Ketika “Deadpool” Punya Klub Sepakbolanya Sendiri

spot_img

Melihat banyaknya pebisnis yang berkecimpung di dunia sepakbola memang bukan suatu hal yang aneh. Namun, bagaimana jika tokoh superhero Marvel, Deadpool mulai ikut-ikutan bisnis sepakbola? 

Tentu Deadpool yang dimaksud bukan tokoh fiksi ya. Melainkan Ryan Reynolds, sosok yang identik memerankan tokoh superhero tersebut. Bersama kawannya, Rob McElhenney, “Deadpool” menggemparkan jagad media sosial setelah resmi mengakuisisi klub Inggris, Wrexham.

Ryan Reynolds Mengakuisisi Wrexham

Semua berawal pada September 2020. Wrexham mengumumkan kalau sedang didekati oleh dua individu yang sangat terkenal dengan kekayaan luar biasa. Wrexham mengatakan kalau individu tersebut sangat serius untuk mengakuisisi saham klub. Dan ternyata, kedua orang terkenal itu adalah Ryan Reynolds dan Rob McElhenney.

Ryan Reynold merupakan aktor Hollywood yang terkenal setelah membintangi puluhan judul film termasuk Deadpool. Sedangkan McElhenny merupakan aktor, produser, dan podcaster asal Amerika Serikat. Kesepakatan pembelian itu dirampungkan pada Februari 2021

Dengan persetujuan dari 98% anggota Wrexham Supporters Trust, Reynolds dan McElhenny resmi menjadi pemilik klub berjuluk The Red Dragon tersebut. Menurut berbagai laporan, harga yang harus dibayar oleh duo Hollywood untuk hak milik Wrexham adalah 2 juta pounds atau sekitar Rp36 miliar.

Reynolds dan McElhenny tentu bukan selebritis pertama yang berinvestasi pada sepakbola. Nama-nama seperti Will Ferrell (Los Angeles FC), Matthew McConaughey (Austin FC), dan pemeran Jane Foster dalam Thor: Love and Thunder, Natalie Portman (Angel FC) juga pernah berinvestasi di bidang yang sama.

Klub Apa Wrexham Ini?

Tapi tunggu dulu, sebenarnya klub macam apa sih Wrexham ini? Wrexham bisa dibilang masih jadi klub yang namanya kurang populer. Maklum saja, klub yang berbasis di Wales ini hanya bermain di National League atau kompetisi kasta kelima di Inggris. 

Wrexham diturunkan dari EFL ke Nations League pada tahun 2009 karena ketidakmampuan dalam mengelola keuangan. Dua tahun sejak itu klub menjadi milik fans. Mereka mampu melunasi hutang yang timbul dari masalah keuangan jangka panjang, tapi tidak dapat melakukan peningkatan apa pun. Prestasi klub ya gitu-gitu aja, mau promosi ke Football League saja susahnya minta ampun.

Wrexham memang berasal dari Wales dan hanya bermain di Nations League. Namun ada fakta menarik soal klub yang bermarkas di Racecourse Ground itu. Wrexham adalah klub tertua di Wales yang berdiri pada tahun 1864. Tak hanya itu, Wrexham bahkan jadi klub sepakbola profesional tertua ketiga di dunia.

Jadi, Wrexham memiliki sejarah yang sangat panjang sebagai klub sepakbola. Klub milik Ryan Reynolds ini juga memiliki basis suporter yang sangat militan. Mereka tetap setia di tengah kondisi klub yang tak menentu. Itu pula yang jadi salah satu alasan “Deadpool” mau membeli Wrexham.

Kenapa Ryan Reynolds Pilih Wrexham?

Yang lucu adalah secara garis besar Ryan Reynolds tak memiliki ketertarikan dengan sepakbola. Meski Ryan dikenal aktif dalam berbagai macam bidang bisnis, tapi tidak dengan bisnis olahraga, terutama sepakbola. Menurutnya, bisnis sepakbola cukup rumit karena melibatkan banyak pihak. Namun pandangan itu berubah ketika ia bertemu Rob McElhenny.

Memiliki sejarah dan basis suporter nyatanya tak cukup untuk meyakinkan Ryan Reynolds untuk mengambil alih Wrexham. Meski pada akhirnya pengambilalihan Wrexham merupakan keputusan bersama, Ryan sempat mengatakan kepada The Athletic, kalau semua ini adalah ide dari Rob McElhenny. 

“Suatu hari Rob mengirimi saya email yang menguraikan rencananya untuk membeli klub liga yang lebih rendah dan mengembangkannya menjadi sesuatu yang lebih menyerupai kekuatan global,” kata Ryan.

Ryan yang memang gemar mencari tantangan akhirnya tertarik menerima  tawaran itu. Ia juga melihat piramida sepakbola Inggris sangat cocok dengan visi misinya. Sepakbola dengan sistem naik turun kasta jauh lebih menarik daripada sistem sepakbola di Amerika Serikat. Lalu dengan adanya kompetisi domestik macam FA Cup, Wrexham memiliki kesempatan untuk bertanding melawan klub yang lebih besar meski berlaga di kasta bawah.

Ryan Reynolds juga melihat potensi yang bisa dikembangkan lagi dalam profil klub berjuluk The Dragon itu. Bersama McElhenny, duo ini siap menginvestasikan banyak uang untuk menghidupkan kembali klub yang dipandang sebagai raksasa yang tengah tertidur itu.

Apa yang Didapat Wrexham dari Deadpool?

Kedatangan kedua bintang Hollywood di Wrexham juga memberikan dampak positif yang instan. Eksposur dan engagement dari Ryan Reynolds menyebabkan lonjakan minat media global yang luar biasa. Hal itu dibuktikan dengan meningkatnya penjualan tiket musiman serta pesanan jersey yang mulai membludak. Situasi ini juga berhasil menggerakan roda ekonomi di sekitar Kota Wrexham.

Berkat adanya Ryan Reynolds, klub yang hanya berlaga di kasta kelima bisa menarik perusahaan sebesar TikTok, Aviation American Gin, Expedia, hingga Vistaprint untuk menjadi sponsor di jersey Wrexham.

Selain soal branding dan pemasaran, duo Ryan Reynolds dan Rob McElhenney menginvestasikan dana besar untuk pembangunan infrastruktur klub, perombakan tim, dan pembangunan tim sepakbola wanita. 

Semua itu bertujuan untuk membawa Wrexham kembali ke piramida kompetisi sepakbola Inggris. Musim ini Wrexham sedang berjuang di urutan kedua klasemen Nations League dan hanya berjarak sekian poin dengan sang pemuncak klasemen, Notts County.

Sampai Dibuatkan Film

Akuisisi yang dilakukan Ryan Reynolds dan Rob McElhenney membuat Wrexham dipastikan memasuki era yang lebih baik. Keduanya tentu ingin The Red Dragons menjadi klub yang lebih dikenal publik. Oleh karena itu, pihak klub sampai membuat film dokumenter tentang Wrexham.

Lupakan dunia sepak bola level atas yang penuh lampu sorot, glamor, dan penuh dengan segala yang beraroma kemewahan. Dari film dokumenter berjudul Welcome to Wrexham kita akan menemukan hal yang sebaliknya. Alih-alih sorotan kamera diarahkan ke para pemain, kita akan menemukan kehidupan ‘biasa’ yang jauh dari glamornya Premier League atau liga-liga teratas Eropa lainnya. 

Namun, dalam film yang rilis di tahun 2022 itu tetap menampilkan Wrexham yang tetap memiliki tekanan yang tak jauh berbeda dari kasta tertinggi, baik dari cercaan fans di media sosial maupun di dalam stadion. Ya, bisa dibilang mereka menceritakan tentang sisi negatif sepakbola Inggris yang tak bisa dilepaskan dari kultur hooliganisme.

Kabarnya, Ryan Reynolds bahkan sudah sepakat dengan salah satu rumah produksi untuk menggarap Welcome to Wrexham season 2 dan 3. Anyway, Wrexham telah menjadi sudut pandang baru di dunia sepakbola. Akan jadi menarik apabila The Red Dragon bisa bersaing di kasta tertinggi suatu saat nanti.

https://youtu.be/EFQSy_VfWOQ

Sumber: The Athletic, AS, 90min, Fandomwire, Goal, The Guardian

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru