Diincar Timnas Indonesia untuk Dinaturalisasi, Siapa Sebenarnya Emil Audero?

spot_img

Timnas Indonesia hari ini sudah dihuni para kiper muda, seperti Nadeo Argawinata, Ernando Ari, sampai Muhammad Riyandi. Namun, tampaknya Timnas Indonesia belum puas dengan kiper-kiper tersebut, dan berencana untuk menambah satu kiper lagi. Ia adalah Emil Audero Mulyadi, punggawa Sampdoria yang rencananya bakal dinaturalisasi. Ia pun melejit, usai nama Emil Audero Mulyadi tercantum di daftar prioritas PSSI dan pelatih Shin Tae-yong.

Sebelumnya, agen PSSI di Italia melakukan pertemuan dengan manajer Emil Audero. Dalam pertemuan itu, manajer Emil Audero meminta waktu satu hari untuk berkomunikasi secara intens dengan kiper milik Sampdoria tersebut. PSSI pun mengerti dan memberikan tenggat sampai Jumat, 4 Maret 2022.

Seiring berjalannya waktu, manajer Emil Audero menghubungi agen PSSI bahwa pihaknya tidak bisa memberikan jawaban dalam waktu dekat ini. Sebab, Emil Audero tengah berlibur dan tidak bisa diganggu. Sang penjaga gawang baru bisa memberikan jawaban kemungkinan pada pekan depan. Lantas, siapa sebenarnya Emil Audero?

Tempat Kelahiran

Emilio Audero Mulyadi atau lebih dikenal dengan nama Italianya, Emil Audero dilahirkan pada tanggal 18 Januari 1997 di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ayahnya, Edy Mulyadi merupakan sosok asli Indonesia sedangkan ibunya Antonela Audero asli warga Italia.

Meskipun lahir di Indonesia, Emil Audero lebih banyak menghirup udara di Italia. Satu tahun setelah kelahirannya, orang tua Emil membawanya ke negeri Pizza. Dia hidup dan besar di negara yang pernah jadi juara Piala Dunia tersebut.

Emil Audero saat ini tinggal di Cumiana, Italia. Meski begitu, ia suka liburan ke Lombok. Pada 2019 lalu, Emil Audero pun menyempatkan diri pulang ke NTB untuk berlibur ke Lombok sembari bertemu keluarganya.

“Saya menyukai tanah di sana. Ayah saya adalah warga Indonesia dan saya lahir di sana. Dan pantai di sana (Lombok) juga sangat indah,” ucapnya.

Karier Bermain dari Junior Hingga Senior

Emil Audero Mulyadi mengawali karier juniornya bersama Juventus. Dia masuk ke tim akademi Juventus pada tahun 2008 saat usianya masih 11 tahun. Pada 1 Juli 2012, ia berhasil menjadi penjaga gawang utama tim junior Juventus dan bertahan tiga tahun sampai 1 Juli 2015.

Bersama tim Juventus U-19, Emil Audero sempat berhasil membawa timnya mencapai final Campionato Nazionale Primavera musim 2015/16 di bawah asuhan pelatih Fabio Grosso. Sayangnya, Juventus harus menyerah dari AS Roma lewat drama adu penalti dengan skor 7-6 pada final tersebut.

Penampilan apiknya bersama Juventus junior membuatnya mendapat pemanggilan dari Timnas Junior Italia. Emil Audero tercatat sudah beberapa kali menjadi andalan Gli Azzurri di berbagai kelompok umur mulai dari U-17, U-18, U-19, dan U-21. Namun, hingga saat ini Emil belum mendapat kesempatan untuk membela Italia di level senior.

Meski bermain di tim junior Juventus, Emil Audero sempat beberapa kali mencicipi latihan bersama tim utama Juventus. Pada 30 November 2014, Emil Audero pertama kali dipanggil ke tim utama Juventus oleh manajer Massimiliano Allegri.

Kala itu, Emil Audero dipercaya untuk mengisi bangku cadangan saat Juventus menang 2-1 atas rival sekota Torino. Tercatat, setelah itu, sepanjang musim 2014/15, Emil Audero dipanggil ke bangku cadangan sebanyak lima kali. Hal ini cukup membuktikan, bahwa Emil Audero adalah kiper yang punya kualitas bagus.

Emil Audero dipromosikan ke tim utama Juventus pada tahun 2015. Hanya saja, ia cuma menjadi kiper ketiga selama memperkuat klub berjuluk Si Nyonya Tua (2015-2017). Tercatat, Emil Audero turun satu kali bersama skuad senior Juventus, tepatnya di laga pamungkas Liga Italia 2016/17 saat si Nyonya Tua menang 2-1 atas Bologna.

Meski jarang dimainkan oleh Juventus, namun dengan dipercayanya ia duduk di bangku cadangan, membuatnya semakin percaya diri bahwa dirinya punya kapasitas untuk bisa bersaing di bawah mistar Juventus. Namun pada akhirnya, Emil Audero harus berkarier di luar Juventus karena persaingan posisi kiper yang cukup berat pada saat itu.

Emil Audero kemudian dipinjamkan ke Venezia pada 8 Juli 2017. Klub yang diperkuat Emil Audero kala itu masih bermain di Serie B. Sepanjang musim 2017/18, Emil Audero dipercaya menjadi kiper utama Venezia. Ia mampu tampil apik dengan total bermain sebanyak 38 kali.

Kemudian setelah dipinjamkan ke Venezia, pada 17 Juli 2019 Emil Audero dipinjamkan oleh Juventus ke Sampdoria selama semusim penuh dengan opsi dibeli permanen. Sampdoria kemudian mempermanenkan Emil Audero pada 26 Februari 2019 dengan nilai transfer 20 juta Euro atau setara Rp 314 miliar.

Kepindahan ke klub berjuluk Il Samp tersebut menjadi batu loncatan bagi Emil Audero dalam berkarier di kasta tertinggi sepak bola Italia. Sejak kepindahannya, Emil langsung menjadi andalan Sampdoria di bawah mistar gawang.

Statistik Bermain

Dikutip dari laman Transfermarkt, Emil Audero tercatat telah tampil sebanyak 248 kali di Eropa terhitung sejak musim 2012/13. Selama bermain dengan total 248 penampilan itu, Emil Audero telah kebobolan 336 kali dan mencetak 66 clean sheet.

Di musim ini, bersama Sampdoria, Emil Audero yang perlahan mulai tergeser oleh Wladimiro Falcone itu, telah tampil sebanyak 21 kali di berbagai kompetisi dengan kebobolan 39 kali dan mencatatkan dua nirbobol saja.

Sedangkan untuk catatan clean sheet Emil Audero berada di angka 21,2 persen saja dalam satu tahun terakhir. Namun, catatannya dalam penyelamatan penalti terbilang mumpuni, yakni sebesar 33,3 persen.

Di kancah Serie A selama 20 pertandingan awal musim ini, rata-rata Emil Audero melakukan penyelamatan sukses sebesar 62,9 persen dari 97 tembakan ke arah gawang yang dihadapinya. Dari jumlah itu, tercatat rata-rata bola yang masuk ke gawangnya per 90 menit mencapai 1,9 gol.

Melihat dari persentase penyelamatan itu, Emil Audero berada di peringkat ke-17 dari 21 kiper yang bermain reguler di kancah Serie A musim ini. Catatan ini tak terbilang buruk, mengingat Emil Audero berada di posisi ke-9 dari 38 kiper yang sering mendapat tembakan ke gawang di Serie A musim ini. Apalagi di usianya yang masih cukup muda, masih banyak waktu bagi Emil Audero untuk lebih berkembang lagi ke depan. Ya syukur-syukur apa yang diimpikan PSSI terkabul sehingga Indonesia mempunyai kiper top yang pernah berkarir di salah satu liga terbaik dunia.

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru