Status Sergio Busquets sebagai legenda Barcelona tak perlu diragukan lagi. Ketika kompatriotnya sudah beralih profesi sebagai pelatih, atau ada pula yang pindah ke Liga Jepang, Busquets tetap bermain di Barcelona.
Bahkan di saat usianya yang sudah 34 tahun, Sergio Busquets tetap menjadi bagian penting dari skuad Xavi. Pelatih Barcelona yang juga pernah bekerja sama dengan Busquets ketika bermain itu, bagaimanapun akan membujuknya untuk bertahan.
Sekalipun sebenarnya muncul minat dari berbagai klub. Setelah sempat dirumorkan akan pindah ke Major League Soccer, kini muncul pula minat dari klub yang membeli Cristiano Ronaldo, Al-Nassr. Walaupun belum ada sinyal kuat untuk hengkang, tapi Busquets boleh jadi tak akan selamanya berada di Camp Nou.
Apalagi Busquets pernah berselisih paham dengan Barcelona. Well, jika kelak hal itu sungguh-sungguh terjadi, siapa pemain yang kira-kira cocok untuk menggantikannya? Berikut pemain yang cocok gantikan Sergio Busquets di Barcelona versi Starting Eleven.
Daftar Isi
Ruben Neves
Barcelona memang masih memiliki stok gelandang yang lumayan. Namun, untuk menggantikan sosok Sergio Busquets yang perannya sangat fundamental, tidak ada salahnya untuk membeli pemain baru. Sosok Ruben Neves bisa jadi opsi yang menawan.
Pria 25 tahun itu kontraknya di Wolves akan habis pada musim panas mendatang. Dan ia bisa menjadi alternatif sebagai pengganti Sergio Busquets di Barcelona. Terlebih agennya, Jorge Mendes punya kedekatan dengan Presiden Barcelona, Joan Laporta.
Julen Lopetegui’s comments on speculation on Barcelona’s interest in Ruben Neves.
“I have talked a lot of times that Ruben Neves is a fantastic player. He is a Wolves player and he is going to continue being a Wolves player.”#WWFC #wolves pic.twitter.com/cJFdtgnl9F
— 𝙰𝙻𝚆𝙰𝚈𝚂 𝚆𝙾𝙻𝚅𝙴𝚂 🐺📺🎙 (@_AlwaysWolves) January 6, 2023
Konon nih, Mendes sudah menawarkan Neves ke Barcelona. Lalu, apa yang bisa ditawarkan Neves sebagai pengganti Busquets? Neves tidak banyak memenuhi berita utama. Tapi kemampuannya tak bisa disepelekan begitu saja.
Ruben Neves adalah sosok yang serba guna. Berkat itu ia disukai para pemain dan pelatih. Pemain yang berkembang dari akademi Porto ini termasuk gelandang yang lengkap, meski ia tidak terlalu bagus dalam bertahan.
Namun, gelandang yang satu ini punya kualitas umpan yang tinggi. Ciri khasnya umpan-umpan pendek dan rumit. Neves juga bisa bermain sebagai gelandang box-to-box. Di Wolves, ia aktif menyerang. Neves juga telah meningkatkan kualitas dribelnya. Selain itu, Neves juga bisa mengonversi umpan menjadi gol.
Martin Zubimendi
Jika Ruben Neves dirasa meragukan, Barcelona bisa beralih ke opsi lain. Kabarnya Xavi dan beberapa stafnya telah memilih pemain yang cocok untuk menggantikan Sergio Busquets. Orang itu adalah Martin Zubimendi.
Pemain Real Sociedad itu dirasa cocok menjadi kandidat pengganti Sergio Busquets di Barcelona. Usianya masih 23 tahun. Masih sangat muda dan masa depannya masih panjang. Martin Zubimendi dinilai memiliki kemampuan yang sama dengan Sergio Busquets. Tapi benarkah demikian?
Vicente Del Bosque pernah mengatakan, “Anda menonton pertandingan, anda tidak melihat Busquets. Anda menonton Busquets, anda melihat seluruh pertandingan” untuk menggambarkan betapa hebatnya peran Busquets. Ia menjadi gelandang bertahan tunggal yang terikat dengan keseimbangan tim.
Busquets sering membuat mesin tim tetap berfungsi. Nah, satu orang di La Liga yang permainannya mendekati Busquets adalah Martin Zubimendi. Gaya Zubimendi benar-benar sederhana. Sebagaimana Busquets, ia tidak individualistis. Zubimendi menyerahkan diri sepenuhnya untuk tim.
Bagi Zubimendi, gelandang haruslah rendah hati dan mesti bermain kolektif. Zubimendi melakukan itu sebagaimana Busquets. Tanpa banyak tenaga, tapi pergerakannya berguna. Ia aktif menyentuh bola. Mengutip data The Analyst, Zubimendi setidaknya melakukan 100 sentuhan per laga. Ia juga menyelesaikan 95% operannya.
Martin Zubimendi is Barcelona’s favorite option to replace Sergio Busquets, but his release clause is €60m, and the club don’t think his signing is feasible.
— @sport pic.twitter.com/1MXbnyHFQ9
— Barça Universal (@BarcaUniversal) December 16, 2022
Sebagai gelandang bertahan permainannya mengalir dan bisa mengatur ritme, dan itu konstan selama 90 menit. Yang bikin Zubimendi lebih istimewa adalah ia melakukannya di Real Sociedad. Ia begitu nyaman ketika menguasai bola.
Zubimendi bisa jadi opsi yang bagus buat Barcelona. Tapi untuk merekrutnya, Blaugrana harus mengeluarkan biaya 60 juta euro (Rp990 miliar). Real Sociedad tak sudi menerima tawaran yang kurang dari itu. Jadi, apakah Barcelona mampu memboyongnya?
Martin Zubimendi on Barcelona links for free transfer in June: “There’s very good feeling between me and Real Sociedad. My contract extension is matter of time”, tells @carrusel. 🚨🇪🇸 #transfers
“Xavi wants me? I don’t even think about it now, I’m focused on Real Sociedad”. pic.twitter.com/rw4woEDrUf
— Fabrizio Romano (@FabrizioRomano) October 3, 2022
Edson Alvarez
Edson Alvarez adalah salah satu gelandang yang pernah ingin didatangkan Ten Hag dan Chelsea. Namun, hal itu sampai hari ini masih urung terjadi. Sementara itu, Barcelona bisa menjadikan pemain Meksiko itu sebagai alternatif pengganti Sergio Busquets.
Pemain Ajax itu adalah sosok gelandang yang luar biasa. Ia memiliki fisik yang mumpuni, pelari yang tangguh, dan punya kemampuan umpan yang akurat. Dengan kata lain, ia bisa membantu bek dalam bertahan tapi juga sanggup membantu serangan.
Ia seperti Muller dalam peran raumdeuter-nya, tapi berada di lini tengah. Dalam situasi defensif, Edson tidak sering melakukan tekel, tapi mencoba mengganggu ritme permainan lawan dengan kualitas intersep yang aduhai. Sama halnya Busquets, Edson Alvarez melakukannya tanpa mendapat sorotan.
Beberapa laporan menyebut Barcelona memang mengincar Edson Alvarez pada musim panas mendatang. Kendati kontraknya di Ajax masih tersisa hingga 2025, bukan hil yang mustahal bagi Barcelona untuk memaksanya pergi dari Johan Cruyff Arena. Itu kalau Barca mampu menebus klausul 50 juta euro (Rp823,4 miliar) dari Ajax.
#FCB🔵🔴
🔍 El Barça ha espiado al mexicano Edson Álvarez para la posición de pivote
💰 El jugador del Ajax gusta, pero su precio puede superar los 50 millones de euroshttps://t.co/Bb2qj2XNNT
— Diario SPORT (@sport) October 24, 2022
Ibrahim Sangare
Sosok Ibrahim Sangare pernah jadi komoditi di bursa transfer. Klub sekelas Manchester United pernah dikaitkan dengannya. Tapi, Barcelona ternyata juga pernah meminatinya kala masih di Toulouse. Sejak pindah ke PSV Eindhoven, Sangare terus meningkatkan kualitasnya sebagai seorang gelandang. Tapi, sesangar apa sih, Sangare?
Pemain 25 tahun itu adalah seorang yang bertubuh atletis. Ia tinggi, tapi sangat nyaman menahan bola di kakinya. Sangare bertugas untuk membantu serangan, seperti mengirim bola ke sepertiga akhir pertahanan lawan. Sangare bagus dalam melakukan umpan progresif.
Ia juga bisa melakukan tekanan, melindungi bek dengan mencegah agar bola tak melewati lini tengah. Sangare juga rajin melakukan tugasnya sebagai ‘tukang bersih-bersih’. Di Eredivisie, cuma dia yang punya rata-rata 1,5 tekel; 1,5 intersep; dan 1,5 dribel. Selain itu, ia juga jadi satu-satunya pemain di Eredivisie yang melakukan 50 operan di setiap laga.
Meski ia masih punya kekurangan, terutama soal membangun serangan. Tapi, itu masih bisa dibina. Barcelona sendiri sempat dikabarkan tertarik lagi dengan Sangare. Mungkin ia bisa jadi opsi yang bagus untuk gantikan Busquets.
❗️ Barcelona like PSV midfielder Ibrahim Sangaré (24), who has exploded in the Eredivisie. [sport] #fcblive pic.twitter.com/hfCxB1Fj17
— barcacentre (@barcacentre) October 19, 2022
Frenkie De Jong
Terakhir, jika Barcelona lagi bokek bisa memanfaatkan pemain yang sudah ada. Frenkie De Jong sebetulnya bisa jadi sosok pengganti Sergio Busquets. Apalagi ia adalah salah satu prototipe skuad Catalan. De Jong telah mencoba mengembalikan bentuk permainan terbaiknya musim ini, walau mengalami kesulitan di awal musim.
Pemain Belanda itu beberapa kali dikaitkan dengan klub-klub raksasa, seperti Manchester United dan Chelsea. Banyak spekulasi muncul bahwa dirinya akan hengkang dari Barcelona. Terlebih hubungannya dengan klub sempat renggang. Namun, hal itu belum kunjung terwujud. Toh De Jong masih di Barcelona.
🚨 Sergio Busquets will leave Barcelona next summer. This is his final season at the club.
(Source: @sanantheone)
🚨 Xavi has decided that Frenkie De Jong will be Busquets’ replacement.
(Source: @ferrancorreas) pic.twitter.com/PhWLPRZVcZ
— Transfer News Live (@DeadlineDayLive) September 21, 2022
Xavi beberapa kali menurunkan De Jong. Ia bisa menjadi gelandang tengah berperan sebagai poros tunggal. De Jong juga sempat disebut-sebut akan jadi penerus Sergio Busquets. Itu bisa jadi makin nyata, karena Xavi dan Barcelona seperti biasa: terlilit masalah keuangan.
Alhasil, daripada membeli gelandang mahal, opsi untuk mempertahankan De Jong lebih masuk akal. Apalagi kemampuannya sebagai gelandang tak diragukan lagi. Ia cakap mengumpan dalam bagus dalam memotong serangan. De Jong bisa menjadi poros tunggal, menemani dua gelandang muda Pedri dan Gavi. Siapa tahu bisa membentuk trio penerus Xavi-Iniesta-Busquets.
Sumber: TheAthletic, BreakingTheLines, BarcaBlaugranes, EverthingBarca, TheAnalyst, Foottheball, EuroSport, BarcaNewsNetwork, 90Min


