Selain Vlahovic, 6 Pemain Fiorentina Ini Juga Berkhianat ke Juventus

spot_img

Bagi sebagian besar ultras Fiorentina, Juve adalah rival nomor satu mereka. Kebencian ultras Fiorentina terhadap Juve sudah sampai tahap memunculkan sinisme soal pemain. Adagium “Terserah dari mana saja, yang penting bukan dari Juventus” dari ultras Fiorentina selalu mereka pegang erat-erat.

Namun, yang terjadi justru sebaliknya, pemain Fiorentina lah yang kerap dibajak Si Nyonya Tua. Terakhir tentu kalian pasti sudah tahu, yup, Dusan Vlahovic belum lama ini sudah berlabuh ke Bianconeri. Vlahovic bukanlah satu-satunya nama pemain Fiorentina yang pada akhirnya justru membelot ke Juventus.

Ada beberapa pemain lain yang setelah menimba ilmu dengan Fiorentina, dan moncer, justru berkhianat ke Juventus. Hal itu tentu saja, membuat La Viola harus rela terlatih patah hati layaknya lagu Endank Soekamti. Well, selain Vlahovic siapa saja pemain Fiorentina yang memilih berkhianat ke sang rival, Juventus?

Roberto Baggio

Roberto Baggio adalah salah satu legenda sepak bola terbaik yang pernah dimiliki Italia. Sang pemain mulai dikenal banyak orang ketika membela Fiorentina. Namun, Baggio pernah mengalami nasib yang kurang baik di usia belia. Ia merobek ligamennya saat usianya baru 18 tahun.

Baggio pernah mengalami cedera lutut yang parah, namun ia masih miskin dan untuk membayar operasi saja tak kuasa. Saat itulah, La Viola datang sebagai dewi penyelamat bagi Roberto Baggio. Fiorentina membiayai seluruh operasi cedera lutut yang diderita Baggio.

Namun, saat ia sudah matang menjadi pemain Fiorentina, Baggio memutuskan hengkang ke Juventus, rival berat Fiorentina. Kepindahan Baggio ke Juve pada 1990 bahkan sempat menimbulkan kerusuhan besar yang mengakibatkan 50 orang luka-luka di sepanjang jalan kota. Hal itu karena pengumuman transfer Baggio bertepatan dengan final Europa League yang mempertemukan Fiorentina dan Juventus.

Ia yang memiliki kedekatan dengan Fiorentina, mengaku terpaksa harus pindah ke Juventus. Karena pada saat itu Fiorentina yang melakukan cuci gudang dengan menjual beberapa pemainya guna menghindari kebangkrut dan Roberto Baggio termasuk ke dalam daftar cuci gudang.

Baggio direkrut ke Turin sebagai pemain termahal di dunia dengan mahar Rp 224 miliar. Bersama Juventus, performa Baggio semakin apik dan ia sukses meraih sejumlah gelar bergengsi. Puncak karier Roberto Baggio tercipta pada tahun 1993. Ketika ia berhasil mendapat trofi Ballon d’Or. Setelah lima tahun membela Juventus, Baggio memutuskan hengkang ke AC Milan

Giorgio Chiellini

Sungguh aneh apabila melihat kapten Juventus sekarang adalah mantan punggawa Fiorentina. Pada tahun 2004 Chiellini datang ke Fiorentina saat ia masih berusia 20 tahun. Meski masih berusia muda, Chiellini sudah menunjukan potensi yang menjanjikan. Ia tercatat bermain untuk Fiorentina sebanyak 42 kali dan mencetak 3 gol serta 2 assist. Salah satu golnya ia cetak kala melawan Juventus.

Giorgio Chiellini hanya bertahan semusim saja bersama Fiorentina, lalu pada tahun 2005 pun Juventus datang membujuk Chiellini untuk datang ke Turin. Chiellini saat itu digaet dengan nominal senilai 7,7 juta euro atau setara Rp. 123 miliar. Siapa sangka, sang pemain justru tampil jauh lebih garang bersama Juventus.

Kini setelah 17 tahun berselang, di usia Chiellini yang sudah menginjak 37 tahun, ia tetap tampil kokoh dan masih menjadi pilihan utama untuk mengawal lini pertahanan SI Nyonya Tua.

Fabrizio Miccoli

Pada tahun 2002 Miccoli sebetulnya sudah berseragam hitam-putih khas Bianconeri, namun satu hari setelah kedatanganya dari Ternana Calcio, ia langsung dipinjamkan ke Perugia selama satu musim. Adanya ketidakcocokan antara Miccoli dengan manajemen Juventus membuatnya memilih pindah ke Fiorentina pada tahun 2004.

Penyerang mungil ini hanya menghabiskan satu musim bersama La Viola. Meskipun menjadi pencetak gol terbanyak Fiorentina di musim 2004/2005 dengan torehan 12 gol. Satu tahunnya bersama Fiorentina bukanlah tahun yang luar biasa bagi Miccoli. Penampilan yang dirasa cukup apik sebagai seorang pemain depan memunculkan niat Juventus untuk memulangkannya ke Turin.

Hal ini sedikit menggores luka di hati para penggemar Fiorentina. Kala mereka mulai menyukai sosok Fabrizio Miccoli yang menunjukan bahwa ia punya kesetiaan dan ingin bertahan di La Viola. Namun, akhirnya pendukung Fiorentina harus kembali merelakan pemain lainnya untuk bergabung dengan rival yang paling mereka benci.

Felipe Melo

Tahun 2008 mungkin jadi waktu yang tepat untuk menjadi fans Fiorentina, selain berhasil kembali ke kompetisi antar klub paling top di Eropa yaitu Liga Champions. Fiorentina juga sedang berada di tren positif karena diperkuat pemain-pemain seperti Sebastien Frey, Alessandro Gamberini, Riccardo Montolivo, hingga Adrian Mutu.

Ditambah pada bursa transfer musim panas 2008, Fiorentina mendatangkan gelandang fighter Felipe Melo dari klub spanyol, UD Almeria dengan biaya transfer Rp 165 miliar. Fiorentina menjadi klub pertama yang dibela Felipe Melo di Liga Italia.

Pemain Brasil tersebut tampil apik kala di duetkan dengan Riccardo Montolivo. Namun, hanya berselang satu tahun, Melo akhirnya direkrut oleh Juventus. Biaya senilai 25 juta euro atau Rp 434 miliar dikeluarkan Bianconeri untuk mendapatkan jasa sang gelandang. Ia tercatat sukses membukukan 78 pertandingan bersama Juventus di semua kompetisi. Dari seluruh penampilannya bersama Juve, Melo mampu mencetak 4 gol serta 1 assist.

Federico Bernardeschi

Federico Bernardeschi adalah lulusan akademi Fiorentina. Setelah menembus skuad utama pada tahun 2013, Bernardeschi menjalani proses peminjaman ke Crotone. Bernardeschi yang tampil apik selama semusim bersama Crotone, lalu kembali ke Fiorentina pada tahun 2014.

Pemain asli Tuscany itu melakoni debut seniornya bersama Fiorentina pada tahun 2014. Tetapi ia justru kehilangan sebagian besar laga pada musim tersebut karena cedera. Baru pada tahun 2015, Bernardeschi mulai dipercaya tampil secara reguler di skuad inti Fiorentina. Dari 93 pertandingan selama dua musim bersama Fiorentina, ia sukses menciptakan 23 gol dan 12 assist untuk klubnya itu.

Juventus lagi-lagi datang pada musim panas 2017. Saat itu, Juventus merogoh kocek sebesar 40 juta euro atau senilai Rp 642 miliar untuk Bernardeschi. Sejauh ini pemain berusia 27 tahun tersebut sudah mencetak 11 gol serta 24 assist dalam 170 laga bersama Juventus.

Federico Chiesa

Sama seperti Bernardeschi, Federico Chiesa juga lulusan akademi Fiorentina. Namun Chiesa tak pernah menjalani proses peminjaman. Fiorentina jadi satu-satunya klub yang pernah ia bela sebelum akhirnya merapat ke Juventus. Ia promosi ke tim utama pada tahun 2016 saat usianya masih 18 tahun. Selama membela Fiorentina, Chiesa mampu mencetak 34 gol dan 25 assist dari 153 pertandingan.

Karena kepincut dengan kualitas Chiesa, Juventus memutuskan untuk meminjamnya pada musim panas 2020 lalu. Chiesa dipinjam selama dua tahun dengan opsi pembelian di akhir musim. Pria berusia 24 tahun itu tampil cukup baik sejauh ini dengan membukukan 18 gol dan 14 assist selama berseragam Juve.

Kepindahan Chiesa membuat fans frustasi, tapi yaudah lah ya masih bisa diterima. Namun, penolakan keras untuk berterima kasih atau bahkan mengucapkan selamat tinggal kepada klub yang telah membesarkannya selama satu dekade, menimbulkan keraguan di hati para fans.

Itulah tadi pemain-pemain Fiorentina yang membelot ke Juventus. Setelah Dusan Vlahovic sebagai pengkhianat Fiorentina yang terakhir, mungkin nanti masih ada lagi. Karena tentu sudah bukan rahasia umum lagi, kalau Juventus, klub kaya itu, lebih suka cara instan dengan memanen pemain matang dari klub-klub semenjana. Salah satunya Fiorentina. Ngakunya sih benci Juventus, tapi kalo udah disodorin duit gede tetep disikat juga.

Sumber: Violanation, CultofCalcio, IdnTimes, Transfermarkt

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru