Kemenangan Terbesar yang Pernah Diraih Liverpool di Liga Inggris

spot_img

Jika pisau itu tajam, Liverpool adalah pisaunya Liga Inggris. Apabila di Indonesia hukumnya tajam ke bawah, tumpul ke atas, Liverpool sama sekali tidak. Ketajaman Liverpool tak peduli itu ke tim atau bawah.

Sebagai salah satu komplotan Big Six, Liverpool sangat sanggup untuk sekadar menciptakan kemenangan besar. Bahkan ketajaman pisau Liverpool selalu bisa menyayat hati penggemar klub lain. Entah itu klub menengah, bawah, atau bahkan klub yang levelnya sama dengan Liverpool.

Dalam sejarah Liga Inggris, The Reds memang menjadi salah satu klub yang bisa menang banyak. Meraih kemenangan dengan defisit lima gol atau bahkan lebih, sudah biasa bagi Liverpool. Nah, berikut ini adalah kemenangan terbesar yang pernah diraih Liverpool di Liga Inggris.

Liverpool vs Bournemouth 2022 (9-0)

Tikar Premier League musim 2022/23 baru saja digelar. Baru beberapa laga dipertandingkan, tapi klub promosi Bournemouth harus bernasib mengenaskan. The Cherries terpaksa menjadi korban ketajaman Liverpool di Liga Inggris.

Mereka dilumat habis 9-0 di Anfield. Liverpool yang belum meraih satu pun kemenangan di tiga laga sebelumnya mengamuk. Setelah ditahan imbang Fulham dan Crystal Palace, plus kekalahan atas Manchester United, Liverpool akhirnya melampiaskan dahaga kemenangan pada Bournemouth.

Pemain-pemain Liverpool bergiliran menjebol gawang Mark Travers. Luis Diaz, Harvey Elliott, Trent Alexander-Arnold, Roberto Firmino, Virgil van Dijk, sampai pemain anyar, Fabio Carvalho bergiliran menyarangkan bola ke gawang Bournemouth.

Dengan kemenangan ini, Liverpool menyamai rekor kemenangan terbesar Liga Inggris. Sebelumnya, Manchester United sudah dua kali melakukan hal yang sama. Sementara, Leicester City juga pernah melakukannya pada musim 2019/20 saat menaklukkan Southampton 9-0.

Liverpool vs Manchester United 2021 (5-0)

Selain pernah membantai tim gurem seperti Bournemouth, setahun sebelumnya Liverpool juga pernah menghabisi tim yang konon punya gelar Liga Inggris terbanyak, Manchester United. Pada Bulan Oktober, persis pada musim 2021/22, Liverpool mencukur Setan Merah 5-0.

Ya, benar. Tidak ada sebiji gol pun yang berhasil dicetak The Red Devils. Uniknya, kekalahan besar itu terjadi justru bukan di Anfield, melainkan di Old Trafford. Yang mana ketika itu, fans Manchester United berduyun-duyun untuk keluar dari stadion, tahu timnya sudah tidak ada harapan lagi untuk menang.

Ketika itu United masih ditukangi Ole Gunnar Solskjaer. Sementara Liverpool, ya dengan Jurgen Klopp. Gol-gol The Reds tercipta oleh tiga pemain saja: Naby Keita, Diogo Jota, dan tentu saja Mohamed Salah. Ketika itu, pemain asal Mesir mengemas hattrick.

Sebenarnya pada laga tersebut Manchester United bisa saja unggul lebih dulu melalui Bruno Fernandes. Namun, sayang peluang itu lepas begitu saja. Sampai akhirnya Naby Keita membuka keran gol. Pertahanan Setan Merah setelah itu diobrak-abrik.

Liverpool vs Crystal Palace 2020 (7-0)

Musim sebelumnya lagi, Liverpool juga pernah menang besar. Pada Bulan Desember 2020, Liverpool berhasil mencukur habis Crystal Palace 7-0. Kemenangan atas Crystal Palace ini, waktu itu menjadi kemenangan terbesar The Reds dengan selisih tujuh gol.

Kemenangan ini terjadi di kandang Crystal Palace. Waktu itu, Liverpool bahkan dalam kondisi yang tidak baik-baik saja. Mereka sedang dalam krisis cedera. Badai cedera beberapa pemain penting, membuat Jurgen Klopp harus mengatur siasat.

Rotasi pun dilakukan. Beberapa pemain pelapis seperti Takumi Minamino turun. Dan hebatnya, ia membantu membuka keran keunggulan The Reds pada menit ke-3. Setelah itu, pemain-pemain Liverpool lain berduyun-duyun mengemas gol ke gawang anak asuh Roy Hodgson.

Sadio Mane, Roberto Firmino, Jordan Henderson, sampai Mohamed Salah yang baru masuk di babak kedua juga menyumbang dua gol. Kemenangan besar ini tampak menjadi sinyal baik untuk mempertahankan gelar Liga Inggris. Namun, setelah pergantian tahun, penampilan The Reds justru inkonsisten.

Liverpool vs Aston Villa 2016 (6-0)

Penampilan kurang mengesankan Liverpool membuat manajer mereka, Brendan Rodgers dipecat. Lalu digantikan Jurgen Klopp untuk mengarungi musim 2015/16. Pada Bulan September, Liverpool mengalahkan Aston Villa di Villa Park 6-0.

Pada waktu itu, striker Liverpool, Daniel Sturridge membuka keran gol pada menit ke-16. Akhirnya, James Milner menggandakan keunggulan. Setelah itu, pemain lain seperti Emre Can, Divock Origi, Nathaniel Clyne, dan Kolo Toure juga ikutan menyumbang gol.

Yang menarik, ketika itu Emre Can mencetak gol dari jarak 20 yard atau 18 meter lebih dari arah gawang, persis ketika ia baru masuk selama 37 detik. Kemenangan itu sekaligus menandai dimulainya era hebat Liverpool di tangan Jurgen Klopp.

Liverpool vs Newcastle United 2013 (6-0)

Liverpool melakoni laga kontra Newcastle United pada musim 2012/13 tanpa seorang Luis Suarez. Ketika itu, Suarez diskors karena menggigit pemain Chelsea, Branislav Ivanovic. Meski begitu, The Reds asuhan Brendan Rodgers tetap tampil dominan.

Bahkan, Liverpool berhasil menang atas The Magpies dengan skor sangat telak 6-0. Daniel Agger dan kolega mengobrak-abrik pertahanan Newcastle. Ketika itu, Agger membuka skor lewat sundulannya di menit ketiga. Gelandang bekas Sunderland, Jordan Henderson kemudian menggandakan skor pada menit 17.

Liverpool terus melaju. Di babak kedua Daniel Sturridge mencetak dua gol pada menit 54 dan 60. Sementara Fabio Borini ikut membobol gawang Robert Elliot pada menit 74. Lalu Jordan Henderson mengunci kemenangan 6-0 melalui gol keduanya yang ia cetak dengan cantik pada menit 76.

Liverpool vs West Bromwich Albion 2003 (6-0)

Michael Owen menjadi pemain yang disorot ketika Liverpool berhasil menciptakan kemenangan besar 6-0 atas West Bromwich Albion, pada tahun 2003. Ketika itu, sang pemain mencetak gol ke-100-nya di Premier League.

Pada laga tersebut, walaupun menang besar, Liverpool hanya bisa unggul 1-0 di babak pertama. Namun, setelah turun minum, The Reds benar-benar memegang kendali. Dan Owen adalah aktornya. Dua menit setelah turun minum, Milan Baros menggandakan keunggulan bagi Liverpool.

Dua menit berselang, giliran Owen menggandakan golnya. Ia kemudian mencetak gol lagi pada menit 61 dan 67. Pesta gol The Reds ditutup lewat aksi Milan Baros pada enam menit sebelum waktu penuh, setelah menerima umpan manis dari Steven Gerrard.

Liverpool vs Ipswich Town 2002 (6-0)

Liverpool memburu gelar Liga Primer Inggris pada musim 2001/02. Setelah pada musim sebelumnya hanya finis di peringkat ketiga. Kendati Liverpool berhasil memenangi Piala FA, Piala Liga, dan UEFA Cup. Jalan kemenangan itu makin mantap, setelah Liverpool berhasil mengalahkan Ipswich Town 6-0 pada Februari 2002.

Pasukan Gerard Houllier melihat itu sebagai momentum. Emile Heskey dan Michael Owen menjadi aktor di balik kemenangan besar Liverpool atas Ipswich. Kedua pemain masing-masing mencetak dua gol. Abel Xavier yang dibeli dari Everton juga mencetak gol. Lalu Sami Hyypia juga turut mengemas gol.

Kekalahan itu membuat Ipswich makin terpuruk. Mereka ketika itu akhirnya terdegradasi ke tingkat kedua liga, walaupun Ipswich berhasil mengamankan kualifikasi Piala UEFA. Sementara Liverpool sendiri gagal memenangi Liga Inggris. Mereka harus puas finis di peringkat kedua di akhir musim.

https://youtu.be/orM6dfpEdaU

Sumber: TheFootballFaithful, LiverpoolFC, BBC, RousingTheKop, SkySports, ABC

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru