Di antara nama-nama besar yang jadi komoditas di bursa transfer kali ini, seperti Erling Haaland, Darwin Nunez, sampai Robert Lewandowski, terselip satu nama anak muda yang tak boleh diabaikan. Anak muda itu bernama Christopher Nkunku.
Punggawa Leipzig yang telah menorehkan 35 gol dan 20 assist yang luar biasa musim lalu. Sontak dengan performa menterengnya itu, Nkunku langsung jadi komoditas anyar di bursa transfer musim panas kali ini.
Seiring dibukanya jendela transfer, Nkunku yang sedang gacor-gacornya bersama Leipzig dikaitkan dengan klub-klub top Eropa seperti Arsenal, Liverpool, Manchester United, bahkan PSG. Lantas apa istimewanya Nkunku sehingga layak diperebutkan oleh klub-klub papan atas liga top Eropa?
Daftar Isi
Christopher Nkunku
Karir Nkunku sebenarnya berawal dari PSG. Namun ia tak begitu mulus bersama klub kaya raya itu. Ia adalah salah satu dari sekian banyak pemain akademi yang menjadi korban janji Nasser Al-Khelaifi. Ia berjanji akan memberikan tempat bagi pemain-pemain akademi. Namun semua itu hanya omong kosong.
Bersama Moussa Diaby dan Timothy Weah, mereka jadi nama-nama yang disingkirkan oleh para bintang yang dibeli mahal oleh PSG. Diaby sekarang jadi andalan Bayer Leverkusen dan Weah kini memperkuat Lille.
Di tengah kegalauan Nkunku, RB Leipzig datang agar bakatnya tak tersia-siakan di Paris. 13 juta euro atau hanya sekitar Rp200 miliar uang yang dikeluarkan Leipzig untuk memboyong Nkunku. Tentu ini angka yang kecil untuk pemain seperti Nkunku. Dengan kemampuan individu yang ia miliki, rasanya Nkunku layak dihargai lebih.
2019 petualangan Nkunku di Jerman pun dimulai. Bersama RB Leipzig, Nkunku mulai memainkan sepakbola yang diidam-idamkan selama ini. Seiring dengan menit bermain yang terus bertambah, kemampuan sesungguhnya dari pemain yang kini berusia 24 tahun itu mulai muncul.
Bersama Julian Nagelsmann, Nkunku menghidupkan kembali asa yang telah padam di Paris. Setelah tiga musim membela Leipzig, ia telah bertransformasi menjadi salah satu pemain yang paling menarik perhatian di Bundesliga.
Pola Permainan Nkunku
Menggali lebih dalam di luar hitungan gol dan assistnya yang luar biasa, mungkin bisa dibilang aset terbesar dari seorang Christopher Nkunku ada pada pergerakannya di lapangan. Di bawah tangan dingin Domenico Tedesco, Nkunku disulap sebagai pemain yang berjiwa menyerang.
Nkunku membangun kemitraan yang solid dengan Youssef Poulsen dan Andre Silva di lini serang. Dengan Silva dan Poulsen menjadi titik fokus di kotak penalti, Nkunku akan bergerak bebas ke kanan dan kiri untuk mengacaukan konsentrasi pertahanan lawan.
Pemain berusia 24 tahun itu akan membuat pemain bertahan lawan kewalahan dengan dribbling cepatnya. Selain itu, ia juga bisa memberikan umpan-umpan silang berbahaya untuk menciptakan peluang bagi Andre Silva atau Youssef Poulsen yang berdiri di kotak penalti.
Nkunku edit pic.twitter.com/o3yzpbwFP2
— Nkunkuhive (@nkunkuhive) June 8, 2022
Dengan berbekal stamina yang bagus, itu memungkinkan Nkunku untuk mengacak-acak pertahanan lawan selama 90 menit penuh. Selain pekerja keras, pemain bertinggi 175 cm ini juga gemar sekali bermain operan wall pass atau umpan satu-dua dan mengandalkan kerja sama tim.
Berbeda dengan pemain-pemain doyan nyekill lainnya, Nkunku ini lebih interaktif dengan pemain lain. Ia pandai memposisikan diri untuk memberikan opsi umpan bagi gelandang dan penyerang Leipzig. Jadi, meski memiliki skill individu di atas rata-rata, ia bukan pemain yang egois.
Hal itu dibuktikan dengan catatan assistnya. Sejak didatangkan dari PSG, Nkunku telah menjelma sebagai “pelayan” profesional bagi rekan satu timnya. Selama berseragam Leipzig ia telah mencatatkan 46 assist di semua kompetisi. Angka itu hanya kalah dari sang Thomas Muller yang telah menciptakan 75 assist dan Filip Kostic yang telah mengantongi 50 assist.
Catatan manis itu juga diimbangi dengan ketajamannya di mulut gawang. Meski dua musim awal jadi musim yang kering bagi Nkunku. Namun, musim 2021/2022 ia berhasil bangkit dengan tampil gacor di lini serang. Nkunku mencetak 35 gol di semua kompetisi sekaligus jadi pencetak gol terbanyak klub musim lalu.
Keunggulan Nkunku
Beruntungnya Leipzig memiliki pemain seperti Nkunku, selain piawai mencetak gol dan assist, Nkunku juga seorang pemain versatile. Nkunku mampu bermain di hampir semua pos lini serang.
Sebenarnya Nkunku didatangkan Leipzig sebagai gelandang tengah. Namun Nagelsmann yang kala itu jadi pelatih pertama yang menangani Nkunku, kerap bereksperimen dengan memainkannya di berbagai posisi. Bahkan ia pernah memainkan Nkunku di posisi bek kanan.
Setelah itu, praktis Nkunku mampu bermain di beberapa posisi dengan sama baiknya. Kemampuan tersebut didukung dengan pergerakan liar serta kepandaiannya saat mengeksploitasi ruang kosong. Membuat keberadaannya jadi ancaman bagi siapa pun lawan di lapangan.
Meski lebih sering dimainkan sebagai gelandang serang, performa terbaik Nkunku justru muncul ketika ia bermain sebagai second striker. Dari 32 laga yang dimainkan sebagai second striker, Nkunku telah mencatatkan 22 gol serta 17 assist.
Tak cuma fleksibel di lapangan, Nkunku juga dianggap sebagai pemain sepakbola tahan banting. Nkunku diberkahi kekuatan fisik yang luar biasa sehingga selalu tampil prima dan tidak rentan cedera.
Tentu anggapan ini bukan tanpa dasar, dikutip Transfermarkt, musim lalu Christopher Nkunku nyaris tak pernah absen membela Leipzig. Ia memiliki total 52 penampilan di semua kompetisi dengan jumlah waktu bermain selama 4.271 menit, atau rata-rata 82 menit setiap pertandingan.
Kelebihan Nkunku ini bakal jadi keuntungan bagi yang berminat mendatangkannya. Kompetisi yang sangat padat telah memangkas waktu istirahat para pemain. Oleh karena itu, klub dipaksa membangun tim dengan kedalaman skuad yang bagus.
Pemain cadangan harus memiliki kemampuan yang sama baiknya dengan pemain inti. Dengan mendatangkan pemain versatile dan tahan banting seperti Nkunku, itu akan menjadi kesepakatan yang brilian.
Klub-Klub Peminat Nkunku
Dilansir dari Sportingnews, Manchester United, Liverpool dan PSG menjadi klub terdepan yang bersaing mengamankan tanda tangan Christopher Nkunku. Namun, dengan tak lagi bermain di Champions League, Manchester United jadi kehilangan pamornya di mata pemain seperti Nkunku.
Sebetulnya Nkunku pantas untuk menggantikan Sadio Mane di Liverpool. Ia cocok dengan pola permainan Jurgen Klopp yang mengedepankan kerjasama tim. Namun, menurut Fabrizio Romano, Liverpool dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Benfica untuk mendatangkan Darwin Nunez.
Praktis, PSG jadi klub yang paling mungkin mendatangkan Nkunku. Meski Leipzig berusaha keras untuk mempertahankannya, hal itu tidak menutup kemungkinan bagi Nkunku untuk bermain di klub lain musim depan. Toh, jika PSG atau siapa pun menawarkan kesepakatan yang menguntungkan bagi Leipzig, mereka pasti tak kuasa untuk menolaknya.
Sumber: Planetfoorball, The Analyst, Sportingnews, Peluitpanjang


