Dimulainya Premier League berarti juga dimulainya kembali kegilaan Haaland mencetak gol. Ya, sayangnya selama sebulan yang lalu kita tidak bisa menikmati aksi Erling Haaland di lapangan. Sebab dirinya tidak ikut dalam turnamen Piala Dunia dikarenakan Norwegia yang tidak lolos kualifikasi. Namun setelah Piala Dunia 2022 ini selesai, Maka Haaland sudah pasti akan siap beraksi lagi.
Tak Selebrasi Lawan Leeds United
Laga Premier League pertama Haaland adalah bertandang ke markas Leeds United. Ia mencetak dua gol di pertandingan tersebut. Sedikit fakta menarik dari Erling Haaland, Ia lahir ketika ayahnya, Alf-Inge Haaland bermain untuk Leeds United di tahun 2000. Jadi Leeds adalah kota kelahiran Erling Haaland. Dan sekarang, ia mencetak dua gol di kota kelahirannya sekaligus mantan klub ayahnya itu.
Haaland sendiri mengaku menantikan momen dimana dirinya bisa merumput di markas Leeds United. Baginya ini adalah momen yang sangat spesial. Ia juga mengatakan bahwa dirinya sangat menghormati Leeds sebagai kota kelahirannya dan klub Ayahnya dulu.
Haaland bahkan mengaku memiliki jersey Leeds di kamarnya. Dan selain rasa hormatnya kepada Leeds, Itu sebabnya ia sudah merencanakan untuk tidak melakukan selebrasi ketika mencetak gol.
“Ini sangat spesial untuk bisa bermain di sini. Saya sangat bahagia hari ini. Saya punya jersey Leeds yang saya simpan di kamar. Saya lahir disini, jadi saya punya rasa hormat yang besar bagi kota ini. Saya sudah merencanakan sebelumnya kalau saya tidak akan melakukan selebrasi ketika mencetak gol.”
Kerendahan hati Haaland itu juga dikonfirmasi oleh sang pelatih, Pep Guardiola. Ia “sangat senang dengan fakta betapa rendah hatinya Haaland di laga tersebut.” Selain itu Haaland juga punya etos kerja yang baik dan selalu menjadi ancaman bagi lawan.
Haaland Siap Beraksi Lagi
Selain itu, Haaland juga mengaku sedih karena tidak bisa mengikuti piala dunia. Selama gelaran piala dunia, ia sempat menjadi komentator di negaranya tapi itu tidak membuatnya puas. Dan menyaksikan teman-temannya beraksi di piala dunia hanya dari layar kaca membuatnya termotivasi. Ia siap beraksi lagi di sisa musim ini.
“Saya sangat marah karena tidak bisa ikut bermain di piala dunia. Saya jadi komentator di rumah tapi tidak ada yang mendengarkan saya. Namun, melihat orang lain mencetak gol membuat saya termotivasi. itu memantik saya untuk mencetak gol lebih banyak.”
Haaland seharusnya bisa mencetak lima gol di pertandingan tersebut. Ia beberapa kali melakukan kesalahan sehingga gagal menambah pundi-pundi golnya. Meskipun begitu ia senang setidaknya timnya bisa meraih poin maksimal dan siap mengejar Arsenal.
“Saya seharusnya bisa mencetak lima gol, tapi setidaknya kami bisa menang. Di atas kami masih ada Arsenal dan sekarang kami harus memburu mereka”
Lagi-Lagi Bikin Rekor
Penampilan Haaland di Ellend Road tadi malam memang seperti Haaland yang berbelas kasihan. Banyak yang menduga kalau Haaland bisa mencetak setidaknya hattrick di laga tersebut. Meskipun begitu, dirinya tetap menciptakan beberapa rekor.
Salah satunya adalah Erling Haaland menjadi satu-satunya pemain yang mencetak 20 gol Premier League sebelum tengah musim di bulan Januari. Hanya butuh 14 pertandingan bagi Haaland untuk mencetak 20 gol itu.
Itu lebih cepat dari pada semua pemain lain di Premier League. Ayahnya saja butuh 181 pertandingan selama lebih dari 10 tahun untuk bisa mencetak 20 gol di Liga Inggris. Selain itu, Haaland juga sudah melewati total gol ayahnya untuk Manchester City. Ayahnya telah mencetak 18 gol selama karirnya di Manchester Biru.
Erling Haaland juga terlibat secara langsung dalam 100 gol yang tercipta selama penampilannya di Premier League dan Bundesliga. Dalam total 81 pertandingan, Erling mencetak 82 gol dan 18 assist. Itu ia catatkan selama ia bermain untuk Manchester City dan juga Borussia Dortmund.
Selain itu, dari total 20 penampilannya bersama Pep Guardiola di semua kompetisi, ia telah mencetak sebanyak 26 gol. Artinya Haaland adalah pemain yang paling cepat mencetak 25 gol diantara semua pemain yang pernah diasuh Pep Guardiola. Perlu diingat, Pep sudah melatih klub besar seperti Barcelona dan Bayern Munchen sebelumnya. Dimana mereka punya superstar nya masing-masing.


