Generasi Emas Senegal Calon Juara Piala Afrika 2021

spot_img

Selalu menarik jika membahas Timnas Senegal. Apalagi salah satu kekuatan Benua Afrika ini kerap mengejutkan. Terutama apa yang dilakukan pada tahun 2002 silam.

Kala itu, Senegal memastikan lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya. Mereka tergabung dalam Grup A bersama negara-negara unggulan, seperti juara bertahan Prancis, lalu Uruguay, dan Denmark.

Tentu saja, masyarakat luas menganggap The Lions of Teranga bakal jadi bulan-bulanan jika satu grup dengan Prancis yang saat itu menyandang sebagai juara bertahan.

Namun, Senegal justru menggemparkan dunia di laga perdana penyisihan Grup A melawan Prancis. Timnas Senegal berhasil menundukan Prancis dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan yang dilaksanakan di Seoul, Korea Selatan itu.

Setelah Senegal membungkam stigma buruk masyarakat dengan hasil yang di luar dugaan, situasi pun seketika berbalik. Momen itu menjadi salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala Dunia.

Lebih dari itu, Senegal bahkan mampu menahan imbang kontestan Grup A lainnya dengan skor 1-1 saat melawan Denmark, dan 3-3 dengan Uruguay. Hasil apik ini sudah cukup untuk membawa Senegal lolos ke fase gugur Piala Dunia. Namun sayang, Senegal harus tersingkir di perempat final usai dikalahkan Turki.

Meski begitu, bagaimanapun Senegal telah menjadi tim yang kuat. Kini, tahun 2022 Senegal datang ke Kamerun dengan motivasi penuh. Berbekal pencapaian Piala Afrika lalu, Senegal bisa menjadi ancaman serius bagi Aljazair yang ingin mempertahankan gelar, atau Kamerun yang ingin juara Piala Afrika di rumahnya sendiri.

Generasi Emas 2.0

Senegal mengalami proses yang cukup panjang untuk mencapai titik seperti sekarang. Titik di mana Senegal sudah bisa memetik apa yang mereka tanam jauh sebelum generasi emas ini tercipta.

Didasari kemiskinan, anak-anak di Senegal tak memiliki hiburan lain selain bermain sepak bola di lapangan terbuka. Ya, karena kemiskinan lah yang menyebabkan mereka tak bisa menghabiskan waktu hanya untuk rebahan dan menonton televisi.

Lalu, pada tahun 2000 datanglah sosok Mady Toure dengan ide membangun fasilitas pembinaan usia muda di Senegal, dan membangun apa yang disebut sebagai Generation Foot.

Dari situlah awal mula Senegal memiliki harapan dan fasilitas bagi anak-anak muda untuk menimba ilmu di sekolah sepak bola. Hal itu lantas terbukti, di awal berdirinya Generation Foot, 120 anak muda Senegal sudah terlibat di dalamnya.

Setelah tiga tahun berselang, tim akademi ini mulai menarik perhatian sejumlah klub Eropa, seperti FC Metz. Mereka tertarik dengan pembinaan yang dilakukan, sampai akhirnya FC Metz menjadi mitra eksklusif dari akademi Generation Foot.

Dengan kerjasama ini klub asal Prancis tersebut berhak menjadi pihak pertama yang dapat merekrut pemain jebolan Generation Foot. Hal inilah yang terjadi pada nama-nama seperti Sadio Mane, Pappis Cisse, Ismail Sarr, dan masih banyak lagi. Pembinaan usia muda yang baik menjadi dasar terbentuknya generasi emas di putaran final Piala Afrika 2021 kali ini

Setelah penantian 17 tahun berselang, Timnas Senegal pun hadir menjadi kekuatan baru dengan generasi emas yang sudah dibangun ulang. Mereka sukses dengan menembus babak final Piala Afrika edisi tahun lalu. Meskipun akhirnya takluk dengan skor tipis 1-0 dari Timnas Aljazair yang kala itu diperkuat oleh Riyad Mahrez.

Jika kita telisik lebih dalam, dengan materi pemain Senegal tahun ini, bisa dibilang kalau Senegal generasi ini lebih “Emas” daripada generasi penuh kejutan di tahun 2002 lalu. Bagaimana tidak? Skuad bertabur bintang menghiasi daftar pemain Senegal angkatan 2019.

Sadio Mane CS memang tak memiliki histori seindah negara negara seperti Mesir, Kamerun, atau Pantai Gading. Namun, Senegal yang sekarang bukanlah Senegal yang dulu lagi.

Setelah memastikan satu tiket ke Piala Afrika 2021 dengan Sadio Mane menjadi pahlawan dalam keberhasilan tersebut. Mane mencetak satu-satunya gol Senegal kala bertemu Guinea-Bissau di Estadio de 24 Setembro, Bissau pada November 2020 lalu.

Kemenangan atas Guinea-Bissau, turut membuat Senegal menjadi tim pertama yang dapat memastikan lolos ke putaran final Piala Afrika 2021. Senegal lolos dengan mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan yang sudah mereka lakoni.

Ajang Piala Afrika 2021 kini resmi dimulai, kenangan buruk akan kegagalan di final yang sudah dua tahun lamanya itu sempat menghantui Timnas Senegal. Namun, itu belum cukup untuk menghentikan asa The Lions of Teranga untuk kembali berjuang mendapatkan apa yang memang seharusnya milik mereka.

Senegal Bukan Hanya Mane

Sebelum turnamen bergulir, Federasi Sepak bola Senegal pun sempat mengumumkan siapa saja nama pemain yang akan dibawa Aliou Cisse ke Kamerun.

Mungkin kalian sudah sangat familiar dengan nama-nama seperti Sadio Mane atau bahkan Edouard Mendy, kiper Chelsea yang kemarin sempat menjuarai kompetisi antar klub paling bergengsi di Eropa, Liga Champion.

Namun, Senegal bukan hanya dua nama itu. Di generasi ini, Timnas Senegal juga diperkuat bakat-bakat terbaik mereka. Sebut saja seperti, kiper kedua Alfred Gomis (Rennes) dan kiper ketiga mereka Seny Dieng yang bermain untuk klub kasta kedua Liga Inggris Queens Park Rangers.

Lalu, lini bertahan dipenuhi bek tangguh Kalidou Koulibaly (Napoli), Abdou Diallo (PSG), Bouna Sarr (Bayern Munchen), Cheikhou Kouyate (Crystal Palace), dan ada rekrutan anyar AC Milan Ballo-Toure.

Di Tengah ada Nampalys Mendy (Leicester City), Idrissa Gana Gueye (PSG), dan pemain muda Pape Matar Sarr yang bermain di klub Prancis FC Metz.

Sektor penyerangan, selain ujung tombak Sadio Mane (Liverpool), juga ada Keita Balde (Cagliari) serta dua pemain muda Ismaila Sarr (Watford) dan Bamba Dieng (Villarreal). Dan tentu saja masih banyak lagi nama-nama pemain yang berkarier di Eropa.

Calon Juara Piala Afrika 2021

Dalam edisi ke-33 dari turnamen sepakbola bergengsi Afrika itu Senegal tergabung di Grup B bersama Malawi, Guinea, dan Zimbabwe.

Praktis, dengan berbekal pengalaman dan materi pemain yang mewah, Senegal keluar jadi salah satu negara yang paling diunggulkan dalam ajang dua tahunan ini. Bak misi “Balas Dendam” skuad The Lions of Teranga, siap membalas kekalahan di final tahun lalu.

Legenda Senegal yang juga eks penyerang Liverpool, El Hadji Diouf pun menanggapi akan adanya hal tersebut. Ia memprediksi Senegal akan keluar sebagai juara Piala Afrika 2021. Menurut Diouf, jika Senegal kembali gagal menjadi juara, itu bisa disebut sebagai kegagalan bagi pasukan Aliou Cisse.

Diouf memfavoritkan negaranya itu untuk menjuarai ajang ini. Ia begitu yakin dengan skuad Senegal yang mumpuni. Meskipun juga masih banyak negara hebat lainnya.

Well, menarik untuk dinantikan sepak terjang dari Tim Senegal 2.0 ini. Apakah mereka bisa memenuhi ekspektasi sang legenda, dan warga Senegal yang sudah menanti kurang lebih 56 tahun, sejak 1965 puasa gelar Piala Afrika? We will see…

Sumber: NewscentralAfrica, Transfermarkt, Goal, Kompas, Bolaskor

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru