Erling Braut Haaland. Cukup sulit mendeskripsikan pemain model apa yang satu ini. Tinggi? iya, Kuat? Sudah pasti, mencetak gol dengan kaki? Bak makanan sehari-hari, mencetak gol dengan kepala? Bukan perkara sulit baginya. Pemain seperti Haaland ini tak muncul setiap tahun. Ia istimewa!
Ketika Haaland absen pada akhir tahun lalu karena cedera, Dortmund tampil cukup kesulitan. Bahkan hanya untuk mencetak gol. Tiga laga Liga Champions yang Dortmund jalani tanpa Haaland, berakhir dengan dua kekalahan dan membuat mereka terlempar ke Liga Malam jumat.
Dortmund paham betul bahwa penyerang asal Norwegia itu merupakan bagian yang sangat penting di lini serang mereka. Namun, mereka juga paham bahwa Haaland akan pergi suatu hari nanti. Akhir-akhir ini Real Madrid dan Manchester City dipercaya sebagai klub terdepan yang berpeluang untuk mendapatkan jasanya.
Dilansir dari BVBBuzz, CEO Borussia Dortmund, Hans-Joachim Watzke kembali berbicara soal masa depan Erling Haaland. Watzke mengaku tidak yakin bahwa pihaknya bisa menahan kepergian Haaland pada musim panas mendatang.
Watzke mengaku ada beberapa klub besar Eropa memperebutkan tanda tangannya. Real Madrid dikatakan memimpin perlombaan, sementara klub seperti Manchester City, Barcelona dan kabarnya Paris Saint-Germain juga tertarik untuk mengontrak pemain internasional Norwegia itu.
Terus gimana nasib Dortmund tanpa Haaland? Apakah mereka bisa tetap tampil apik tanpa sang bomber? Bisakah Dortmund mendapatkan pemain yang sepadan?
Daftar Isi
Mencari Pemain Muda Potensial Lain
Mungkin benar, Dortmund akan kesulitan untuk mencari pengganti yang sepadan selepas kepergian Haaland nanti. Namun pihak Borussia Dortmund tampaknya tak ambil pusing.
Borussia Dortmund bakal memastikan bahwa mereka siap untuk segala kemungkinan, dan Watzke yakin bahwa mereka akan menemukan striker lain untuk menggantikan Erling Haaland jika dia memutuskan untuk pergi pada jendela transfer musim panas nanti.
Dortmund sendiri dikenal sebagai klub yang pandai mencari bakat-bakat baru guna menambal posisi-posisi yang ditinggalkan oleh pemainnya andalannya.
Contohnya saja, Dortmund kerap kehilangan striker-striker andalan mereka seperti Lucas Barrios atau Robert Lewandowski. Namun, mereka selalu sukses mencari penyerang pengganti dari nama-nama yang pergi, sebut saja seperti Aubameyang hingga sekarang ada Erling Haaland.
Terlebih, dengan klausul pelepasan Haaland yang mencapai angka 75 juta euro atau sekitar Rp1,1 triliun yang akan aktif pada akhir musim nanti. Tentu, De Borussen bakal mendapat suntikan dana segar ketika melepas Haaland musim depan.
Jamie Bynoe-Gittens dikabarkan akan berlatih bersama tim senior Dortmund mulai bulan depan.
Selain Bynoe,-Gittens, masih ada beberapa wonderkid lain yang berpeluang diorbitkan Dortmund tahun depan.
Siapa yang paling kalian tunggu? pic.twitter.com/pc4gYaFndz
— Spieltag Indonesia (@SpieltagIndo) December 30, 2021
Dengan uang hasil penjualan Haaland, Dortmund tak perlu khawatir untuk mencari bakat-bakat muda lain. Mereka juga memiliki sosok pengembang bakat, Otto Addo yang dipercaya merupakan orang dibalik kedatangan Claudio Reyna dan Youssoufa Moukoko ke dalam skuad De Borussen.
Siapa yang Cocok Gantikan Haaland?
Lantas siapa kira-kira yang cocok untuk menggantikan Erling Haaland di lini serang De Borussen?
Jika dari internal Dortmund ada nama Jamie Bynoe-Gittens, yang bermain untuk Dortmund U19. Penampilannya di UEFA Youth League cukup mengesankan dengan mencetak 6 gol dari 5 pertandingan. Pemain berusia 17 tahun itu bergabung dari akademi Manchester City dua tahun lalu, dan kini ia digadang-gadang sebagai The New Sancho oleh beberapa media Jerman.
Nah, jika harus mendatangkan pemain, muncul nama Karim Adeyemi, penyerang dari RB Salzburg. Kebetulan, sosok Adeyemi ini juga muncul di Salzburg sebagai pengganti Haaland yang kala itu direkrut Borussia Dortmund pada tahun 2020 lalu.
Adeyemi sendiri sudah dikaitkan dengan Dortmund dalam beberapa bulan terakhir. Ketertarikan Borussia Dortmund untuk mendatangkan Karim Adeyemi sudah bukan rahasia lagi. Bahkan menurut BVB BUZZ, mereka sudah mencapai kesepakatan pribadi dengan pemain berusia 20 tahun ini.
Bayern Munchen, Dortmund, RB Leipzig, dan Liverpool berebut striker RB Slazburg, Karim Adeyemi (19 tahun). RBS pasang harga €35jt [Bild] pic.twitter.com/gQ0gRv7q55
— Siaran Bola Live (@SiaranBolaLive) October 10, 2021
Namun, negosiasi dengan Salzburg soal harga Adeyemi terbilang sulit. Raksasa Austria itu dikabarkan menginginkan biaya transfer lebih dari 35 juta euro (Rp500 miliar) untuk Adeyemi. Sementara Borussia Dortmund ingin mengontrak pemain internasional Jerman itu dengan harga di kisaran 30 juta euro atau sekitar Rp470 miliar.
Di usia yang masih sangat muda, penampilan Adeyemi musim ini tak bisa dianggap remeh. Ia sudah mencetak 19 gol dan 4 assist dalam 36 penampilan di semua kompetisi. Adeyemi juga membantu RB Salzburg mencapai babak 16 besar Liga Champions, di mana mereka akhirnya dikalahkan Bayern Munich.
Tentu dengan performa yang menjanjikan dan usia yang masih sangat muda, Adeyemi merupakan opsi yang sangat bagus untuk De Borussen.
Perpaduan Pemain Berpengalaman dan Pemain Muda
Jika Dortmund berhasil mengamankan jasa Karim Adeyemi, itu akan sangat membantu lini depan Dortmund. Karena salah satu cara agar Dortmund tetap bisa bermain apik meski sudah tak diperkuat Erling Haaland musim depan adalah memanfaatkan pemain-pemain potensial lain di skuad.
Kita ketahui, Borussia Dortmund bukanlah soal Erling Haaland seorang, di dalam skuad De Borussen masih banyak pemain-pemain berkualitas lainnya.
Borussia Dortmund dikenal sebagai tim yang cukup baik memadukan kualitas pemain senior berpengalaman dengan para pemain muda potensial. Musim ini saja, skuad Dortmund berisikan pemain-pemain muda seperti Donyell Malen, Steffen Tigges, Giovany Reyna, dan Youssoufa Moukoko.
Semua pemain muda itu dimentori langsung oleh pemain-pemain berpengalaman seperti Julian Brandt, Thorgan Hazard dan tentu sang kapten, Marco Reus yang dikenal setia dan tak akan lari dari tanggung jawab, meski keadaan tim sedang tidak dalam performa terbaiknya.
Apabila Karim Adeyemi bisa segera diamankan, kombinasi antara Reus, Adeyemi, Malen dan Reyna sudah dipastikan bakal menyulitkan tim-tim Bundesliga lain.
Membangun Tim yang Kolektif
Selepas kepergian Haaland nanti, pasti Dortmund akan memanfaatkan kolaborasi antara pemain muda dan pemain berpengalaman yang mereka miliki. Pola serangan mereka pun akan lebih variatif dan tidak berpusat pada satu pemain saja.
Marco Reus hit two goals and grabbed three assists vs. ‘Gladbach.
What a performance! 😲 pic.twitter.com/l0qvJhXkrv
— ESPN FC (@ESPNFC) February 20, 2022
Permainan tim yang kolektif sudah terbukti di beberapa laga terakhir yang dimainkan Borussia Dortmund ketika Haaland sedang mengalami cedera gangguan otot pada Februari lalu. Dari enam laga yang dimainkan, Dortmund mengantongi 4 kemenangan dan hanya mengalami 2 kekalahan.
Kekalahan itu pun didapat dari tim-tim yang performanya memang sedang menanjak musim ini, seperti Rangers di Europa League, dan Bayer Leverkusen yang sempat menyulitkan Dortmund dalam mengamankan peringkat 2 klasemen Bundesliga.
Layaknya gladi resik sebelum benar-benar ditinggal Haaland, Dortmund tampil beringas kala melakoni laga Derby Borussen kontra Borussia Monchengladbach. Dortmund menggilas Gladbach 6 gol tanpa balas, dan keenam gol tersebut dicetak oleh lima pemain yang berbeda.
Laga tersebut membuktikan bahwa Dortmund bisa tampil kolektif dan tak berpangku tangan pada satu pemain saja. Marco Reus jadi pemain paling sibuk, lantaran lima dari enam gol Dortmund merupakan buah kreasi dari Reus.
Sumber: Foot The Ball, Bvbbuzz, The Athletic, Transfermarkt, The Flanker


