Saat Piala Dunia datang, saat itu pula prediksi-prediksi liar terlontar. Beberapa hari lalu sudah ramai ada sebuah sistem superkomputer yang membuat simulasi bagaimana Piala Dunia 2022 akan berlangsung, dan pada simulasi itu menghasilkan pertemuan dua sosok pesepakbola paling beken saat ini, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di babak final.
Namun prediksi kali ini, yang kita bahas bukan hanya sebatas hasil pertandingan, atau siapa bertemu siapa. Prediksi yang muncul akan membahas apa saja yang bakal terjadi di ajang Piala Dunia Qatar baik di dalam maupun diluar lapangan.
Barangkali yang akan menarik adalah prediksi yang bakal terjadi di luar pertempuran antar pemain di lapangan. Mau tahu apa saja yang diprediksi akan terjadi di Piala Dunia edisi kali ini? Berikut daftar prediksi hal-hal apa yang akan terjadi di Piala Dunia 2022.
Daftar Isi
Juara Dari Amerika Latin
Yang pertama barangkali bisa bikin fans negara-negara Eropa kesal. Menurut The Analyst, Piala Dunia kali ini diprediksi akan dimenangkan oleh tim asal Amerika Latin. Setidaknya ada empat wakil Amerika Latin yang berangkat ke Qatar. Selain ada Argentina dan Brazil, ada juga Ekuador dan Uruguay. Keempatnya terpisah di grup yang berbeda-beda.
Chegamos! 🇮🇹🙏
A delegação da Seleção Brasileira Masculina chegou em Turim, na Itália, com as presenças de Weverton, @Pedro9oficial e @evertonri.
O primeiro treino da equipe está marcado para esta segunda-feira (14).
Bora, Brasil! 💪🇧🇷 pic.twitter.com/nn2Law9AjS
— CBF Futebol (@CBF_Futebol) November 13, 2022
Dari keempat tim, ada dua tim yang di atas kertas jadi unggulan untuk membawa kembali trofi emas ke Benua Amerika. Dua tim tersebut adalah Argentina dan Brazil. Argentina asuhan Lionel Scaloni datang dengan modal belum terkalahkan sejak 2019. Sedangkan Tim Samba punya modal kedalaman skuad yang mumpuni.
Perusahaan gim, EA Sport juga memprediksi hal yang sama. Tahun ini EA memunculkan prediksi bahwa Argentina akan membawa pulang trofi Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak tahun 1986. Menurut simulasi tersebut, Lionel Messi cs bakal memenangkan laga atas Brazil di partai Final.
Sebelumnya, pengembang game sepakbola FIFA ini sukses memprediksi juara Piala Dunia dalam tiga edisi terakhir. Spanyol (2010), Jerman (2014), dan Perancis (2018). Seluruh tebakan itu terbukti akurat, dan apakah tahun ini akan kembali terbukti?
Prancis Akan Melanjutkan Kutukan
Timnas Prancis diprediksi akan melanjutkan kutukan kampiun Piala Dunia. Entah kutukan dari mana, dalam beberapa edisi terakhir, siapa pun yang menjuarai Piala Dunia akan bernasib buruk di edisi berikutnya. Contohnya saja di Piala Dunia 2014 dan 2018, ketika sang juara bertahan Spanyol dan Jerman tumbang di fase grup.
Kutukan Piala Dunia
🇫🇷 1998: Perancis juara Piala Dunia
2002: ga lolos fase grup🇮🇹 2006: Italia juara Piala Dunia
2010: ga lolos fase grup🇪🇸 2010: Spanyol juara Piala Dunia
2014: ga lolos fase grup🇩🇪 2014: Jerman juara Piala Dunia
2018: ga lolos fase grup pic.twitter.com/N8hNIol4G8— Fakta Bola ⚽ (@FaktaSepakbola) June 27, 2018
Dan di tahun ini, Prancis yang datang dengan status juara bertahan diprediksi akan melanjutkan tren tersebut. Tanda-tandanya bahkan sudah terlihat saat Didier Deschamp mengumumkan skuad Les Blues yang diberangkatkan ke Qatar.
Tidak adanya nama Paul Pogba dan N’Golo Kante di lini tengah dirasa jadi awal berkurangnya kekuatan Prancis di Piala Dunia kali ini. Pasalnya duo Pogba-Kante merupakan faktor penting dalam upaya Prancis meraih titel juara dunia di Rusia 2018 lalu.
Harry Kane vs Memphis Depay
Meskipun Inggris diprediksi akan gugur di fase 8 besar, striker andalan mereka, Harry Kane diprediksi akan menjadi mesin gol di turnamen akbar ini. Bomber Tottenham Hotspur tersebut diprediksi akan bersaing dengan bomber De Oranje, Memphis Depay dalam perebutan sepatu emas Piala Dunia 2022
Harry Kane dan Memphis Depay cukup dijagokan untuk menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2022 setelah berhasil menjadi top skor di babak kualifikasi Piala Dunia zona Eropa. Menurut Worldfootball, keduanya memiliki statistik yang sama. Mereka berhasil mengantongi 12 gol dari delapan pertandingan.
Lebih Sedikit Penalti
Pada Piala Dunia 201, banyak terjadi penalti. Sepanjang jalannya turnamen, tercatat ada 29 penalti yang diberikan oleh pengadil lapangan, dan 22 di antaranya berbuah gol. Itu jadi yang terbanyak dalam sejarah Piala Dunia. Dan kini, Piala Dunia 2022 Qatar diperkirakan akan lebih sedikit menghasilkan penalti.
Hal itu dikarenakan FIFA telah menyempurnakan sistem dari Video Assistant Referee (VAR) yang pertama kali diperkenalkan pada Piala Dunia 2018 lalu. Dengan beberapa penyempurnaan yang sudah dilakukan, peran VAR diperkirakan akan lebih besar dalam membantu wasit untuk mengambil keputusan. Jadi, itu akan meminimalisir kekeliruan wasit saat memutuskan pelanggaran di kotak penalti.
Badai Cedera
Tumbangnya para pemain jelang Piala Dunia 2022 telah menjadi fenomena. Pemain andalan dari tiap negara banyak yang gagal berangkat ke Qatar. Diprediksi jumlah itu akan semakin bertambah seiring berjalannya turnamen Piala Dunia akhir November nanti.
Minimnya waktu istirahat bagi pemain menjadi faktor utama perkiraan tersebut. Bayangkan saja, beberapa kompetisi liga baru berakhir satu hingga dua minggu sebelum kick off Piala Dunia. Dan menurut Sekjen organisasi perwakilan dunia untuk pesepakbola profesional atau FIFPRO, Jonas Baer-Hoffmann situasi ini dapat meningkatkan resiko cedera pada pemain.
Jose Mourinho mengonfirmasi jika Paulo Dybala kemungkinan besar harus absen di Piala Dunia 2022 karena mengalami cedera otot di laga vs Lecce kemarin. 😞 pic.twitter.com/r3GsKwHOAm
— Extra Time Indonesia (@idextratime) October 11, 2022
Ketatnya jadwal kompetisi tak lepas dari penyelenggaraan Piala Dunia 2022 yang tidak digelar tidak pada jadwal biasanya, yakni Juni hingga Juli. Sebab, di bulan-bulan itu Qatar justru sedang dalam cuaca panas, jadi mau nggak mau harus dipindahkan ke bulan November-Desember, alias musim dinginnya Qatar.
Kabarnya, Liga Inggris jadi kompetisi yang paling ekstrem. Mereka mengambil jeda pada 13 November atau hanya seminggu sebelum Piala Dunia dimulai. Dan akan dilanjutkan hanya delapan hari setelah laga final. Pemain bak sebuah kuda yang sedang di eksploitasi!
Peluang Timnas Inggris
Empat tahun lalu di Rusia, Inggris menyamai hasil terbaik mereka seperti di Piala Dunia 1990. Mereka sukses masuk semifinal dan finis di posisi keempat. Dan dua tahun kemudian mereka mampu menembus partai final Euro 2020 guna menantang Timnas Italia. Namun akhirnya kalah melalui babak adu penalti
Sedangkan pada Piala Dunia kali ini, The Three Lions mengawali perjuangannya dari Grup B bersama Iran, Amerika Serikat, dan Wales. Apabila mampu melewati babak 16 besar, Harry Kane dkk kemungkinan akan bertemu Belanda di perempat final. Banyak pihak masih menjagokan Belanda. Itu berarti langkah armada Gareth Southgate diprediksi bakal mentok di perempat final.
Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di Fase Gugur
Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, keduanya belum pernah memenangkan Piala Dunia. Kini, untuk kesekian kalinya, Lionel Messi kembali memimpin Argentina di Qatar 2022. Begitu juga dengan Ronaldo, harus mengawal teman-temannya di hajatan FIFA terakbar tersebut.
Menariknya, baik Messi maupun Ronaldo mereka juga sama-sama belum pernah mencetak gol di fase gugur Piala Dunia. Dan di edisi kali ini, berbekal skuad mewah dan pengalaman kedua pemain, mereka diprediksi untuk pertama kalinya akan mencetak gol di fase gugur.
Jadi, bisa dibilang, sebelum menargetkan juara, ada baiknya mereka berdua berlomba siapa yang pertama kali mampu mencetak gol di fase grup. Apapun prosesnya, entah itu melalui tendangan penalti atau cuma “gol nemu” nama mereka akan tercatat sebagai pencetak gol di babak fase gugur.
Messi Jadi Pemain Terbaik
Berbeda dengan rivalnya Ronaldo, Lionel Messi telah menunjukan peningkatan performa bersama PSG jelang Piala Dunia 2022. Musim ini peraih tujuh Ballon d’Or ini total telah mencetak 12 gol dan 14 assist dalam 19 pertandingan di semua kompetisi untuk PSG.
2022/23 has been Lionel Messi’s season. ⭐ pic.twitter.com/RvvHFZbbJi
— L/M Football (@lmfootbalI) October 27, 2022
Sejumlah media memprediksi bahwa Messi akan meneruskan tren positif tersebut bersama La Albiceleste di ajang Piala Dunia nanti. Ia diperkirakan bakal menjadi pemain terbaik turnamen tersebut. La Pulga juga diprediksi mampu meraih gelar juara dunia tahun ini bersama Argentina.
https://youtu.be/dCpqSivLjBQ
Sumber: The Analyst, EA, Bola


