Manchester United berhasil meraih kemenangan ketika bertandang ke Stadion Anoeta, markas dari Real Sociedad. Setan merah bisa meraih poin penuh dengan kemenangan tipis 1-0. Namun kemenangan itu tidak cukup membawa Manchester United finish sebagai pemuncak grup. Manchester United harus puas lolos sebagai runner up Grup E. Tapi di pertandingan itu terdapat momen spesial bagi pemain muda setan merah, Alejandro Garnacho.
Manchester United yang mengincar selisih gol di pertandingan itu, langsung berusaha untuk mendominasi pertandingan sejak menit-menit awal laga berjalan. Hasilnya, Baru 17 menit pertandingan berjalan gawang Real Sociedad sudah bergetar lewat tendangan Garnacho. Gol itu adalah gol yang istimewa untuk Garnacho, sebab itu merupakan gol pertamanya di tim senior Manchester United. Dan yang lebih istimewanya lagi adalah, gol tersebut ia cetak setelah mendapat assist dari Ronaldo yang mana adalah pemain idolanya.
Ronaldo yang jeli melihat pergerakan Garnacho, memberikan umpan panjang ke Garnacho yang berlari kencang. Larinya yang kencang itu tidak terkejar oleh bek lawan, sampai ia berada di depan kiper dan melepaskan tembakan keras ke sisi atas gawang. Garnacho pun berlari ke sisi lapangan untuk merayakan golnya itu. Dan seketika ia melihat Ronaldo yang juga menghampirinya untuk juga ikut merayakan gol, Garnacho meminta izin ke Ronaldo untuk melakukan selebrasinya. Ia pun sempat melakukan selebrasi tertidur khas Ronaldo.
Siapa Garnacho?
Garnacho memang mengakui dirinya sangat mengidolakan Ronaldo. Garnacho sempat tergabung dalam Class of ‘22 Manchester United yang memenangkan FA Youth Cup musim lalu. Di bulan Maret lalu ia bahkan mendapatkan panggilan untuk berlatih bersama Messi dan pemain senior lainnya di timnas Argentina. Ia menunjukan performa yang menjanjikan sehingga Ten Hag berani memanggilnya ke skuat utama setan merah musim ini.
Ia sempat bermain beberapa menit di musim ini tapi, ia akhirnya mendapatkan debut penuhnya ketika Manchester United menang 3-0 melawan Sheriff di Europa League kemarin. Garnacho pun tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Ia tampil selama 79 menit dan performanya di atas lapangan tidak mengecewakan. Dirinya mampu bersaing dan bekerja keras di lini depan.
Garnacho kini masih berusia 18 tahun tapi sudah dibanding-bandingkan dengan Ronaldo. Dan setelah para fans melihat penampilannya yang apik ketika melawan Sheriff itu, banyak fans yang menantikan Garnacho memakai nomor punggung 7 setan merah di masa depan nanti.
Di pertandingan ini pun Ten Hag memuji youngster nya itu. Ten Hag mengaku puas dengan penampilan Garnacho di lapangan.
“Saya sangat senang dengan penampilannya. Dia adalah ancaman, ia mampu mencetak gol dan juga bertahan dengan baik. Serangannya sangat hebat dan menyenangkan” Ungkap Ten Hag.
Garnacho dan Ronaldo sempat mendapatkan peluang untuk menggandakan keunggulan di pertandingan tersebut namun sayang, tidak ada gol lagi tercipta. Sampai Garnacho keluar digantikan oleh Lord Maguire untuk membantu daya serang pun tidak mampu menambah keunggulan Manchester United.
Peluang MU di Europa League
Hanya mencetak sebiji gol artinya MU tidak bisa mengungguli selisih gol Real Sociedad yang menjadi pemuncak grup E. Dengan begitu, MU harus melewati babak play off terlebih dahulu sebelum bisa melangkah ke babak 16 besar Europa League. Dan yang akan di hadapi MU di babak play off nanti adalah para buangan Champions League.
Artinya langkah MU akan terbilang berat sebab mereka berpotensi untuk menghadapi klub elit eropa yang terbuang dari Liga Champions. Seperti Barcelona, Juvetus, Ajax, dan raja Europa League, Sevilla. Beserta beberapa klub lainnya. Delapan pemenang babak play off akan bergabung dengan delapan peuncak grup Europa League di babak 16 besar.


