Saat pertengahan tahun rata-rata klub di Eropa akan memasuki periode dimana mereka tidak melakukan pertandingan resmi. Ya, pada momen itu, klub-klub sepak bola akan menghabiskan waktu dengan berlatih dan menjalani serangkaian pertandingan uji coba. Momen itu disebut sebagai pra musim.
Seperti namanya, pra musim merupakan waktu untuk klub-klub sepak bola menyiapkan segala hal terkait apa-apa yang dibutuhkan sebelum menjalani musim kompetisi yang baru. Lamanya pra musim biasanya 3 bulan. Mulai dari Juni hingga Agustus.
Pra musim di mulai setelah kompetisi berakhir. Selepas musim kompetisi berakhir, para pemain akan mempunyai waktu istirahat total selama kurang lebih dua minggu dan ini yang dinamakan dengan off season. Waktu dua minggu merupakan batas minimal yang diberikan sebuah klub kepada pemainnya untuk menjalani liburan. Untuk periode terlama, biasanya mencapai satu bulan liburan pemain pasca kompetisi berakhir.
Selama menjalani masa rehat, beberapa dari pemain mungkin tidak sepenuhnya liburan. Karena biasanya para pemain yang menjadi langganan tim nasional memiliki waktu istirahat yang lebih sedikit selepas kompetisi berakhir. Ini terjadi pada tahun dimana digelar sebuah turnamen-turnamen antar negara, seperti Piala Dunia, Copa America, Euro U21, Piala Dunia U20, dan Piala Emas.
Namun, biasanya setelah liburan selesai, pihak-pihak yang terkait dalam kesebelasan dituntut untuk kembali siap bekerja secara profesional, baik secara fisik, maupun mental.
Meski memang ada pengecualian untuk pemain yang membela timnasnya masing-masing, biasanya mereka akan diberi keringanan berupa tambahan waktu libur dari klubnya.
Misalnya, Ronaldo yang membela timnas Portugal di Piala Dunia yang berakhir pada 12 Juli. Maka setelah tanggal 12 itu, Ronaldo tidak serta merta langsung bergabung dengan klub di sesi latihan pramusim, biasanya diberi masa istirahat tambahan selama seminggu, dan terkait durasi waktu ini tergantung kebijakan dari masing-masing klub.
Pada saat latihan pra musim, setiap klub sepakbola punya metode yang berbeda-beda. Umumnya, para pemain, manajer, dan pelatih biasanya akan menyiapkan latihan pra musim demi mengembalikan tingkat kebugaran, keterampilan teknis, dan juga kemampuan taktis skuatnya.
Misalnya, latihan dengan intensitas tinggi di mana pemain melakukan aksi yang mengeluarkan energi dengan cepat dan kuat, seperti sprint, melompat, menendang, secara terus menerus. Bagi pemain, latihan dengan cara seperti ini memudahkan mereka melakukan hal yang sama di laga yang sebenarnya.
Selain itu, melakukan sejumlah pertandingan uji coba baik di dalam maupun luar negeri menjadi salah satu agenda dalam pra musim.
Pra musim adalah waktu yang tepat bagi sebuah tim untuk melihat sejauh mana kualitas pemain yang dimilikinya dalam menghadapi musim yang baru. Meskipun terkesan agak mengganggu waktu istirahat para pemain, tapi agenda pra musim ini harus dijalani setiap pemain dengan sungguh-sungguh.
Dengan latihan pramusim, para pemain berkesempatan mendapat peran yang lebih baik dalam tim. Di saat seperti ini, para staf teknis memang akan meninjau kinerja para pemain. Kinerja mereka selama latihan pra musim akan jadi dasar pengambilan keputusan para staf teknis, apakah si pemain layak untuk tetap dalam tim atau tidak.
Lalu, dengan mengikuti latihan pra musim, para pemain akan lebih tahu seberapa besar toleransi beban kerja yang dapat diterima fisik mereka.
Selain itu, dengan adanya persiapan pramusim bisa mengurangi resiko cedera. Peningkatan beban secara signifikan bisa berpengaruh buruk pada tubuh pemain. Jadi, persiapan pra musim bisa jadi strategi yang baik selama masa transisi.
Lalu, bagaimana jika klub tidak melakukan latihan pra musim?
Para pemain kemungkinan besar akan rentan cedera. Dengan begitu, para pemain bisa alami penurunan performa sepanjang musim.
Selain itu, karena saat musim sudah berjalan, sulit bagi pelatih untuk meningkatkan kondisi fisik pemain. Akan ada banyak pertandingan yang membuat pemain lebih sering melakukan sesi pemulihan, ketimbang peningkatan fisik.
Ini yang membuat latihan pramusim menjadi sangat penting, pemain akan memiliki kondisi fisik dan mental yang mumpuni saat kompetisi bergulir.
Bahkan, menurut salah satu pelatih kebugaran ternama, Michael Watts, pra musim adalah kesempatan bagus untuk membebani pemain dengan sesi latihan dua kali lipat, agar kondisi fisik mereka makin meningkat.
Watts menilai setiap pelatih klub sepak bola punya waktu enam minggu untuk membuat semua pemain bugar. Menurutnya, setiap pemain itu berbeda jadi harus punya rencana pelatihan dan pola makan yang tepat agar berkembang dengan kecepatan yang tepat.
Pendapat lainnya dikemukakan oleh Ian Aylward, pelatih fisik di St George’s Park (pusat latihan timnas Inggris). Ia berpendapat bahwa setelah sembilan bulan musim bergulir, off season adalah waktu yang penting bagi pemain untuk mencari kelemahan fisik mereka.
Dikatakan bahwa pra musim sangat penting untuk menyiapkan musim baru. Dalam setiap agenda pra musim, tahap pertama adalah melakukan pemulihan. Kemudian merumuskan dasar-dasar yang benar-benar tepat untuk latihan sehingga ketika pemain datang untuk pra-musim, mereka sudah siap.
Pada sesi pramusim, para pemain secara teratur ditimbang, termasuk sebelum dan setelah setiap sesi latihan selama pra musim, cairan juga terus dipantau. Mengukur komposisi tubuh pemain untuk mengetahui massa otot-ramping (lean-muscle mass) dan berapa persen lemak di dalam tubuh mereka. Pemain perlu untuk mempertahankan target mereka.
Selain bertujuan untuk meningkatkan fisik dan teknik pemain, sesi pramusim juga digunakan beberapa klub untuk mendulang popularitas. Ya, seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa tim-tim besar di eropa terkadang melakukan tur pra musim ke sejumlah negara di benua lain. Mereka menjalani sejumlah laga persahabatan melawan tim-tim lokal di negara yang mereka kunjungi.
Hal itu biasanya dilakukan dalam rangka pemasaran, meningkatkan popularitas klub dan tentu saja mencari sponsor. Alasan lain mengapa banyak klub senang melakoni laga pra musim mereka di luar negeri adalah untuk mencari tambahan penonton.
Nah itulah beberapa alasan kenapa latihan pra musim sangat penting bagi sebuah klub sepak bola.
Sumber Referensi : Panditfootball, Sportdetik, Ligalaga, bewolfish,


