Ribetnya Menggelar Pertandingan Persahabatan di Level Tim Nasional

spot_img

Pertandingan persahabatan dalam sepak bola memang tidak begitu penting. Tapi bagi para pencinta sepak bola, digelarnya pertandingan persahabatan sudah seperti berjumpa dengan seorang kekasih. Antusiasmenya acap kali begitu besar, apalagi kalau sudah lama tidak menonton pertandingan sepak bola.

Entah itu pencinta satu klub sepak bola, atau mereka yang menanti pertandingan internasional dari tim nasional yang dibanggakan. Sebagai contoh, masyarakat Indonesia yang walaupun timnasnya selalu mengecewakan, tapi selalu dinantikan pertandingannya. Tak terkecuali pertandingan persahabatan.

Namun, tahukah kamu untuk mengadakan laga persahabatan bukanlah perkara ringan. Setidaknya harus melalui prosedur-prosedur yang ribetnya setengah mampus. Terlebih kalau itu pertandingan persahabatan antar negara alias di level tim nasional. Akan tetapi, sebelum itu mari kita bahas di level antar klub terlebih dahulu.

Pertandingan Persahabatan Antar Klub

Laga persahabatan bagi sebuah klub sangat krusial. Terutama untuk mempersiapkan diri menyongsong kompetisi yang segera bergulir, sekaligus agar kondisi para pemain fit. Nah, di level klub, untuk mengadakan pertandingan persahabatan tidak terlalu rumit. Bahkan bisa dikatakan sangat sederhana.

Klub yang punya niat untuk menggelar laga persahabatan, haruslah menghubungi lawannya. Mereka bisa membujuk calon lawan dengan iming-iming pendapatan dari hasil pertandingan persahabatan tersebut. Jika yang diundang itu klub ternama, keuntungan juga bisa diraih oleh tuan rumah.

Misalnya, kesebelasan Persebaya Surabaya bermaksud mengundang Real Madrid untuk bermain laga persahabatan, maka Persebaya harus menyurati Los Galacticos. Apabila Los Blancos sepakat, pihak Persebaya Surabaya harus menyiapkan semacam perjanjian kerja sama. Berapa keuntungan yang didapat El Real, dan berapa yang masuk ke kantong Persebaya Surabaya.

Itu mesti jelas terlebih dahulu, sebelum para pemain Real Madrid mendarat ke Surabaya. Karena tentu pertandingan tersebut, jika beneran terjadi bakal menarik animo para Madridista di Indonesia. Penjualan tiket pun pasti akan ludes. Nah pertandingan persahabatan antar klub ini bisa juga untuk laga amal.

Namun untuk klub-klub di bawah naungan Federasi Sepak bola USA, harus melalui izin federasi terlebih dahulu. Walaupun itu pertandingan pertandingan antar klub. Akan tetapi bagi klub-klub di Eropa, seperti Ukraina, Swedia, hingga Belarusia tak memerlukan izin federasi untuk menggelar laga persahabatan.

Bahkan di beberapa negara Eropa timur, laga persahabatan antar klub ini jarang sekali diperhatikan dan cenderung diabaikan federasi. Wajar saja jika pertandingan persahabatan pun bisa dimanfaatkan perusahaan judi untuk melakukan pengaturan pertandingan atau match fixing. Beberapa pertandingan persahabatan antar klub di bagian Eropa Timur justru pernah digelar setelah didorong oleh perusahaan perjudian online di sana.

Pertandingan Persahabatan Level Tim Nasional

Pertandingan persahabatan di level tim nasional tentu berbeda. Bahkan boleh dibilang jauh lebih ribet. Sebelum memperoleh izin dari FIFA, sebelum pertandingan persahabatan antar timnas dihelat, harus melalui tahap prosedural yang ketat.

Mula-mula, sebelum digelar asosiasi sepak bola dari negara yang ingin mengadakan FIFA Friendly Match harus menghubungi asosiasi sepak bola dari negara calon lawan. Jadi misalnya Timnas Indonesia ingin bertanding persahabatan dengan Timnas Argentina, maka PSSI, sebagai asosiasi sepak bola Indonesia harus menyurati AFA (asosiasi sepak bola Argentina).

Seandainya pihak asosiasi calon lawan setuju dengan waktu yang sudah ditentukan, masih harus melalui prosedur lain lagi. Berdasarkan Regulation Governing International Matches FIFA, di BAB 10 dijelaskan kedua timnas yang merupakan anggota FIFA harus meminta izin terlebih dahulu ke konfederasi masing-masing. UEFA, CONCACAF, AFC, CONMEBOL, dan lain sebagainya. Tenggat waktunya maksimal 21 hari sebelum hari pertandingan yang sudah disepakati.

Kalau sudah, izin dari kedua konfederasi diserahkan pada negara tuan rumah, dalam hal ini pihak asosiasinya. Lalu, negara tuan rumah wajib meminta izin lagi pada FIFA paling lambat 14 hari sebelum jadwal pertandingan. Tak sekadar itu, tetapi juga harus menyertakan izin dari kedua konfederasi dan surat kesediaan bermain dari kedua timnas.

Izinnya pun harus menggunakan formulir resmi yang dibikin oleh FIFA, nggak bisa gitu bikin sendiri lalu di-print di ruang TU. Selain itu, kalau kedua timnas telah menunjuk wasit dan asisten wasit, tapi tidak memiliki lisensi FIFA, maka pihak FIFA berhak menggantinya.

Jika izin sudah diteken, FIFA akan memberitahu kedua konfederasi, kedua timnas yang berlaga, dan timnas tuan rumah melalui asosiasinya paling lambat 48 jam sebelum kick off. Tak berhenti sampai di situ, pihak penyelenggara juga harus memberikan laporan pertandingan dan susunan pemain ke FIFA.

Prosedur-prosedur tadi bisa dilalui apabila kedua tim sepakat. Di dalam kesepakatan itu juga ada pembahasan mengenai finansial atau pembagian keuntungan dari pertandingan persahabatan tersebut. Satu lagi, prosedur-prosedur ribet itu bisa dilalui hanya jika kedua timnas ingin mendapat poin dari FIFA. Jika izin FIFA tak keluar mungkin karena kedua timnas malas ngurus, laga tetap bisa digelar tapi tidak bakal dihitung poin oleh FIFA.

Mengingat keribetan tersebut, dan waktu pengajuannya tidaklah sebentar, maka untuk menggelar laga persahabatan tidak bisa seperti tahu bulat: dadakan. Harus disiapkan jauh-jauh hari. Terakhir, kalau Timnas Indonesia mau menggelar laga persahabatan, alangkah baiknya uji coba dengan timnas yang selevel saja. Bukan apa-apa, paling tidak hal itu untuk menghindari penolakan dari timnas yang levelnya jauh di atas Indonesia.

Sumber referensi: fifa.com, quora.com, ussoccer.com, playthegame.org

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru