminated Tachtsidis' contract at Olympiacos and signed him on a free for Forest! 😂😂😂 pic.twitter.com/Gllv2eTsmL
Bournemouth Dan FC Lorient
Yang mengejutkan lagi adalah Bournemouth. Klub yang bermarkas di Vitality Stadium ini ternyata punya saudara juga di Liga Prancis yakni FC Lorient. Bournemouth sejak Desember 2022, sudah dimiliki Black Knights Sports & Entertainment yang dikepalai Bill Foley.
🔴 Bill Foley est sur le point de conclure un accord pour acquérir 33% des parts du FC Lorient, avant de procéder à un rachat total. ⏳
— Vibes Foot (@VibesFoot) January 11, 2023
Le propriétaire de Bournemouth a été aperçu en France.
🗞️ @MailSport pic.twitter.com/sSdn2qFZqm
Selang sebulan, tepatnya Januari 2023 Bill Foley tertarik mengepakan sayap bisnis sepakbolanya di Liga Prancis dengan mengakuisisi saham minoritas FC Lorient. Kalau melihat sepak terjang Foley dalam mengelola klub barunya, cukup terbilang oke.
Bournemouth diselamatkan dari jurang degradasi Liga Inggris musim lalu. Musim ini juga lumayan performa Bournemouth bersama pelatih baru Andoni Iraola. Lalu bagaimana dengan FC Lorient? Musim lalu Lorient hampir masuk ke kompetisi eropa. Namun sayang mereka harus finish di posisi 10 Ligue 1 di akhir musim. Lalu di musim ini, klub yang dibela Benjamin Mendy itu masih harus berjuang keluar dari papan bawah ligue 1.
Aston Villa dan Vitoria Guimaraes
Aston Villa juga ternyata punya saudara di Portugal yakni Vitoria Guimaraes. Mereka satu kepemilikan dibawah naungan V Sports milik taipan Mesir, Nasef Sawiris. Akuisisi klub Portugal tersebut terjadi Februari 2023. Sedangkan Aston Villa sendiri sudah diakuisisi mereka sejak 2018.
Lalu apa yang sudah Sawiris hasilkan setelah memiliki dua klub tersebut? Aston Villa kita tau sendiri makin berkemang di bawah pengawasannya. Bahkan musim ini bersama Emery diharapkan mampu mengejutkan di Liga Inggris maupun kompetisi eropa.
Aston Villa’s owners Nassef Sawiris and Wes Edens are set to buy a 46 per cent stake in Portuguese club Vitoria SC as part of their global expansion plans.
— The Athletic | Football (@TheAthleticFC) February 14, 2023
More from @greggevans40 https://t.co/U1Hog4Amw1
Lalu bagaimana dengan Vitoria Guimaraes? Ternyata klub tersebut hingga akhir tahun 2023 masih bercokol di papan atas Liga Portugal lho, yakni di peringkat 5. Para fans mereka pun berharap tak hanya 46 % saja saham yang dimiliki Sawaris. Mereka berharap bisa lebih, agar klubnya bisa bersaing di papan atas layaknya Aston Villa.
Crystal Palace Dan Lyon
Ada yang mengejutkan lagi, ternyata Crystal Palace itu punya saudara yakni klub elit Prancis, Lyon. Ya, mereka dimiliki sahamnya oleh pengusaha Amerika, John Textor. Textor ini awalnya membeli 40 % sahamnya di The Eagles sejak 2021. Lalu baru pada 2022, mereka mengakuisisi 40 % saham Lyon.
Textor sempat membawa Crystal Palace dibawah Patrick Vieira ke semifinal Piala FA musim 2021/22. Namun hal itu berbanding terbalik ketika ia mengurus Lyon musim ini. Lyon kini sedang terpuruk di jurang degradasi Ligue 1.
🇺🇸⚽️ American businessman John Textor, owns Botafogo, RWD Molenbeek & Lyon (also co-owns Crystal Palace).
— EuroFoot (@eurofootcom) September 8, 2023
His 4 clubs have exchanged 22 transfers roughly over 2 years.
Strong example of a multi football club network. pic.twitter.com/nblGWtORQW
Dilansir Onefootball, fans Lyon sempat memprotes sebelum kemenangan 3-0 mereka melawan Toulouse. Mereka membentangkan dua spanduk yang berisi kritikan yang ditujukan kepada John Textor. Para fans geram dan mempertanyakan situasi dan model kepemilikan klub saat ini. Menurut mereka Textor tak becus urus klub ini.
West Ham Dan Sparta Praha
West Ham juga punya saudara di Ceko, yakni Sparta Praha. Mereka dibawah satu pemilik yang sama yakni taipan Ceko, Daniel Kretinsky. Sebelum membeli 27 % saham West Ham di 2021, milyader Ceko tersebut sudah mengakuisisi 40% saham milik Sparta Praha di 2004.
West Ham shareholder Daniel Kretinsky at the Eden Arena in Prague, Czech Republic during the Europa Conference League final. Kretinsky is 40% shareholder of Sparta Prague. Eden arena is the stadium of his rivals Slavia Prague & he had previously vowed not to step a foot inside… pic.twitter.com/e4fUegOzU0
— West Ham Football (@westhamfootball) June 13, 2023
Sparta Praha dibawah Kretinsky dipelihara sebagai klub elit di Ceko yang banyak menuai prestasi. Misal di musim lalu ketika mereka berhasil meraih juara Liga Ceko. Musim ini bahkan mereka dengan sebagian besar pemain lokal Ceko, masih memuncaki klasemen sementara Liga Ceko. Oh iya, di Europa League mereka juga berpotensi lolos bareng bersama West Ham ke 16 besar, kalau bisa menang di babak playoff melawan Galatasaray.
Sheffield Dan Beerschot
Klub yang sementara ini sedang berada di juru kunci Liga Inggris, Sheffield United juga punya banyak saudara di liga lain, termasuk Al Hilal FC di Uni Emirat Arab, maupun Beerschot di Liga Belgia. Mereka dibawah satu kepemilikan yang sama yakni putra mahkota Arab Saudi, Abdullah bin Musa’id bin Abdulaziz Al-Saud.
Un groupe 🇨🇭 se serait renseigné sur le rachat de l'#ASSE: United World Group, qui possède Sheffield United (🏴), le K Beerschot (🇧🇪), le Kerala FC (🇮🇳), Al Hilal (Dubaï) et Châteauroux avait déjà tenté une approche il y a quelques mois.
— Sainté Night Club (@SainteNightClub) April 15, 2021
Via @Site_Evect pic.twitter.com/6KSUeaD45J
Beerschot sudah sejak 2018, 75 % sahamnya dimiliki pangeran Arab tersebut. Dua tahun setelah diambil alih, Beerschot mampu memenangkan Belgia Second League pada Agustus 2020 dan berhak promosi ke Liga Utama Belgia.
Namun musim ini, klub tersebut sudah kembali lagi ke Divisi Dua Liga Belgia. Sheffield juga kondisinya sama. Mereka masih terpuruk dan berjuang keluar dari jurang degradasi Liga Inggris.
Sumber Referensi : dailymail, 90min, theathletic, prosoccer, thesun, goal, theathletic, onefootball, theguardian


