Lewandowski ke Barca: Antara Krisis dan Kepentingan La Liga

spot_img

Robert Lewandowski secara resmi menyatakan masa pengabdiannya di Munchen sudah berakhir. Ke mana RL9 akan berlabuh? Besar kemungkinan ia akan hijrah ke Catalan setelah Lewy secara pribadi menyatakan ketertarikannya bergabung dengan Blaugrana.

Tapi situasi transfer Lewy ke Barca menjadi rumit ketika keadaan Barcelona yang sekarat secara keuangan. Namun jika jadi bergabung, baik Barca maupun La Liga pasti akan sangat diuntungkan.

Tantangan Baru

Setelah musimnya berakhir di Munchen, tentu Lewy sudah memikirkan matang-matang masa depannya. Dengan usianya yang sudah tidak muda lagi, Lewy harus secara bijak menentukan masa depannya. Lewy sendiri tetap berhasrat tampil dalam ketatnya persaingan di Liga Eropa, tidak malah memilih hidup tenang menikmati masa tua dengan bermain di Amerika, Asia, maupun Timur Tengah.

Lewy mempunyai ambisi untuk membuktikan bahwa dia belum habis di klub lain. Meski nyaman di Munchen, ia ingin keluar dari zona itu dan mencoba tantangan baru. Lewandowski telah lama berada di Bayern sejak tahun 2014 dan selama itu telah mengangkat delapan gelar Bundesliga dan 1 gelar Liga Champions.

Pemain internasional Polandia itu juga telah mencetak 344 gol dan 72 assist dalam 374 penampilan. Dan berada di urutan kedua setelah Gerd Muller dalam daftar klub sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa.

Keluar dari Munchen, dikabarkan Lewy bakal merapat ke La Liga bersama Barcelona. Tim yang lagi banyak hutang itu jadi tujuan utama penyerang Polandia itu. Bagi Barca, apakah Lewy adalah jawaban dari kebutuhannya?

Jawaban Barcelona

Kalau dilihat dari segi kebutuhan, memang Barca sedang dilanda krisis penyerang yang bisa menjamin torehan dua digit gol tiap musimnya. Sepeninggal Messi tidak ada lagi yang seperti itu. Keberadaannya sebagai predator kotak penalti sangat dibutuhkan Xavi dalam menjalani musim depan.

Dengan Aubameyang yang bisa ditarik bermain di sisi kiri dan di kanan masih ada Ferran Torres, posisi Lewy sebenarnya akan terjamin di Barca. Lewy juga bukan striker dengan tipe yang malas menjemput bola, jadi Xavi tak usah khawatir.

Masalah utama kebanyakan tim di dunia saat ini adalah kedalaman skuad. Kedalaman skuad Barca sekarang mungkin sudah bagus dan harus dipertahankan. Mengingat musim kompetisi yang panjang dan padat, tidak akan pernah tahu musibah cedera, virus dan pemain absen akan melanda. Justru dengan kedatangan Lewy akan menolong kedalaman skuad Xavi musim depan.

Selain itu, Barca bersama Xavi musim ini juga mungkin akan membuang pemain-pemain seperti Luuk De Jong, Depay, Dembele, Traore maupun “Lord Maharaja” Martin Braithwaite. Jadi, akan ada banyak pemain yang hengkang, dan tepat sekali jika Lewy datang.

Namun, kedatangan Lewy ke Barca tak semudah yang dibayangkan. Ketika Barcelona yang masih memiliki masalah keuangan, di atas kertas sulit untuk membawa Lewy ke Camp Nou. Kok bisa begitu? Memang banyak yang berkomentar bahwa Barca nggak usah sok-sokan dalam mengincar Lewandowski, benahi dulu masalah keuangan klub. Klub lagi krisis, malah ingin beli pemain mahal, belum nanti gajinya.

Seperti diketahui, Barca memiliki masalah dengan Salary Cap sejak bursa transfer musim panas tahun lalu. Karena itu aktivitas pembeliannya pun jadi sangat terbatas. Efeknya baru terasa pada musim ini. La Liga mengumumkan bahwa Salary Cap Barcelona terjun bebas ke angka minus 144 juta euro.

Dengan Salary Cap yang minus ini menjelaskan bahwa Barcelona hanya bisa merekrut pemain baru kalau ada uang yang masuk ke pembukuannya. Hal itulah yang dipermasalahkan oleh Javier Tebas yang mengomentari soal transfer Lewy ke Barca.

Perang Laporta vs Tebas

Presiden La Liga, Javier Tebas meragukan kemampuan Barcelona untuk merekrut Lewandowski musim panas ini. Tebas tidak percaya raksasa Catalan akan mampu memenuhi kewajiban transfer tersebut.

Barca telah mengajukan tawaran 32 juta pounds untuk Lewandowski. Tapi bisakah Barca benar-benar mampu menghabiskan uang sebanyak itu untuk satu pemain saja, plus gajinya?

Presiden Barcelona, Joan Laporta tak terima dengan komentar Javier Tebas perihal transfer yang menyangkut klubnya. Menurutnya, bos La Liga itu sudah merugikan Barca. Laporta mengatakan bahwa tugas Tebas hanyalah menjaga kepentingan La Liga, tidak lebih dari itu.“Saya akan memintanya supaya tidak membuat pernyataan yang menjatuhkan klub-klub La Liga,” kata Laporta.

Jalan Keluar

Perang antara Tebas dan Laporta memang menjadi bumbu transfer Lewy. Di tengah kesulitan keuangan Barcelona, Tebas mencoba masuk dengan beberapa kepentingan. Termasuk melontarkan komentar tersebut untuk memaksa Laporta menandatangani kesepakatan dengan CVC.

CVC Capital Partners adalah firma penasihat investasi dan ekuitas swasta di seluruh Eropa dan Asia. CVC akan menyuntikan dana pinjaman kepada seluruh klub La Liga. Dan kesepakatan itu sudah ditandatangani seluruh klub La Liga kecuali Barca dan Madrid.

Sebenarnya dengan kesepakatan itu akan menyelesaikan segala permasalahan Barca untuk membawa Lewy ke Camp Nou, serta mendaftarkan para pemain gratisan yang nantinya mungkin akan datang seperti Christensen, Kessie, Azpilicueta maupun Marcos Alonso.

Namun Barca kekeh tak mau tanda tangan kesepakatan dengan CVC karena berdalih akan merugikan klub dalam jangka panjang. Klausul kesepakatannya diduga memberatkan dari sisi Barcelona.

Barca akhirnya memilih jalan keluar lain dengan rencana menjual beberapa asetnya salah satunya Barcelona Licensing and Merchandising. Dan untuk menentukan kesepakatan menjual beberapa aset itu, direksi Barca dikabarkan akan mengadakan rapat akbar di 16 Juni 2022 untuk menentukan langkah pasti mengatasi jalan keluar penjualan aset itu.

Jalan keluar lain supaya bisa mendatangkan Lewandowski dan mendaftarkan beberapa pemain musim depan juga sebenarnya ada. Yakni dengan menjual beberapa pemainnya yang masih punya nilai jual memungkinkan. Seperti mungkin Frankie De Jong, Dembele, Dest maupun Depay.

Bahan Jualan La Liga

Kecurigaan lain muncul bahwa Lewandowski sengaja dikaitkan dengan Barca untuk menaikkan pamor La Liga yang selama ini “kurang ada yang menjual”. Setelah Era Messi dan Ronaldo berakhir. La Liga butuh sosok lagi yang bisa mendongkrak rating.

Maka dari itu, omongan Tebas yang menyindir Barca mungkin hanya sebuah gertakan belaka. Ujung-ujungnya Tebas ingin mengunci Barca supaya secepatnya tanda tangan dengan CVC dan dapat suntikan uang untuk membawa Lewandowski.

Mengaca dari keadaan sekarang, La Liga hanya punya seorang Benzema sebagai icon yang bisa dijual. Madridnya pun juga sekarang sudah “tak sexy lagi” bagi bintang besar untuk datang. Buktinya Mbappe, Haaland menolak untuk pindah ke Bernabeu.

Nah, mumpung lagi ada ketertarikan Lewandowski ke Barca, La Liga akan sangat diuntungkan, karena Lewandowski vs Benzema paling tidak akan menjadi modal headline di media-media dalam memberitakan El Clasico musim depan.

Terlepas dari bahan jualan, yang pasti kedatangan Lewy ke Barca memang sangat dibutuhkan klub untuk membenahi kekuatan di musim depan, kalau ingin bersaing lagi dengan Madrid. Sedangkan sebagai bahan jualan bagi La Liga, itu hanya sebuah nilai plus dari transfer ini. Bagi Cules bersabarlah, dan jangan terlalu banyak berharap. Sadarlah bahwa Barca kini sedang dalam krisis.

https://youtu.be/KcC2On6MKl4

Sumber Referensi : dailymail, transfermarket, barcauniversal

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru