8 Klub Eropa yang Memensiunkan Beberapa Nomor Punggung Sekaligus

spot_img

Millwall baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka memensiunkan salah satu nomor punggungnya. Dikutip dari BBC, The Lions memensiunkan nomor punggung 20 sebagai penghormatan bagi Matija Sarkic, kipernya yang meninggal dunia pada 15 Juni 2024. Keputusan tersebut dikeluarkan pada 23 Juli 2024 lalu, bertepatan pada hari yang seharusnya menjadi hari ulang tahun ke-27 bagi kiper asal Montenegro tersebut.

Pemensiunan nomor punggung adalah sesuatu yang wajar dalam dunia sepak bola, walaupun tak semua klub melakukannya. Hal ini umumnya dilakukan sebagai penghormatan untuk salah satu pemainnya.Terdapat pula beberapa klub yang memensiunkan nomor punggung 12 sebagai penghormatan kepada fans.

Namun, ada hal unik terkait kasus pemensiunan nomor punggung ini. Ada beberapa klub yang memensiunkan beberapa nomor punggungnya sekaligus. Hal yang mungkin bikin para pemain baru harus memutar kepala untuk mencari nomor punggung lain yang masih bisa dipakai. Berikut adalah 8 klub Eropa yang memensiunkan beberapa nomor punggungnya sekaligus.

 

West Ham United

Rival sengit Millwall, West Ham United, sudah terlebih dahulu melakukan pemensiunan nomor punggung. The Hammers melarang para pemainnya untuk memakai nomor punggung 6 dan 38. Hal ini dilakukan sebagai penghormatan untuk Bobby Moore dan Dylan Tombides.

Bobby Moore adalah manusia yang spesial bagi West Ham. Pemilik nomor punggung 6 tersebut adalah pemain lulusan asli The Hammers yang bermain untuk mereka dari tahun 1958 sampai 1974. Selama berseragam claret and blue, Sir Bobby berhasil meraih satu trofi Winners’ Cup dan satu trofi Piala FA. Selain itu, Sir Bobby juga merupakan tokoh penting dalam sepak bola Inggris.

Sir Bobby adalah manusia Inggris pertama yang bisa mengangkat trofi Piala Dunia. Pemain dengan 568 caps bersama West Ham tersebut memimpin skuad Tiga Singa selama Piala Dunia 1966. Pada laga final melawan Jerman Barat, Sir Bobby mencetak 2 assist yang membantu Inggris mengalahkan Der Panzer 4-2. Laga tersebut juga spesial bagi The Hammers, sebab semua pencetak gol bagi Inggris pada laga tersebut adalah pemain West Ham, yakni hattrick dari Geoff Hurst dan sebuah gol dari Martin Peters.

Sementara, nomor 38 adalah tribute West Ham untuk pemain mudanya, Dylan Tombides. Striker Timnas Australia junior tersebut meninggal karena kanker testikular pada usia 20 tahun. Dikutip dari situs resminya, upacara pemensiunan nomor tersebut dilakukan oleh ayah dan saudara Dylan sebelum laga melawan Crystal Palace pada April 2014. Upacara tersebut dilaksanakan dengan meletakkan jersey Dylan di tengah lapangan.

 

Brescia

Brescia memensiunkan nomor punggung 13 dan 10 sebagai penghormatan untuk Vittorio Mero dan Roberto Baggio. Vittorio Mero adalah bek yang bermain untuk Brescia sejak 1998. Dilansir dari UEFA, pemain yang membantu Brescia promosi ke Serie A musim 1999/00 tersebut mengalami kecelakaan pada Rabu, 23 Januari 2002. Kepergiannya ditangisi oleh para pemain, termasuk Roberto Baggio.

Meskipun sudah tidak berada di puncak karir, performanya selama berseragam Brescia sudah cukup bagi The Divine Ponytail untuk diangkat sebagai legenda. Bersama Brescia, Baggio masih mampu mencetak total 46 gol dan 26 assist selama 4 musim.

Pada 16 Mei 2004, Baggio mengakhiri karirnya setelah laga melawan AC Milan di San Siro. Laga tersebut berhasil membuat San Siro penuh sesak, karena tak hanya dihadiri oleh fans kedua klub yang sedang bertanding. Namun, dihadiri juga oleh fans sepak bola yang ingin melihat aksinya untuk terakhir kali.

 

Cagliari

Nomor 11 di Cagliari sudah dimiliki oleh Luigi Riva untuk selamanya. Striker ganas yang membantu Italia menjuarai Piala Eropa 1968 tersebut adalah legenda abadi Cagliari. Pemain yang menghabiskan hampir sepanjang karirnya berseragam Cagliari tersebut mencetak total 205 gol yang 156 di antaranya dicetak di Serie A. Selain itu, Gigi Riva pernah 3 kali mengakhiri liga sebagai top scorer.

Meskipun di akhir karirnya tidak membela Cagliari, Davide Astori, pemain yang meninggal pada 4 Maret 2018 saat masih membela Fiorentina, tetap diberi penghormatan oleh Cagliari. Bersama Cagliari lah Astori mendapatkan tempat di Serie A.

Dirinya bergabung ke Cagliari sejak 2008 dan pada 2014 pindah ke AS Roma. Total, 179 laga sudah dilakoninya selama berseragam Isolani. Tak hanya Cagliari, Fiorentina juga ikut memensiunkan nomor 13 untuk Astori.

 

Genoa

Menghabiskan sebagian besar karirnya di Genoa, nomor 6 milik Gianluca Signorini akhirnya dipensiunkan setelah dirinya meninggal dunia pada 6 November 2002. Dirinya merupakan mantan kapten dan ikon Genoa di era 90-an. Dikutip dari 10 Football Interactive, pada 17 Mei 2009, Andrea Signorini, anak dari Gianluca, berhasil mendapatkan debut Serie A-nya pada laga yang berakhir imbang 2-2 melawan Chievo Verona.

Bermain selama 10 musim di Genoa, nomor 7 dari Marco Rossi pun ikut dipensiunkan setelah dirinya pensiun. Mantan kapten Genoa yang mengakhiri karirnya pada tahun 2013 tersebut bermain untuk La Superba selama 298 laga dengan mencetak 32 gol dan 13 assist

 

Inter

La Beneamata mematenkan nomor 3 hanya untuk bek kiri legendaris dengan torehan 1 Piala Eropa, 2 Liga Champions, 4 scudetto Serie A, dan 1 Coppa Italia, Giacinto Facchetti. Menghabiskan seluruh karirnya berseragam biru-hitam, membuatnya sebagai tokoh penting dalam sejarah Il Biscione. Terlebih dengan torehan yang sudah didapatkannya. Total, 637 laga sudah dilakoninya dengan tambahan 76 gol dan 3 assist. Angka yang luar biasa bagi seorang bek kiri!

Tak mau kalah, giliran bek kanan yang nomornya dipensiunkan. Tentunya nomor tersebut milik the one and only, El Tractor, Javier Zanetti. Tak mau kalah, pemain bernomor punggung 4 yang 19 musim berseragam biru-hitam tersebut berhasil meraih 5 scudetto Serie A, 4 Coppa Italia, 4 Supercoppa, 1 Piala Dunia Antarklub, dan 1 UEFA Cup ke Giuseppe Meazza.

Terlebih, di bawah masa jabatannya sebagai kapten, Zanetti berhasil memimpin Inter untuk meraih treble winner. Pencapaian yang sebelumnya belum pernah diraih oleh klub Italia manapun.  

 

AC Milan

Franco Baresi adalah manusia terakhir yang memakai jersey bernomor 6 di AC Milan. Juara Piala Dunia 1982 tersebut adalah nama yang tak bisa dipisahkan dari Il Diavolo. Lulusan asli Rossoneri yang menghabiskan karirnya hanya untuk AC Milan tersebut membawa pulang 3 trofi Liga Champions ke San Siro. Meskipun tak pernah mengangkat trofi Coppa Italia, Baresi berhasil membawa AC Milan meraih 6 scudetto dan 4 Supercoppa.

DNA AC Milan mengalir deras pada pemain bernomor punggung 3, Paolo Maldini. Anak dari Cesare Maldini yang juga merupakan legenda Il Diavolo merupakan sosok yang tak kalah ikonik dan mentereng apabila dibandingkan dengan Baresi.

Pria dengan rambut gondrong ikonik tersebut berhasil membawa 7 scudetto, 5 Liga Champions, 5 Supercopa, 4 UEFA Super Cup, 1 Coppa Italia, dan 1 Piala Dunia Antarklub ke pangkuan Rossoneri. Meski nomornya dipensiunkan, nomor tersebut sebenarnya masih boleh dipakai oleh anak-anak Paolo apabila mereka mau.

 

Maribor

Klub asal Slovenia, Maribor malah melakukan hal yang lebih ekstrim dari klub-klub sebelumnya. Mereka memensiunkan 3 nomornya sekaligus, yakni nomor 19 milik Stipe Balajic, 33 milik Jasmin Handanovic, dan 9 milik Marcos Tavares.

Semua nomor tersebut dipensiunkan karena tokoh-tokoh tadi dianggap sebagai legenda bagi Si Ungu. Stipe Balajic merupakan legenda Maribor setelah Slovenia memisahkan diri dari Yugoslavia. Jasmin Handanovic merupakan kiper yang juga sepupu dari Samir Handanovic.

Sementara, Marcos Tavares merupakan pemain Brazil yang telah mencetak 585 gol untuk Maribor. Uniknya, sebelum membela Maribor, Tavares sempat semusim bermain untuk Kedah di Malaysia.

 

Dinamo Bucuresti

Tak mau kalah, klub Romania, Dinamo Bucuresti, juga memensiunkan 3 nomor punggungnya. Nomor 11 milik Catalin Hildan, 14 milik Patrick Ekeng, dan 25 milik Ionel Danciulescu. Catalin Hildan dan Patrick Ekeng dipensiunkan karena keduanya wafat saat sedang membela Dinamo.

Catalin Hildan wafat saat sedang melaksanakan uji tanding melawan Santierul Naval Oltenita pada 5 Oktober 2000 dan Patrick Ekeng wafat saat sedang berlaga melawan Viitorul Constanta pada 6 Mei 2016. Sementara, Ionel Danciulescu merupakan legenda yang telah mencetak 135 gol dan 17 assist selama 319 kali berseragam Dinamo.

 

Sumber: BBC, West Ham, UEFA, dan 10 Football Entertainment

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru