Hanya Mampir! Pemain Ini Cuma Semusim Bermain di Barcelona

spot_img

Sejauh ini klub raksasa Liga Spanyol, Barcelona hobi membeli pemain. Tak jarang pemain-pemain yang didatangkan Blaugrana berharga mahal. Namun, meski harganya mahal, ada beberapa pemain yang hanya sebentar menghiasi skuad Barcelona.

Selain Raphinha yang rumornya mungkin akan dijual, sebelumnya Barcelona mendatangkan pemain tapi hanya untuk semusim. Nah berikut ini adalah pemain yang cuma mampir semusim bermain di Barcelona. Siapa saja mereka?

Alexander Hleb

Gelandang Belarusia, Alexander Hleb pernah menjadi andalan Arsene Wenger di Arsenal. Hal itulah yang pada akhirnya membuatnya dibeli Barcelona. Raksasa Catalan kepincut dengan bakat Hleb.

Jadilah, Hleb diboyong ke Camp Nou tahun 2008. Ketika itu, pemain Belarusia tersebut diangkut Barcelona dengan banderol yang lumayan mahal, yaitu 15 juta euro (Rp250 miliar). Selama membela Barcelona, Hleb memang meraih beberapa trofi.

Itu karena ia tergabung dalam skuad Barcelona yang menjuarai La Liga, Copa Del Rey, dan Liga Champions musim 2008/09. Namun, dari 36 laganya bersama Barcelona, Hleb tak mencetak satu pun gol. Ia hanya mengemas 3 asis dari seluruh penampilannya.

Bahkan di Liga Champions musim itu, Pep Guardiola hanya menurunkan Hleb di 7 laga. Ia bahkan tidak turun di partai final. Itulah yang membuat Hleb akhirnya dipinjamkan ke Stuttgart. Ia tidak dipulangkan Barcelona, setelah di Stuttgart, ia giliran ke Birmingham, lalu dipinjam Wolfsburg, sampai akhirnya dilego ke klub Rusia, KS Samara.

Hleb pun mengaku menyesal merapat ke Barcelona. Walaupun memenangkan Liga Champions, ia tidak menikmati itu. Berbeda ketika di Arsenal. Meski kalah di partai final Liga Champions tahun 2006, Hleb mengingatnya karena ia diturunkan Wenger kala itu.

Arsene Wenger juga mengatakan keputusan Hleb untuk pindah ke Barcelona adalah keputusan yang salah. “Saya pikir itu (kepindahan ke Barcelona) berdampak negatif untuk kariernya (Hleb),” kata Arsene Wenger.

Paulinho

Barca tak jarang mengejutkan banyak pihak soal mendatangkan pemain. Tapi ada satu yang sampai sekarang membuat orang terkejut dan berpikir, “Kok bisa Barcelona mendatangkan pemain ini?” Yup, pemain itu adalah Paulinho.

Barcelona mendatangkannya dari klub Tiongkok, Guangzhou Evergrande. Benar, kamu tidak salah dengar, Paulinho didatangkan dari Liga China. Tahu apa yang mencengangkan? Barcelona menebus Paulinho dengan biaya tak kurang dari 40 juta euro (Rp666 miliar) pada tahun 2017.

Sekali lagi, kamu nggak salah dengar, harganya 40 juta euro. Tentu saja itu membuat pakar, penggemar, dan mayoritas komunitas sepakbola terpingkal-pingkal mendengarnya. Namun, di awal-awal berseragam Barcelona, Paulinho menunjukkan penampilan yang apik.

Ia langsung menjalin kerjasama yang baik dengan Lionel Messi. Paulinho juga mengambil peran penting dalam taktik Ernesto Valverde. Tak ayal ia beberapa kali mencetak gol dan asis. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, Paulinho kian terdepak dari Starting XI.

Penandatanganan Philippe Coutinho, hadirnya Ousmane Dembele di tengah bayang-bayang cedera, Ivan Rakitic dan Sergio Busquets yang menampilkan sepakbola hebat, membuat Paulinho kian tersisih. Ia disebut tidak cocok dengan pola permainan Barcelona.

Ia pun hanya semusim di Barcelona. Pihak Blaugrana memilih memulangkannya ke Guangzhou dengan status pinjaman, sampai akhirnya dibeli permanen lagi oleh tim China tersebut dengan biaya 2 juta euro lebih mahal dari yang dikeluarkan Barcelona.

Selama berseragam Barcelona, Paulinho bermain di 49 laga. Ia mencetak 9 gol dan 3 asis. Paulinho juga meraih trofi La Liga dan Copa del Rey bersama Tim Catalan itu.

Miralem Pjanic

Salah satu kesepakatan “aneh” pernah dilakukan Barcelona. Blaugrana menukar gelandang masa depan yang baru berusia 23 tahun, Arthur Melo dengan gelandang gaek 30 tahun Juventus, Miralem Pjanic. Kedua tim sama-sama membayar sekitar 60 juta euro (Rp1 triliun).

Namun, bila mengutip Goal, Barcelona membayar Pjanic seharga 65 juta euro (Rp1 triliun lebih 82 miliar). Pjanic datang ke Barcelona pada musim 2020/21. Namun, di awal-awal kedatangannya, Koeman hanya menurunkan Pjanic di 17 laga dengan hanya 6 kali menjadi starter.

Pjanic tidak menyerah. Saat merapat ke Barcelona, Pjanic berpikir tidak akan mengakhiri kariernya di sana cuma dalam satu musim. Maka, ia menunjukkan kualitasnya pada Koeman. Namun, kualitasnya memang biasa-biasa saja, bahkan kurang.

Wajarlah kalau Koeman akhirnya cuma menambah dua kaps untuk Pjanic di La Liga. Namun, jika ditotal sebenarnya Pjanic bermain di 30 laga Barcelona. Hanya saja, penampilannya itu seolah tak punya pengaruh apa-apa untuk klub. Pjanic tidak mencetak gol dan asis barang sebiji.

Pjanic pun hanya bermain selama semusim untuk Barcelona. Pihak Blaugrana melepas pemain gaek itu ke klub Turki, Besiktas. Ia berharap bisa kembali lagi ke Barcelona. Tapi Los Cules justru melepasnya secara bebas transfer di musim ini ke klub Uni Emirat Arab, Sharjah FC. Sungguh malang nasib Pjanic.

Dmytro Chyhrynski

Nama Dmytro Chyhrynski tidak hanya sulit ketika ditulis, tapi sulit ketika dicari kiprahnya di Barcelona. Namanya terbilang asing. Bahkan mungkin saja, kamu baru mendengar nama Dmytro? Atau mungkin baru tahu kalau Dmytro ini pernah berseragam Barcelona?

Dmytro Chyhrynski menjadi salah satu penandatangan “aneh” dan mengejutkan Barcelona. Ia memang tampil mengesankan ketika berseragam Shakhtar Donetsk. Bahkan Dmytro pernah mengantarkan tim Ukraina itu juara Piala UEFA atau yang sekarang Liga Eropa tahun 2009.

Sulit dipercaya kalau pemain itu merapat ke Barcelona. Tapi ternyata pelatih Barcelona lah yang mendorong manajemen untuk mengontrak Dmytro Chyhrynski. Pep Guardiola ketika itu mengatakan, Dima, sapaan sang pemain, adalah sosok pesepakbola yang fantastis.

Guardiola yakin, Dima akan memiliki masa depan yang cerah di Barcelona. Tidak hanya itu, Pep yakin kelak ia bisa dijual dengan harga yang mahal. Jadi, biaya 25 juta euro (Rp414,3 miliar) yang dikeluarkan Barcelona untuk Shakhtar bukanlah masalah.

Namun, yang terjadi tentu saja tidak demikian. Dima minim bermain. Total, di Barcelona ia hanya bermain 14 kali di segala kompetisi. Penampilannya juga terbilang jelek.

Sid Lowe, seorang kolumnis dari Sports Illustrated menggambarkan Dmytro sebagai pemain yang lamban, sedikit kikuk saat menguasai bola, dan sering keluar dari posisinya. Tidak hanya itu, cedera ligamen membuat Dmytro kian sulit untuk bersaing.

Dmytro juga terjebak dalam pusaran konflik Joan Laporta dan Sandro Rosell. Ia pun akhirnya dipulangkan ke Shakhtar Donetsk. Tim Ukraina itu memulangkan Dmytro dengan harga 15 juta euro (Rp248 miliar). Benar, lebih murah dari yang dikeluarkan Barcelona.

Pierre-Emerick Aubameyang

Barcelona pernah memberi kabar dahsyat ketika menunjukkan minatnya untuk Aubameyang. Blaugrana bahkan rela menebus Aubameyang dengan harga 100 juta euro (Rp1,6 triliun). Namun, Barcelona membelinya secara gratisan dari Arsenal.

Sebab pria kebangsaan Gabon itu sudah putus kontrak dengan The Gunners. Kepindahan Auba ke Barca memberi kesan yang luar biasa. Ia mencetak 13 gol untuk Barcelona pada Bulan Januari. Penampilannya di Blaugrana pun kian impresif.

Jika ditotal, jumlah gol Aubameyang di Barcelona mencapai 13 gol hanya dalam 24 laga. Produktivitas Aubameyang membuat semua yakin, sang pemain akan bertahan lebih lama di Camp Nou. Minimal lebih dari semusim.

Namun, petaka muncul ketika Barcelona memilih mendatangkan beberapa pemain, termasuk Lewandowski. Auba sepertinya tahu, kehadiran Lewy bisa jadi membuatnya makin sulit bersaing. Perampokan bersenjata yang terjadi di rumahnya di tepi pantai selatan Barcelona, juga disinyalir menjadi penyebab ia hengkang.

Satu hal yang pasti, Auba memang akan dijual oleh Barcelona. Kehadiran pemain-pemain baru menuntut ruang gaji yang lebih longgar supaya para pemain baru bisa didaftarkan. Maka keputusannya adalah menjual Aubameyang agar mencapai Financial Fair Play.

Aubameyang hanya bertahan semusim di Barcelona. Musim ini ia sudah berseragam Chelsea. The Blues membelinya dengan harga 12 juta euro (Rp199 miliar). Dan Alhamdulillah, Barcelona pun bisa menstabilkan keuangannya barang sejenak.

https://youtu.be/IecJKm14Wks

Sumber: Arseblog, AS, 90Min, BarcaBlaugranes, Goal, BR, TheGuardian, Bolavip, PlanetFootball, BarcaUniversal

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru