Jadi Rebutan Tim Besar, Sehebat Apa Jude Bellingham?

spot_img

Jendela transfer musim panas sudah ditutup. Tapi tak sedikit klub sepakbola yang sepertinya masih belum puas dengan apa yang sudah didapatkan pada bursa transfer kemarin. Apalagi ternyata masih ada pemain-pemain yang sangat menggiurkan untuk didatangkan.

Salah satunya adalah Jude Bellingham. Pria Inggris itu belum juga dibuka lagi bursa transfer, sudah menjadi komoditi terpanas baru-baru ini. Banyak klub-klub besar ternyata meminati pemain Borussia Dortmund tersebut. Well, apa sih yang bikin Bellingham begitu diminati?

Kisah Jude Bellingham

Pria bernama asli Jude Victor William Bellingham ini lahir di Stourbridge, Inggris, pada 29 Juni 2003. Tahun kelahirannya menjadi tahun yang istimewa. Pada tahun 2003, ketika pesepakbola Prancis, Thierry Henry gagal meraih Ballon d’Or. Lalu di tahun yang sama, Ruud Van Nistelrooy memenangkan sepatu emas Liga Primer Inggris.

Jude Bellingham lahir dari keluarga yang berkecukupan. Ayahnya, Mark adalah seorang petugas kepolisian di West Midlands, yang bergaji dua kali lipat dari karyawan biasa di Inggris. Sementara, Bellingham punya garis keturunan Afrika dari ibundanya, Denise.

Nah berbeda dengan ayahnya, ibu Bellingham berasal dari kelas pekerja di Inggris. Sudah bisa dibayangkan bagaimana kedua orang tua Bellingham bertemu bukan? Karena memiliki garis keturunan Afrika itulah, meski lahir di tanah monarki Inggris, tapi Bellingham memiliki warna kulit yang agak gelap.

Menimba Ilmu di Birmingham City

Bellingham mengawali kariernya di dunia sepakbola dengan masuk ke akademi Birmingham City. Saat itu usianya baru memasuki enam tahun. Yang unik, Bellingham masuk ke Birmingham karena ia sangat suka dengan nama klub yang katanya, mirip dengan namanya itu.

Sama seperti Daniel Sturridge, sebagai anak yang lahir di West Midlands, Jude Bellingham banyak belajar soal sepakbola dari ayahnya. Kendati sang ayah hanya pernah bermain di kelas amatir. Ayah Bellingham bermain di non-liga, tapi ia yang menceritakan bagaimana mencetak 700 gol melahirkan minat Bellingham pada sepakbola.

Jude Bellingham sendiri cepat mengalami perkembangan di Birmingham City. Bersama Brummagem, Bellingham mempunyai kecakapan sepakbola yang lebih daripada rekan-rekannya. Karena itulah ia mendapat hak istimewa dan cepat dipromosikan ke Birmingham U-18 ketika usianya 14 tahun, dan ke U-23 ketika usianya 15 tahun.

Ia pun sangat beruntung. Bellingham mendapat beasiswa di Birmingham City pada Juli 2019 selama dua tahun. Tak butuh waktu lama bagi Bellingham untuk naik level. Di usianya yang baru 16 tahun 38 hari, orang tua Bellingham dibuat bangga oleh sang anak karena mereka harus menandatangani kontrak di tim senior.

Andalan Birmingham City

Jude Bellingham menandai debutnya ketika Birmingham menghadapi Portsmouth di ajang Piala Liga pada Agustus 2019. Ketika itu Bellingham adalah debutan termuda Brummagem, mengalahkan Trevor Francis pada 49 tahun sebelumnya. Dengan usianya yang masih 16 tahun 38 hari.

Ia belum mencetak gol di laga perdananya itu. Namun, Bellingham lekas membuktikan bahwa gol adalah perkara sepele bagi pemuda 16 tahun. Pada bulan yang sama, ketika ia melakoni laga kandang pertamanya menghadapi Stoke City, Bellingham mencetak gol kemenangan Birmingham.

Kala itu bahkan ia turun dari bangku cadangan. Gol itu, sekali lagi, memecahkan rekor Trevor Francis yang sudah menjadi legenda klub. Tak lama berselang, hanya dua minggu saja Bellingham sudah memperlihatkan bahwa gol pertamanya itu bukan kebetulan.

Ia mencetak gol lagi ketika menjadi starter saat menghadapi Charlton Athletic. Pada musim 2019/20, ia sudah mengemas setidaknya 4 gol dan 2 assist dalam 41 laga Birmingham di Championship. Bellingham juga pernah menjadi Pemain Terbaik EFL pada Bulan November tahun 2019.

Diangkut Borussia Dortmund

Bakatnya itu akhirnya tercium raksasa Jerman, Borussia Dortmund. Die Borussen yang terkenal piawai memoles pemain muda tertarik mengangkut Jude Bellingham ke Jerman. Tanpa fafifu wasweswos, Jude Bellingham akhirnya merapat ke Dortmund.

Dortmund menebus Bellingham dengan harga yang ekonomis, yaitu hanya 25 juta euro (Rp373,5 miliar) pada Juli 2020. Tak butuh waktu puluhan tahun bagi pemuda 17 tahun itu untuk menjadi idola di Dortmund. Ia langsung bisa beradaptasi di skuad Marco Rose.

Di tangan Marco Rose, Bellingham menjadi pemain pembeda. Ia bisa bermain di tak sedikit posisi. Jika tidak bermain jadi starter di lini tengah, ia bisa saja bermain di sisi kiri serangan dalam format 4-2-3-1. Ini menjadi sangat menarik, di usia yang masih sangat belia, Bellingham bisa menjadi pembeda taktis di Dortmund.

Di Dortmund, Bellingham adalah pemain yang sangat tenang dalam mengontrol bola. Ia hampir tidak pernah bermain secara berlebihan. Bellingham tidak ngoyo untuk mencetak gol. Ia hanya ingin memastikan bahwa timnya sanggup mencetak gol.

Ia memang tidak eksplosif, tapi punya determinasi yang luar biasa. Permainan Jude Bellingham di Dortmund sangatlah lugas. Ia tidak berlari, tapi memosisikan dirinya secara taktis untuk menerima bola dan mendorong rekannya ke depan. Lalu dengan kreativitasnya mengirim umpan yang berbahaya.

Wajar jika pada musim 2021/22, menurut catatan FBref, Bellingham sudah melakukan 138 umpan progresif. Angka itu meningkat pada musim sebelumnya yang hanya 76 umpan progresif. Perlu diingat bahwa di musim pertamanya bersama Dortmund, Bellingham lebih sering berlari daripada menjadi kreator serangan.

Catatan Manis di Liga Champions

Pada musim 2020/21, Bellingham sudah bermain di 29 pertandingan Bundesliga dengan catatan 1 gol dan 3 assist. Musim berikutnya, ia bermain di 32 laga di Bundesliga, dengan raihan 3 gol dan 8 assist. Selain dua kali membawa Dortmund finis di peringkat tiga besar Bundesliga, ia juga memiliki sejarah manis di Liga Champions Eropa.

Bellingham menjalani debutnya di Liga Champions pada usia 17 tahun dua bulan dan 16 hari. Kala itu Dortmund menghadapi Lazio pada 20 Oktober musim 2020/21. Ia pada waktu juga menjadi pemain Inggris termuda yang menjalani debut di Liga Champions, mengalahkan catatan sebelumnya yang dipegang Phil Foden.

Selain itu, ia juga mencetak gol yang indah di Liga Champions kala menghadapi Manchester City. Golnya itu, selain indah juga membuatnya mencatatkan sejarah lagi. Ia jadi pemain termuda yang bisa cetak gol di fase gugur Liga Champions. Hanya Bojan Krkic yang bisa mengungguli rekor itu.

Jude Bellingham juga menjadi pemain kedua dari Inggris dan Jerman yang sudah mencatatkan lebih dari 9 kaps di Liga Champions saat usianya belum genap 18 tahun. Sebelumnya ada nama Youri Tielemans yang mencatatkan hal serupa.

Bersama Dortmund, ia juga menjadi pemain termuda kedua yang mencatatkan 50 penampilan di Bundesliga. Tidak hanya itu, Bellingham juga diganjar Goal of The Month Bundesliga pada Oktober 2021. Ia juga masuk menjadi kandidat peraih Golden Boy tahun 2022.

Diincar Banyak Klub Besar

Kemampuannya itu akhirnya mengundang minat klub-klub raksasa. Liverpool, Chelsea, Manchester United, Manchester City, sampai yang teranyar Real Madrid berderet memesan nomor antrean untuk mendapatkan Jude Bellingham.

Bahkan mantan rekan Bellingham di Dortmund, Erling Haaland siap menjadi mak comblang agar Bellingham mau merapat ke Manchester City. Dengan banyaknya minat dari tim besar, tentu saja membuat Dortmund harus menaikkan harga Bellingham.

Dilansir Mirror, Dortmund tidak akan melepas Bellingham jika tidak ada yang membayar 150 juta poundsterling atau 169 juta euro (Rp2,5 triliun). Sementara di pasaran harga Bellingham menyentuh 90 juta euro (Rp1,3 triliun). Meski begitu, laporan Jose Alvarez dari Marca yang juga dikutip Madrid Universal menyebut, kabarnya gelandang Dortmund itu menunjukkan minatnya untuk bermain di Real Madrid.

Los Merengues sendiri memang lagi butuh amunisi baru. El Real sedang mencari sosok ideal pengganti Luka Modric yang sudah sepuh. Bellingham dianggap cocok mengisi posisi itu. Jadi, apakah Bellingham akhirnya akan mendekat ke Los Galacticos?

Sumber: TheAthletic, BreakingTheLines, Fbref, FootballTransfers, Mirror, Bundesliga, MadridUniversal, LifeBogger

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru