Ten Hag punya reputasi untuk menghukum timnya jika mereka melakukan kesalahan. Apalagi kekalahan memalukan. Ini pernah Ten Hag terapkan di masa awal kepelatihannya bersama Manchester United. Di awal musim atau bulan Agustus lalu, Manchester United ditekuk secara memalukan oleh Brentford dengan skor 4-0.
Setelah kekalahan memalukan itu, Ten Hag tak segan langsung memberikan hukuman kepada anak asuhnya. Para punggawa setan merah diharuskan berlari sejauh 14 kilometer saat latihan. Karena ketika di pertandingan itu, para pemain Brentford berlari lebih jauh 14 kilometer daripada pemain United. Lalu, apa hukuman yang Ten Hag berikan setelah Liverpool berhasil menghancurkan setan merah 7-0?
Beruntung Masih Bisa Pulang
Para bintang Man United di paksa harus mengalami penderitaan lebih lanjut setelah pertandingan itu. Sang kapten, Bruno Fernandes dan pencetak gol utama United, Marcus Rashford bersama dengan para pemain yang pernah menjuarai Liga Champions seperti Casemiro dan Varane harus mendengar kegembiraan dan perayaan di ruang ganti Liverpool.
Ten Hag berkata kepada para pemainnya, bahwa mereka beruntung bisa pulang dengan aman ke Manchester. Para pemain United beruntung tidak pulang bersama dengan para pendukung yang kecewa atas hasil pertandingan. Padahal banyak dari fans itu juga datang dari tempat yang jauh dan harus membayar tiket untuk menyaksikan laga yang begitu menyedihkan.
Dikutip dari Mirror, Ten Hag langsung menyeret para pemain ke kompleks latihan di keesokan paginya. Agenda utamanya adalah untuk evaluasi dan memulai pemeriksaan atas bencana yang baru mereka alami. Bos United itu tiba pada pukul 7 pagi untuk berunding dengan para stafnya terlebih dahulu. Setelah itu, ia menemui para pemain yang tiba pada jam 9 pagi.
Tapi daripada menghukum para pemainnya secara fisik, Ten Hag lebih memperhatikan masalah mental mereka. Pelatih asal Belanda itu tahu kalau pembantaian 7-0 itu bisa melemahkan psikologi para pemainnya. Maka dari itu, punggawa setan merah dikabarkan akan menjalani sesi psikologis bersama psikolog olahraga, Rainer Koers. Koers adalah rekan senegara Ten Hag. Ia juga sempat bertugas jadi psikolog tim di musim dingin lalu.
Ten Hag menyimpulkan kalau timnya harus memiliki mental bertanding yang kuat. Ia juga tidak ingin mereka kembali ke masa kelam di musim lalu. Menurut Bos United, masalah pola pikir punya andil yang lebih besar dalam pembantaian itu daripada masalah fisik.
Meskipun begitu, Ten Hag tetap mewanti-wanti anak asuhnya untuk tidak mengulangi kesalahan ini lagi. Dikutip dari goal, Ten Hag tidak akan segan untuk membuat para pemain United berlatih bersama tim U-21 jika mereka mengalami kekalahan yang memalukan seperti ini lagi.
Bruno Tak Pantas Jadi Kapten
Tidak hanya itu saja. Kekecewaan juga datang dari Gary Neville, legenda MU yang saat ini jadi pundit. Dikutip dari BBC, ia merasa kecewa dengan kelakuan Bruno Fernandes yang jadi kapten di laga itu. Neville berkata “Itu bukan penampilan seorang kapten Manchester United. Dan saya yakin Erik Ten Hag akan mengurusnya.”
Mantan kapten United lainnya, Roy Keane juga menambahkan komentar soal ketidaksukaannya kepada Bruno. Roy Keane tidak suka dengan tingkah dari Bruno di laga itu. Baginya itu memalukan dengan berkata “Bahasa tubuh Fernandes hari ini sangatlah memalukan”
Memang hasil 7-0 itu mengecewakan bagi setan merah. Tapi reaksi Bruno di laga sangat kekanak-kanakan. Ia sempat mendorong asisten wasit karena frustasi. Untung Bruno tidak dapat kartu atas kelakuannya itu.
Seperti ketika laga baru berjalan lima menit, bola keluar garis pinggir lapangan. Bruno bisa saja langsung mengambil posisi bertahan. Alih-alih, ia malah melakukan protes seakan itu adalah pelanggaran yang harus dihadiahi penalti.
Kemudian di menit 54, ia terjatuh di kotak penalti ketika berhadapan dengan Allison. Tidak ada bukti Bruno melakukan kontak dengan Allison. VAR juga mengatakan demikian. Tapi itu tidak menghentikan Fernandes untuk berteriak ke arah hakim garis selama sekitar beberapa detik. Padahal ia bisa langsung berlari ke belakang dan membantu pertahanan.
Aksi Bruno masih berlanjut. Di menit ke-70, ia jatuh dengan memegangi wajahnya ketika berusaha merebut bola dari Konate. Tapi jika dilihat dari tayangan ulang, tangan Konate sama sekali tidak menyentuh wajah Bruno.
Perangai lebih parah ia tunjukan di menit ke-81. Ia bereaksi sedikit terlalu ekstrem ketikaa bola keluar lapangan. Bruno terlihat mendorong asisten wasit ketika ingin mengambil bola. Itu memang dorongan kecil. Tapi ia harusnya sadar, sentuhan ke ofisial pertandingan bisa berbuah kartu kuning. Mungkin hakim garis itu kasihan kepada Bruno, yang timnya sudah tertinggal 5-0.
Di akhir pertandingan, Ten Hag berkata bahwa ia kecewa dengan tim. Sang manajer menekankan bahwa pemainnya tidak bermain secara profesional di laga itu. Melihat kembali kelakuan Bruno, sepertinya kita tahu siapa yang dimaksud. Ten Hag pasti akan berpikir dua kali untuk kembali memasangkan ban kapten ke legan Bruno lagi.
Pemain yang Akan Dijual
Tidak hanya Bruno pemain yang bisa terancam. Pemain lain juga menghadapi ancaman yang lebih serius. Dilansir dari sportskeeda, ada beberapa pemain yang akan MU jual setelah hasil memalukan itu.
Yang pertama adalah Fred. Ia telah menikmati peran sebagai seorang starter di bulan Februari lalu disaat Eriksen absen. Meskipun ia sudah membuktikan kelasnya di laga lawan Barcelona dan Newcastle, tapi masih banyak ruang kesalahan. Untuk itu ia dikabarkan akan dijual musim panas nanti.
Pemain lainnya adalah McTominay. Rekan duet Fred juga tidak selamat dari ancaman dijual. Penampilannya sering dipertanyakan dan tidak kunjung menunjukan konsistensi. Ia dikabarkan akan dijual ke Newcastle.
Selain dua nama itu, ada pemain-pemain lain yang punya peluang besar akan dijual karena semakin tidak terpakai. Contohnya Harry Maguire, ditengah banyaknya pilihan bek yang berkualitas, Maguire tidak akan dapat tempat di skuad Ten Hag.
Selain itu, Anthony Martial dan Donny van de Beek yang tidak kunjung menampilkan performa konsisten juga dilaporkan akan dijual. Terlalu sering mengalami cedera adalah alasan utama mereka tidak bisa bersaing di skuad MU.
Seiring dibuangnya para pemain lama, maka Ten Hag akan mencari pemain-pemain baru. Tapi masih belum ada kabar jelas siapa yang akan didatangkan. Kita hanya bisa menunggu sampai akhir musim bagaimana nasib setan merah selanjutnya.
Sumber referensi: Mirror, Goal, BBC, Sportskeeda


