Tak terasa laga di fase grup Piala Dunia 2022 sudah memasuki tahap akhir. Setelah di dua pertandingan awal, para tim berjibaku saling jegal guna memperebutkan tiket kelolosan ke babak berikutnya. Namun sayangnya dari Grup A dan Grup B, belum ada satupun yang ditentukan siapa yang lolos hingga partai terakhir.
Belanda dan Inggris yang dijagokan melangkah mulus dari grup itu, langkahnya masih terancam. Lantas, bagaimana sih peluang dan hitung-hitungan kelolosan dari Grup A dan Grup B ini?
Daftar Isi
Goodbye Timnas Qatar
Sebelum membahas bagaimana hitung-hitungannya, alangkah baiknya kita ucapkan dulu selamat tinggal bagi Qatar. Ya, Timnas Qatar adalah tim yang pertama kali resmi gugur di Piala Dunia 2022 kali ini. Dua kali mengalami kekalahan, mereka masih belum bisa meraih poin. Golnya pun masih satu.
Host nation Qatar are the FIRST team to get eliminated from the 2022 World Cup! 🇶🇦 pic.twitter.com/vCWK1a3vfi
— ESPN FC (@ESPNFC) November 25, 2022
Tapi ya mau bagaimana lagi? Mereka yang diharapkan menjadi kuda hitam yang didukung penuh masyarakat tuan rumah malah melempem. Apalagi di partai terakhir nanti mereka akan bertemu Belanda yang juga masih butuh kemenangan untuk mengamankan kelolosannya sebagai juara grup. Mungkin sekarang hanya ada sikap pasrah bagi Timnas Qatar dalam menerima keadaan ini.
Belanda dan Inggris Masih Terancam?
Beranjak pada hitung-hitungan siapa yang paling berpeluang lolos dari Grup A maupun Grup B. Kedua grup ini tak semudah yang dibayangkan oleh fans Belanda dan Inggris. Dua tim besar yang notabene paling diunggulkan itu, nyatanya masih harus kerja ekstra keras hingga partai terakhir.
Kini di Grup A, puncak klasemen masih ditempati oleh Belanda dan Ekuador dengan 4 poin. Disusul Senegal dengan 3 poin dan Qatar 0 poin. Tiga tim teratas masih mampu berpeluang lolos dan terjegal. Posisi juara grup dan runner up grup juga masih menjadi teka-teki.
All to play for on the final match day of Group A.#FIFAWorldCup | #Qatar2022 pic.twitter.com/Ij0VlT95t1
— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) November 25, 2022
Di Grup B, klasemen teratas masih diduduki Inggris dengan 4 poin. Disusul Iran dengan 3 poin, Amerika Serikat 2 poin, dan di posisi juru kunci ada Wales dengan 1 poin. Namun yang jadi lebih seru dari keempat tim itu sampai partai terakhir grup masih belum ada yang dipastikan tersingkir ataupun lolos. Semuanya masih berpeluang di partai terakhir.
This is going to be good one. 👀@England top a competitive Group B. Who will advance to the next round?#FIFAWorldCup | #Qatar2022 pic.twitter.com/uSw02YFukA
— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) November 25, 2022
Berkaca dari dua grup tersebut, pasti tak luput sorotannya pada nasib dua klub besar unggulan Belanda dan Inggris. De Oranje di Grup A, meskipun hanya berhadapan dengan Timnas Qatar, mereka harus tetap waspada. Qatar yang sudah gugur pasti akan tampil lepas tanpa beban untuk menyuguhkan permainan terbaiknya sebagai kado terakhir bagi masyarakatnya.
Namun jika melihat kekuatan dan permainan selama dua match ini, Partai ini bak David vs Goliath. Ketimpangan ini bisa jadi tolak ukur untuk menyatakan Belanda seharusnya mampu mengatasi Qatar dengan mudah. Tentu anak asuh Van Gaal ini berupaya sebisa mungkin meraup 3 poin untuk jadi juara di grup ini. Kegacoran Gakpo juga menjadi salah satu senjata bagi Van Gaal untuk mewujudkan itu.
Cody Gakpo has 13 goals and 17 assists for PSV this season.
Now he’s putting in work on the world stage 🇳🇱🔥 pic.twitter.com/PDmGReBPUp
— B/R Football (@brfootball) November 25, 2022
Begitupun di Grup B, Inggris juga pasti akan mengincar posisi juara grup. Karena Belanda dan Inggris tentu tak mau saling berhadapan di 16 besar nantinya. Inggris bisa memantau hasil dari Belanda terlebih dulu. Karena Inggris akan bermain setelah Belanda bermain di hari yang sama 29 November, namun beda jam.
Inggris sendiri akan menghadapi partai “Derby Britania Raya” menghadapi Wales yang juga butuh kemenangan untuk lolos. Secara diatas kertas, The Three Lions diunggulkan di partai ini. Rekor lima pertemuan Inggris atas Wales sempurna dengan lima kemenangan.
Namun apabila Inggris kembali deadlock seperti laga melawan AS, akan menjadi bahaya. Wales tentu akan bertahan dengan low block dengan lima bek. Tentu dengan sesekali mengandalkan counter cepat dan bola mati Gareth Bale.
🏴 ‘We don’t want to go into the England game needing a win.’
⚽️ Nathan Blake from BBC Radio Wales (@BBCRadioWales) talks to @RickEdwards1 about the importance of today’s game vs Iran.
🎧 Listen back @BBCSounds 📲 pic.twitter.com/WzX4NJV48G
— BBC Radio 5 Live (@bbc5live) November 25, 2022
Duel Seru Hidup Mati Ekuador Vs Senegal
Selain sorotan tentang kelolosan dua tim besar Belanda dan Inggris, jangan dilupakan juga kontestan lainnya yang masih berpeluang. Di Grup A ada partai yang sangat seru untuk ditunggu. Ini adalah partai hidup mati yakni Ekuador vs Senegal.
Keduanya dituntut untuk meraih poin apabila ingin lolos. Namun tugas agak ringan bagi Ekuador. Secara poin, mereka hanya butuh hasil seri di partai ini. Namun sebaliknya, hasil seri itu adalah petaka bagi Senegal. Senegal dengan hasil seri akan otomatis tersingkir. Tak ada kata lain selain menang bagi The Lions Of Teranga.
Win and you go through. Don’t and you go home.
Senegal 🇸🇳 will reach the last 16 of the World Cup if they beat Ecuador 🇪🇨 on Tuesday.
I think we will beat them 2 1. You heard it here first ✌🏾 pic.twitter.com/0xQukUl2Vt
— Timackinha🇸🇳 (@Timack27) November 25, 2022
Salah satu dari Ekuador dan Senegal pun sebenarnya masih bisa berpeluang menjadi juara Grup A ini. Apabila Belanda mampu ditahan imbang oleh Qatar atau bahkan terjungkal.
Tanpa Mane, Senegal akhirnya mampu mengamankan 3 poin kala melawan Qatar. Dari segi permainan, mereka juga sedikit lebih baik dari partai pertama. Anak asuh Aliou Cisse tentu akan tetap menggunakan The Winning timnya ketika melawan Qatar.
Senegal clinch the first African victory of this World Cup 🇸🇳💪 pic.twitter.com/Z9cb8JBKLH
— 433 (@433) November 25, 2022
Namun di sisi lain, Ekuador di bawah Gustavo Alfaro pasti juga akan berambisi mengamankan posisinya. Tak menduga juga bahwa La Tri bisa berbuat banyak di Piala Dunia kali ini dengan menang atas Qatar dan menahan seri Belanda.
🇪🇨 Ecuador hold The Netherlands 👀 pic.twitter.com/RIFaOl4Kov
— 433 (@433) November 25, 2022
Kolektivitas skuad Ekuador dengan komando Enner Valencia, Moises Caicedo, maupun Estupinan menjadi kekuatan yang cukup solid. Menghadapi kekuatan yang juga prima dari skuad Senegal, bisa jadi laga ini akan jadi pertempuran hidup mati yang sangat fisikal di lapangan.
Duel Penentuan Lolos yang Sarat Politik, Iran vs Amerika Serikat
Kemudian, yang tak kalah sengit yakni laga di Grup B antara Iran vs AS. Duel sarat gengsi dan sarat politik. Kedua tim yang sering berseteru dalam hal politik ini dihadapkan pada kondisi yang harus “saling bunuh” di partai terakhir. Mereka bagaimanapun harus menang supaya mengamankan tiket 16 besar.
The USA controls its own destiny in the Word Cup 🇺🇸
USMNT will qualify for the knockout stage if they beat Iran in their next game. pic.twitter.com/et7MyWLp1k
— OutKick (@Outkick) November 25, 2022
Khusus untuk Iran, hasil imbang melawan AS sebenarnya sudah cukup menyelamatkan mereka. Dengan catatan Wales tunduk atas Inggris. Secara performa, mereka nyatanya terbukti semakin menanjak. Ketajaman Mehdi Taremi dan kawan-kawan kembali mampu terbukti sejak dua gol yang bersarang ke gawang Inggris. Mereka dapat menghukum Wales yang kekurangan pemain dengan dua gol.
WHAT A MOMENT FOR IRAN 🇮🇷 pic.twitter.com/8uf2zqnLm8
— GOAL (@goal) November 25, 2022
Namun apakah negara super power AS akan mengalah begitu saja terhadap musuh politiknya itu? Tentu tidak. Dengan kondisi sekarang ini, tak ada kata lain bagi pasukan Gregg Berhalter selain menang.
Kebuntuan para skuad muda AS dalam mencetak gol di partai melawan Wales menjadi evaluasi. Menahan imbang Inggris di laga kedua adalah suatu peningkatan performa yang terlihat dari Pulisic dan kawan-kawan.
USMNT will advance to the knockout stage if they defeat Iran Tuesday 🇺🇸
It’s not over yet. pic.twitter.com/YCblzDYcef
— Bleacher Report (@BleacherReport) November 25, 2022
Menghadapi Iran, AS harus All Out dan harus terus mengasah kemampuan finishing-nya. Karena hasil imbang saja di laga ini, hanya akan mengirim mereka pulang kampung lebih cepat. Dengan kondisi Grup A dan Grup B yang sengit hingga partai terakhir ini, kalau menurut Football Lovers siapa nih dua tim yang akan lolos dari masing-masing grup?
Sumber Referensi : theathletic, dailymail, bolasport


