UEFA Champions League musim 2021/2022 sudah memasuki fase knockout 16 besar. Tim-tim juara dan runner up masing-masing grup sudah terjadwal untuk saling bertemu di fase gugur.
Dari beberapa sajian pertandingan besar di fase 16 besar Champions League 2021/2022 terdapat satu partai yang patut untuk menjadi sorotan. Partai yang mempertemukan raksasa Prancis, PSG dengan klub kaya Spanyol, Real madrid.
Dua klub raksasa itu kembali saling bentrok, tapi dengan kondisi yang berbeda. PSG sedang membangun Era Galacticos-nya, sedangkan Real Madrid masih mengandalkan muka-muka lama dengan sentuhan pelatih lama rasa baru, Carlo Ancelotti.
Tentu partai tersebut akan sangat menarik untuk ditonton. Bukan hanya bagi para penggemar PSG maupun Madridista, tapi juga bagi seluruh penikmat sepak bola Benua Biru, khususnya Liga Champions Eropa.
Lantas, apa yang membuat partai kedua kesebelasan ini jadi layak ditunggu? Berikut ini lima alasan laga Real Madrid vs PSG di UCL wajib ditonton.
Daftar Isi
Kembalinya Ramos ke Bernabeu
Laga ini tentu saja menjadi momentum yang pas bagi Sergio Ramos. Sebab mantan kapten Los Galacticos itu akan kembali menginjakkan kakinya di Santiago Bernabeu, tapi bukan sebagai punggawa Real Madrid. Ia yang sudah berseragam PSG itu bakal menghadapi mantan tim yang turut melambungkan namanya.
🔴🔵 Sergio Ramos signs on until 2023 at Paris ✍️
Will he lift the #UCL trophy again this season?@SergioRamos | @PSG_English pic.twitter.com/dTPKMbrIxa
— UEFA Champions League (@ChampionsLeague) July 8, 2021
Jelas laga ini menjadi sangat sentimentil bagi Ramos. Apalagi bek yang agak bengal itu telah bermain di Real Madrid selama 17 tahun sejak diangkut dari Sevilla tahun 2005. Belum lagi ia sudah menyumbangkan tak sedikit gelar bagi Los Blancos.
Hal itu makin menguras emosi, karena Ramos pindah ke PSG dengan status bebas transfer. Kontrak Ramos di Real Madrid yang habis pada Juni 2021 menemui jalan buntu, dan terpaksa El Real tidak memperpanjang kontraknya.
Setelah hasil undian selesai dan mempertemukan Madrid dengan PSG, tentu saja Ramos terkejut dan dihadapkan pada fakta dia harus kembali ke klub yang sangat dicintainya untuk menjadi rival. Beban berat seorang Ramos terlebih dia adalah maskot, dan mantan kapten sekaligus pemimpin di Real Madrid.
Namun, musim ini Ramos jarang bermain dalam beberapa pertandingan PSG. Di tengah cedera otot yang dialaminya. Tetapi, ia tentu berharap bisa bermain untuk pertandingan dua laga yang penting itu.
Bahkan Ramos sempat mengatakan dia “akan mati” untuk PSG ketika mereka bentrok menghadapi Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions.
“Anda tahu kasih sayang dan cinta yang saya miliki untuk Real Madrid, akan tetapi sekarang adalah giliran saya untuk membela PSG, dan saya akan melakukan segala kemungkinan untuk melakukannya,” kata Ramos.
Kesetiaan pemain Spanyol itu tidak terbantahkan terhadap El Real, Di sisi lain profesionalitas seorang Ramos di PSG diuji di laga ini.
Messi Kembali Bertemu Real Madrid
Leo Messi tercatat sering bertemu Real Madrid ketika ia masih berseragam Barcelona. Dinamika Messi saat bertemu Real Madrid pun sering menjadi sorotan. Mantan icon Barcelona itu sering dihadap-hadapkan dengan icon sang rival ketika itu di Madrid, Cristiano Ronaldo.
Pertentangan dua rival di Spanyol itu cukup untuk membuat Messi mempunyai motivasi tersendiri ketika berjumpa dengan publik Bernabeu. Kini, Messi akan kembali ke Bernabeu tapi tidak berseragam Barcelona melainkan PSG.
Sambutan publik Bernabeu kepada Messi pun akan menarik. Apalagi Messi tercatat sering mencetak gol di kandang El Real. Hal itu sampai-sampai memunculkan olok-olokan fans La Pulga bagi Real Madrid yang menyebut “Bernabeu adalah tempat latihan bagi Messi”.
Messi ante el Bernabéu. El Bernabéu ante Messi. Hoy se cumplen 4 años de una imagen eterna. El fútbol en su máxima expresión. pic.twitter.com/NwUD5IrBCB
— VarskySports (@VarskySports) December 23, 2021
“Frase rival” dulu ketika Messi mengenakan seragam Barcelona dengan sekarang PSG tentu sedikit berbeda. Bumbu rivalitas berkurang, tapi tidak dengan dendam pribadi publik Bernabeu terhadap Messi. Bukan tidak mungkin Messi akan menjadi atensi tersendiri di pertandingan ini.
Soal Transfer Mbappe ke Real Madrid
Kemudian soal seorang Kylian Mbappe, striker PSG yang terus dikaitkan dengan Real Madrid. Ya, Mbappe adalah target utama El Real pada bursa transfer musim panas 2022/2023. Mengingat kontraknya yang akan habis akhir musim nanti dan masih belum diperpanjang PSG.
Dan Los Blancos pun sudah bebas untuk mengajukan penawaran sejak Januari 2022.
Sampai saat ini, kesepakatan itu hampir selesai, dengan Mbappe dikatakan tertarik untuk menandatangani kontrak dengan klub yang didukungnya sejak kecil.
Akan tetapi, pria Prancis itu sendiri mengklaim bahwa dia belum membuat keputusan apapun sampai sekarang.
“Bermain melawan Real Madrid akan mengubah banyak hal, meskipun saya memiliki kebebasan untuk melakukan apa yang saya inginkan saat ini, saya tidak akan berbicara dulu dengan Madrid untuk masalah transfer, saya berkonsentrasi untuk menang melawan Real Madrid. Dan kemudian kita akan melihat apa yang terjadi,” kata Mbappe
Real Madrid kemungkinan akan kembali menjajaki Mbappe dalam upaya untuk menyelesaikan perjanjian pra-kontrak setelah babak 16 besar Champions League melawan PSG.
Kylian Mbappé: “No, my decision on the future isn’t made. Playing vs Real Madrid in Champions League changes a lot of things”. 🚨🇫🇷 #PSG
“Even if I’m free to do what I want at the moment, I’m not going to go and talk to the opponent or do that kind of thing” he told @PVSportFR pic.twitter.com/MeqjX6PEb0
— Fabrizio Romano (@FabrizioRomano) February 6, 2022
Mereka yang Terbuang dari Real Madrid, Keylor Navas, Hakimi dan Di Maria.
Kembalinya para mantan Real Madrid yang terbuang, yang sekarang berseragam PSG juga akan menarik. Seperti kiper PSG Keylor Navas, bek PSG Achraf Hakimi, dan gelandang PSG Angel Di Maria.
Baik Keylor Navas, Di Maria maupun Hakimi memang sebelumnya sudah pernah bertemu Real Madrid. Ketika PSG berjumpa Real Madrid di fase grup Champions League musim 2019/2020. Saat itu Navas dan Di Maria sudah membuktikan mereka mampu mengatasi ketegangan ketika bertemu mantan klub yang pernah membuangnya itu dengan kemenangan.
Di Maria, Sergio Ramos, Keylor Navas y Achraf Hakimi vuelven los 4 al Bernabeu.
LA LEY DEL EX!! pic.twitter.com/bND6MAh89f
— ً (@amin_fcb10) December 13, 2021
Akan tetapi, sekali lagi dengan atmosfer skuad yang berbeda, keduanya ingin membuktikan lagi bahwa Real Madrid benar benar salah membuangnya.
Hal berbeda dirasakan Hakimi ketika kembali bertemu klub yang mendidiknya di Castilla, Real Madrid. Hakimi sempat bertemu Real Madrid ketika berseragam Inter di fase grup Champions League musim 2020/2021.
Ketika itu, Hakimi takluk di tangan mantan klubnya itu. Kini, dengan berseragam PSG Hakimi ingin menunjukan penampilan terbaiknya sekaligus menuntaskan dendamnya kepada mantan klubnya yang pernah membuangnya itu.
What a special talent. #MadeInLaFábrica pic.twitter.com/0J0k5lVXCz
— Madrid Zone (@theMadridZone) January 25, 2022
Perseteruan Dua Petinggi Klub
Bumbu lain yang menjadi pertandingan PSG vs Real Madrid ini adalah perseteruan para petinggi klub. Hubungan antara Presiden Real Madrid Florentino Perez dengan dua petinggi PSG yakni sang pemilik Nasser Al-Khelaifi dan Direktur Olahraga mereka Leonardo sering tidak harmonis.
Hal itu dipicu perpecahan soal aturan Financial Fair Play. Dimana Perez sempat melontarkan kritik pedas kepada Nasser soal PSG yang diduga melanggar aturan tersebut dan menyindirnya dengan “klub gila yang dipunyai negara”
Kita tahu, Nasser sendiri merupakan ketua baru asosiasi klub-klub sepakbola Eropa (ECA) menggantikan Agnelli bos Juventus. Perez dan Agnelli juga pernah membuat gertakan pada (ECA) tentang wacana pembentukan “Super League”.
Perseteruan Perez dengan pihak PSG tidak selesai sampai disitu, masalah transfer Kylian Mbappe pun kini menjadi persoalan. Kali ini Perez yang melakukan operasi senyap pembajakan Mbappe dari PSG pada musim panas 2021/2022 lalu. Hal itu diketahui oleh pihak PSG.
Perez stealing camavinga from nASSer and still taking mbappe away for free next summer ik who my goat is😤 pic.twitter.com/oXNJ7jSsqS
— kyle (@valverdecentral) August 30, 2021
Leonardo sebagai Direktur Olahraga PSG mengaku ke media bahwa apa yang dilakukan Perez dan Real Madrid adalah sesuatu yang melanggar aturan, dan sangat tidak etis atas proses pembajakan terhadap Mbappe.
Bagaimanapun, terlepas dari kondisi terakhir kedua tim menjelang pertandingan 16 besar Champions League. Bumbu-bumbu baru di luar teknis sepak bola mengiringi laga big match yang satu ini. Bukan mustahil pertandingan ini akan menjadi yang terseru di fase knockout Champions League musim 2021/2022 kali ini.
Sumber Referensi : marca, footballespana, goal.com


