Awas MU Datang! Liverpool Harus Siaga Satu

spot_img

Adanya isu yang memprediksi bahwa bahaya tsunami trofi akan terjadi di MU musim ini mungkin bisa benar adanya. MU, tim yang masih berpeluang meraup semua gelar musim ini, masih dalam mode menyeramkan.

Minggu lalu mereka sudah melaksanakan ibadah buka puasa gelar setelah enam tahun lamanya. Namun kini euforia itu telah berlalu. Mereka telah “move on” dan menatap laga yang tak kalah penting.

Liverpool telah menunggu di Anfield nan keramat itu. Meski keramat bagi MU, Liverpool haruslah siaga satu menghadapi kunjungan Setan Merah yang sedang membara.

Rekor MU Di Anfield Buruk

Karena tamu yang datang bukanlah tamu sembarangan. Mereka adalah tamu agung yang menjadi musuh abadi selama ini. Liverpool harus menyiapkan segala daya supaya tamunya itu mampu membumi. Lalu bagaimana caranya?

Sebuah catatan menarik terpampang nyata dalam pertemuan kedua tim. Sang Setan Merah terbukti selalu kepanasan kalau mengunjungi markas The Reds ini. Tercatat MU terakhir menang di Anfield adalah di tahun 2016. Ketika itu mereka menang 1-0 di zaman Van Gaal lewat gol Wayne Rooney. Namun setelah itu mereka tak bisa menang lagi. Artinya sudah tujuh tahun MU tak bisa menang di Anfield hingga sekarang.

Namun apakah rekor buruk itu akan berlanjut? Tentu hal itu tak akan dibiarkan begitu saja oleh MU. Tapi bagi Liverpool ini adalah catatan mentereng yang mampu menambah semangat mental bertanding mereka nanti.

MU kini sedang dalam top performa. Barcelona saja bisa dilibas, apalagi Liverpool? Secara catatan statistik pertemuan terakhirnya saja MU mampu unggul ketika menang di Old Trafford 2-1.

Tren Kemenangan

Sejak kemenangan atas Liverpool di Old Trafford itulah MU sebenarnya mulai bangkit. Dalam 21 laga setelah menang atas Liverpool, mereka hanya kalah tiga kali saja hingga sekarang. Bahkan Bruno Fernandes pun mengakuinya.

“Menurut saya, momen penting musim ini adalah laga melawan Liverpool. Saya rasa itu adalah momen utama kami. Karena kami baru saja meraih dua hasil yang sangat buruk sebelumnya dan kemudian menang. Stadion kembali bergelora, luar biasa sekali atmosfer yang diciptakan fans untuk kami,” kata Bruno kepada BT Sport.

Nah era kebangkitan MU itu sekali lagi akan diuji oleh Liverpool. Pasukan Ten Hag pasti sudah tahu apa yang harus dilakukan di Anfield nanti. Kutukan tujuh tahun lamanya itu harus diputus segera. Kutukan puasa gelar saja bisa diputus, apalagi kutukan tak bisa menang di Anfield.

Di sisi lain meskipun jadi tuan rumah, Liverpool nampaknya masih khawatir bukan main. Mereka belum juga “move on” dari inkonsistensi jelang bentrok. Semua pemain di bawah Klopp akhir-akhir ini melempem. Sempat menang atas Everton dan Newcastle, namun setelah itu kena bantai Madrid 2-5 dan hanya imbang 0-0 atas Crystal Palace.

Pentingnya Kemenangan Bagi Mental Liverpool

Oh iya, kedua tim sebelum bentrok, sama-sama akan melakoni laga di tengah pekan terlebih dahulu. Liverpool akan menjalani laga tunda Liga Inggris melawan Wolves di Anfield. Sedangkan di Old Trafford, MU akan menghadapi West Ham di Piala FA.

Artinya kedua tim masih harus berpikir merotasi skuat yang akan jadi prioritas. Alih-alih stamina menurun, atau pemain inti yang bisa cedera sewaktu-waktu. Laga tengah pekan akan jadi kunci bagi kedua tim jelang laga.

Bagi Liverpool yang main di rumah sendiri, kemenangan mutlak harus menjadi target. Apalagi ini masalah gengsi. Yang lebih penting bagi kemenangan ini sebenarnya adalah untuk menaikkan mental Liverpool ke depannya. Skuad mereka tak dipungkiri masih terkena “krisis mental”.

Dendam Klopp Atas Ten Hag di Pertemuan Pertama

Jurgen Klopp juga seharusnya memaknai laga ini sebagai ajang pembalasan dendamnya terhadap Ten Hag. Klopp tak mau dong kedua kalinya dipecundangi “anak kemarin sore” di Liga Inggris itu. Lantas dengan cara apa Klopp bisa melakukan itu? Masalahnya Klopp kini punya seabrek PR. Ia dihadapkan pada lini pertahanan yang sangat rapuh.

Sejak pergantian tahun, sudah tiga kali The Reds kebobolan lebih dari dua gol. Kala melawan Brentford, Wolves, Napoli, maupun Madrid. Total mereka sementara ini sudah kebobolan 45 gol di semua kompetisi.

Bukan hanya lini belakang saja yang lawak, lini tengah dan depan pun serupa. Kadang gacor, kadang mandul. Maka dari itu Klopp harus segera mengevaluasinya, kalau ingin pembantaian di Anfield tak terulang lagi.

Di pertemuan pertama, Klopp kalah atas efektivitas Ten Hag. Menurut data Sofascore, MU ketika itu menang dengan hanya menguasai 30% penguasaan bola. Namun expected goals-nya tinggi melebihi Liverpool yakni sebesar 1,79.

Klopp harus sadar akan efektivitas permainan MU itu. Klopp bisa saja mencontoh Arsenal yang bisa mengalahkan MU di Emirates.

Arteta ketika itu bisa memaksa MU susah ciptakan peluang dengan membombardir lini belakang MU. Expected goals MU hanya 0,36. Namun dengan expected goals yang rendah itu, MU masih saja bisa ciptakan dua gol. Oleh sebab itulah Liverpool harus siaga satu terlebih dahulu.

Respons Ten Hag

Klopp tetap akan menggunakan sistem patennya 4-3-3. Amunisi lini serang mereka yang mulai pulih macam Jota, Firmino ditambah Gakpo, Salah, maupun “serigala” Darwin, harusnya cukup untuk membombardir MU di Anfield.

Namun perlu diperhatikan juga, MU kini makin kokoh di lini tengah maupun belakang. Casemiro dan si “nyamuk” Fred tampaknya akan menjadi momok pertama bagi lini serang Liverpool.

Ten Hag sendiri tetap akan bermain seperti biasa dengan 4-2-3-1. Mengandalkan sang “monster” Rashford di depan, dengan ditemani sang “tembok” Weghorst, dan dua sayap lincah entah itu Antony maupun Sancho. Sedangkan Bruno tetap akan jadi aktor serangan yang menyelinap di segala lini.

Siapa Unggul?

Melihat siapa yang unggul nanti, secara di atas kertas dan data statistik performa terkini, MU lebih unggul. Namun jika menilik rekor sejarah apik Liverpool di Anfield ketika hadapi MU, bisa jadi MU tiba-tiba akan kesulitan memainkan bola di rumput Anfield.

Apakah itu hanya kutukan? Ataukah itu hanya mitos yang bisa diredam dengan performa apik MU? Kita lihat saja nanti. Yang jelas bagi Liverpool, siaga satu dulu, hati-hati sang juara Carabao mau datang.

https://youtu.be/wwy0tEO5Rvc

Sumber Referensi : goal, bbc, sofascore, foxsports

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru