Maguire Masih Bagus, tapi Bukan di MU Tempatnya

spot_img

Apa kabar Harry Maguire? Semoga baik-baik saja ya di MU. Mengingat situasi dan kondisi sekarang tak berpihak pada sang kapten. Ia kerap kali diparkir Ten Hag. Apa yang salah dengan Maguire? Buktinya di timnas Inggris pun dia tampil cukup baik.

Kenyataan bahwa dia sering blunder di MU memang iya. Dan Ten Hag pun tentunya tahu itu. Ten Hag juga tentu selalu mengevaluasi sektor lini belakangnya dengan serius.

Nah dengan berkurangnya menit bermain Maguire, kini banyak juga yang menyarankan bahwa ia sebaiknya pergi dari Old Trafford demi kebaikan bersama.

Masih Memiliki Kemampuan Terbaik

Maguire datang ke MU bukan sebagai bek biasa. Selain dengan bandrol sebagai bek termahal waktu itu, statistiknya yang mentereng di Leicester pun termasuk yang jadi pertimbangan manajemen MU untuk merekrutnya.

Saat itu Ole tentu tahu apa yang akan diperbuatnya dengan hadirnya Maguire. Benar saja, Maguire di musim debutnya bersama Ole difungsikan dengan tepat. Ia berhasil menjadikan MU sebagai tim dengan kebobolan paling sedikit nomor tiga di Liga Inggris musim 2019/20 dengan 36 gol, di bawah Liverpool dan City. Itu adalah peningkatan yang pesat dari musim sebelumnya yang kebobolan 54 gol.

Sejak saat itulah Maguire telah menjadi bagian besar dari perkembangan lini belakang MU. Karena selama beberapa tahun, MU tengah berjuang untuk menemukan bek yang mapan, setelah beberapa kali bek tengah mereka inkonsisten karena dirundung masalah cedera seperti Eric Bailly, Phil Jones, maupun Chris Smalling.

Namun seiring berjalannya musim, penurunan demi penurunan terjadi pada dirinya. Tak dipungkiri beberapa cedera dan blunder konyolnya telah mengganggu mental bertandingnya. Sebagai kapten tim, ia terbukti sering gagal mengomandoi timnya. Beberapa miskomunikasi sering terjadi di lapangan.

Beda di United, beda pula di timnas Inggris. Southgate yang gaya permainannya lebih mengutamakan keseimbangan pertahanan, terbukti bisa memanfaatkan kembali kemampuan terbaik Maguire.

Mencapai Final di EURO 2020 dan kembali dipanggil Timnas Inggris di Piala Dunia 2022 di tengah performanya yang anjlok, menjadi bukti bahwa ia masih dibutuhkan oleh orang yang membutuhkan.

Mulai Disingkirkan Ten Hag

Lain yang memegang, lain pula kebijakannya. Di sisi Ole maupun Rangnick, menit bermain Maguire masih aman. Namun setelah kedatangan Ten Hag dengan sistem dan gaya permainan yang baru, singgasana Lord Maguire mulai dipertanyakan. Dua laga pembuka musim 2022/23 melawan Brighton dan Brentford menjadi bukti. Sejak saat itulah sang Lord akhirnya mendekam di bangku cadangan.

Nah, saat ia duduk manis di bangku cadangan, sesama rekannya di bek tengah, Varane, Lindelof, maupun Lisandro Martinez mampu tampil meyakinkan. Makin celakalah nasib Maguire di tim inti MU.

Dan tak hanya performa rekannya yang membaik, kondisi timnya pun membaik. Setelah Maguire dicadangkan dan kemudian cedera hamstring, MU perlahan bangkit dan selalu menang. MU hanya dua kali kalah ketika tak ada Maguire, yakni ketika melawan City dan Aston Villa.

Lord Maguire sesuai catatan Transfermarkt hingga paruh musim Januari, hanya bermain 711 menit atau 14 kali bermain. Dan jangan salah, dari total 14 kali main itu, ia hanya menjadi starter sebanyak 7 kali, sisanya sebagai pengganti. Hal itu sudah menunjukan semakin tersingkirnya Maguire di MU. Kini tak dipungkiri Maguire hanyalah pilihan keempat dari Varane, Martinez, maupun Lindelof.

Luke Shaw Dijadikan Centre Bek

Memang dasarnya apes Maguire ini, saat ia sangat berusaha menembus tim utama setelah penampilannya bersama Timnas Inggris di Piala Dunia, ia ternyata malah menerima kenyataan sebagai pilihan keenam di bek tengah Setan Merah.

Ketika Lindelof cedera dan Martinez butuh istirahat setelah juara dunia, Ten Hag malah memilih seorang Luke Shaw yang secara naluri berposisi sebagai bek kiri ditarik sebagai bek tengah.

Waduh, makin suram saja nasib Maguire ini. Yang lebih parah, Luke Shaw mampu tampil brilian di posisi itu. Ia bisa solid dan mampu menjalankan tugas yang diinginkan Ten Hag.

Memangnya tugas yang diinginkan Ten Hag itu jika diisi oleh Maguire akan amburadul? Jawabnya bisa iya bisa tidak. Clean Sheet dan menang ketika menghadapi tim papan bawah Bournemouth di Liga Inggris serta Charlton Athletic di Piala Liga, memang jadi hasil yang menggembirakan bagi MU ketika Maguire bermain.

Namun, beberapa kesalahan yang dilakukannya di dua laga itu menunjukan ia belum sepenuhnya tampil konsisten. Terbukti beberapa intersepnya sering gagal dan lambat dalam transisi bertahan.

Harus Segera Pindah?

Jika terus menjadi pemain cadangan harusnya sadar diri. Seniornya Rio Ferdinand pun mengatakan, Maguire harus mengambil sikap terkait apa yang ditunjukan Ten Hag padanya, harusnya ia segera pergi.

Namun Maguire seperti masa bodoh dan terus berupaya sekuat mungkin untuk tetap berambisi merangsek sebagai starter. Legenda MU lainnya, Paul Parker lebih parah lagi mengkritik Maguire. Ia bilang bahwa kini di sistem Ten Hag, ia tak lagi dibutuhkan.

Maguire dianggap lebih cocok di tim medioker yang gaya permainannya tak menuntut pertahanan yang tinggi. Dia lebih baik ketika bermain untuk tim yang bertahan dengan blok rendah. Karena dia terlalu gugup dan terlalu lambat untuk bermain di klub besar yang berkonsep menyerang.

Nasib Maguire kini dipertanyakan. Di satu sisi ia ingin berusaha dan bertahan, namun di sisi lain ia ingin menit bermainnya kembali. Aneh Maguire ini, kenyataannya ia tak lagi dipercaya Ten Hag, tapi masih ngeyel saja.

MU di masa depan tentu menghendaki kedalaman skuad yang mumpuni baik musim ini maupun musim depan ketika banyak kompetisi yang dijalani. Maguire tentu bisa jadi solusi. Namun realistis saja, ia hanya akan jadi pelapis.

Di sisi lain, Maguire sebenarnya masih ada potensi untuk diuangkan oleh MU. Ia bisa jadi opsi penjualan United di musim panas maupun opsi pinjaman di bulan Januari. Aston Villa yang ditinggal cedera parah Diego Carlos dan inkonsistensi Mings maupun Konsa berharap Maguire bisa bergabung.

Diketahui Maguire tertangkap kamera pernah berada dekat tempat latihan Aston Villa. Namun, di tengah rumor tersebut, Maguire tetap membantah. Maguire setia pada sikap awalnya, bahwa ia tetap akan berusaha memperbaiki penampilannya dan bertahan di MU.

Kini dengan keadaan seperti saat ini, jalan keluar terbaik mungkin adalah menentukan karir masa depan Maguire di klub lain. Toh, ia masih pada usia matang dan membutuhkan menit bermain lebih. Bukan tidak mungkin ia akan berkembang pesat di tim barunya yang tepat. Jadi, lebih baik pergi saja deh Maguire.

Sumber Referensi : planetfootball, sportbible, manutd.com, manchestereveningnews, breakingnews, manchestereveningnews

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru