Pemain Top Ini Apes Akibat Kecanduan Main Judi

spot_img

“Yang kaya bisa jadi melarat, yang senang bisa jadi sengsara”. Begitulah pesan Rhoma Irama dalam lagunya “Judi”. Namun, pesan Rhoma Irama itu sepertinya tak pernah sampai ke telinga pesepakbola. Sebab judi begitu melekat pada pesepakbola.

Dengan segala kemudahan dan gaji yang tinggi, pesepakbola sangat mudah untuk mengakses situs judi online atau rumah-rumah judi terdekat. Namun, di antara mereka justru apes dan malah membuktikan pesan Bang Haji bahwa judi membuat yang senang menjadi sengsara benar belaka.

Nah, berikut ini adalah pemain yang apes akibat kecanduan bermain judi. Bahkan ada yang rugi sampai miliaran rupiah. Siapa saja pesepakbola tersebut?

Neymar

Punggawa timnas Brazil ini memang identik dengan kehidupan glamor dan dunia malam. Tak jarang, setelah berlatih dengan timnya, Neymar menghabiskan waktu luang dengan berpesta atau mengakses situs judi online untuk menyalurkan kegemarannya bermain poker.

Kini ia sedang menjalani masa pemulihan lantaran sedang cedera pergelangan kaki. Namun, bukannya fokus pada pemulihan, ia justru mengisi waktu kosong dengan bermain judi online yang disiarkan langsung di platform Twitch miliknya.

Dilansir Goal, punggawa Paris Saint-Germain tersebut kehilangan sekitar 1 juta euro atau sekitar Rp16 miliar saat bermain poker. Jumlah uang yang tak sedikit itu pun akhirnya lenyap hanya dalam hitungan menit. 

Momen tersebut membuat Neymar menangis. Tentu hanya tangisan gimmick. Sebab, dengan gaji triliunan rupiah per musim kerugian dengan nominal segitu bukan masalah baginya. Meski demikian, momen ini sedikit memalukan, karena kekalahan itu menandakan kalau sang pemain tak jago dalam urusan berjudi.

Wayne Rooney

Selain dikenal sebagai salah satu penyerang paling mematikan yang pernah dimiliki Timnas Inggris dan Manchester United, Wayne Rooney juga dikenal sebagai pesepakbola yang menggilai dunia judi. Bahkan kegemarannya ini sudah dimulai sejak menjalani periode pertamanya di Everton. 

Dalam buku autobiografinya yang berjudul Wayne Rooney: My Story So Far yang dirilis pada tahun 2006 silam, Wazza menceritakan kalau dirinya pernah merugi 50 ribu pounds atau sekitar Rp923 juta, hanya beberapa saat setelah menerima gaji pertama sebagai pemain Everton.

Meski sudah tahu kalau berjudi menggunakan gaji pertamanya itu merupakan tindakan bodoh, Rooney tak pernah bisa menghilangkan kebiasaannya itu. Dilansir Independent, pada 2006 ia sempat ditegur FA. Alasannya karena Rooney dianggap memancing kegaduhan karena dikabarkan terlilit utang 700 ribu pounds (Rp12 miliar) dalam sebuah ‘judi rahasia’ dengan para pemain Timnas Inggris. 

Kabarnya, Wazza berjudi dengan beberapa pemain Inggris lain seperti Michael Owen, Rio Ferdinand, dan John Terry. Hutang Rooney muncul setelah dikabarkan berjudi dengan uang pinjaman dari seorang pebisnis yang juga relasi dari Owen. Malu-maluin juga nih si Rooney.

Ivan Toney

Pemain Inggris lain yang doyan main judi adalah Ivan Toney. Penyerang Brentford ini jadi bahan perbincangan pada tahun 2022 lalu karena terlibat dalam skandal pelanggaran aturan judi bola di Inggris. 

Dilansir Marca, Toney dikabarkan tengah dihadapkan dengan 200 tuduhan terkait pelanggaran aturan perjudian. Pelanggaran itu terjadi dalam rentang waktu sejak Februari 2017 hingga Januari 2021. 

Diketahui, FA punya peraturan yang melarang pemain sepakbola, pelatih, karyawan klub, agen, manajer, dan siapa pun yang memiliki informasi orang dalam tentang pertandingan sepakbola memasang taruhan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kini kasus Toney masih terus diselidiki. Jika terbukti benar, ia bisa dijatuhi denda dan mendapat skorsing selama enam bulan lamanya.

Kieran Trippier

Hal serupa juga pernah menimpa bek Newcastle United, Kieran Trippier. Pemain berpaspor Inggris tersebut tersandung kasus pelanggaran peraturan judi pada tahun 2020 silam. Yang mana saat itu Trippier masih berseragam Atletico Madrid. 

Hukuman tersebut diberikan oleh Federasi Sepakbola Inggris. Trippier dianggap melanggar aturan yang menyatakan seorang pemain tidak boleh bertaruh terkait sepakbola atau menyediakan informasi kepada seseorang untuk memenangkan taruhan. Akibatnya, Trippier harus mendapat hukuman larangan bertandingan selama 10 pekan dan kena denda 70 ribu pounds atau setara Rp1,2 miliar.

Dilansir Daily Mail, perkaranya terjadi pada tahun 2019 saat Trippier memutuskan untuk hengkang dari Spurs ke Atletico. Ini memang jadi keputusan yang cukup mengejutkan mengingat sang pemain merupakan bek kanan andalan Mauricio Pochettino dalam beberapa tahun terakhirnya. 

FA kemudian menuduh Kieran Trippier mendapat keuntungan pribadi dari bursa taruhan menyusul transfernya ke Atletico. Sang pemain dikabarkan telah membocorkan klub pilihannya kepada rekan atau saudara sehingga mereka bisa mempertaruhkan hal itu di rumah judi.

Daniel Sturridge

Daniel Sturridge juga pernah bermasalah dengan dunia perjudian. Kita ketahui, karir sang pemain sudah dihancurkan oleh riwayat cedera panjangnya di Liga Inggris. Dan kasus ini kian membuat nama baiknya buruk di dunia sepakbola. Mantan pemain Manchester City itu tersandung skandal perjudian pada tahun 2019 silam.

Kabarnya, kasus yang dialami Sturridge kurang lebih sama dengan Kieran Trippier. Dilansir The Guardian, saat masih berseragam Liverpool. Sturridge membocorkan kepada saudaranya soal potensi transfer dirinya ke Sevilla pada tahun 2018. Meski akhirnya ia tak jadi pindah ke Sevilla, komisi regulasi FA tetap menganggap itu sebagai sebuah pelanggaran.

Setelah penyelidikan berakhir pada tahun 2019, pemain tersebut dijatuhi larangan bermain sepakbola profesional selama empat bulan. Selain itu, sang pemain juga dikenai denda sebesar 150 ribu pounds atau sekitar Rp2,7 miliar. Sialnya lagi klubnya saat itu, yakni Trabzonspor memutuskan untuk mengakhiri kontraknya karena percuma juga mempertahankan pemain yang tak bisa dimainkan.

Andros Townsend

Selanjutnya ada punggawa Everton, Andros Townsend. Pemain berkebangsaan Inggris tersebut sempat dapat teguran dari FA soal keterlibatannya dalam serangkaian kasus perjudian sepakbola. Townsend bahkan sudah kecanduan bermain judi sejak musim 2012/13 yakni saat masih bermain untuk Birmingham.

Dilansir ESPN, hasil penyelidikan membuktikan kalau Townsend terbukti bersalah atas kasus pelanggaran aturan perjudian. Menurut laporan, ia mendapatkan larangan bermain selama empat bulan dan denda sebesar 18 ribu pound atau setara Rp332 juta.

Menurut pengakuan sang pemain, dirinya merasa kesulitan untuk menghilangkan kebiasaan buruknya itu. Bahkan Andros Townsend sempat menyewa seorang ahli terapi guna membantu menghilangkan kecanduannya terhadap judi.

Joey Barton

Terakhir ada pemain langganan sanksi, yakni Joey Barton. Sanksi dan Barton merupakan sahabat karib, jadi tidak kaget apabila sang pemain juga pernah bermasalah dengan skandal perjudian. Dilansir BBC, mantan pemain Burnley tersebut terbukti bersalah melakukan 1.260 taruhan yang terbentang sejak tahun 2006 hingga 2016.

Kabarnya, ia terlibat dalam beberapa taruhan yang terkait dengan rekan satu tim atau dirinya sendiri. Jadi, bisa dibilang ia memanfaatkan aksesnya di klub untuk mendapatkan informasi akurat yang nantinya digunakan untuk berjudi di rumah judi.

Setelah penyelidikan, pada April 2017, FA memutuskan untuk memberikan Barton larangan bermain selama 18 bulan dan denda sebesar 30 ribu pounds (Rp554 juta). FA merasa kalau itu merupakan hukuman yang setimpal untuk rangkaian pelanggaran yang sudah ia lakukan.

Sumber: ESPN, The Guardian, BBC, Fottheball, Daily Mail, Goal

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru