7 Pemain Yang Kembali Bermain Meski Sudah Pensiun di Negaranya

  • Whatsapp
7 Pemain Yang Kembali Bermain Meski Sudah Pensiun di Negaranya
7 Pemain Yang Kembali Bermain Meski Sudah Pensiun di Negaranya

Pensiun menjadi sebuah keputusan yang diambil oleh seorang pemain ketika merasa dirinya sudah tidak layak lagi tampil di level tertinggi. Selain itu, keputusan pensiun juga bisa diambil karena beberapa faktor lainnya, termasuk cedera parah.

Dalam sepakbola sendiri, pemain dihadapkan dengan dua karir, dimana pertama adalah level klub dan kedua adalah level Internasional, atau ketika mereka tampil untuk mewakili negaranya. Banyak pemain yang meski masih tampil di level klub, mereka sudah tidak lagi ambil bagian di level Internasional. Sudah ada banyak sekali contohnya.

Bacaan Lainnya

Namun ternyata tidak semua pemain yang sudah putuskan pensiun lantas meninggalkan negaranya begitu saja. Ada beberapa dari mereka yang kembali tertarik untuk membela negara dan memutuskan untuk membatalkan masa pensiunnya.

Pada bahasan kali ini, starting eleven akan merangkum deretan pemain yang kembali bermain meski sudah putuskan pensiun dari negaranya.

Roger Milla (Kamerun)

Roger Milla menjadi satu nama yang pantas disebut legenda. Dia merupakan pria berkebangsaan Kamerun yang sempat tampil di Liga Indonesia. Milla, berkat prestasinya, pernah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Afrika pada tahun 1976.

Dia lalu memutuskan pensiun pada tahun 1989, namun tetap mengikuti pertandingan kualifikasi Piala Dunia 1990 dengan Kamerun. Presiden Kamerun ketika itu, Paul Biya, meminta Milla untuk tampil sekali lagi di ajang Piala Dunia. Akhirnya dia pun menuruti dan kembali bermain setelah sempat putuskan pensiun.

Hasilnya, Milla tampil menggila di ajang Piala Dunia 1990, dengan berhasil mengantar timnas Kamerun menuju fase perempat final.

Asamoah Gyan (Ghana)

Asamoah Gyan juga merupakan salah satu pemain Afrika yang namanya dikenal banyak orang. Dia merupakan pemain bintang asal Afrika di ajang Piala Dunia 2010 yang digelar di Afrika Selatan. Lalu usai membela Ghana di ajang Piala Afrika 2012, Asamoah Gyan memutuskan untuk beristirahat sebentar dari sepakbola Internasional.

Kemudian pada Mei 2019, Asamoah Gyan benar-benar memutuskan pensiun dari Ghana. Dia merasa kalau kemampuannya sudah sulit untuk mengimbangi permainan yang semakin berkembang. Namun setelah sempat putuskan mundur dari Ghana, dia kembali dari masa pensiunnya.

Hal itu terjadi karena sang presiden, Nana Addo Dankwa Akufo-Addo, memintanya untuk bertahan.

Henrik Larsson (Swedia)

Salah satu pemain terbaik asal Swedia, Henrik Larsson, sudah malang melintang di berbagai negara untuk tunjukkan bakatnya. Sepanjang karir profesionalnya, Henrik Larsson pernah tercatat sebagai pemain Manchester United, Barcelona, ​​Celtic, dan Feyenoord.

Selama membela Swedia di kancah Internasional, Larsson berhasil mencetak sebanyak 37 gol dalam 106 pertandingan. Dia juga mewakili Swedia di tiga edisi Piala Dunia dan tiga edisi Piala Eropa.

Larsson sendiri sempat putuskan pensiun usai membela Swedia di ajang Piala Dunia 2002. Namun dia kembali dan benar-benar putuskan pensiun usai tampil di ajang yang sama ada tahun 2006. Setelah itu, dia benar-benar putuskan berhenti mengenakan seragam kebesaran tim berjuluk The Blagult.

Claude Makelele (Prancis)

Salah satu gelandang terbaik yang pernah ada, Claude Makelele, begitu berjaya bersama klub yang dibelanya. Selain memiliki peran penting di kubu el Real, Makelele juga menjadi bagian dari awal era kejayaan Chelsea.

Makelele memang tidak menjadi bagian dari timnas Prancis yang sukses kibarkan bendera di tahun 1998 dan 2000, namun begitu dia tetap menjadi salah satu pemain yang akan selalu diingat oleh para penggemar. Dia memulai debut Internasionalnya di ajang Piala Dunia 2002, untuk kemudian putuskan pensiun usai membela Prancis di gelaran Euro 2004.

Namun, dia kembali mendapat panggilan dari timnas Prancis yang akan berlaga di ajang Piala Dunia 2006. Hasilnya, dia berhasil membawa Les Bleus ke partai final.

Zinedine Zidane (Prancis)

Zidane, mengawali kiprahnya di timnas Prancis dengan sangat gemilang. Dia menjadi bagian dari skuad juara tim ayam jantan di tahun 1998 dan 2000. Zidane memiliki peran yang begitu luar biasa. Tidak hanya di timnas Prancis, dia bahkan menjadi idola kala membela klub besar seperti Juventus maupun Real Madrid.

Namun setelah gagal mengantar Prancis ke jalur juara pada tahun 2002 dan 2004, dia memutuskan untuk pensiun. Keputusan yang sama dengan Claude Makelele. Namun, pelatih Raymond Domenech kembali memanggilnya untuk ikut tampil dalam gelaran Piala Dunia 2006.

Meski berhasil membawa Prancis lolos ke partai final dan sukses mencetak gol di laga puncak, nama Zidane sempat tercoreng dengan aksi tandukannya ke dada Marco Materazzi.

Lionel Messi (Argentina)

Lionel Messi menjadi nama berikutnya yang kembali dari masa pensiunnya di timnas. Pria Argentina telah menciptakan banyak cerita dalam dunia sepakbola. Namun, dia terlihat kurang beruntung ketika harus membela timnas Argentina di kancah Internasional. Padahal di level klub bersama Barcelona, Messi merupakan pemain dengan segudang prestasi besar.

Setelah Argentina kalah dari Chile di final Copa America 2016, Lionel Messi yang tak kuasa membendung air mata memutuskan untuk pensiun dari Argentina. Namun begitu, dia kembali lagi ke timnas dan membela Tim Tango di ajang Piala Dunia 2018.

Sayangnya, belum ada trofi Internasional yang berhasil dia berikan untuk Argentina sampai saat ini, selain trofi Piala Dunia U20 dan medali emas Olimpiade 2008.

Zlatan Ibrahimovic (Swedia)

Nama Zlatan Ibrahimovic saat ini masih menjadi bahasan. Betapa tidak, di usianya yang telah menginjak 39 tahun, Zlatan masih sanggup bermain di level tertinggi, dimana AC Milan menjadi klub yang dibelanya saat ini.

Zlatan yang telah banyak ciptakan cerita bersama tim-tim besar sejatinya pernah mengumumkan pensiun dari timnas Swedia pada tahun 2010 usai gagal membawa Swedia lolos ke gelaran Piala Dunia 2010.

Setelah itu, Zlatan berubah pikiran dan kembali lagi ke Swedia setahun kemudian.

Namun lagi-lagi dia putuskan pensiun setelah gagal membawa Swedia lolos dari penyisihan grup Piala Eropa 2016. Kini, di usianya yang sudah terlanjur tua, meski sudah putuskan pensiun nama Zlatan kembali dipanggil untuk mengisi skuad Swedia pada tahun 2021 ini.

Merespon hal tersebut, pemain yang sempat membela Inter Milan ini pun mengaku bahwa dia memang pantas untuk kembali memperkuat timnas Swedia menyusul pencapaiannya bersama AC Milan sejauh ini.

 

Sumber referensi: sportszion

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *