Liverpool kini masih menjadi tim yang paling ditakuti di Eropa. Dengan rencana belanja pemain yang baik, mereka berhasil mendapatkan skuad yang diinginkan. Dari posisi kiper sampai ke penyerang, Liverpool punya semua yang diharapkan.
Namun begitu, sebelum tampil gemilang seperti sekarang, Liverpool pernah menjadi tempat yang tidak ramah bagi sebagian pemain hebat. Mereka yang datang ke Anfield dengan sejuta harapan malah dibuat kecewa dengan hasil yang didapat.
Pada kesempatan kali ini, starting eleven akan coba merangkum deretan pemain yang karirnya hancur ketika putuskan bergabung dengan Liverpool.
Daftar Isi
Mario Balotelli
Mario Balotelli merupakan salah satu pemain paling potensial dari Italia. Dia pernah dinobatkan sebagai penyerang muda paling bersinar pada masanya. Oleh sebab itu, wajar bila banyak pengamat sepak bola yang mengatakan kalau Balotelli bakal memiliki karir cemerlang.
RESMI!
Liverpool mendatangkan superstar sekaligus legenda terbaik sepanjang masa sepakbola Italia, Mario Barwuah Balotelli. pic.twitter.com/M7CZqXLvbu
— The Reds Indonesia (@The_RedsIndo) August 28, 2021
Namun sayang, ketika putuskan tampil bersama Liverpool, dia malah berada dalam performa paling rendah dalam karirnya. Balotelli bergabung dengan Liverpool dari AC Milan pada 2014, dengan nilai sebesar 16 juta pounds. DIa datang dengan bekal 26 gol dari total 43 gol bersama Milan.
Dengan torehan tersebut, Liverpool merasa percaya diri ketika berhasil datangkan Mario Balotelli. Dan sekali lagi, karirnya di Liverpool sama sekali tidak berjalan baik. Dia bahkan layak disebut sebagai salah satu penyerang terburuk yang pernah dimiliki The Reds.
Setelah lepas dari klub yang bermarkas di Anfield, Balotelli kerap berpindah-pindah klub hingga membuat talentanya terbuang sia-sia.
Christian Benteke
Ketika Liverpool membeli Christian Benteke dari Aston Villa pada 2015, striker asal Belgia itu disebut sebagai salah satu yang terbaik dan paling mengesankan di Liga Premier Inggris. Benteke bergabung dengan Liverpool setelah menghabiskan tiga tahun di Aston Villa, di mana ia mencetak 49 gol dalam 101 penampilan untuk The Villans.
Dia dihargai senilai 36,5 juta pounds, dimana harga tersebut tentu tidak murah. Namun ia gagal tunjukkan performa gemilang. Meski mendapat kesempatan sebanyak 29 kali, Benteke hanya bisa menjebol gawang lawan sebanyak 9 kali. Selebihnya, dia sering ditempatkan di bangku cadangan.
Dia yang gagal kesankan pelatih lalu putuskan pergi dan hengkang ke Palace dengan nilai sebesar 27 juta pounds.
Official: Crystal Palace resmi rekrut Christian Benteke dari Liverpool £27jt dengan kontrak 4 tahun. pic.twitter.com/k9flCZeWk7
— Siaran Bola Live (@SiaranBolaLivee) August 20, 2016
Robbie Keane
Robbie Keane tiba di Liverpool setelah menghabiskan enam musim di Tottenham Hotspur, dimana dia berhasil mencetak 80 gol dalam 197 penampilan. Liverpool mendatangkan Keane dengan mahar senilai 19 juta pounds pada 2009 silam. Nahas, Keane hanya menghabiskan enam bulan di Liverpool.
Robbie Keane berpindah dari Spurs ke Liverpool dengan nilai £19 juta dan hanya kekal di Anfield selama 6 bulan pic.twitter.com/hiKfZeIBFB
— TRIVIA BOLA (@twt_trivia_bola) May 5, 2016
Dalam 19 penampilan yang dijalani, pria Irlandia ini mencetak lima gol. Setelah dinilai gagal tunjukkan kualitas, Keane dikembalikan ke Spurs dengan nilai 12 juta pounds.
Andy Carroll
Carroll direkrut Liverpool pada Januari 2011 dengan biaya 35 juta pounds. Namun, itu kemudian terbukti menjadi transfer yang buruk. Carroll tidak bisa menunjukkan performa terbaiknya di klub top seperti Liverpool. Dia hanya bertahan satu setengah musim di Anfield.
#OnThisDay in 2011,
Liverpool resmi merekrut Luis suarez dari ajax dengan biaya £22.8m dan andy carroll dari newcastle dengan harga £33 m. pic.twitter.com/sLURZY38tU— TRIBUN LIVERPOOL INDONESIA (@TribunLFC_INDO) January 31, 2021
Striker asal Inggris itu hanya mencetak 11 gol dalam 58 pertandingan di semua kompetisi. Setelah itu, Carroll melanjutkan karier di West Ham dan sekarang bermain di Newcastle.
Liverpool yang telah mengharapkan banyak sentuhan emas dari kaki Carroll pun dibuat sangat kecewa.
Lazar Markovic
Markovic bergabung dengan Liverpool dari Benfica pada 2014. Penggemar Liverpool memiliki harapan tinggi untuk pemain berposisi sayap tersebut. Markovic pun menghabiskan lima musim di Liverpool. Akan tetapi, ia hanya bermain 19 kali karena selama empat musim ia dipinjamkan ke berbagai klub.
Lazar Markovic at Liverpool 🔴
✍️ £20 million fee
⚽️ 34 appearances
📆 Last game May 2015
💰 Cost club £332,000 per game
👋 4 loan moves
🤑 Earned £9.75 million since last appearance pic.twitter.com/sd2KdPcu7g— GOAL (@goal) February 1, 2019
Markovic akhirnya meninggalkan Liverpool pada 2019 untuk bergabung dengan Partizan dengan status bebas transfer. Bisa dibilang Markovic adalah salah satu rekrutan terburuk Liverpool, karena ia dibeli dengan harga tinggi tetapi hanya bermain satu musim saja.
Alberto Aquilani
Mungkin banyak yang melupakan bila nama Alberto Aquilani pernah bermain untuk Liverpool. Ketika itu, Aquilani telah menikmati tujuh musimnya bersama AS Roma dan begitu diminati oleh Liverpool.
Aquilani sendiri dibeli Liverpool dari AS Roma dengan maksud untuk menggantikan Xabi Alonso yang memilih untuk hengkang ke Real Madrid. Tapi, sayangnya Aquilani pindah disaat yang tidak tepat, di mana Liverpool sedang masa-masa terpuruknya.
[Top 10] 10 Perpindahan Termahal Liverpool :-
8. Alberto Aquilani – £17.1M dari As Roma pic.twitter.com/oJc5JAPjmx— twt_liverpool 🇲🇾 (@twt_liverpool) June 11, 2014
Selama tiga tahun di Liverpool, Aquilani tercatat hanya bisa bermain 18 pertandingan saja di Liga Inggris. Sedikitnya jumlah bermain Aquilani karena memang pemain tersebut gagal mengeluarkan kemampuan terbaiknya bersama Liverpool.
Ditambah, ia sempat mengalami masalah cedera yang pada akhirnya benar-benar menghambat laju larinya di Anfield.
Loris Karius
Jika menyebut nama Loris Karius, publik sepak bola dunia kemungkinan langsung teringat kesalahan fatalnya pada final Liga Champions 2018. Karius membuat dua kesalahan fatal yang membuat Liverpool takluk dengan skor 1-3 dari Real Madrid. Selepas pertandingan, Karius meminta maaf kepada seluruh elemen klub karena merasa melakukan kesalahan besar.
Kesalahan pertama Karius terjadi pada menit ke-51 saat umpan lemparannya dipotong Karim Benzema dan menjadi gol. Blunder kedua Karius datang pada menit ke-83 atau gol ketiga Real Madrid. Karius gagal menangkap dengan sempurna tendangan keras Gareth Bale dari luar kotak penalti.
Kesalahan itu pun dianggap sebagai aib yang membuat karirnya hancur. Benar saja, setelah momen tersebut, Karius pergi dari Anfield. Dia sempat bermain untuk Besiktas untuk kemudian resmi menjadi penggawa klub asal Jerman, Union Berlin.
Jurgen Klopp Persilahkan Loris Karius Hengkang dari Liverpool #skorbola888 #livescore pic.twitter.com/CQQIq7h7X5
— skorbola888 (@skorbola888) January 15, 2022


