4 Pemain Yang Menolak Timnas Indonesia Secara Mentah Mentah

2 min read

Setiap warga negara Indonesia yang mempunyai minat dan bakat dalam dunia sepakbola selalu memiliki impian untuk bermain bagi Tim Nasional Indonesia. Meski persepakbolaan Indonesia masih belum menunjukkan kualitas terbaiknya, namun bisa masuk dalam bagian dari pasukan pembela Tanah Air tentu akan menjadi kebanggaan tersendiri. Selain memiliki peluang untuk bisa mengharumkan nama bangsa, para pemain sepakbola timnas Indonesia juga memiliki kans untuk bisa bertemu dengan para pemain top dunia.

Namun apa jadinya bila ada warga atau keturunan Indonesia yang menolak untuk bergabung dengan Timnas? Berikut adalah 4 pemain berdarah Indonesia yang menolak bermain untuk Tim Garuda.

1. Radja Nainggolan

Siapa yang tak kenal dengan salah satu gelandang top dunia ini. Mayoritas pecinta bola Indonesia pasti sudah mengenal siapa Radja Nainggolan. Pemain tengah milik Inter Milan ini memiliki darah Indonesia yang mengalir dari sang ayah. Nainggolan mengaku bahwa ia mencintai Indonesia, hal ini terbukti dari sebuah postingan Instagramnya kala memberi dukungan untuk Timnas Indonesia.  Namun, untuk bermain bersama Tim Garuda, Pria 30 tahun ini harus mengatakan bahwa ia sudah tidak memiliki peluang untuk bergabung dengan Indonesia.

Sedari kecil ia sudah tinggal di Eropa dan memulai karir sepakbolanya sebagai pemain Belgia. Tercatat juga bahwa ia sudah melakoni laga resmi bersama Timnas Belgia. Sesuai aturan FIFA, siapapun yang sudah melakoni laga resmi dengan sebuah negara, itu artinya mereka tidak diperkenankan untuk membela negara lainnya. Dengan berat hati ia menyatakan bahwa ia tak bisa bermain untuk ibu pertiwi. Meski begitu, para pecinta bola di Indonesia selalu memberi dukungan kepada Radja Nainggolan agar karir sepakbola sukses.

2. Emil Audero Mulyadi

Baru-baru ini, sepakbola Eropa dikejutkan dengan kemunculan kiper yang bermain untuk Sampdoria, Emil Audero Mulyadi. Emil berhasil mencatatkan raihan gemilang sebagai seorang penjaga gawang. Dirinya baru saja menjadi kiper dengan rataan penyelamatan tersukses dalam lima liga top eropa. Capaian itu berada diatas Gianluigi Buffon dan Hugo Lloris. Namun tahukah kalian, kiper berkebangsaan Italia ini memiliki darah asli Indonesia. Sang ayah yang berasal dari NTB memberi garis keturunan Indonesia kepada Emil. Sebelumnya, ia bermain sebagai kiper pelapis di Juventus FC. Bakat yang dimilikinya menarik perhatian para pencari bakat Indonesia.

Dengan statusnya sebagai orang berdarah Indonesia membuat Timnas Garuda nafsu untuk menawarkan kerjasama. Namun sayang, tawaran itu ditolak oleh sang kiper. Dirinya lebih memilih untuk membela Timnas Italia ketimbang harus bermain dengan pasukan Garuda lainnya. Melalui sebuah postingan Instagram, dirinya tampak sedang berfoto dengan timnas Italia. Unggahan tersebut seakan menegaskan bahwa ia lebih memilih untuk memperkuat Italia.

3. Andri Syahputra

Sosok pemain yang satu itu sempat menggegerkan netizen Indonesia. Dirinya dikabarkan lebih memilih untuk bermain bersama Timnas Qatar. Padahal tidak ada garis keturunan Qatar sedikitpun dari dirinya. Setelah dicari tahu, ternyata sepakbola Qatar memang memperbolehkan pemain asing untuk bisa bermain membela timnas nya sebagai bentuk apresiasi. Kesempatan inilah yang dimanfaatkan oleh Andri Syahputra untuk membela TImnas Qatar dan menolak ajakan PSSI.

Sang ayah pun dikabarkan telah memperingatkan PSSI untuk tidak menganggu anaknya. Menyusul aksi kontroversial tersebut, netizen Indonesia memberi respon cepat. Bentuk kekecewaan mereka dituangkan dalam kolom komentar akun Instagram pribadi milik Andri Syahputra. Apalagi dengan beredarnya berita Andri Syahputra yang gagal masuk dalam skuat resmi Qatar u19 di gelaran Piala AFC 2018  membuat Netizen Indonesia membanjiri kolom komentar akun Andri dengan berbagai cacian dan komentar negatif. Rakyat Indonesia sangat merasa kecewa dengan keputusan Andri.

4. Massimo Luongo

Pemain yang berasal dari Australia ini rupanya memiliki darah Indonesia. Massimo Luongo, pemain Queens park Rangers ini diduga memiliki keturunan Indonesia yang berasal dari Sultan Bima dan Dompu terdahulu. Meski tak ada keturunan langsung, namun hal itu sempat membuat netizen Indonesia berharap bahwa suatu hari dirinya bisa bermain untuk Timnas Indonesia.

Akan tetapi hal itu terasa sangat mustahil karena Massimo Luongo mengaku bahwa dirinya tak tahu banyak soal Indonesia dan sudah sangat mencintai Australia. Tinggal dan tumbuh besar di Australia membuatnya ingin sukses bersama Tim Kanguru.

Itu tadi ulasan dari 4 pemain berdarah Indonesia yang tidak ingin membela Tim Garuda. Berbagai alasan melandasi keengganan mereka untuk bisa bermain bersama Indonesia.

Hidup adalah sebuah pilihan, dan setiap orang memiliki hak untuk memilih. Jadi apapun itu, kita harus berusaha menghargai keputusan para pemain yang menolak ajakan Tim Nasional Indonesia. Menurut football lovers, mana pemain keturunan Indonesia yang kalian impikan untuk bisa membela Timnas Garuda? Tentukan pilihan kalian pada kolom komentar dibawah ini. Jangan lupa untuk like dan share..