5 Klub Paling Sukses di Serie A , Meski Penggemarnya Sedikit

spot_img

Jika bicara klub paling sukses di Serie A Italia, orang cenderung akan langsung menyebut Juventus. Yup, Si Nyonya Tua memang menjadi klub paling sukses di kompetisi tertinggi Liga Italia itu dengan 36 gelar. Lalu, berturut-turut di bawah Juventus, ada AC Milan dan Inter Milan.

Karena kesuksesannya, wajar kalau ketiga klub itu memiliki banyak penggemar. Dari website Statista, penggemar Juventus hingga tahun 2020 saja sudah mencapai 8,7 juta lebih di seluruh dunia. Sementara, di belakang Juve ada Inter yang memiliki penggemar 3,9 juta, disusul AC Milan dengan 3,8 juta penggemar.

Hal itu tentu wajar-wajar saja, karena klub yang sukses sudah pasti penggemarnya bakalan banyak. Well, sebetulnya di Serie A, selain tiga klub tadi, masih ada klub yang juga tak kalah menjadi yang paling sukses di kompetisi Serie A, bahkan Italia. Namun, sayangnya, klub-klub itu tidak punya penggemar sebanyak tiga klub tadi. Bahkan jumlah penggemarnya tak sampai satu juta fans.

Nah, berikut ini Starting Eleven akan menyajikan klub paling sukses di Serie A, meski penggemarnya sedikit.

Genoa C.F.C

Mari kita mulai dari Genoa. Di situs Statista, Genoa menjadi klub di Serie A dengan penggemar yang sedikit. Jumlahnya tidak lebih dari 200 ribu penggemar di seluruh dunia. Akan tetapi, salah besar jika menganggap penggemar yang sedikit itu akan berpengaruh pada prestasi Genoa.

Sebab pada kenyataanya, klub yang berdiri sekitar 1,2 abad yang lalu itu termasuk klub paling sukses di Serie A. Terbukti sejak didirikan tahun 1893, Il Grifone telah menata reputasinya sebagai klub tua di Italia dengan rentetan gelar.

Setidaknya, sudah ada 9 gelar Serie A yang diraih Genoa. Meskipun itu diraih Genoa pada medium 1800 sampai 1900-an. Yang pasti, gelar Serie A itu bahkan lebih banyak dari 6 gelar Serie B yang diraih Genoa. Tak cukup menjuarai dua liga di Italia, The Griffin juga berhasil menyabet satu gelar Copa Italia pada 1935.

Uniknya, walaupun terbilang sedikit jumlah fansnya, tapi markasnya Genoa, Stadio Luigi Farraris menjadi salah satu stadion dengan atmosfer terpanas di Italia.

Bologna FC

Walaupun memiliki penggemar yang hanya 328 ribuan di seluruh dunia, Bologna membuktikan bahwa klub-klub tua di Italia memang punya taji yang luar biasa. Sejak berdiri pada 1909, Bologna telah mengumpulkan gelar-gelar penting untuk masyarakat Bologna.

I Rossoblu paling tidak mengoleksi 7 gelar Serie A Italia. Ketujuh gelar itu diraih Bologna pada sekitaran tahun 1900-an. Yang menarik, Bologna pernah menjuarai Serie A dua kali berturut-turut pada 1936 dan 1937, untuk kemudian back to back dengan meraihnya lagi pada tahun 1939.

Lalu, I Rossoblu juga pernah meraih juara di Serie B tahun 1996 dan 1988. Bologna juga pernah meraih gelar Copa Italia dua kali, pada 1970 dan 1974. Tak hanya jago di kompetisi domestik, yang membuat Bologna makin memikat adalah karena I Rossoblu sukses kampiun pada ajang UEFA Intertoto Cup pada musim 1998/99.

Torino FC

Rival sekota Juventus, Torino juga tak mau ketinggalan untuk soal banyak-banyakan gelar. Il Toro sampai hari ini sudah mengoleksi 12 gelar di Italia. 7 gelar di antaranya adalah trofi Serie A, dan 5 sisanya adalah gelar Copa Italia.

Jumlah 12 gelar itu belum termasuk tiga gelar Serie B yang diraih Il Toro pada 1960, 1990, dan 2001. Ditambah Torino juga pernah meraih gelar Mitropa Cup pada tahun 1991.

Meski punya banyak prestasi di kompetisi domestik, Torino bukanlah klub di Italia yang memiliki basis penggemar yang banyak. Tercatat, sampai tahun 2020, jumlah penggemar Torino hanya mencapai 462 ribu penggemar di seluruh dunia.

Belum lagi dari kedua klub sebelumnya, markas Torino punya kapasitas yang sedikit. Stadio Grande Torino bahkan hanya memiliki kapasitas sekitar 29 ribu tempat duduk. Kapasitasnya bahkan belum menyentuh 30 ribuan seperti markas Genoa dan Bologna.

SS Lazio

Mungkin semua penggemar Serie A sepakat kalau Lazio bukan tim kacangan. Setidaknya, Lazio menjadi salah satu tim yang paling sukses dalam sejarah Serie A. Betapa tidak? Klub bermarkas di Stadion Olimpico di Roma itu sudah menjuarai setidaknya dua kali Serie A, tahun 1974 dan 2000.

Sky Blues juga menjuarai Copa Italia sebanyak 7 kali di tahun 1958, 1998, 2000, 2004, 2009, 2013, dan 2019. I Biancocelesti juga mengoleksi 5 trofi Piala Super Italia di lemari mereka. Bukan sekadar itu, di kancah Eropa, Lazio juga tak kalah trengginas.

Lazio sukses mengawinkan Piala Winner yang diraih pada musim 1998/99 dan Piala Super Eropa yang diraih pada musim 1999/00. Di final Piala Super Eropa musim itu, Lazio menaklukkan Manchester United dengan skor 1-0 lewat gol Marcelo Salas.

Dengan gelar-gelar tadi, I Biancocelesti sepertinya memang cocok menjadi klub paling sukses di Negeri Pizza. Iya, walaupun pada kenyataanya jumlah fans Sky Blues masih jauh dari AC Milan atau bahkan AS Roma. Tahun 2020, jumlah penggemar I Biancocelesti bahkan tak sampai 1 juta, tepatnya berkisar 606 ribu penggemar saja.

ACF Fiorentina

Dari klub-klub sebelumnya, Fiorentina menjadi yang terbanyak penggemarnya di seluruh dunia. Ya, meskipun nggak sampai 1 juta juga. Jumlah fans La Viola tahun 2020, hanya mencapai 673 ribu penggemar saja.

Akan tetapi, jumlah tersebut sama sekali tidak mempengaruhi prestasi yang ditorehkan Fiorentina. Sebab La Viola adalah salah satu klub di Italia yang sangat produktif dalam membawa pulang trofi ke lemarinya.

ACF Fiorentina sudah 2 kali juara Serie A di tahun 1956 dan 1969. Tak hanya itu, jika kamu menilik lemari trofi La Viola, akan ada 6 trofi Copa Italia, dan satu trofi Piala Super Italia.

Satu-satunya Piala Super Italia yang diraih La Viola adalah di musim 1996/97. Saat itu Fiorentina yang masih dilatih Claudio Ranieri menumbangkan AC Milan dengan skor 2-1. Gabriel Batistuta menjadi pahlawan kemenangan dengan memborong dwi gol La Viola.

Namun, prestasi Fiorentina di kancah domestik tak dibarengi dengan prestasi di level Eropa. Satu-satunya catatan terbaik Fiorentina di Eropa adalah dengan meraih Juara Winner Cup tahun 1961.

Nah, itu tadi klub-klub paling sukses di Serie A, meski penggemarnya sedikit. Memang prestasi dan penggemar adalah dua entitas yang berbeda. Klub yang memiliki penggemar banyak, belum tentu produktif menghasilkan gelar.

Pun klub-klub yang hebat dan produktif menghasilkan gelar bukan berarti penggemarnya berlimpah. Karena sesungguhnya jumlah penggemar dan jumlah gelar memang tidak ada kaitannya. Nggak percaya? Silakan tanyakan saja pada penggemar Tottenham Hotspur.

https://youtu.be/NRilvZGMOcI

Sumber referensi: statista.com, sportsbrowser.net, wikipedia.org, transfermarkt.com

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru