5 Penyerang Terbaik Yang Pernah Dimiliki Chelsea Sejak Era Premier League

spot_img

Chelsea adalah klub yang sangat beruntung karena banyak bakat yang merumput bersama mereka. Diantara mereka terdapat pula para penyerang dan pencetak gol terbaik yang pernah ada di Premier League. Atau setidaknya yang paling ikonik.

Tapi tampaknya itu semakin jarang kita saksikan lagi sejak era Diego Costa. Untuk itu, mari kita lihat kembali seberapa hebat para penyerang yang pernah dimiliki Chelsea. Berikut ini daftar 5 penyerang terbaik yang pernah dimiliki Chelsea sejak era Premier League.

Eidur Gudjonsson

Pertama ada legenda Islandia, Eidur Gudjonsson. Ia datang saat Chelsea belum diambil alih oleh Roman Abramovich. Lebih tepatnya adalah di tahun 2000. Artinya itu masih bukan tim Chelsea yang diperhitungkan. Tapi tetap saja, kehebatan Gudjonsson di Premier League tidak bisa diragukan.

Selama enam tahun masanya di Chelsea, ia telah bermain sebanyak 263 kali serta mencetak 78 gol dan 33 assist di semua kompetisi. Dimana empat dari enam musim tersebut, Gudjonsson mencetak lebih dari 10 gol di Premier League. Itu menjadikannya sebagai salah satu penyerang paling subur Chelsea di era 2000-an awal.

Meskipun begitu, bermain di era-era awal kebangkitan Chelsea di bawah Roman Abramovich membuat koleksi trofinya bersama the blues tidak terlalu banyak. Namun setidaknya ia jadi bagian dalam raihan gelar back-to-back Premier League di bawah tangan dingin Mourinho.

Di tahun 2006, Gudjonsson pindah ke Barcelona dengan harga 8 juta pounds. Meskipun performa Gudjonsson sudah menurun, tapi ia datang ke Camp Nou di saat yang tepat. Saat itu Barca berada dalam masa jaya. Ia pun ikut dapat treble winner di tahun 2009.

Jimmy Floyd Hasselbaink

Selanjutnya ada Jimmy Floyd Hasselbaink. Ia adalah pasangan bermain Gudjonsson di Chelsea. Berdua, mereka membentuk duet yang paling gacor di Stamford Bridge. Ia dibeli di tahun yang sama dengan Gudjonsson, yaitu tahun 2000 dari Atletico Madrid dengan harga 15 juta pounds. Itu jumlah yang memecahkan rekor klub saat itu.

Meski datang dari Spanyol, Hasselbaink sebenarnya sudah pernah bermain di Inggris sebelumnya. Ia pernah bermain untuk Leeds dan bahkan memenangkan golden boots di tahun musim 1998/99. Penghargaan itu ia menangkan lagi di musim pertamanya bersama Chelsea setelah mencetak 23 gol di Premier League.

Total ia mencetak 87 gol dan 26 assist dari 177 penampilan di semua kompetisi bersama Chelsea. Sayangnya kemitraan Hasselbaink dan Gudjonsson tidak bertahan lama. Di tahun 2004, karena tidak cocok dengan Mourinho, the blues akhirnya melepasnya ke Middlesbrough secara gratis.

Hasselbaink berkata kalau saat itu ia tidak diberikan kesempatan untuk membuktikan kehebatannya kepada Mou langsung. Ia bahkan tidak diajak bicara oleh Mou. Menurutnya Mou memang sudah punya niat awal untuk menyingkirkannya.

Setidaknya ia bisa menemukan kembali kegembiraannya begitu bergabung dengan Middlesbrough. Disitu ia bisa menuliskan dongeng dan membawa Boro sampai ke final UEFA Cup.

Gianfranco Zola

Di urutan ketiga, ada Gianfranco Zola. Ia adalah satu-satunya pemain yang tidak bersinggungan dengan Mourinho di daftar ini. Tapi bagi para penggemar Chelsea di tahun 1990-an, Zola adalah sebuah ikon. Sedangkan bagi fans Chelsea lintas generasi, Zola adalah seorang legenda. Dan melihat banyak bakat yang masuk sejak dekade 2000-an, tapi Zola masih bisa masuk daftar ini mengisyaratkan betapa hebatnya pemain Italia tersebut.

Ia datang di pertengahan musim 1996/97 dari Parma. Meski datang di pertengahan tahun, Zola bisa langsung memberikan dampak. Bahkan dapat penghargaan FWA Footballer of the Year musim itu.

Ia adalah pemain paling dikenang dari masa sebelum Abramovich di Chelsea. Selama di Chelsea ia telah mempersembahkan dua FA Cup, satu Piala Liga, satu UEFA Cup Winners Cup.

Total, Zola telah mencetak 80 gol dan 32 assist dari 312 pertandingan Chelsea di semua kompetisi. Di tahun 2003, ia pergi ke Italia bersama Cagliari dengan status bebas transfer. Dia tidak hanya telah memberi sumbangsih gol dan trofi ke Chelsea. Tapi transformasi kepercayaan diri klub dari klub medioker ke klub penantang juara semua berawal darinya.

Diego Costa

Lompat jauh ke dekade 2010-an, tepatnya di tahun 2014. Itu adalah tahun kedua periode kedua Mourinho di Chelsea, dan Mou butuh seorang penyerang ganas. Ia pun membeli Diego Costa dari Atletico Madrid seharga 32 juta pounds.

Alasan Mou membeli Costa tidak hanya karena ia penyerang yang tak kenal takut dan mampu mengintimidasi siapapun lawannya. Tapi, juga karena ia pencetak gol handal. Di musim pertamanya bersama Chelsea, ia mencetak 20 gol Premier League. Sekaligus jadi pencetak gol terbanyak klub musim itu dan membawa Chelsea memenangkan gelar Premier League.

Kehadiran Costa benar-benar telah membangkitkan identitas Chelsea masa itu. Ia menebar ancaman dan teror kepada lawan setiap kali dirinya bermain di lapangan. Cara kerjanya yang mengacak-acak lini pertahanan tak tergantikan oleh siapapun sampai sekarang.

Bahkan setelah Antonio Conte mengambil alih di musim 2016/17, ia masih jadi roda penggerak utama the blues. Di musim itu Costa kembali mencetak 20 gol dan jadi pencetak gol terbanyak klub, sekaligus bawa Chelsea juara Premier League.

Total, Diego Costa telah mencetak 59 gol dan 23 assist dari 120 pertandingan Chelsea di semua kompetisi. Di antara para penyerang Chelsea yang sudah mencetak lebih dari 50 gol, Costa punya catatan rasio gol per pertandingan terbaik.

Didier Drogba

Tentu saja Didier Drogba ada di peringkat teratas daftar ini. Tidak ada nama lain yang bisa menggambarkan bagaimana mengerikannya Chelsea dalam mencetak gol selain Drogba. Pemain asal Pantai Gading itu adalah raja yang tak terbantahkan di Stamford Bridge.

Hal yang paling mengesankan darinya adalah di tahun 2004, ketika ia pertama kali datang ke London, tidak ada yang percaya dengan kemampuannya. Ia juga tidak terlihat meyakinkan di musim pertamanya. Tapi dengan cepat Drogba bisa bangkit dan jadi penyerang terbaik yang pernah dimiliki Chelsea.

4 Premier League, 4 FA Cup, 4 Community Shield, 3 Piala Liga, dan Champions League adalah bukti pencapaiannya di Chelsea sangat luar biasa. Tapi yang lebih luar biasanya lagi adalah bagaimana ia bisa selalu konsisten. Drogba selalu jadi penyerang andalan Chelsea selama delapan musimnya bersama the blues.

Dan di atas semua itu, Drogba telah memberikan banyak momen tak terlupakan yang membuat para penggemar bangga mendukung Chelsea. Sebut saja saat ia mencetak gol lawan Bayern Munchen dan buat Chelsea jadi juara Champions League untuk yang pertama kalinya dalam sejarah.

Sumber referensi: FootballFaithful, TalkChelsea, B/R, Goal, Planet

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru