Peta Persaingan Bundesliga, Akankah Bayern Kembali Menjadi Raja?

spot_img

Belum juga tim-tim Bundesliga tancapkan gas di kompetisi Bundesliga, FC Bayern yang banyak dihuni pemain besar sudah tebar ancaman. Mereka yang berlaga di ajang Piala Super Jerman, secara tegas mampu mempermalukan rival terdekat dengan skor telak 1-3. Tak ada kata ampun bagi Die Borussen. Ini adalah ajangnya FC Bayern. Melalui dua gol yang dicetak Robert Lewandowski dan satu yang tercipta dari aksi Thomas Mueller, Dortmund cuma bisa membalas sebiji lewat sepakan Marco Reus.

Dengan kemenangan itu, Bayern resmi memberi trofi pertama bagi pelatih Julian Nagelsmann.

FC Bayern, yang selama ini memang jadi tim paling kaya akan gelar, tercatat sebagai raja di kompetisi Bundesliga dalam kurun waktu sembilan tahun lamanya. Ya, sembilan tahun lamanya! Bayern yang terus dihuni oleh banyak pemain bintang, malah sempat mewakili Jerman sebagai kampiun di kompetisi Eropa. Mengalahkan Paris Saint Germain di partai final, Bayern resmi merebut gelar Eropa keenam.

Akan tetapi ketika bicara tentang kompetisi musim 2021/22, bagaimana peluang mereka untuk rampungkan kejuaraan dengan gelar?

Pertanyaan yang muncul akan selalu sama, siapa yang bisa menghentikan Bayern?

Dengan konsistensi luar biasa, setidaknya dalam sepuluh tahun terakhir, serta ambisi untuk terus meraih gelar juara, sudah menjadi anggapan biasa bagi klub sekelas Bayern. Melalui ketua klub, Oliver Kahn, Bayern dikatakan masih sangat berambisi untuk mendapatkan gelar ke sepuluh secara beruntun. Mereka akan terus mengeluarkan kemampuan terbaiknya demi menjaga tradisi sebagai raja.

Selain itu, menurut Bild seperti dilansir The Flanker, sebagian besar pelatih tim-tim Bundesliga sepakat menyebut bahwa FC Bayern adalah kandidat terkuat juara

Namun ternyata, ambisi yang telah ditancapkan dengan begitu tinggi dinilai tidak akan berjalan sesuai ingin. Musim ini, FC Bayern mengalami sejumlah perubahan. Penggemar dipaksa bersabar dengan klub yang coba teruskan kejayaan. Bayern masih mengalami masa transisi. Pergantian pelatih yang kini diduduki oleh Julian Nagelsmann memang menjadi bukti bahwa Bayern sangat berambisi untuk tuntaskan misi.

Sayangnya, pelatih muda berbakat itu tak langsung bisa tunjukkan kualitas terbaiknya. Hal ini bisa disimak dari rentetan hasil negatif yang diraih di laga pra musim. Muncul keraguan pada tim yang dibesutnya untuk arungi musim anyar.

Kemudian, pergerakan transfer mereka pada musim panas ini boleh dibilang cukup mengkhawatirkan. Bayern belum menemukan pemain yang bisa membantu tim untuk membentuk skuad ideal. Rekrutan terbaik? Mungkin cuma nama Dayot Upamecano yang didatangkan dari RB Leipzig.

Padahal, seperti yang kita ketahui, Bayern kehilangan pemain seperti David Alaba, Douglas Costa, Javi Martínez dan Jérôme Boateng. Belum lagi kiper Alexander Nübel telah dilepas dengan status pinjaman.

Jadi, sulit untuk mengatakan bila Bayern akan dengan mudah naik ke podium tertinggi pada musim baru ini.

Pesaing Terdekat Dengan Skuad Mumpuni

Pesaing terdekat yang berpotensi menjagal, adalah dua nama yang datang dengan sejumlah rekrutan anyar. RB Leipzig dan Borussia Dortmund. Pada musim lalu, RB Leipzig asuhan Julian Nagelsmann berhasil menduduki tempat kedua, sementara Borussia Dortmund bertengger di tangga ketiga.

Kedua tim tersebut sama-sama ditangani oleh pelatih baru. RB Leipzig bersama Jesse Jesse Marsch dan Borussia Dortmund bersama Marco Rose.

Pergerakan RB Leipzig di bursa transfer kali ini layak mendapat perhatian. Mereka yang pada musim lalu tampak kesulitan mencetak gol dengan penyerang yang tersedia, resmi mendatangkan André Silva dari Eintracht Frankfurt. Bintang muda asal Portugal itu telah menunjukkan kualitas mengagumkan pada musim lalu, ketika berhasil mencetak 28 gol, dan hanya berada setingkat di bawah Robert Lewandowski.

Selain Andre Silva, RB Leipzig juga berhasil datangkan dua bek tengah, Mohamed Simakan dari Strasbourg dan Josko Gvardiol yang baru berusia 19 tahun dari Dinamo Zagreb. Pasangan pemain muda itu, tentu akan memberi dimensi berbeda pada lini pertahanan Leipzig.

Kembali lagi, jika Jesse Marsch mampu membawa Leipzig tampil konsisten, bukan tak mungkin bila juara baru bakal muncul di kompetisi Bundesliga..

Selanjutnya adalah Borussia Dortmund. Berhasil menjuarai trofi DFB-Pokal tentu menjadi bekal berharga bagi Dortmund untuk menaikkan ambisi. Trofi Bundesliga, yang meski sulit untuk diraih, wajib menjadi trofi yang paling dicari. Kedatangan Marco Rose sebagai pengganti Lucien Favre diharapkan mampu membawa Dortmund kembali meraih gelar juara, setelah pertama kali didapat pada 2012 silam.

Meski kehilangan talenta sebesar Jadon Sancho, Rose tak perlu khawatir berlebihan. Pasalnya, masih ada nama Erling Haaland yang bisa dipertahankan, plus kedatangan Donyell Malen sebagai pemain anyar. Dengan dua pemain yang memiliki kecepatan luar biasa itu, Rose bisa memanfaatkan lini serang sebagai ledakan bagi tim lawan.

Satu yang perlu dicatat, ambisi Erling Haaland sebagai penyerang muda juga tentu akan sangat berguna bagi Borussia Dortmund. Soal kehebatan yang dimilikinya, tentu semua sudah memahaminya. Tak perlu berpanjang lebar, Haaland berpotensi jadi pencetak gol tertinggi dan berpeluang membawa Dortmund mengambil alih gelar terbaik.

Selain dua nama yang berpotensi jadi andalan, jangan lupakan bila Dortmund masih punya senjata tambahan. Adalah Youssoufa Moukoko, pemain muda yang layak diperhatikan gerak geriknya. Bila melihat potensi Dortmund yang akan banyak manfaatkan lini serang, pemuda yang memainkan musim keduanya ini berpotensi mencuri perhatian.

Jangan Remehkan Dua Tim Dengan Potensi Mengejutkan Lainnya

Selain menyoroti kekuatan tiga tim yang telah dibahas, ada potensi ledakan lainnya yang hadir dari klub semacam Borussia Mönchengladbach dan VfB Stuttgart. Dua tim tersebut, pada musim lalu menduduki posisi delapan dan kesembilan secara berurutan.

Borussia Mönchengladbach, bersama Adi Hütter, memiliki musim yang fokus untuk mengarungi liga, setelah tak terdapat kompetisi Eropa yang menyerta.

Alassane Pléa, yang sudah beberapa musim membela tim disebut sebagai pemain kunci. Penyerang berusia 28 tahun ini memiliki kualitas yang cukup terbukti, setelah selama membela tim, sebanyak lebih dari 10 gol di semua kompetisi berhasil diraih.

Dengan keterampilannya dalam menyulap Eintracht Frankfurt menjadi tim yang banyak ciptakan gol (69), Adi Hutter berpotensi membawa Borussia Mönchengladbach bermain dengan skema yang sama, yaitu agresif, cepat, dan langsung menuju sasaran. Apalagi, selain Alassane Plea, sang pelatih juga masih mempunyai Marcus Thuram untuk diandalkan di lini depan.

Selanjutnya ada tim sekelas VfB Stuttgart yang banyak mengandalkan pemain muda. Hal ini memang sudah menjadi karakter pelatih Pellegrino Matarazzo yang gemar manfaatkan bakat muda. Pada musim lalu sendiri, dia juga disebut berhasil membuat gebrakan di kompetisi Bundesliga dengan kumpulan pemain-pemain muda.

Selama bursa transfer musim panas tahun ini, Stuttgart yang mendatangkan sepuluh penggawa, tidak ada dari mereka yang usianya melebihi 23. Salah satu dari mereka, Florian Müller, yang didatangkan dari Mainz disebut bisa jadi solusi terbaik di posisi penjaga gawang.

Kemudian, masih ada nama Wataru Endo yang sudah tampil di kompetisi Jerman sejak tahun 2019. Pada musim lalu, bersama klub yang bermarkas di Mercedes-Benz Arena, Endo tercatat tampil dalam 37 pertandingan. Dengan torehan itu, Endo sangat berpotensi jadi pemain kunci bagi Stuttgart untuk arungi musim depan.

Kemudian, tim yang berpotensi memberi kejutan lainnya adalah FSV Mainz 05, yang tampil impresif sejak diasuh Bo Svensson.

Dengan kekuatan tim-tim yang tak boleh diremehkan, sekali lagi, FC Bayern tidak berjalan sendiri dalam perburuan puncak tertinggi.

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru